Shopkeeper: Definisi, Tugas, Kualifikasi, Skill yang Dibutuhkan & Gaji

Diperbarui 24 Jun 2024 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Penjaga toko atau shopkeeper adalah seseorang yang biasanya menyapa kita saat mendatangi sebuah toko.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tidak hanya sebatas itu, penjaga toko juga akan mendampingi serta membantu pelanggan yang datang atau butuh bantuan saat hendak membeli barang.

Maka dari itu, dalam bisnis toko atau outlet, shopkeeper memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman yang positif terhadap bisnis kita. 

Lantas, apa saja tugas lain yang dimiliki oleh profesi ini?

Cari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Barista: Tanggung Jawab, Jenis Sertifikasi, Skills, dan Gaji

Apa Itu Shopkeeper?

Shopkeeper atau yang dapat disebut juga dengan penjaga toko adalah seseorang bertanggung jawab dalam mengoperasikan sebuah toko.

Tidak hanya sekedar menjaga toko, terdapat tanggung jawab besar yang dimiliki oleh profesi ini.

Salah satunya yaitu memberikan pengalaman berbelanja yang positif terhadap toko atau bisnis. 

Pelayanan yang baik dan sikap yang ramah, hal tersebut dapat mendorong pelanggan untuk kembali berbelanja.

Tidak hanya itu, citra bisnis atau brand image pelanggan terhadap bisnis akan menjadi positif.

Tugas Shopkeeper

Apa saja tugas yang dimiliki oleh shopkeeper?

Dilansir dari Indeed, tanggung jawab tersebut di antaranya adalah:

  • Mengisi kembali inventaris barang sesuai pedoman yang ditetapkan perusahaan.
  • Menjaga lingkungan kerja yang rapi, bersih dan aman sesuai peraturan.
  • Mengelola tata letak toko.
  • Mengawasi anggota staf lainnya.
  • Mencatat penjualan.
  • Melakukan tugas terkait stok seperti pengembalian, pengepakan, pelabelan, dan penetapan harga barang.
  • Mengawasi pengiriman apakah ada ketidaksesuaian atau kerusakan.
  • Melaporkan inventaris yang rusak untuk pencatatan dan penggantian.
  • Memeriksa kondisi barang dan membersihkan barang yang berlebih serta kedaluwarsa.
  • Mengkoordinasikan dan menangani pengangkutan dan pergerakan peralatan.
  • Menyusun laporan bulanan setiap akhir bulan.
  • Memastikan kelengkapan dokumentasi yang tepat untuk melakukan pemesanan dan melakukan pembelian.
  • Menyusun laporan penerimaan material (MRR) tepat waktu.
  • Memastikan penyimpanan barang mengikuti metode first in first out (FIFO).
Baca Juga :  Startup Consultant: Definisi, Jenis Jasa, Manfaat, dan Tantangannya

Baca Juga: Personal Assistant: Arti, Tugas, Kualifikasi, dan Jenjang Karier

Kualifikasi Shopkeeper

Dirangkum dari data internal kami, kualifikasi yang umum dicari oleh perusahaan dari seorang shopkeeper adalah sebagai berikut:

  • pendidikan minimal SMA/sederajat
  • berpenampilan menarik 
  • aktif dan komunikatif
  • memiliki pengalaman dibidang retail
  • mampu mengoperasikan komputer
  • menguasai menggunakan Microsoft Excel

Skill yang Harus Dimiliki Shopkeeper

Lantas, skill apa saja yang perlu kami miliki untuk menjadi shopkeeper atau penjaga toko?

Dilansir dari Climb The Ladder, ini dia skill-nya.

1. Komunikasi

Sebagai shopkeeper, kamu akan melakukan banyak komunikasi dengan pelanggan.

Contohnya ketika pelanggan membutuhkan bantuan atau penjelasan lebih lanjut mengenai sebuah produk.

Contoh lainnya adalah ketika pelanggan menemui sebuah kesulitan.

Maka dari itu, komunikasi yang baik penting untuk dimiliki oleh profesi ini.

Tidak hanya pelanggan, kamu juga akan bekerja sama dengan pihak lain seperti karyawan toko, supplier, petugas kebersihan, dan lainnya dalam menjalankan tugas sehari-hari.

2. Customer service

Salah satu kunci dari tingkat kepuasan pelanggan yang baik adalah dengan penerapan sistem customer service yang baik.

Pasalnya, pelanggan yang kebutuhannya terpenuhi dengan baik dapat merekomendasikan bisnis kita ke orang lain juga.

Keterampilan ini juga dapat membantu untuk mendapatkan feedback dari pelanggan mengenai hal yang disukai atau tidak disukai dari produk dan layanan yang ditawarkan.

Dengan begitu, bisnis dapat berkembang lebih baik lagi.

3. Teratur

Mengetahui jumlah barang atau inventory adalah salah satu tanggung jawab seorang shopkeeper.

Tidak jarang, inventory yang dimiliki banyak jumlahnya dengan jenis yang beragam.

Sehingga, kemampuan mengatur atau mengorganisasi ini dapat membantu kamu menjadi seorang shopkeeper yang andal.

Tidak hanya itu, kamu dapat bekerja lebih efektif dan efisien saat melacak inventaris dengan kemampuan ini.

Baca Juga :  Promotor: Arti, Tanggung Jawab, Cara Menjadi, dan Skill Wajibnya

4. Pengetahuan produk

Sebagai penjaga toko, kamu harus memiliki pemahaman menyeluruh mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Pasalnya, jika pelanggan menemui hambatan atau kebingungan, sang penjaga toko lah yang akan mereka tuju.

Oleh karena itu, skill ini dapat membantu kamu menjawab pertanyaan dari pelanggan serta membantumu dalam mengambil keputusan yang tepat.

Tidak hanya itu, kamu juga dapat membantu mendorong pelanggan agar melakukan pembelian dan meningkatkan keuntungan dari bisnis.

5. Multitasking

Skill lain yang harus dimiliki shopkeeper adalah multitasking.

Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, seorang penjaga toko umum menemui kondisi di mana harus menangani permasalah secara bersamaan.

Contohnya, jika terdapat pembeli yang bertanya mengenai harga, namun ada pelanggan lainnya yang mengeluh tentang habisnya barang yang diincarnya.

Tidak jarang, shopkeeper akan bertemu pelanggan dengan berbagai macam latar belakang.

Maka, skill multitasking dapat membantu penjaga toko dalam menjalankan tugasnya.

6. Administrasi

Dalam melakukan pendataan barang atau inventaris, kamu akan menggunakan software atau program khusus guna mempermudah pekerjaanmu.

Contohnya seperti Microsoft Excel atau Microsoft Word untuk mendukung pekerjaan administratif.

Pasalnya, shopkeeper sering kali memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan dalam sehari.

Dengan pengetahuan tersebut, kamu dapat mengelola persediaan barang dengan efisien.

Gaji Shopkeeper

Nah, jika tertarik berkarier sebagai shopkeeper atau penjaga toko, ada baiknya kamu mencari tahu rata-rata gaji yang didapatkan untuk posisi ini.

Hal ini supaya kamu ada bekal saat ditanya ekspektasi gaji ketika wawancara kerja.

Nah, berdasarkan riset yang Glints lakukan, rata-rata gaji shopkeeper adalah Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 perbulannya.

Meski begitu, rata-rata gaji ini bisa jadi lebih rendah atau tinggi, tergantung pada kebijakan toko atau perusahaan tempatmu bekerja nanti.

Baca Juga :  Massage Therapist (Terapis Pijat): Arti, Tugas, Skills, dan Gaji

Baca Juga: Kenali Profesi Waiter: Tugas, Skill Wajib, Gaji, dan Jenjang Karier

Demikian ulasan kami seputar profesi shopkeeper, mulai dari definisi, tugas, skill yang wajib dimiliki, hingga gaji.

Sudah yakin ingin memulai karier di bidang ini?  Yuk, cek berbagai lowongannya di Glints!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon