Para Marketer, Simak 5 Tren Email Marketing 2021 Berikut Ini, yuk!

Tayang 11 Jan 2021 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Pemanfaatan email marketing selama pandemi Covid-19 terus meningkat. Lantas, bagaimana dengan tren email marketing pada 2021?

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Menurut Smart Insights, penerapan email marketing tahun ini akan sangat bergantung pada Kshaped recovery atau pemulihan berbentuk ‘K’.

K-shaped recovery adalah situasi pemulihan ekonomi ketika beberapa industri berhasil bangkit. Sementara itu, industri lainnya tidak mampu bangkit. 

Namun, bagaimana pun, email marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang paling ampuh.

Kamu pun bisa terus menerapkan teknik ini untuk mempromosikan bisnismu.

Penasaran bagaimana tren email marketing 2021? Yuk, simak pemaparan Glints berikut ini!

Baca Juga: 6 Cara Mudah Menghindari Kesalahan Email Marketing!

1. Email interaktif

tren email marketing 2021

© findspark.com

Desain menjadi salah satu unsur email marketing yang paling berpengaruh. Setiap bagian dari desain email dapat menentukan hasil dari pesan tersebut.

Nah, satu tren email marketing terbesar yang akan kamu temui pada 2021 adalah interaktivitas.

Interaktivitas yang dimaksud bisa berupa carousel foto, katalog, maupun kuis kecil.

Menurut Mailjet, interaktivitas akan membuat email lebih berkesan bagi pelanggan. Secara jangka panjang, email yang interaktif juga dapat meningkatkan daya beli.

Hal ini terjadi karena pelanggan bisa langsung melakukan pembelian melalui email tersebut.

Jika ingin membuat email yang interaktif, kamu bisa memanfaatkan accelerated mobile pages (AMP).

2. Mengelompokkan target email

tren email marketing 2021

© Freepik.com

Banyak marketer tentu sudah menerapkan personalisasi dalam email marketing mereka. 

Namun, tren 2021 menyatakan bahwa email marketing akan menjadi semakin personal lagi. Bahkan, Influencer Marketing Hub menyebutnya sebagai hyper-personalization.

Selama ini, kamu mungkin membuat personalisasi dengan memasukkan nama pelanggan ke subject email. Sayangnya, strategi tersebut belum cukup di tahun ini.

Kamu masih perlu menambahkan bumbu personal ke dalam strategi email marketingmu. Bagaimana caranya?

Baca Juga :  Bingung Cara Membangun Backlink yang Berkualitas? Yuk, Simak Penjelasannya!

Kamu bisa mengelompokkan pelanggan dari segi perilaku, minat, lokasi, maupun riwayat pembelian. Kemudian, kirimlah email yang sesuai dengan masing-masing kelompok.

Jadi, kamu tidak sekadar memanggil nama pelanggan di email. Lebih dari itu, pesan di dalam email juga lebih sesuai dengan diri mereka.

Jika ingin tahu penjelasan yang lebih detail tentang pengelompokan target email marketing, kamu dapat mengikuti berbagai kelas online Glints ExpertClass.

Semua kelasnya akan dibawakan oleh pakar di bidang marketing. Setelah mengikuti kelasnya, kamu bisa langsung mempraktikkan ilmu tersebut di pekerjaanmu.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, perluas wawasanmu dengan klik banner di bawah ini untuk melihat jadwal kelasnya, ya!

© Glints

3. Automasi email

personalisasi email

© Freepik.com

Masih sejalan dengan poin sebelumnya, personalisasi dapat dilakukan dengan automasi email.

Automasi berarti kamu tidak perlu mengirim email secara manual. Kamu bisa melakukannya secara otomatis menggunakan tools email marketing automation.

Bahkan, automasi ini dapat membuat email lebih diterima oleh pelanggan. Mereka yang tak menginginkan email-mu tidak akan menerima pesan darimu.

Melansir dari Influencer Marketing Hub, beberapa jenis email yang bisa kamu automasi antara lain:

  • ucapan selamat datang atau selamat bergabung
  • email transaksi atau transactional email
  • ucapan selamat ulang tahun atau anniversary
  • email terkait aktivitas pelanggan di situsmu

Baca Juga: Mengenal Open Rate, Indikator Keberhasilan dalam Strategi Email Marketing

4. Desain sederhana

© Pixabay.com

Pada poin pertama, Glints menyebutkan bahwa tren email marketing 2021 akan meningkatkan interaktivitas.

Meski demikian, desain email akan menjadi lebih sederhana daripada sebelumnya. Sederhana di sini bisa berarti email hanya berisi teks, tidak ada foto maupun video.

Pasalnya, email yang sederhana akan meningkatkan personalisasi kepada pelanggan.

Baca Juga :  Datangkan Lebih Banyak Pengunjung dengan 9 Jenis Konten Blog Ini!

Bayangkan, kamu mendapat email yang hanya berisi tulisan. Tentu rasanya akan seperti mendapat email dari teman, bukan?

Selain dari segi layout, desain email marketing juga akan dipenuhi dengan warna-warna terang.

5. Peningkatan keamanan

biomimikri untuk bisnis

© Pixabay.com

Sejak diluncurkannya General Data Protection Regulation (GDPR), dunia email marketing berubah. Marketer menjadi lebih peduli pada keamanan data pelanggan.

Oleh karena itu, tren email marketing 2021 akan meningkatkan perlindungan data tersebut.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan antara lain membuat kebijakan privasi, membiarkan pengguna mencabut persetujuan, dan memberikan akses tanpa menyimpan data pelanggan.

Baca Juga: Email Marketing vs Social Media Marketing, Mana yang Lebih Efektif?

Tren email marketing memang berubah dengan cepat, termasuk pada 2021 ini.

Nah, kini kamu bisa menerapkan lima tren di atas untuk menjaga hubungan dengan pelangganmu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon