Psikolog Klinis: Apa Itu, Tugas & Tanggung Jawab, Skills, Gaji

Tayang 18 Mei 2024 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Psikolog klinis adalah salah satu profesi yang bisa kamu pertimbangkan apabila tertarik untuk berkarier di dunia psikologi.

    Sebagai psikolog klinis, kamu sudah berhak untuk memberi layanan psikologi ke masyarakat di sekitarmu.

    Apabila menjadi psikolog klinis merupakan karier impianmu, yuk, pelajari profesi ini dan simak informasinya di artikel Glints berikut!

    Baca Juga: Assistant Manager: Definisi, Tugas, Gaji, dan Kualifikasinya

    Apa Itu Psikolog Klinis?

    Mengutip The Australian Clinical Psychology Association, psikolog klinis adalah seorang psikolog yang melakukan diagnosis dan menangani masalah atau gangguan mental, perilaku, dan emosional.

    Seorang psikolog klinis dapat bekerja secara langsung dengan pasiennya yang mengalami beragam kondisi, mulai dari isu personal hingga gangguan klinis seperti skizofrenia.

    Psikolog klinis juga akan melakukan penelitian seputar perilaku dan otak untuk memperluas cakupan studi di bidang tersebut.

    Selain itu, psikolog klinis juga dapat melakukan spesialisasi di beberapa kelompok masyarakat, seperti untuk anak-anak hingga orang tua, atau suatu bidang seperti psikologi kognitif atau behaviorisme.

    Sebagai psikolog klinis, kamu dapat bekerja secara mandiri atau bergabung ke penyedia layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, atau klinik.

    Tak hanya itu, psikolog klinis juga bisa melakukan praktik di instansi pemerintah atau swasta seperti perusahaan.

    Wewenang Psikolog Klinis

    Seorang psikolog klinis memiliki wewenang yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 45 Tahun 2017 yang di antaranya adalah sebagai berikut:

    • melaksanakan asesmen psikologi klinis
    • melakukan diagnosis dan prognosisi psikologi klinis
    • menentukan dan melaksanakan intervensi psikologi klinis
    • melakukan rujukan
    • melaksanakan evaluasi proses asesmen dan intervensi psikologi klinis

    Penentuan dan pelaksanaan intervensi psikologi klinis bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi seorang psikolog.

    Oleh karena itu, psikolog memiliki kewenangan untuk melakukan beberapa hal seperti:

    • psikoedukasi
    • konseling
    • psikoterapi
    • rekomendasi intervensi

    Tugas dan Tanggung Jawab Psikolog Klinis

    Seorang psikolog klinis tentu memiliki beragam tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhinya.

    Menurut Indeed, beberapa tugas dan tanggung jawab yang umum dimiliki seorang psikolog klinis di antaranya adalah sebagai berikut.

    • mewawancara, mengobservasi, menilai, dan melakukan eksperimen pada pasien untuk mendiagnosis gangguan mental atau perilaku yang dialaminya
    • memberi tes kepribadian dan kecerdasan serta mencari pola perilaku dari pasien
    • mengembangkan rencana penanganan yang sudah disesuaikan dengan pasien
    • mengembangkan rencana perubahan perilaku yang sudah disesuaikan dengan pasien
    • melakukan konseling dengan pihak pasien dan keluarganya
    • melakukan studi terhadap perilaku, mempelajari teori, dan menulis jurnal berdasarkan temuannya
    Baca Juga: Konsultan Digital Marketing: Apa Itu, Tugas, Skills, Gaji

    Skills Psikolog Klinis

    Menjadi psikolog klinis bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Ada beberapa rintangan tersendiri yang bisa membuatmu sulit menjalani peran sebagai psikolog klinis.

    Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa skills khusus agar kamu bisa menjalani peran sebagai psikolog klinis secara efektif.

    Menyadur Very Well Mind, berikut adalah beberapa skills yang dibutuhkan oleh seorang psikolog klinis agar bisa menjalani perannya secara efektif.

    1. Kemampuan interpersonal

    Kemampuan interpersonal penting dimiliki seorang psikolog klinis karena ia harus bisa “didekati” dan bekerja dengan baik bersama pasien, keluarganya, dan profesional lain.

    Tak hanya itu, seorang psikolog klinis juga harus bisa menunjukkan empati dan memberi dukungan ke pasiennya.

    2. Integritas

    Pasien harus percaya pada psikolognya untuk membagikan informasi rahasia miliknya.

    Sebagai psikolog klinis, kamu harus memiliki integritas untuk menjaga kerahasiaan informasi tersebut dan membuat pasiennya merasa aman dan nyaman.

    3. Analisis

    Kemampuan analisis adalah skill lain yang harus dimiliki seorang psikolog klinis.

    Hal ini karena ia harus mengevaluasi hasil observasi dan informasi yang didapatkannya untuk mendapatkan solusi atau penanganan yang sesuai bagi gangguan yang dialami pasien.

    Kemampuan analisis juga dapat membantu seorang psikolog klinis untuk lebih mendalami bidangnya sehingga ia bisa memberi penanganan yang lebih baik bagi pasiennya.

    4. Komunikasi

    Kemampuan komunikasi juga penting dimiliki psikolog klinis karena ia akan banyak mendengarkan serta mengobrol dengan pasiennya.

    Seorang psikolog klinis harus bisa melakukan komunikasi yang mendorong pasien untuk membagikan pengalamannya.

    Tak hanya itu, psikolog klinis yang fokus pada riset juga harus bisa menjelaskan studinya di jurnal yang dipublikasikan atau dipresentasikan.

    5. Observasi

    Skill observasi adalah kemampuan lain yang harus dimiliki psikolog klinis.

    Memiliki kemampuan ini membantunya mengidentifikasi tanda perilaku yang halus dan memahami makna dari tindakan, ekspresi, dan isyarat nonverbal pasien lainnya.

    Gaji Psikolog Klinis

    Salah satu hal lain yang perlu kamu pelajari apabila ingin menjadi seorang psikolog klinis adalah gaji.

    Berdasarkan riset yang sudah Glints lakukan, rata-rata rentang gaji seorang psikolog klinis berada di angka Rp7 – Rp13 juta per bulannya.

    Tentu, besaran ini bisa lebih besar atau kecil tergantung tempatmu bekerja nanti karena setiap daerah memiliki besaran UMR yang berbeda-beda.

    Faktor lain seperti pengalaman dan skills yang dikuasai juga jadi faktor lain yang dapat menentukan besaran gaji ynag kamu dapatkan nanti sebagai psikolog klinis.

    Baca Juga: Executive Chef: Pengertian, Tugas, dan Kualifikasinya

    Itu adalah beberapa informasi seputar psikolog klinis yang bisa kamu pelajari.

    Intinya, sebagai psikolog klinis kamu sudah berwenang untuk memberi layanan psikologi ke masyarakat. Wewenang tersebut juga sudah dijamin dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

    Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis dengan baca kumpulan artikel kategori Profil Profesi yang ada di Glints.

    Dengan begitu, kamu bisa mempelajari suatu peran secara mendalam tanpa harus bekerja di bidang tersebut terlebih dahulu. Kamu pun bisa membuat keputusan karier yang lebih matang.

    Menarik bukan? Klik di sini sekarang untuk akses dan baca ragam artikelnya secara gratis!


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait