TOEFL ITP: Format Tes, Biaya, dan Bedanya dengan TOEFL iBT

Tayang 12 Jul 2024 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

TOEFL ITP atau Institutional Testing Program adalah salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan di dunia akademis maupun profesional.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sebelum mengambil tes ini, sebaiknya kamu tahu apa saja yang akan diujikan dan seperti apa format tesnya.

Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah melakukan persiapan dan membuat strategi belajar.

Berikut Glints rangkumkan pembahasan lengkapnya untukmu. Yuk, disimak!

Apa Itu TOEFL ITP?

Dilansir dari Lembaga Bahasa Internasional UI, TOEFL ITP adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris yang sering digunakan sebagai syarat pendaftaran beasiswa, kuliah, atau kerja.

Tes ini terdiri dari 3 kategori tes, yaitu listening comprehension, structure & written expression, dan reading comprehension.

Jadi, tidak ada speaking dan writing test seperti jenis tes bahasa Inggris lainnya.

Biaya TOEFL ITP

Harga tes TOEFL ITP umumnya di kisaran Rp500.000 – Rp700.000.

Kamu dapat mengikuti tes ini di beberapa penyelenggara yang memang sudah resmi bekerja sama dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF) sebagai test center.

Mulai dari lembaga kursus hingga pusat bahasa di kampus-kampus tertentu, mereka biasanya mengadakan tes secara offline maupun online.

Baca Juga: Pahami Perbedaan antara TOEFL, TOEIC, dan IELTS Berikut Ini

Perbedaan TOEFL ITP dan iBT

Berikut adalah perbedaan utama antara TOEFL ITP dan iBT, dikutip dari Geeks for Geeks.

1. Skor

Skor TOEFL ITP berada di kisaran 310-677.

Sementara itu, skor TOEFL iBT berada di kisaran 0-120.

2. Format soal

Sebelumnya telah disebutkan bahwa tidak ada speaking dan writing test di dalam tes TOEFL ITP.

Baca Juga :  Telat Datang saat Interview? Lakukan 6 Hal Ini!

Akan tetapi, ada juga penyelenggara yang menyediakan speaking test berdasarkan kebutuhan peserta.

Di sisi lain, format soal TOEFL iBT juga mencakup writing test.

Maka, TOEFL iBT akan menguji semua aspek kemampuan bahasa Inggrismu, mulai dari reading, listening, speaking, hingga writing.

3. Kegunaan

Baik TOEFL ITP maupun iBT sebenarnya sudah umum digunakan sebagai syarat mendaftar kuliah atau beasiswa, terutama di perguruan tinggi luar negeri.

Namun, kamu mungkin akan lebih sering melihat TOEFL iBT sebagai syarat.

Sebab, isi tesnya sendiri memang lebih spesifik dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di lingkungan akademis.

Baca Juga: 10 Aplikasi Belajar Bahasa Inggris Terbaik Rekomendasi Glints

Format Soal TOEFL ITP

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai format tesnya yang perlu kamu pahami.

1. Listening comprehension

  • jumlah soal: 50
  • waktu pengerjaan: 35 menit

Bagian ini akan menilai kemampuan peserta tes dalam memahami bahasa Inggris secara lisan.

Biasanya listening comprehension akan dibagi lagi menjadi beberapa bagian.

Kamu akan mendengarkan seseorang berbicara dalam bahasa Inggris dalam sebuah percakapan atau pengumuman singkat.

Setelah itu, akan ada pertanyaan pilihan ganda yang mengukur pemahamanmu mengenai apa yang mereka bicarakan.

2. Structure and written expression

  • jumlah soal: 40
  • waktu pengerjaan: 25 menit

Pada bagian ini, peserta tes dievaluasi berdasarkan pemahaman mereka tentang tata bahasa atau grammar dalam bahasa Inggris.

Kamu akan melihat soal berupa kalimat-kalimat yang mengandung kesalahan grammar atau ekspresi.

Jadi, kamu diharuskan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan tersebut.

3. Reading comprehension

  • jumlah soal: 50
  • waktu pengerjaan: 55 menit

Terakhir, bagian reading comprehension mengukur kemampuan peserta untuk memahami sebuah teks bahasa Inggris.

Kamu akan diberikan soal berupa teks dengan berbagai topik.

Baca Juga :  Pahami Perbedaan antara TOEFL, TOEIC, dan IELTS Berikut Ini

Umumnya, topik yang disajikan berhubungan dengan konteks kehidupan akademis di kampus.

Dari teks tersebut, kamu diminta menjawab pertanyaan pilihan ganda berdasarkan pemahamanmu.

Bagian ini cukup menantang karena teks tersebut biasanya mengandung banyak kosakata yang tidak terlalu umum.

Skor TOEFL ITP dan Interpretasinya

Beberapa minggu setelah tes, kamu akan menerima hasil skor sekaligus sertifikat resminya.

Di dalam sertifikat tersebut, biasanya sudah terdapat penjelasan mengenai hasil tes dan kemampuan bahasa Inggrismu.

Berikut adalah penjelasan mengenai interpretasi skornya secara garis besar:

  • Skor 627-677: level C1. Peserta memiliki kemampuan untuk memahami dan menggunakan bahasa Inggris secara kompleks dengan kosakata yang lebih sulit.
  • Skor 543-626: level B2. Peserta dapat memahami kosakata yang jarang digunakan dan ide utama dari sebuah penjelasan akademis.
  • Skor 460-541: level B1. Peserta bisa memahami kesimpulan suatu teks, memahami berbagai jenis kosakata dan klausa serta penggunaannya.
  • Skor 310-459: level A2. Peserta memahami kosakata umum dan grammar dasar.

Untuk interpretasi yang lebih rinci, kamu bisa mempelajarinya di panduan ETS.

Baca Juga: Ingin Sekolah atau Berkarier di Luar Negeri? Ketahui dulu Pentingnya IELTS!

Demikian penjelasan Glints mengenai serba-serbi TOEFL ITP. Semoga kamu memperoleh hasil skor yang memuaskan, ya.

Selain tes kemampuan bahasa asing, masih ada banyak jenis tes rekrutmen kerja yang biasanya dihadapi oleh para job seeker.

Terutama psikotes kerja yang punya banyak sekali jenis dan tipenya.

Baik yang ingin bekerja di sektor swasta, BUMN, hingga pemerintahan, topik tentang tes karier ini sangatlah penting untuk dipelajari.

Glints punya kumpulan artikelnya untukmu! Semuanya sudah dibahas secara sederhana, mulai dari pengertian, gambaran tes secara umum, hingga tips-tipsnya.

Baca Juga :  Ingin Dapatkan Skor TOEFL yang Tinggi? Ikuti 5 Tips Sukses Ini

Yuk, baca artikelnya di sini sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon