10 Bahasa Tubuh yang Perlu Kamu Perhatikan saat Interview Kerja

Diperbarui 20 Mar 2024 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Tidak hanya mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan rekruter saat interview, kamu juga harus berlatih bahasa tubuh yang baik.

    Selain jawaban yang memuaskan, bahasa tubuh juga sangat memengaruhi kemungkinanmu untuk diterima kerja di suatu perusahaan, lho.

    Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadarinya dan gagal lolos karena bahasa tubuh yang dinilai kurang bagus.

    Nah, kalau kamu akan segera menghadapi interview dan belum yakin bagaimana gerak-gerik apa saja yang perlu diperhatikan, artikel ini wajib kamu baca.

    Langsung saja simak dan catat poin-poin penting yang Glints sudah rangkum untukmu di bawah ini, ya!

    1. Menjabat tangan

    Jarang diperhatikan, menjabat tangan rekruter adalah bahasa tubuh yang sangat penting saat interview kerja.

    Dari ketegasan genggaman tangan, pewawancara bisa langsung tahu seberapa kuat keinginan kamu untuk lolos dalam tes wawancara kerja ini.

    Gerakan ini juga bisa menunjukkan kepercayaan dirimu.

    Akan tetapi, bukan berarti kamu harus menjabat tangan sekuat mungkin, ya.

    Bila genggaman terlalu lemah, kamu akan terlihat sebagai sosok yang tidak percaya diri atau malas.

    Sementara, kalau genggaman terlalu kuat, kamu justru akan menakuti pewawancara dengan sikap agresifmu.

    Usahakan menggenggam tangan mereka cukup erat saat bersalaman, namun jangan sampai terkesan ingin meremukkan tangan mereka.

    Menurut Indeed, idealnya kamu disarankan untuk menjabat tangan pewawancara selama satu hingga dua detik.

    Baca Juga: Inilah 8 Etiket Interview Kerja yang Perlu Kamu Perhatikan

    2. Menjaga kontak mata dengan pewawancara

    Kontak mata adalah bahasa tubuh yang tak kalah penting yang harus kamu perhatikan saat interview.

    Nah, sama seperti soal menjabat tangan, jangan sampai menghindari tatapan pewawancara. Namun, jangan pula terus-terusan menatap mereka dengan intens.

    Tataplah dengan cara biasa namun percaya diri agar tidak gagal tes wawancara kerja.

    Selama tes wawancara kerja, bolehlah sesekali menatap ke arah lain bila khawatir pewawancara merasa tidak nyaman ditatap terlalu lama.

    Namun jangan melakukannya dengan tiba-tiba alias mengagetkan.

    3. Mengangguk saat menyimak pewawancara

    Saat wawancara, kamu tidak harus kaku seperti patung, kok.

    Melakukan gerakan-gerakan kecil juga baik.

    Contohnya seperti mengangguk saat sedang mendengarkan pertanyaan atau respon pewawancara.

    Berdasarkan penjelasan Mashable, mengangguk saat interview menunjukkan bahwa kamu mendengarkan dengan baik

    Ingat, meskipun perlu, jangan sampai kamu mengangguk terlalu sering alias berlebihan.

    Pewawancara profesional pasti akan menyadarinya dan hal itu berpengaruh besar untuk hasil tes wawancara kerja kamu.

    4. Gunakan gerakan tangan secukupnya

    Menggunakan gerakan tangan saat interview adalah gerakan tubuh yang bagus.

    Hal ini membuatmu terlihat lebih ekspresif.

    Selain itu, menggerakkan tangan juga bisa membantumu untuk lebih rileks sehingga bisa berbicara dengan lebih baik.

    Namun, jangan sampai menggunakan gerakan tangan yang berlebihan atau bahkan terlalu berulang-ulang.

    Hal ini justru akan membuat pewawancara merasa terganggu.

    Perhatikan juga posisi lenganmu, jangan sampai menyilangkan lengan di depan dada.

    Kamu akan terlihat sebagai sosok defensif, arogan, dan sulit untuk terbuka.

    Baca Juga: Ingin Sukses Wawancara? Kenali Dulu 5 Tipe Interviewer Berikut Ini

    5. Duduk dengan tegak

    Salah satu bahasa tubuh yang paling penting diperhatikan saat interview adalah postur dan cara kamu duduk.

    Hanya dari hal sederhana ini saja, rekruter bisa langsung menilai kamu, lho.

    Tentunya, ini bisa jadi kesan awal yang baik ataupun buruk.

    Oleh karena itu, wajib sangat memperhatikan caramu duduk selama interview.

    Melansir The Balance Careers, sangat tidak dibolehkan untuk duduk dengan terlalu rileks atau membungkuk.

    Punggungmu harus lurus dan sedikit condong ke depan.

    Posisi ini menunjukkan bahwa kamu siap dan tertarik dengan interview yang akan berlangsung.

    Sebaiknya, jangan juga meletakkan barang di pangkuanmu.

    Pasalnya, ini membuatmu terlihat defensif, seperti halnya menyilangkan lengan di dada.

    6. Posisi kaki yang lurus

    Pewawancara juga akan memperhatikan posisi kakimu, lho.

    Oleh karena itu, bahasa tubuh yang satu ini juga wajib jadi perhatian saat interview.

    Sebaiknya, kakimu tidak disilangkan. Lebih baik jika keduanya dirapatkan.

    Bayangkan kalau kamu menyilangkan kaki, lama kelamaan posisi tersebut akan membuatmu sendiri tidak nyaman, bukan?

    Selain itu, menyilangkan kaki juga membuatmu terkesan tidak sopan, lho.

    7. Jangan terlihat cemas

    Interview kerja memang suatu hal yang menegangkan, apa lagi jika baru pertama kali.

    Tak jarang kita mengalami kesulitan tidur pada malam sebelum wawancara karena takut tidak bisa menghadapinya dengan baik.

    Bahkan, saat sudah sampai di tempat wawancara, rasa cemas semakin intens.

    Biasanya, emosi negatif ini membuat kita sulit duduk diam dan tenang.

    Secara refleks, otak kita mencoba untuk menenangkan diri dengan menggerak-gerakkan anggota tubuh seperti tangan ataupun kaki.

    Sayangnya, bahasa tubuh ini cenderung negatif apalagi jika dilakukan saat interview.

    Selama wawancara, berusahalah untuk menenangkan dirimu dengan cara-cara yang tidak begitu tampak.

    Contohnya, kamu bisa mengatur nafas sehingga lebih rileks.

    8. Tersenyum

    Dikutip dari One Education, salah satu bahasa tubuh sederhana yang wajib kamu lakukan saat wawancara adalah tersenyum.

    Saat tersenyum, kamu memberikan kesan ramah dan bisa dipercaya.

    Senyum juga memberikan reaksi yang bagus pada otakmu, sehingga membantu lebih rileks juga percaya diri.

    9. Menyapa semua interviewer

    Biasanya saat wawancara, kamu tidak hanya akan berhadapan dengan satu pewawancara, tapi bisa 2-3 orang sekaligus.

    Salah satu body language saat interview yang harus dilakukan adalah menyapa semua pewawancara.

    Baik saat kamu menjawab pertanyaan maupun mengajukan pertanyaan kepada mereka, pastikan kamu mengikutsertakan semua pewawancara.

    Caranya adalah melakukan kontak mata dengan semua interviewer agar tidak ada yang merasa diabaikan.

    10. Buat kesan penutupan yang kuat

    Bahasa tubuh yang kamu lakukan saat menutup proses wawancara juga menjadi penilaian tersendiri.

    Jangan lupa untuk mengucapkan salam dan terima kasih saat meninggalkan ruangan.

    Kamu juga bisa tunjukkan senyum kepada pewawancara, melakukan jabat tangan sekali lagi, dan mengucapkan terima kasih.

    Bahasa tubuh di akhir wawancara ini akan membuat kesan penutupan yang kuat serta menunjukkan profesionalitasmu.

    Baca Juga: 7 Tipe Wawancara Kerja dan Cara Menghadapinya

    Nah, demikianlah beberapa bahasa tubuh yang wajib kamu perhatikan saat interview.

    Hal-hal tersebut memang cenderung terkesan minor dan tidak begitu penting.

    Padahal, seorang pewawancara yang profesional pasti akan memperhatikannya dan memasukkan hal itu dalam penilaian wawancaramu.

    Jadi, jangan sampai lupa untuk berlatih agar bisa membawakan diri dengan sebaik mungkin saat wawancara, ya.

    Kalau sudah yakin bahwa kamu bisa menghadapi interview dengan baik, kamu bisa mulai melamar kerja.

    Jangan bingung cari lowongan, karena di Glints, kamu bisa menemukan ribuan lowongan baik untuk part-time, intern, maupun full-time, lho!

    Yuk, langsung saja cek lowongan kerja yang sesuai dengan latar belakangmu di sini dan segera raih kesempatan bekerja di perusahaan impian!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 16

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait