Teknik Perkapalan: Seputar Kuliah dan Prospek Karier
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Apakah kamu pernah berpikir bagaimana cara merancang kapal? Jurusan teknik perkapalan mungkin tepat untukmu.
Meski terdengar spesifik, sebenarnya cakupan jurusan ini lebih luas dari sekedar merancang kapal.
Di jurusan ini, kamu tidak hanya mempelajari cara membuat kapal, tetapi juga teknologi maritim dan manajemen perkapalan yang sangat penting di industri.
Jadi, apa saja yang akan kamu pelajari di jurusan ini? Dan seperti apa prospek kariernya di masa depan?
Yuk, simak serba-serbinya dalam artikel Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Teknik Perkapalan?
Program studi teknik perkapalan adalah jurusan yang mempersiapkan kamu untuk memahami berbagai aspek dalam dunia maritim, seperti perancangan, produksi, perbaikan, serta pengelolaan kapal.
Dikutip dari Universitas Indonesia (UI), program ini mengajarkan peraturan-peraturan kemaritiman serta manajemen pengelolaan galangan kapal.
Program studi ini umumnya tersedia di berbagai jenjang, mulai dari Diploma (D3), Sarjana (S1), hingga Magister (S2). Setiap jenjang memiliki durasi dan fokus studi yang berbeda.
Program diploma biasanya lebih berfokus pada keterampilan praktis dan durasi studi yang lebih singkat dibandingkan sarjana, yang memberikan pengetahuan lebih dalam tentang desain dan teknologi kapal.
Kamu bisa memilih jenjang pendidikan sesuai dengan minat dan kebutuhanmu.
Jika kamu ingin mempelajari dasar-dasar teknik perkapalan dengan cepat, program diploma (D3) mungkin bisa jadi pilihan tepat.
Namun, jika kamu ingin pengetahuan lebih mendalam, jenjang sarjana (S1) atau magister (S2) lebih cocok untukmu.
Apa Saja yang Dipelajari?
Pada jenjang sarjana (S1), program studi ini mengharuskan kamu untuk menyelesaikan 144 SKS yang dibagi ke dalam delapan semester.
Contohnya, kurikulum jurusan Teknik Perkapalan di Institut Teknologi Sepuluh November memiliki dua tahapan dalam program ini.
Tahap persiapan
Pada dua semester pertama, kamu akan mempelajari dasar-dasar sains seperti matematika, fisika, dan kimia, serta pengenalan dasar ilmu kemaritiman.
Tahap ini bertujuan untuk memberikan dasar yang kuat sebelum masuk ke materi yang lebih spesifik.
Tahap sarjana
Setelah itu, di tahap ini kamu akan mempelajari berbagai hal terkait teknik perkapalan seperti desain, arsitektur kapal, struktur hidrodinamika, hingga sistem kapal.
Salah satu tugas akhir yang cukup menarik adalah membuat capstone design yang melibatkan keseluruhan proses perencanaan dan desain kapal, mulai dari arsitektur hingga perencanaan pembangunannya.
Pada akhir masa studi, kamu akan menyusun skripsi yang dapat berupa proyek desain, penelitian, atau kajian teoritis terhadap suatu permasalahan yang relevan dengan prodi ini.
Setelah menyelesaikan program ini, kamu akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T.), dengan kemampuan yang telah disesuaikan berdasarkan standar nasional jurusan teknik perkapalan di Indonesia.
Kampus dengan Jurusan Teknik Perkapalan
Berikut beberapa kampus di Indonesia yang menawarkan program studi teknik perkapalan di berbagai jenjang:
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
- Universitas Hasanuddin (UNHAS)
- Universitas Diponegoro (UNDIP)
- Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS)
- Universitas Pattimura (UNPATTI)
- Politeknik Negeri Madura (POLTERA)
- Sekolah Tinggi Teknologi Maritim Yogyakarta (STTM Yogyakarta)
Prospek Karier Teknik Perkapalan
Lulusan teknik perkapalan memiliki prospek karier yang sangat luas, terutama di industri maritim.
Berikut beberapa profesi yang bisa kamu tempuh setelah lulus antara lain:
- Naval architect/marine engineer
Merancang dan mengembangkan desain kapal agar efisien, aman, serta sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya. - QA/QC engineer
Mengawasi kualitas produk kapal dan memastikan semua standar industri dan keselamatan terpenuhi. - Welding inspector/welding engineer
Spesialisasi dalam teknik pengelasan untuk memastikan hasil pengelasan berkualitas dan memenuhi persyaratan keselamatan. - Structural engineer
Posisi ini bertanggung jawab untuk menganalisis dan merancang struktur kapal yang kuat dan aman. - Subsea engineer
Peluang karier lulusan teknik perkapalan ini biasanya bekerja di sektor minyak dan gas untuk merancang serta memelihara infrastruktur bawah laut. - Project engineer
Mengelola proyek pembangunan dan perbaikan kapal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya. - Surveyor
Melakukan inspeksi dan penilaian kapal untuk memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Peluang karier di bidang ini tidak terbatas hanya di Indonesia, tetapi juga terbuka lebar di luar negeri, khususnya di negara-negara dengan industri maritim yang berkembang pesat.
Kenapa Memilih Teknik Perkapalan?
Jika kamu tertarik dengan teknologi dan desain, serta ingin terlibat dalam industri yang sangat strategis di Indonesia, jurusan ini bisa jadi pilihan tepat.
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki industri maritim yang besar, sehingga lulusan teknik perkapalan sangat dibutuhkan.
Selain itu, kamu juga akan memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai sektor lain seperti industri minyak dan gas, bahkan lembaga pemerintahan yang menangani kebijakan kelautan.
Demikian informasi mengenai jurusan teknik perkapalan.
Intinya, program ini menawarkan pengetahuan yang mendalam tentang desain, produksi, dan perawatan kapal.
Dengan prospek karier yang luas dan peluang bekerja di dalam maupun luar negeri, jurusan ini sangat cocok bagi kamu yang ingin terjun ke dunia maritim.
Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis dengan baca kumpulan artikel kategori Kehidupan Mahasiswa yang ada di Glints Blog.
Kamu bisa baca beragam artikel dengan topik beragam mulai dari informasi seputar beasiswa hingga cara mendapatkan nilai A di mata kuliah yang dipelajari.
Menarik bukan? Klik di sini sekarang untuk baca dan akses ragam artikelnya secara gratis!
