×

Verifikator Keuangan, Kunci agar Tak Ada Kesalahan dalam Pencairan Anggaran

November 20, 2020 | No Comments

Verifikator keuangan adalah salah satu posisi penting yang bertanggung jawab untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam dokumen anggaran.

Posisi yang satu ini umumnya lebih sering ditemukan di institusi pemerintahan atau lembaga, karena proses pencairan anggaran memerlukan proses yang cukup panjang.

Sebelum akhirnya bisa mencairkan anggaran, maka harus dilakukan proses verifikasi terlebih dahulu.

Di situlah seorang verifikator keuangan mulai bertugas untuk melakukan verifikasi pada sejumlah dokumen yang sudah diajukan.

Jika misalnya semua dokumen sudah benar dan lengkap, maka proses pencairan anggaran bisa segera dilaksanakan.

Baca Juga: Bagaimana Prospek Kerja Mahasiswa Akuntansi?

Profesi Verifikator Keuangan

verifikator keuangan adalah

© Freepik.com

Verifikator keuangan adalah petugas yang ditunjuk pada Biro Umum untuk melakukan verifikasi terhadap seluruh dokumen administrasi keuangan.

Definisi di atas dilansir dari Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 18 Tahun 2010.

Menurut peraturan tersebut seorang verifikator keuangan memiliki beberapa tugas penting mulai dari memastikan ketersediaan anggaran hingga verifikasi dokumen.

Dalam proses verifikasi dokumen, seorang verifikator keuangan harus mengetahui dulu ketersedian dana untuk membiayai suatu kegiatan yang tercatat di dokumen.

Saat dana yang akan dicairkan tidak tersedia atau tidak cukup, maka verifikator keuangan dapat mengembalikan dokumen untuk diperbaiki lagi.

Sementara itu, menurut Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, verifikator keuangan adalah profesi yang termasuk ke dalam Bagian Pelaksanaan Anggaran.

Pada Bagian Pelaksanaan Anggaran memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan kebijakan pelaksanaan anggaran.

Dalam melaksanakan tugasnya, Bagian Pelaksanaan Anggaran melakukan beberapa fungsi, antara lain:

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan verifikasi, perbendaharaan, dan pengelolaan belanja.
  • Pelaksanaan proses verifikasi, perbendaharaan, dan pengelolaan belanja pegawai kantor pusat.
  • Penyiapan bahan pemantauan, evaluasi, dan pembinaan verifikasi serta mengelola pembelanjaan.

Kemudian, menurut Organisasi dan Tata Laksana Setjen Wantannas verifikator keuangan adalah jabatan yang melakukan kegiatan verifikasi dokumen usulan pencairan anggaran.

Dalam proses kerjanya profesi yang satu ini memiliki tanggung jawab seperti memastikan kelengkapan dokumen subbagian verifikasi.

Kemudian, memastikan kelancaran pembiayaan rutin lembur pegawai, dan lain-lain.

Dari beberapa definisi di atas, bisa disimpulkan bahwa verifikator keuangan adalah profesi yang bertanggung jawab untuk memastikan kebenaran dokumen sebelum mencairkan anggaran.

Di instansi pemerintahan profesi ini memegang peranan penting agar pencairan dana bisa dilakukan dengan lancar tanpa ada kesalahan dari dokumen yang diajukan.

Tujuan Dilakukannya Verifikasi Keuangan

© Freepik.com

Verifikasi keuangan memiliki tujuan agar proses pencairan anggaran bisa tepat dan transparan.

Selain itu, berikut ini penjelasan dari dilakukannya verifikasi keuangan, antara lain:

  •       Mencegah terjadinya penyimpangan yang bisa merugikan instansi negara.
  •       Memastikan kelengkapan dan validitas dokumen keuangan.
  •       Meyakinkan bahwa proses pembelian barang atau jasa telah sesuai dengan ketentuan.
  •       Mengetahui jika proses kegiatan yang diajukan telah sesuai dengan jadwal.

Jadi, secara umum tujuan dari verifikasi keuangan ialah untuk mencegah terjadinya kesalahan pada laporan dokumen sebelum mulai mencairkan dana.

Verifikator keuangan harus memeriksa seluruh dokumen pencairan anggaran telah lengkap dan sesuai dengan peraturan yang sudah dibuat.

Baca Juga: 9 Pekerjaan ini Cocok untuk Kamu yang Sarjana Ekonomi

Skill yang Dibutuhkan Menjadi Verifikator Keuangan

© Freepik.com

Jika kamu tertarik menjadi seorang verifikator keuangan, maka dibutuhkan beberapa skill penting yang bisa menunjang proses kerjanya, antara lain:

1. Akuntansi dasar dan laporan keuangan

Bekerja di bidang keuangan tentunya kandidat harus memiliki setidaknya kemampuan dasar di bidang akuntansi dan membuat laporan keuangan.

Kemampuan ini tidak hanya didapatkan dari pendidikan akademis saja. Namun, juga bisa kamu peroleh saat mencoba magang.

Saat kamu magang pastinya bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman langsung saat bekerja di bidang keuangan.

Biasanya instansi pemerintah atau perusahaan lebih tertarik dengan kandidat yang memang sudah berpengalaman kerja daripada yang memiliki CV bagus saja.

Seperti yang dijelaskan oleh Robert Half, karier di bidang keuangan tidak hanya memerlukan CV yang menarik saja, tapi juga pengalaman kerja yang mumpuni.

2. Komunikasi

Skill komunikasi memang menjadi salah satu skill yang paling penting bagi setiap jenis pekerjaan.

Meskipun bekerja di bidang keuangan seorang verifikator keuangan tidak hanya harus mampu berhitung saja, tapi juga tetap membutuhkan skill komunikasi.

Dalam melakukan tugasnya profesi yang satu ini akan bertemu dengan tim dari divisi lain yang ingin mencairkan anggaran.

Oleh karena itu, tetap diperlukan komunikasi yang baik antar divisi untuk memastikan segala dokumen telah lengkap dan tidak ada kesalahan.

3. Analytical skill

Skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang verifikator keuangan adalah analytical skill.

Kemampuan ini memerlukan pemikiran yang logis untuk menganalisis data keuangan pada instansi atau perusahaan.

Tanpa memiliki kemampuan analisis yang baik tentu dapat berisiko untuk membuat data yang keuangan yang kurang tepat.

Seperti yang dijelaskan oleh Kangan Institute, kemampuan analisis sangat penting dimiliki karyawan di bidang keuangan karena mereka diharuskan memiliki pemikiran yang logis.

Keuangan yang berhubungan dengan angka membutuhkan orang yang mampu berpikir logis dan mengesampingkan emosi agar mampu membuat keputusan yang rasional.

4. Teliti dan Perhatian pada Detail

Menjadi verifikator keuangan yang harus selalu berhadapan dengan dokumen yang harus diperiksa setiap harinya, tentu membutuhkan kemampuan ini.

Teliti dan perhatian pada detail sangat dibutuhkan untuk memastikan dokumen telah lengkap dan sesuai dengan peraturan.

Tanpa ketelitian pastinya akan lebih berisiko melakukan kesalahan dalam proses pemeriksaan dokumen.

Jika ada kesalahan dan anggaran yang dicairkan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, maka lembaga atau perusahaan bisa dirugikan.

Jadi, jika kamu ingin menjadi seorang verifikator keuangan yang andal maka harus bisa selalu senantiasa teliti dan memperhatikan setiap hal dengan detail.

Baca Juga: Kuliah Manajemen? 10 Prospek Karier ini bisa jadi Pilihanmu

Demikianlah penjelasan mengenai verifikator keuangan dan bagaimana pentingnya profesi ini di sebuah lembaga pemerintahan.

Ingin menggali lebih dalam soal profesi verifikator keuangan? Kamu bisa melakukan diskusi dengan sesama pengguna Glints lainnya di Glints Komunitas.

Di sana kamu bisa tanya jawab langsung mengenai berbagai macam topik mulai dari dunia kerja hingga pengembangan diri.

Yuk, buat akunmu sekarang juga dan mulai berdiskusi di Glints Komunitas.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up