20 Contoh Objektif dalam CV untuk Lulusan SMA, SMK, dan Kuliah

Tayang 13 Feb 2025 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Artikel berikut akan membahas apa yang dimaksud dan kumpulan contoh objektif dalam CV, beserta alasan mengapa kamu perlu menuliskannya.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Pembahasannya dapat membantumu menyusun CV yang lebih menarik perhatian HRD.

Yuk, simak selengkapnya!

Apa Itu Objektif dalam CV?

Objektif dalam CV adalah bagian yang menggambarkan tujuan atau rencana kariermu ke depannya.

Rencana karier yang dimaksud bukan hanya tentang jabatan yang lebih tinggi, tetapi juga bidang keahlian atau industri yang ingin kamu tekuni.

Selain berisi tentang tujuan karier, kamu juga bisa menambahkan alasan singkat mengapa kamu tertarik melamar ke posisi atau bidang kerja terkait.

Kamu bisa menulis objektif pada bagian summary, tentang saya, atau deskripsi diri.

Baca Juga: 16 Cara Membuat CV yang Menarik agar Dipanggil oleh Rekruter

Apa yang HRD Nilai dari Objektif di CV?

Biasanya, HRD melihat objektif dalam CV untuk menilai sekilas mengenai kecocokanmu dengan posisi tersebut. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Tujuan melamar

Melalui objektif karier, rekruter dapat melihat apakah kamu punya tujuan jelas yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Misalnya, kamu menulis, “Saya seorang desainer grafis yang ingin mendalami bidang design branding dan UI/UX design.”

Dari situ, rekruter bisa melihat salah satu alasanmu melamar adalah karena ingin mendalami branding dan UI/UX desain, sesuai dengan lowongan yang tercantum.

2. Rencana karier

Objektif dalam CV dapat menunjukkan pada rekruter bahwa kamu bukan melamar secara acak, melainkan memang punya rencana berkarier di bidang tersebut.

3. Kecocokan dengan posisi yang dilamar

Nah, dari informasi mengenai tujuan melamar dan rencana karier, rekruter bisa memberi penilaian awal tentang kecocokanmu dengan posisi terkait.

Dikutip dari Hays, rencana karier juga biasanya dapat menguatkan informasi pengalaman dan skill-mu.

Perbedaan Objektif dan Deskripsi Diri di CV

Sederhananya, objektif merupakan bagian dari summary, tentang saya, atau deskripsi diri di CV.

Seperti yang kamu tahu, bagian tentang saya di CV memuat berbagai informasi, mulai dari latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, atau keterampilanmu.

Baca Juga :  6 Pekerjaan yang Membutuhkan Portofolio saat Melamar Kerja

Nah, objektif ini bisa kamu tambahkan ke dalam deskripsi dirimu, sebagai informasi tambahan agar rekruter lebih mengenalmu.

Contoh Objektif dalam CV

Berikut adalah contoh objektif dalam CV, khususnya kalimat yang dicetak tebal.

Contoh untuk CV fresh graduate

1. Contoh objektif dalam CV S1 fresh graduate

“Lulusan S1 manajemen dengan minat di bidang analisis bisnis. Menguasai tools analitik seperti Google Analytics dan Similarweb. Berencana untuk memulai karier sebagai marketing analyst intern dengan menerapkan keterampilan riset, analisis, dan komunikasi.”

2. Contoh objektif untuk D3 fresh graduate

“Lulusan D3 administrasi bisnis dengan pengalaman magang di perusahaan ritel. Memiliki keterampilan administrasi dan manajemen dokumen yang baik, serta tertarik untuk berkontribusi sebagai staf administrasi di industri kosmetik dan kecantikan.”

3. Contoh objektif untuk D2 fresh graduate

“Lulusan D2 teknik informatika, memiliki skill pemrograman dasar dan pengelolaan database. Ingin mengembangkan karier di bidang IT, khususnya dalam pengelolaan sistem informasi untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensinya.”

4. Contoh objektif untuk D1 fresh graduate

“Saya merupakan lulusan D1 perhotelan yang memiliki passion dalam bidang layanan pelanggan. Berpengalaman sebagai hotel staff intern, serta ingin fokus melanjutkan karier sebagai resepsionis di industri perhotelan dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.”

5. Contoh objektif dalam CV SMA fresh graduate IPA

“Lulusan SMA jurusan IPA yang memiliki ketertarikan dalam bidang administrasi. Memiliki pengalaman sebagai sekretaris OSIS selama 1 tahun dan mahir mengoperasikan Ms Office. Berharap dapat memulai pekerjaan sebagai staf administrasi di perusahaan sains dan teknologi.

6. Contoh objektif dalam CV SMA fresh graduate IPS

“Lulusan SMA IPS dengan peminatan ekonomi, mahir mengoperasikan Ms Office Excel. Aktif berorganisasi selama sekolah untuk mengembangkan interpersonal & communication skill. Tertarik untuk mengembangkan pengalaman kerja dalam bidang keuangan atau layanan pelanggan.

7. Contoh objektif dalam CV SMA fresh graduate bahasa

“Lulusan SMA bahasa dengan kemampuan menulis, pernah ikut komunitas menulis konten online selama 1,5 tahun. Ingin berkarier di bidang media, penerjemahan, atau layanan komunikasi, khususnya di industri media dan komunikasi.”

8. Contoh objektif dalam CV SMK fresh graduate akuntansi

“Lulusan SMK akuntansi dengan pemahaman dasar tentang laporan keuangan dan pembukuan. Berharap bisa mengembangkan keterampilan di bidang keuangan dan akuntansi dalam lingkungan kerja profesional.”

Baca Juga :  5 Contoh Jawaban untuk Pertanyaan Interview Soal Etos Kerja

9. Contoh objektif untuk SMK fresh graduate perkantoran

“Lulusan SMK manajemen perkantoran dengan keterampilan administrasi, pengarsipan, dan pengoperasian perangkat lunak kantor. Ingin berkontribusi sebagai staf administrasi untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan.”

10. Contoh objektif untuk SMK fresh graduate DKV

Lulusan SMK DKV dengan keterampilan dalam desain grafis, ilustrasi, dan branding. Siap untuk memulai karier sebagai desainer grafis dan menerapkan kreativitas dalam berbagai jenis karya desain visual untuk membantu perusahaan mengoptimalkan identitasnya.

Baca Juga: Skill di CV Dibuat Grafik, Baik atau Tidak, Ya?

Contoh objektif dalam CV berpengalaman

1. Admin

“Staf admin dengan pengalaman kerja 1 tahun, memiliki keterampilan manajemen dokumen, pengarsipan, dan koordinasi rapat. Berambisi untuk berkembang sebagai admin operasional yang berfokus pada peningkatan efisiensi operasional perusahaan.”

2. Customer service

“Customer service representative dengan pengalaman 5 tahun dalam industri e-commerce, terampil dalam menangani keluhan pelanggan. Berkeinginan untuk berkembang sebagai customer experience specialist guna menciptakan layanan pelanggan yang lebih efektif dan efisien.”

3. Desainer grafis

“Saya adalah seorang desainer grafis dengan pengalaman 2 tahun bekerja di industri teknologi. Memiliki skill desain grafis, branding, dan visual storytelling. Berkomitmen untuk melanjutkan perjalanan baru di bidang UI/UX design.”

4. Content writer

“Penulis konten dengan pengalaman kerja 2 tahun, dengan keahlian penulisan artikel SEO, copywriting, dan storytelling. Ingin fokus melanjutkan karier sebagai content writer di industri kesehatan dan menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan bernilai bagi audiens.”

5. Marketing

“Staf marketing dengan pengalaman 3 tahun di industri ritel, berpengalaman dalam merumuskan strategi pemasaran secara offline lewat berbagai media dan channel. Berambisi untuk melanjutkan karier sebagai marketing manager yang membantu perusahaan meningkatkan daya saingnya.”

6. Digital marketing

Digital marketing specialist dengan pengalaman 5 tahun dalam strategi SEO, paid ads, dan social media marketing. Berkeinginan untuk mengembangkan karier sebagai performance marketing manager guna meningkatkan konversi bisnis.”

7. Sales

“Sales dengan 6 tahun pengalaman di industri B2B, terampil menggunakan berbagai tools sales planning dan analytics. Berambisi untuk berkarier sebagai sales manager dan menerapkan pengetahuan industri di sektor usaha yang berbeda.”

Baca Juga :  Contoh Jawaban Pertanyaan Interview soal Produk Perusahaan Favorit

8. Data analis

Data analyst dengan pengalaman 2 tahun dalam pengolahan data dan business intelligence di sektor fintech. Berambisi untuk berkembang sebagai data analyst di industri manufaktur.

9. Social media specialist

Social media specialist dengan pengalaman 2 tahun dalam manajemen konten dan strategi engagement untuk brand sepatu lokal. Ingin melanjutkan karier sebagai social media specialist di industri fashion untuk menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan.”

10. Contoh objektif dalam CV untuk pindah karier

Staf administrasi dengan 5 tahun pengalaman di bidang administrasi, yang siap bertransisi ke HR recruitment. Memiliki keterampilan relevan dalam komunikasi, dan pengelolaan administrasi karyawan untuk penggajian dan rekrutmen.”

Kalau CV-mu sudah siap, mulai cari lowongan kerja di Glints, yuk!

Temukan lowongan kerja di berbagai bidang dan industri yang berlokasi di seluruh wilayah Indonesia.

Kamu juga bisa memilihnya berdasarkan tipe pekerjaan, seperti pekerjan remote, full time, magang, dan lainnya.

Klik tombol di bawah untuk temukan lokernya!

CEK LOWONGAN KERJA

Kapan Harus Menulis Objektif dalam CV

Objektif dalam CV memang bukan penilaian utama, bukan juga sesuatu yang wajib ada di dalam CV.

Namun, menurut Indeed, berikut adalah beberapa contoh situasi di mana bagian ini berpotensi memberi kejelasan dan nilai lebih di mata rekruter.

1. Fresh graduate

Bagi kamu yang belum punya pengalaman, objektif karier membantu rekruter memahami kenapa kamu adalah kandidat yang cocok meski kurang pengalaman kerja.

Misalnya, kamu punya rencana karier menjadi desainer grafis, yang didukung oleh pengalaman membuat karya-karya visual di organisasi.

2. Saat ganti karier (career switch)

Banyak orang memutuskan untuk pindah jalur karier, contohnya dari bidang keuangan ke IT.

Tanpa keterangan objektif karier di CV, rekruter mungkin akan sedikit bingung melihat CV-mu yang berisi pengalaman dari bidang berbeda.

Bagian objektif juga membantu menekankan motivasimu pindah karier, serta pengalaman apa yang dapat mendukungmu di bidang yang baru.

3. Saat melamar ke posisi spesifik

Sebagai staf administrasi, misalnya, kamu memutuskan untuk melamar kerja ke posisi spesifik seperti admin gudang.

Rekruter bisa menganggap keahlianmu masih terlalu umum.

Nah, objektif karier membantu menjelaskan motivasi dan alasanmu agar lebih meyakinkan.

Demikian rangkuman Glints tentang objektif dalam CV beserta contoh yang bisa kamu jadikan acuan.

Semoga pembahasan di atas memudahkanmu membuat CV yang lebih baik supaya bisa lolos ke tahap berikutnya, ya.


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon