Pentingnya Customer Data Platform (CDP) dan 4 Manfaatnya Bagi Bisnis

Tayang 04 Agu 2021 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Trias Ismi

Data menjadi hal penting bagi sebuah bisnis. Maka diperlukan platform yang dapat mengintegrasikan data penting ke dalam satu database, seperti customer data platform (CDP).

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sebuah bisnis membutuhkan data untuk dapat memberikan produk atau layanan yang terbaik bagi pelanggan.

Nah, apa itu CDP? Apa saja jenis data yang bisa disimpan di dalamnya?

Jangan khawatir jika kamu masih cukup asing dengan hal yang satu ini. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Agar Pelanggan Loyal, Ketahui 5 Cara Tingkatkan Customer Experience

Apa Itu Customer Data Platform

customer data platform

© Freepik.com

Menurut CDP Institute, customer data platform adalah sebuah software untuk menciptakan basis data pelanggan yang terpadu dan dapat diakses oleh sistem lain.

Jadi, sederhananya customer data platform adalah sistem yang memusatkan data pelanggan dari semua sumber dan bisa diakses dengan sistem lainnya.

Data tersebut lalu dimanfaatkan untuk membentuk strategi kampanye pemasaran, customer service, dan semua hal yang berhubungan dengan pengalaman pelanggan.

Jenis Customer Data

customer data platform adalah

© Freepik.com

HubSpot menjelaskan ada empat jenis data pelanggan yang dikumpulkan dan diatur oleh customer data platform, yaitu:

1. Data identitas

Data identitas merupakan hal terpenting dari profil pelanggan yang ada di dalam customer data platform. Jenis data ini juga sangat dibutuhkan oleh setiap bisnis untuk mengidentifikasi pelanggannya.

Beberapa hal yang termasuk ke dalam data identitas antara lain:

  • nama (nama depan dan belakang)
  • demografis (usia dan jenis kelamin)
  • lokasi (alamat rumah dan kode pos)
  • kontak (nomor telepon dan email)
  • sosial (media sosial yang digunakan)
  • informasi profesional (jabatan dan perusahaan tempat kerja)
  • informasi akun (ID pengguna dan nomor akun khusus perusahaan)
Baca Juga :  Yuk, Pandu Pertunjukan Live Streaming yang Apik dengan 6 Software Ini!

2. Data deskriptif

Data deskriptif digunakan untuk menjabarkan data identitas sehingga bisa menggambarkan lebih lengkap mengenai pelanggan.

Jenis data deskriptif meliputi:

  • karier (pendapatan, tempat kerja, dan industri pekerjaan)
  • gaya hidup (jenis rumah, kendaraan, hingga jenis hewan peliharaan)
  • keluarga (jumlah anak dan status perkawinan)
  • hobi (keanggotaan gym atau langganan majalah)

3. Data kuantitatif atau behavioral

Data kuantitatif menunjukkan bagaimana pelanggan terlibat dengan perusahaan melalui tindakan, reaksi, atau transaksi.

Data yang satu ini meliputi:

  • informasi transaksi (jumlah dan jenis produk yang dibeli atau dikembalikan)
  • informasi soal email (berapa kali email dibuka atau diklik)
  • aktivitas online (kunjungan ke website hingga interaksi di media sosial)

Baca Juga: Cari Tahu Letak Perbedaan antara Customer Service dan Customer Experience di Sini

4. Data kualitatif

Jenis data ini memberikan konteks untuk profil pelanggan. Jadi dari data kualitatif bisa dilihat seperti apa motivasi, pendapat, atau sikap pelanggan terhadap bisnis.

Data kualitatif meliputi:

  • opini pelanggan terhadap produk
  • penilaian pelanggan
  • rekomendasi pelanggan

Nah, jika kamu tertarik dengan topik soal bidang data dan pelayanan pelanggan serta ingin tahu lebih banyak mengenai hal ini, sebaiknya jangan lewatkan kelasnya di Glints ExpertClass.

Di sana ada beragam kelas yang membahas soal data yang dibawakan langsung oleh pakar yang sudah berkecimpung di bidangnya selama bertahun-tahun.

Tertarik untuk mengikutinya? Yuk, cari kelas yang tersedia dengan klik tombol di bawah ini!

CEK KELASNYA

Manfaat Menggunakan Customer Data Platform

© Freepik.com

Data pelanggan adalah aset penting bagi bisnis, sehingga perlu menggunakan customer data platform untuk mengumpulkan dan mengintegrasikannya.

Selain itu, menurut Tealium masih ada beberapa manfaat lain dari menggunakan CDP. Berikut ini penjelasannya:

Baca Juga :  Ketahui Seluk-beluk Visual Storytelling dalam Desain UI/UX

1. Lebih mudah diakses dari beragam sistem

CDP memang dibuat untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber dan menyatukannya untuk membentuk pandangan komprehensif tentang pelanggan.

Seluruh data tersebut dapat diakses di sistem lain sehingga akan lebih memudahkan pelaku bisnis untuk mengolah datanya.

2. Fleksibel

Mampu mengumpulkan data dari mana saja dan digunakan oleh sistem lain, membuat customer data platform sangat fleksibel.

Tentu saja bagi perusahaan yang dinamis, hal yang satu ini sangat diperlukan karena akan lebih dimudahkan dalam mengambil data yang diperlukan untuk bisnis.

3. Membantu meningkatkan pengalaman pelanggan

Data pelanggan sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang ingin meningkatkan pengalaman pelanggan.

Dengan melihat data dari customer data platform, tentu akan lebih mudah mengetahui perilaku pelanggan.

4. Lebih efisien

Seperti yang disebutkan di atas bahwa CDP memusatkan data pelanggan dalam satu platform dan dapat diakses di berbagai sistem.

Hal tersebut tentu membantu dalam proses analisis data karena semua data sudah terintegrasi. Jadi bagi bisnis akan lebih efisien dalam proses pengolahan dan analisis data pelanggan.

Baca Juga: Jangan Tertukar, Ini Perbedaan antara Customer Loyalty dan Customer Satisfaction

Demikianlah rangkuman mengenai customer data platform yang sudah Glints persiapkan untukmu.

Jadi bisa disimpulkan bahwa customer data platform adalah tools yang wajib dimiliki perusahaan yang ingin selalu meningkatkan pengalaman pelanggan.

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon