Kupas Tuntas Retargeting, Strategi Ampuh Tingkatkan Penjualan Secara Digital

Diperbarui 19 Jan 2021 - Dibaca 10 mnt

Isi Artikel

    Salah satu strategi marketing yang penting untuk diterapkan dalam meningkatkan brand awareness hingga penjualan adalah retargeting.

    Dalam dunia digital, banyak pelanggan ataupun user yang hanya sekadar lewat saja di website tanpa mengambil tindakan di dalamnya.

    Nah, untuk mengatasi hal tersebut, strategi retargeting penting untuk dilakukan oleh marketer supaya pelanggan tersebut kembali ke website itu dan berujung melakukan pembelian terhadap produk.

    Kira-kira apa ya pengertiannya? Seberapa penting untuk diterapkan dalam marketing? Berikut Glints telah merangkum jawabannya untukmu.

    Apa Itu Retargeting?

    retargeting adalah

    © Freepik.com

    Menurut The Balance SMB, retargeting adalah strategi marketing yang ampuh untuk mendapatkan kembali pelanggan yang pernah berinteraksi dengan website atau brand-mu.

    Contoh sederhananya terlihat saat kamu baru saja berinteraksi dengan website A, kemudian pergi meninggalkan website tersebut.

    Setelah itu, ketika kamu menelusuri website-website lainnya, iklan dari website A tersebut akan selalu muncul di layar handphone atau laptopmu.

    Nah, peristiwa tersebut secara tidak langsung dinamakan sebagai retargeting

    Marketer akan senantiasa menarik kembali pelanggan yang sempat berinteraksi di website melalui tampilan iklan.

    Secara umum, cara kerja dari retargeting juga terbilang sangat sederhana. 

    Ketika ada seseorang mengunjungi website-mu, kamu dapat menggunakan advertising pixel untuk melacak mereka.

    Advertising pixel adalah kode JavaScript yang tersedia di platform penyedia layanan iklan.

    Kemudian, saat mereka mulai mengunjungi situs lainnya, kamu dapat menampilkan iklan di situs yang mereka kunjungi.

    Retargeting sering kali disamakan dengan remarketing

    Padahal, menurut Hubspot, retargeting lebih berfokus kepada menarik pelanggan baru melalui iklan di media sosial, email atau platform lainnya.

    Sementara itu, remarketing cenderung pada penjualan atau email marketing yang melibatkan pelanggan.

    Baca Juga: Langkah-langkah Sukses Membuat Facebook Ads

    Pentingnya Retargeting

    retargeting adalah

    © Freepik.com

    Seperti yang sudah dijelaskan di sebelumnya, retargeting adalah salah satu strategi yang memiliki peran penting dalam marketing.

    Lalu, seberapa penting perannya?

    1. Meningkatkan brand awareness

    Sudah jelas, dengan melakukan retargeting kesadaran pelanggan terhadap brand-mu tentu akan semakin meningkat. 

    Menurut Adjust, retargeting membantu brand-mu diingat oleh pelanggan setelah berinteraksi dengan website-mu.

    Jika ini dilakukan secara efektif, besar kemungkinan bisnismu akan berjalan dengan baik dalam jangka waktu yang panjang.

    2. Terhubung dengan pelanggan

    Selain meningkatkan brand awareness, secara tidak langsung retargeting akan membantumu dalam menjaga hubungan dengan calon pelanggan potensial.

    Saat mereka sempat berinteraksi dengan website-mu dan meninggalkannya untuk mengunjungi situs web lain, di situlah peran penting dari retargeting terlihat.

    Daripada melepasnya sia-sia, lebih baik pasang iklan kepada pelanggan agar tetap terhubung. 

    Sebab, pada awalnya mereka tentu memiliki ketertarikan terhadap produkmu meski belum mengambil tindakan untuk melakukan pembelian.

    3. Meningkatkan penjualan

    Alasan lainnya kenapa retargeting penting untuk dilakukan adalah untuk meningkatkan penjualanmu.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pelanggan tentu tertarik dengan produkmu karena sempat berinteraksi denganmu melalui website atau platform lainnya. 

    Akan tetapi, ada beberapa faktor yang menyebabkan pelanggan belum membeli, entah karena belum menyiapkan dana atau memang belum waktunya untuk melakukan pembelian.

    Nah, dengan retargeting, kemungkinan mereka membeli produkmu akan meningkat.

    Baca Juga: 6 Cara Mudah Menghindari Kesalahan Email Marketing!

    Tips Melakukan Retargeting

    retargeting adalah

    © Freepik.com

    Pada dasarnya, layanan penyedia iklan yang sering kali digunakan untuk melakukan retargeting adalah Google Ads dan Facebook Ads.

    Akan tetapi, sebelum melakukannya, ada beberapa tips yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu agar kampanye iklannya berjalan maksimal:

    1. Perbarui iklan secara berkala

    Menurut SEMrush, penting untuk memperbarui iklan setiap bulannya agar pelanggan tidak bosan dengan bentuk iklan yang monoton.

    Buat kampanye iklan semenarik mungkin dan persuasif supaya pelanggan rela menghabiskan uangnya untuk membeli produkmu.

    Jangan lupa pula tambahkan CTA (call to action) yang unik dan menarik.

    2. Targetkan pelanggan dengan tepat

    Sebisa mungkin, targetkan iklan kepada pelanggan yang memiliki niat membeli tinggi.

    Hal tersebut bisa dilakukan dengan melihat cart, formulir kontak serta statistik pengunjung.

    3. Lakukan eksperimen iklan

    Hasil retargeting-mu akan semakin maksimal jika melakukan eksperimen iklan secara rutin.

    Sebagai contoh, lakukan eksperimen pada kampanye iklan pertama dengan memasangnya dalam jangka waktu 2-3 hari.

    Jika hasilnya menunjukkan peningkatan, kamu bisa menambah durasi iklan ke depannya sampai satu minggu atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

    Baca Juga: 5 Prinsip yang Harus Diketahui saat Membuat Iklan Online

    Itu dia penjelasan singkat mengenai retargeting. Pada dasarnya, retargeting adalah salah satu strategi marketing yang sering dianggap sama dengan remarketing.

    Terlepas dari perbedaan antara keduanya, masing-masing memiliki peran penting dalam meningkatkan bisnis melalui digital.

    Untuk semakin memaksimalkan kegiatan pemasaranmu, Glints masih mempunyai banyak informasi lainnya seputar marketing yang bisa kamu dapatkan secara gratis, lho.

    Bagaimana cara mendapatkannya? Kamu bisa mendaftarkan diri ke newsletter blog dari Glints sekarang juga.

    Mudah, bukan? Tak usah berlama-lama lagi, yuk, segera sign up dan dapatkan informasi menarik lainnya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait