Workshop: Arti, Manfaat, Jenis-Jenis, Bedanya dengan Training

Diperbarui 15 Agu 2022 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Bagi para lulusan kampus dan karyawan dengan pengalaman kerja, workshop atau yang artinya lokakarya, adalah sebuah acara yang bisa memberikan banyak manfaat.

    Selain ilmu, kamu bisa menambah teman, networking, dan mempelajari skill baru yang mungkin belum kamu kuasai sebelumnya.

    Nah, meskipun demikian, apa yang sebenarnya dimaksud dengan workshop itu? Mengapa hal ini penting bagi perkembangan kariermu? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

    Baca Juga: Kuliah Desain Grafis? Begini Prospek Kerja dan Keuntungannya?

    Apa Itu Workshop?

    workshop

    © Freepik.com

    Melansir laman Yarnfield Park, arti dari workshop adalah sebuah pertemuan di mana sekelompok orang terlibat dalam diskusi intensif dan aktivitas pada subjek atau proyek tertentu.

    Acara ini hampir serupa dengan seminar. Jika di seminar biasanya peserta hanya bertugas sebagai pendengar, ketika workshop, para peserta akan dilibatkan secara lebih aktif.

    Bentuk aktivitas ini bisa bermacam-macam, ada yang dipersiapkan untuk keperluan praktik dan latihan langsung, ada juga yang disediakan dalam bentuk diskusi yang lebih intens.

    Dari segi skala dan durasi, workshop umumnya terbuka untuk jumlah peserta yang lebih kecil, sehingga kelas bisa dijalankan dengan lebih efektif.

    Tak jarang juga workshop diselenggarakan hingga berhari-hari lamanya, dengan topik yang lebih spesifik dan sesi praktik yang lebih banyak.

    Manfaat Mengikuti Workshop

    workshop adalah

    © Pexels.com

    Nah, seperti yang sudah Glints paparkan sebelumnya, workshop merupakan tempat terbaik bagi pekerja untuk mengembangkan karier mereka.

    Tak hanya sebagai wadah menambah pengetahuan, acara satu ini juga memiliki beragam manfaat lain yang dapat menguntungkanmu sebagai pekerja profesional.

    Penasaran apa saja? Simak pemaparan lengkap berikut mengenai manfaat mengikuti workshop.

    1. Menambah wawasan dan skill

    Salah satu hal yang pasti akan kamu dapatkan dari kelas workshop adalah wawasan dan sudut pandang baru terkait topik yang dibawakan.

    Dikarenakan berupa diskusi, peserta biasanya bisa bertukar pikiran dan saling berbagi pendapat mengenai topik yang sedang menjadi fokus diskusi.

    Nah, hal inilah yang sejatinya akan menambah wawasan dan mengubah pola pikirmu.

    Selain itu, aktivitas ini pun hadir dengan banyak sesi praktik yang pastinya bisa menjadi ajang melatih skill dan membantumu memahami langsung materi secara langsung.

    2.  Bertemu dengan pakar dan profesional di bidangnya

    Memiliki idola di bidang pekerjaan yang kamu geluti? Bila ya, workshop bisa menjadi kesempatanmu untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan mereka secara langsung.

    Seperti halnya seminar, ajang diskusi ini juga biasanya menghadirkan para pakar dan profesional yang ahli di bidangnya.

    Menurut Mera Event, di sinilah kamu bisa belajar lebih banyak dan mendalam daripada hanya sekadar membaca teori secara online.

    3. Ajang networking yang baik

    Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada berkumpul dan berdiskusi dengan orang yang memiliki minat di bidang yang sama denganmu.

    Workshop kerap dijadikan ajang berkenalan dengan orang lain dengan keahlian di bidang yang sama.

    Selain hanya mendengar pembicara mengeluarkan isi pikiran mereka, kamu dan peserta lain juga bisa belajar dari satu sama lain dengan berbagi pendapat masing-masing.

    4. Menjajal bidang baru

    Tidak ada salahnya, kok, untuk mengikuti workshop pada bidang yang bukan spesialisasimu.

    Sebab, acara ini merupakan kesempatan emas untuk menjajal keahlian di bidang baru.

    Contohnya adalah mengikuti lokakarya khusus kesenian. Setelah diskusi usai, siapa tahu kamu bisa menemukan hobi dan minat di bidang baru.

    5. Menambah ilmu sebelum pindah jalur karier

    Minat kerja tidak sejalan dengan jurusan kuliah atau karier yang sedang dijalani?

    Tak perlu khawatir, melansir Tomorrows World Today, mengikuti workshop adalah sebuah hal penting yang harus kamu lakukan sebelum banting setir dari satu bidang ke bidang lain.

    Mengapa demikian? Pasalnya, dengan mengikuti kelas pelatihan, kamu berkesempatan untuk mendapatkan sertifikat sebagai tanda bukti bahwa kamu memiliki pengetahuan terkait bidang tertentu.

    Meskipun tidak seberapa jika dibandingkan dengan pengalaman kerja, sertifikasi ini bisa menjadi langkah kecil untuk memulai perjalanan kariermu yang baru, lho.

    6. Membuka kesempatan usaha baru

    Kamu yang tertarik untuk memulai bisnis juga bisa belajar dari workshop.

    Tidak hanya teori bisnis saja yang dijadikan materi. Kamu juga bisa mengikuti banyak juga topik seru terkait skill yang perlu dimiliki seorang pebisnis.

    Bahkan, kamu bisa mengikuti beragam kelas menarik seputar keahlian yang bisa bermanfaat untuk dijaidkan bisnis, seperti workshop membuat dekorasi, menulis, hingga desain grafis.

    Skill yang sudah kamu dapatkan di acara ini bisa kamu dimanfaatkan untuk membuat bisnis atau menjadi kerja sampingan. Seru, bukan?

    Baca Juga: Apa Itu Webinar? Yuk, Pelajari Lebih Lanjut!

    Jenis-Jenis Workshop

    workshop artinya

    © Pexels.com

    Jika melihat dari sisi konsep acaranya, kegiatan ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu yang berbentuk diskusi dan pelatihan.

    Namun, jenis-jenis ini tidak hanya dilihat dari segi konsep acara saja. Berikut adalah jenis-jenis lain yang perlu kamu ketahui.

    1. Berdasarkan sifatnya

    • Bersifat mengikat: Artinya, workshop ini mengharuskan setiap pesertanya untuk mengikuti hasil dari proses workshop itu sendiri. Biasanya, penyelenggara kegiatan ini adalah individu atau lembaga tertentu.
    • Bersifat tidak mengikat: Sedangkan, bersifat tidak mengikat artinya adalah workshop ini tidak mewajibkan pesertanya untuk mengikuti hasil dari kegiatan workshop tersebut.

    2. Berdasarkan waktunya

    • Beruntun: Maksudny, kegiatan workshop ini dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu secara terus-menerus. Sehingga, kegiatannya bisa berlangsung selama berhari-hari.
    • Tidak beruntun: Sedangkan workshop tidak beruntun artinya adalah kegiatan ini hanya dilakukan sekali saja dalam jangka waktu yang panjang, seperti mingguan atau bulanan.

    Perbedaan Workshop dengan Training

    lokakarya

    © Pexels.com

    Meskipun kedua kegiatan ini sama-sama memberikan kesempatan mengasah skill dan pengetahuan, tapi ada perbedaan mencolok di antara keduanya.

    Berikut adalah beberapa perbedaannya.

    1. Jangka waktu

    Dalam kegiatan training, jangka waktu kegiatan berlangsung relatif lebih lama dibandingkan workshop.

    Mengutip dari Business Tech, kegiatan lokakarya berlangsung paling lama selama 1-3 hari tergantung dari topik yang dibahas dengan durasi 5-9 jam per hari.

    Sedangkan, training dapat berlangsung paling sebentar selama 1 hari dan paling lama bisa lebih dari seminggu.

    2. Karakteristik kegiatan

    Dalam kegiatan workshop, kegiatan ini berfokus untuk mencari solusi dari sebuah masalah yang menjadi topik kegiatannya.

    Selain itu, kegiatan ini pun digunakan sebagai ajang untuk bertukar pikiran dan menekankan pada hal problem-solving.

    Sedangkan, mengutip dari Add On, training berfokus untuk mengembangkan skill partisipan yang terlibat di dalamnya.

    Kegiatan yang berada dalam training pun lebih berfokus pada pelatihan intensif dalam jangka waktu tertentu.

    3. Partisipan

    Partisipan dalam kegiatan lokakarya pun lebih beragam.

    Artinya, dalam kegiatan workshop, partisipan yang terlibat bisa dari orang yang masih baru dan ingin belajar dalam bidang tersebut hingga orang yang sudah ahli.

    Sedangkan, dalam kegiatan training orang yang terlibat biasanya adalah orang-orang yang memiliki keinginan untuk belajar skill baru agar menjadi profesional.

    Sehingga, biasanya orang yang mengikuti training sudah memiliki basic dalam bidang yang dibahas.

    Baca Juga: 8 Persiapan Karier bagi Kamu yang masih Anak Kuliahan

    Itulah pemaparan singkat Glints mengenai arti dari apa itu workshop dan manfaatnya bagi mahasiswa serta calon pekerja profesional.

    Intinya, workshop adalah tempat terbaik di mana kamu bisa mendapatkan teman dan keahlian baru. Yang penting, jangan lupa untuk aktif berdiskusi selama mengikuti acaranya, ya!

    Nah, kamu bisa mengikuti ragam workshop yang memberi insight penting untuk diri dan kariermu di Glints ExpertClass.

    Di sana, kamu akan dipandu oleh para pakar kaya pengalaman dari perusahaan-perusahaan ternama. Ilmu-ilmunya bisa meningkatkan skill sehingga kamu akan jadi incaran perusahaan.

    Menarik, kan? Yuk, cek kelasnya sekarang!

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 4.1 / 5. Jumlah vote: 19

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait