5 Contoh Jawaban Pertanyaan Interview tentang Kerja dari Rumah
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia
Saat melamar pekerjaan yang mengharuskan kerja dari rumah, tentu kamu harus siap menjawab pertanyaan interview tentang hal tersebut.
Saat ini, WFH dan remote working semakin marak.
Tren dunia kerja yang baru ini menawarkan banyak keuntungan, khususnya bagi orang dengan gaya hidup yang menginginkan lebih banyak kebebasan.
Nah, kalau kamu adalah kandidat pekerja dari rumah, yuk, siapkan diri dengan mempelajari pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya dari artikel Glints ini!
1. “Kenapa Anda ingin bekerja dari rumah?”
Pertanyaan ini ditanyakan saat interview karena rekruter ingin tahu tentang alasanmu bekerja dari rumah dan mengapa ini lebih menarik dari kerja di kantor.
Rekruter juga ingin tahu apakah bekerja dari jarak jauh dapat memengaruhi produktivitasmu.
Pasalnya, kerja dari rumah berarti supervisi yang minim dari atasan.
Untuk menjawabnya, Indeed menyarankan untuk fokus menjelaskan kenapa kamu bisa berdedikasi maksimal jika kerja secara remote.
Contoh jawabannya adalah seperti ini:
Dari pengalaman saya selama ini, saya merasa lebih produktif jika bekerja dari lingkungan yang memberi kebebasan untuk mengatur waktu istirahat sendiri.
Dengan kerja dari rumah, saya juga punya kesempatan untuk menghirup udara luar untuk meningkatkan fokus kerja.
Saat kerja dari rumah, saya cenderung mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding di kantor.
2. “Apa kekhawatiran terbesar Anda saat bekerja dari rumah?”
Ini adalah pertanyaan yang diajukan rekruter untuk mengetahui kelemahanmu ketika bekerja dari rumah.
Untuk menjawabnya, kamu harus tetap jujur.
Akan tetapi, tunjukkan juga bagaimana kamu mengatasi kekurangan tersebut dan bagaimana caramu berkembang.
Contohnya jawabannya adalah sebagai berikut:
Saat bekerja di rumah, saya kadang mengalami distraksi dari anggota keluarga.
Akan tetapi, saya sudah menjelaskan pada mereka untuk memberi saya waktu untuk bekerja dan tidak mengganggu saat saya ada di dalam ruang kerja.
Dari ruang kerja ini, saya bisa lebih fokus dengan distraksi yang lebih minim.
3. “Bagaimana cara Anda berkolaborasi dengan tim secara remote?”
Salah satu tantangan bekerja dari jarak jauh adalah tentang komunikasi tim.
Tentu saja, rekruter akan menanyakan hal ini untuk memastikan kamu bisa bekerja sama dengan baik dengan anggota lainnya.
Menurut Johnson Service Group, cara menjawabnya cukup mudah.
Ada banyak cara untuk tetap bekerja sama efektif dengan rekan kerja jarak jauh, salah satunya adalah dengan tool atau aplikasi komunikasi.
Selain itu, tips-tipsnya pun bisa kamu temukan di artikel berikut ini.
Nah, kamu nantinya bisa menjawab seperti ini:
Saya menggunakan tool-tool yang memudahkan untuk berkomunikasi jarak jauh, seperti Google Meet, Slack, email, dan lainnya. Dengan tool-tool ini, jarak tidak lagi menjadi masalah.
4. “Bagaimana cara Anda mengatur pekerjaan?”
Karena minim supervisi, seseorang yang bekerja secara remote harus sangat mandiri dalam mengatur kerjanya.
Pertanyaan interview tentang prioritas pekerjaan saat kerja di rumah dapat dijawab dengan tools yang kamu gunakan untuk mengaturnya.
Selain itu, tunjukkan juga bahwa kamu adalah orang yang paham tingkat urgensi pekerjaan.
Begini contoh jawabannya:
Saya menggunakan Google Sheet untuk mengatur pekerjaan.
Dengan Google Sheet, biasanya saya membuat daftar pekerjaan dan menandakan mana yang pertama harus dikerjakan terlebih dahulu.
Lalu, saya juga menandakan mana yang sudah selesai dan belum sehingga bisa langsung mulai mengerjakan hal baru tanpa menunda-nunda.
Untuk melengkapi jawabanmu, kamu juga bisa melihat beberapa rekomendasi tool menarik untuk mengorganisasi pekerjaan di artikel berikut ini.
5. “Bagaimana cara Anda tetap produktif meski tanpa pengawasan yang ketat?”
Jawaban yang tepat terhadap pertanyaan tentang produktivitas saat kerja dari rumah ini akan menunjukkan disiplin diri.
Semakin tinggi, tentu semakin bagus.
Tunjukkan pada rekruter bahwa kamu selama ini tidak memiliki masalah mengenai produktivitas saat bekerja sendiri.
Sampaikan juga bahwa feedback dari rekan kerja dan atasan berperan dalam pengembangan dirimu mengenai produktivitas.
Ini contoh jawabannya:
Pada dasarnya, saya sangat menyukai pekerjaan ini sehingga hampir selalu termotivasi untuk bekerja maksimal.
Apalagi, bekerja di rumah dengan nyaman bisa membuat saya lebih fokus dan tenang dibanding di kantor.
Biasanya, saya juga bertanya pada rekan kerja dan atasan tentang performa saya selama bekerja dan memastikan bahwa kecepatan kerja saya sesuai dengan preferensi tim.
Selama saya diizinkan untuk mengatur ritme kerja, saya akan dapat produktif dalam menyelesaikan tugas-tugas harian.
The Balance Careers menyimpulkan bahwa untuk menjawab pertanyaan interview tentang kerja dari rumah, kamu harus ingat 3 hal ini:
1. Jujur tapi positif
Jangan sampai terlalu “menjual” kualifikasimu secara berlebihan.
Akan tetapi, tetap percaya diri dan optimis bahwa kamu memiliki kemampuan yang bagus untuk kerja dari rumah.
2. Diskusikan secara detail
Diskusikan tentang bagaimana kerja dari rumah bisa menguntungkan bagi dirimu dan juga perusahaan.
3. Tonjolkan kemampuan mandirimu
Pastikan kamu ingat untuk meyakinkan rekruter bahwa kamu adalah pekerja yang independen.
Ini berarti, kamu tidak butuh pengawasan ketat dan bisa bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas secara mandiri.
Itulah dia cara-cara menjawab pertanyaan tentang kerja dari rumah saat interview dengan rekruter beserta tipsnya.
Jangan lupa latihan agar jawabanmu bisa membuat rekruter terkesan, ya!
Untuk lebih banyak tips interview lainnya, kamu bisa baca artikel-artikel Glints dengan klik tombol di bawah ini.
