Daftar 5 Podcast UI/UX dalam Bahasa Indonesia Untukmu
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Kamu menyukai dunia desain produk, namun kesulitan mencari bahan belajar selain bahasa Inggris? Tenang saja, ada podcast UI/UX design yang dibawakan dengan bahasa Indonesia, lho!
Podcast merupakan sarana belajar yang gratis, mudah, serta bisa kamu akses kapan saja dan di mana saja.
Jadi, kamu tak perlu ragu atau khawatir akan merugi. Hambatan bahasa bisa menguap begitu saja lewat podcast-podcast ini.
Langsung saja, ini dia daftarnya!
1. Dunia Dalam Desain
Pilihan podcast pertama yang bisa kamu dengarkan adalah Dunia Dalam Desain.
Lewat tiap-tiap episodenya, kamu akan dibawa menyelami dunia desain secara umum, desain produk, dan manajemen produk.
Ada pula konten soal bedah buku desain produk, serta cerita dari para praktisi soal dunia desain.
Di sana, ada cerita seorang desainer lepas, desainer di Google, hingga cerita soal praktisi UX design yang tinggal di Berlin, Jerman.
Cerita-cerita UI/UX design tadi dibawakan dalam bahasa Indonesia, dan bisa kamu dengarkan melalui Spotify, Apple Podcast, serta Google Podcast.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Podcast tentang Mindfulness
2. Belajar UX
Perusahaan konsultan dan pelatihan UI/UX design, UX Indonesia, juga memiliki podcast yang berbahasa Indonesia, lho!
Namanya adalah Belajar UX. Lewat Belajar UX, kamu tidak sekadar mendalami desain produk, tetapi juga soal hal-hal yang berkaitan dengannya.
Misalnya, soal memaksimalkan UX melalui SEO, hingga bagaimana big data bisa memberikan informasi kepada seorang UX designer.
Berbagai pesan informatif ini bisa kamu dengarkan dengan membuka halaman Apple Podcast, Google Podcast, serta Listen Notes milik mereka.
3. Podcast Borrys Hasian
Tahukah kamu, Borrys Hasian merupakan orang Indonesia pertama yang memiliki sertifikasi dari Google terkait design sprint?
Dengan begitu, kamu tak perlu ragu soal kualifikasinya. Kamu juga bisa menikmati berbagai ilmu darinya secara gratis, karena ia memiliki podcast sendiri.
Bisnis dulu atau pengguna dulu? Bagaimana cara membuat desain dinomorsatukan di perusahaan? Apakah design sprint harus dilakukan dalam lima hari?
Semuanya ada di dalam podcast UI/UX design dengan bahasa Indonesia ini.
Selain itu, kamu juga bisa mendapat informasi soal pengembangan diri dan karier lewat buah karya Borrys Hasian ini, lho!
Untuk mendengarkannya, kamu hanya perlu berkunjung ke Spotify, Apple Podcast, atau Google Podcast.
Baca Juga: Intip 8 Channel YouTube Menarik soal UI/UX Ini!
4. Sit, Talk, Design.
Podcast tentang UI/UX design berbahasa Indonesia selanjutnya bernama Sit, Talk, Design..
Lewat podcast ini, kamu bisa mendapat cerita, pengalaman, serta tips dari berbagai praktisi desain produk di Indonesia.
Materi-materi yang dibawakan juga bukan cuma soal desain produk, melainkan juga dari bidang desain yang lain seperti tipografi hingga fotografi.
Narasumbernya juga tak sembarangan, lho! Mereka pernah atau sedang bekerja di perusahaan besar, seperti Gojek, Qlue, dan lain-lain.
Kamu bisa mengaksesnya dengan mudah lewat Spotify, Apple Podcast, dan Google Podcast.
5. Sekolah UX
Ingin belajar berbagai istilah serta hal-hal teknis terkait desain produk? Dengarkan Sekolah UX, yuk!
Pilihan sarana belajar podcast UI/UX design berbahasa Indonesia ini sebenarnya sudah lama tidak memperbarui episodenya.
Akan tetapi, konten podcast dalam YouTube-nya mulai muncul kembali belakangan ini. Cerita-cerita lamanya sendiri masih bisa kamu akses melalui Spotify dan Google Podcast.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Channel YouTube untuk Pengembangan Diri
Selesai sudah paparan dari Glints soal podcast di bidang UI/UX yang dibawakan dalam bahasa Indonesia.
Meski semuanya mudah diakses, orang-orang di baliknya tidak sembarangan. Oleh karena itu, kualitasnya tidak perlu kamu ragukan.
Pakar-pakar terpercaya dari Glints ExpertClass juga siap membagi ilmu dan pengalaman mereka kepadamu, lho!
Glints ExpertClass adalah seminar dengan pemateri berpengalaman di bidangnya masing-masing, termasuk dalam dunia produk.
Dengan begitu, kamu tak perlu ragu soal kualitas kelasnya. Segera daftar, ya!
