Berkenalan dengan BANT, Metode Sales untuk Tentukan Prospek Penjualan

Diperbarui 17 Des 2020 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Maulana Adieb

Membuat prioritas dalam prospek penjualan menjadi salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh tim sales. Salah satu metodologi yang sering digunakan oleh tim sales dalam membuat hal tersebut adalah metode BANT.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

BANT sangat berguna bagi tim sales untuk menjalankan bisnis perusahaan. Dengan metode tersebut, tim sales dapat mengetahui prospek penjualan yang tepat.

Nah, kira-kira apa sih pengertian dari metode itu? Bagaimana cara penerapannya dalam perusahaan?

Agar tak semakin bingung, Glints telah mempersiapkan rangkumannya untukmu.

Apa Itu BANT?

bant adalah

© Freepik.com

Agar semakin jelas, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertiannya.

Dilansir dari Hubspot, BANT adalah metodologi yang dilakukan oleh sales untuk menentukan prospek penjualan yang tepat berdasarkan empat pilar.

Empat pilar tersebut diambil dari kepanjangan BANT, yaitu budget, authority, need, dan timeline.

1. Budget

Menurut New Breed Marketing, anggaran menjadi salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan dalam menentukan prospek penjualan.

Mengapa demikian?

Sebab, apabila pelanggan yang diprospek tidak memiliki anggaran yang sesuai dengan perusahaan, hal itu hanya membuang waktu saja.

Prospek yang dikerjakan pun tidak membuahkan hasil sehingga tidak ada gunanya untuk melanjutkan.

Oleh karena itu, pertimbangkan beberapa pertanyaan di bawah ini:

  • Dari mana sumber dana prospek?
  • Apakah mereka berekspektasi dengan harga tinggi?
  • Kira-kira anggaran mereka cocok tidak dengan perusahaan?

Nah, apabila anggaran dari prospek tidak sesuai dengan perusahaan, sebaiknya tim sales harus meneliti perilaku propsek terlebih dahulu sebelum benar-benar menjadikannya sebagai prioritas penjualan.

2. Authority

Memahami otoritas terkait siapa yang akan memutuskan untuk melakukan pembelian adalah salah satu cara yang tepat untuk mengetahui siapa yang harus diprioritaskan.

Pasalnya, tidak semua orang memutuskan untuk membeli produk atau layananmu. 

Baca Juga :  Jangan Tertukar, Ini Perbedaan di Antara Account Manager dan Account Executive

Terkadang, ada seseorang yang sudah menanyakan produk kepadamu, tetapi mereka tidak membuat keputusan untuk melakukan pembelian.

Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi siapa yang kira-kira akan menggunakan produk atau layananmu? 

Dengan begitu, kamu tidak akan membuang-buang waktu kepada prospek yang tidak memiliki otoritas sama sekali.

Authority dari kerangka BANT adalah salah satu hal yang harus diperhatikan dengan baik.

Baca Juga: Pelajari 5 Strategi yang Dapat Membantu Peningkatan Sales Growth

3. Need

Cari tahu kira-kira apa masalah dan tantangan terbesar yang dihadapi prospek.

Seberapa besar kemungkinannya produk atau layananmu dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari?

Kebutuhan prospek terhadap produk atau layanan tentu didasari dari suatu masalah yang mereka hadapi.

Sebagai contoh, mereka mengalami masalah terkait punggung yang pegal akibat duduk terlalu lama, maka solusi mereka adalah tempat duduk yang nyaman untuk bekerja.

Nah, di sinilah pentingnya membuat kerangka BANT dari sisi need atau kebutuhan. 

Jika produkmu tidak dapat membantu menyelesaikan masalah prospek, sebaiknya jangan diprioritaskan.

Akan tetapi, apabila kamu mempunyai solusi yang tepat untuk menangani masalah prospek, jadikan mereka prioritas untuk prospek penjualan.

4. Timeline

Potongan terakhir dari BANT adalah timeline.

Timeline penjualan juga harus menjadi pertimbangan dalam menentukan prospek penjualan.

Apakah timeline pembelian prospek selaras dengan siklus penjualanmu? 

Kenali perilaku waktu pembelian prospek. Apabila ada prospek yang baru memutuskan untuk melakukan pembelian di tahun depan, sebaiknya lakukan pendekatan kepada mereka terlebih dahulu.

Akan tetapi, jika ada prospek yang memang harus melakukan pembelian dalam waktu tiga bulan, prioritaskan prospek tersebut.

Baca Juga: Pengaruh After Sales Service dalam Hubungan Bisnis

Langkah-Langkah Melibatkan Prospek dengan BANT

bant adalah

© Freepik.com

Sebelumnya kita sudah tahu bahwa BANT adalah metode yang tepat digunakan untuk menentukan prospek penjualan yang tepat.

Baca Juga :  7 Tips Meningkatkan Subscriber Newsletter yang Wajib Dicoba

Akan tetapi, bagaimana langkah-langkah yang tepat dalam penerapannya?

1. Buat jadwal konsultasi

Langkah pertama dalam pembuatan BANT adalah berkomunikasi dengan salah satu atau beberapa prospek penjualan.

Menurut Fit Small Business, BANT tidak serta-merta hanya membuat daftar prospek penjualan saja, melainkan untuk mencari prospek yang tepat.

Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah melakukan konsultasi atau komunikasi dengan prospek yang kamu targetkan.

Jadwalkan selama 15-30 menit untuk bertanya-tanya mengenai masalah yang dihadapi oleh prospek mengenai produk atau layananmu.

2. Siapkan pertanyaan

Jangan lupa untuk mempersiapkan pertanyaan terlebih dahulu kepada prospek sebelum berkomunikasi dengan mereka.

Riset terlebih dahulu mengenai perilaku mereka, kira-kira apa masalah mereka, bagaimana cara mereka mengambil keputusan dalam pembelian, dan lain-lain.

Dari situ, kamu bisa membuat daftar pertanyaan yang tepat nantinya.

3. Rekam percakapan

Meskipun kamu mengingat segala hal yang dibicarakan oleh prospek, ada baiknya untuk merekamnya agar di kemudian hari kamu tidak lupa.

Kamu bisa menggunakan tools seperti Zoom, Google Meet, dan lain-lain atau menggunakan alat perekam jika bertemu langsung.

Pastikan pertanyaan yang kamu ajukan adalah terkait empat pilar yang sudah dijelaskan sebelumnya, yaitu mengenai anggaran, otoritas, kebutuhan, serta timeline.

Baca Juga: 3 Aspek Utama Sales Management dan 6 Skill yang Dibutuhkan agar Perusahaan Sukses

Demikian penjelasan singkat mengenai BANT serta langkah-langkah dalam penerapannya. Pada intinya, BANT adalah metode yang memudahkan sales untuk menentukan prospek penjualan yang tepat.

Bagaimana menurutmu? Sudah siap untuk meraup prospek penjualan dengan jumlah yang tinggi?

Selain informasi di atas, kamu masih bisa mendapatkan informasi lainnya seputar business development, sales, hingga tips meningkatkan penjualan dalam bisnis.

Baca Juga :  Membandingkan Adobe Illustrator dan CorelDRAW, Apa Saja Perbedaannya?

Caranya, kamu tinggal mendaftarkan diri ke newsletter blog Glints sekarang juga tanpa dipungut biaya apa pun.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera sign up dan dapatkan informasi seru lainnya!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon