Apa Saja Sih Strategi Email Marketing? Yuk, Simak Lebih Lanjut

Diperbarui 10 Feb 2023 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Marketing atau pemasaran merupakan aspek yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. 

    Tanpa marketing, sebuah bisnis tidak dapat memperkenalkan produk atau jasanya pada konsumen yang ditargetkan dan memasarkannya untuk memperoleh keuntungan.

    Nah, marketing sendiri adalah lingkup yang cukup luas. 

    Terdapat banyak cara untuk melakukan pemasaran kepada konsumen. Seiring dengan perkembangan teknologi, metode marketing menjadi semakin beragam.

    Marketing salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan layanan email. 

    Hal ini dikenal dengan email marketing.

    Baca Juga: Apa Itu Email Marketing dan Bagaimana Menjalankannya?

    Saat ini, email marketing adalah salah satu alternatif digital marketing yang cukup banyak digunakan. Tidak sedikit bisnis atau perusahaan yang sangat menyukai marketing dengan email. Mengapa? 

    Karena email marketing merupakan metode marketing yang efektif.

    Tentu saja, efektivitas email marketing tidak lepas dari strategi email marketing yang baik.

    Apa, sih, email marketing itu? Bagaimana strategi email marketing yang baik untuk memasarkan produk atau jasa dengan email? Yuk, simak lebih lanjut.

    Apa Itu Email Marketing?

    strategi email marketing

    Email marketing adalah cara memasarkan suatu produk atau jasa menggunakan email. Namun, tidak sesederhana itu.

    Selain untuk memasarkan produk atau jasa, email marketing juga merupakan cara yang bagus untuk membangun hubungan baik antara bisnis dan pelanggan.

    Dilansir oleh WBR dan Emarsys, menurut riset yang telah dilakukan, sebanyak 81% bisnis kecil dan menengah merasakan manfaat signifikan dari email marketing.

    Hal Penting Dalam Email Marketing

    strategi email marketing

    © Unsplash.com

    Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum mengimplementasikan strategi email marketing yang baik.

    1. Segmentasi kontak

    Dengan melakukan email marketing yang tersegmentasi, kamu bisa mendapatkan pengembalian investasi yang tinggi.

    Bagaimana cara segmentasi kontak yang baik?

    Pertama, pastikan database yang kamu miliki rapi. Kelompokkan data yang dimiliki dengan jelas agar mudah dipahami. Kemudian, kumpulkan informasi yang tepat.

    Dengan mendapatkan informasi yang tepat, akan lebih mudah bagimu untuk membuat segmentasi yang dibutuhkan untuk email marketing yang baik.

    Paling tidak, ketahuilah gambaran konsumen idealmu dan proses pengambilan keputusan mereka.

    Lalu, kumpulkanlah data eksplisit dan implisit yang tepat.

    Data eksplisit dapat kamu peroleh langsung dari konsumen. Sementara, data implisit didapatkan dari informasi perilaku pengguna seperti engagement email, riwayat analitik web, dan konversi data.

    Kedua jenis data ini sangat penting agar kamu dapat membuat perbincangan yang tepat dengan email yang kamu kirimkan pada konsumen.

    2. Kualitas email

    Agar email yang kamu kirim dapat membuahkan hasil yang diharapkan, tentu isinya harus berkualitas.

    Untuk memastikan kualitas email yang dikirimkan, kamu harus dapat menjelaskan alasan email tersebut dikirim.

    Selanjutnya, pastikan kamu mengirim kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat juga.

    Konten email yang kamu kirim pada konsumen harus dapat dengan mudah dimengerti.

    Tentu saja, email tersebut harus sampai pada orang yang sesuai dengan segmentasi yang telah kamu tentukan.

    Contohnya, mengirim email marketing untuk mengingatkan pengguna yang sudah lama tidak membeli barang dari toko online-mu atau telah menyimpan barang di keranjang untuk waktu yang lama.

    3. Optimasi email

    Optimasi email penting untuk meningkatkan konversi dalam strategi email marketing.

    Subject line adalah aspek penting untuk meningkatkan kemungkinan email yang kamu kirim dibuka oleh penerimanya.

    Muat secara singkat penawaran menarikmu.

    Buatlah emailmu terasa personal dengan mencantumkan nama penerima.

    Jangan gunakan kalimat yang mengandung click-bait untuk email marketing.

    Lebih baik, berikan kalimat call-to-action untuk mengajak konsumen meng-klik tautan yang dimuat dalam email.

    Baca Juga: 5 Email Marketing Tools dan Fitur Uniknya

    Strategi Email Marketing

    yang penting dalam email marketing

    © Freepik.com

    1. Perdalam Lead Nurturing

    Hubspot mendefinisikan Lead Nurturing sebagai  cara untuk menarik perhatian calon pembeli agar mau jadi pelanggan.

    Strategi email marketing yang kamu lakukan harus mampu membantu bisnismu terhubung dengan calon konsumen di waktu yang tepat, secara efisien, dan sesuai target.

    Pastikan email yang kamu kirim dapat membangun rasa percaya dari calon konsumen terhadap brand-mu.

    Berikan sumber dan data-data yang informatif bagi calon pelanggan. Contohnya, berikanlah tips terkait dengan topik email yang kamu kirim.

    Jangan lupa, pastikan juga kamu mengirim email yang dapat mengarahkan calon penggunamu ke tujuan yang diharapkan.

    2. Pastikan email terkirim 

    Banyak email marketing yang dianggap sebagai spam dan tidak sampai ke inbox utama konsumen. Atau, email yang dikirim sampai, tetapi tidak dibaca. 

    Bagaimana caranya untuk memastikan ini tidak terjadi?

    Pertama, pastikan kamu memenuhi syarat dan peraturan email marketing.

    Untuk tidak dianggap sebagai spam, kamu harus mendapatkan persetujuan kontak atau konsumen untuk menghubungi mereka.

    Biasanya, hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan secara langsung pada proses registrasi akun dengan permission checkbox.

    Awasi jumlah email yang tidak terkirim dan berapa banyak orang yang berhenti berlangganan.

    Pahami apa yang menjadi penyebab hal ini terjadi dan lakukan perbaikan yang sesuai.

    Kalau terlalu banyak orang yang berhenti berinteraksi dengan email yang kamu kirimkan, cobalah untuk mengirimkan re-engagement email yang dibuat khusus sesuai dengan ketertarikan dan kebutuhan konsumen.

    3. Analisis email

    Mengukur dan menganalisis hasil dari email yang kamu kirimkan menjadi poin yang juga penting.

    Dengan ini, kamu dapat tahu seberapa tinggi tingkat keberhasilan email marketing yang kamu lakukan.

    Perhatikan berapa banyak email yang terkirim, dibuka, tautan dalam email yang di-klik, dan tingkat konversi yang terjadi setelah pengiriman email.

    Baca Juga: Apa Saja Strategi Content Marketing yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi?

    Bagaimana? Apakah sekarang kamu tertarik untuk mulai mengimplementasikan email marketing untuk bisnis?

    Semoga strategi email marketing yang kamu peroleh dapat membuahkan hasil yang baik, ya.

    Ada beragam informasi, tips, dan trik seputar marketing yang bisa membantumu sebagai seorang marketer untuk sukses di bidang ini.

    Tertarik? Klik link ini sekarang untuk mengakses beragam artikel marketing Glints secara gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait