11 Tips Menghindari Kebiasaan Utang agar Tak Menyesal di Kemudian Hari

Diperbarui 20 Jan 2023 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Terkadang, keperluan mendesak membuat seseorang harus meminjam uang ke rekan kerja atau melalu pinjaman online. Namun, agar tak jadi kebiasaan, kamu harus mulai tahu cara menghindari utang.

    Contohnya, meminjam uang jika memang ada kebutuhan yang darurat saja. Jangan sampai tetap menambah utang hanya demi memenuhi gaya hidup.

    Jika sudah menjadi kebiasaan, berbagai dampak buruk seperti kecemasan ditagih dan stres memikirkan jumlah utang yang menumpuk pun bisa kamu rasakan.

    Nah, supaya dapat menghindari stres dan masalah lainnya, yuk simak tips-tips menghilangkan kebiasaan melakukan utang berikut ini.

    Baca Juga: 4 Penyebab Milenial Sering Berutang, Jangan Sampai Terjerumus!

    1. Ketahui berapa pemasukan dan pengeluaranmu tiap bulan

    menghindari kebiasaan utang

    © Freepik.com

    Sebelum mulai mengatur uang untuk kebutuhan dan membayar utang, kamu harus paham dulu berapa pemasukan dan pengeluaranmu tiap bulannya.

    Pastikan kamu tahu persis berapa uang yang masuk ke rekeningmu setiap bulan baik itu dari gaji pekerjaan utama atau sampingan.

    Setelah itu, catat berapa nominal yang perlu dikeluarkan untuk kebutuhan hidup seperti biaya makan, belanja kebutuhan harian, transportasi, dan jumlah utang.

    Dengan memahami berapa banyak pemasukan dan pengeluaran tentu akan membantumu lebih mudah dalam menganggarkan uang agar terhindar dari utang.

    2. Tentukan anggaran

    © Freepik.com

    Apabila kamu telah terjerat utang, memang sudah menjadi tanggung jawab untuk segera melunasinya. Supaya tidak kesulitan untuk membayar utang, sebaiknya persiapkan anggaran khusus.

    Setelah gajian, pastikan kamu menentukan anggaran untuk kebutuhan hidup dan membayar utang.

    Ada banyak pilihan metode mengatur keuangan yang bisa kamu gunakan. Manfaatkan hal tersebut untuk menentukan berapa banyak uang yang digunakan membayar utang dan untuk kebutuhan.

    Setelah menetapkan anggaran, jangan lupa kamu harus patuh dan jangan sampai berbelanja hingga melebihi anggaran. 

    3. Hentikan kebiasaan belanja berlebihan

    © Freepik.com

    Belanja berlebihan menjadi salah satu penyebab mudahnya terlilit utang. Karena itu, sebelum terlambat sebaiknya hentikan kebiasaan belanja hal-hal yang tidak kamu butuhkan.

    Nerdwallet menjelaskan bahwa belanja karena bosan atau sedang stres lebih mudah membuat kita belanja berlebihan.

    Jadi, jika kamu ingin lebih hemat dan menghindari kebiasaan utang sebaiknya jangan mudah tergoda belanja hanya karena nafsu belaka.

    Tetap pikirkan apakah barang tersebut memang kamu butuhkan atau hanya sebagai pelampiasan rasa bosan atau stres saja.

    4. Lakukan metode debt snowball

    cara menghindari kebiasaan utang

    © Freepik.com

    Investopedia menjelaskan bahwa debt snowball adalah metode untuk melunasi utang dari jumlah yang terendah ke yang tertinggi.

    Metode ini bisa dicoba jika kamu sudah terlanjur memiliki banyak utang dan bingung bagaimana cara termudah untuk membayar utang-utang tersebut.

    Dengan melakukan debt snowball kamu harus membayar utang dengan nominal terkecil terlebih dahulu. Setelah semua utang dengan nominal kecil selesai, baru membayar utang dengan nominal yang lebih besar.

    Menurut Bankrate, metode ini juga dianggap lebih meringankan beban karena bisa segera beralih untuk menyelesaikan utang selanjutnya.

    5. Bayarkan utang tepat waktu

    © Freepik.com

    Apabila kamu memiliki utang di pinjol atau kartu kredit, usahakan selalu membayarnya tepat waktu.

    Berbeda saat meminjam uang ke rekan kerja atau keluarga, saat memiliki utang ke pinjol atau kartu kredit kamu akan mendapatkan denda.

    Jadi dengan membayar utang tepat waktu, kamu bisa menghindari denda sehingga jumlah utang tidak bertambah banyak.

    Baca Juga: 7 Strategi Menolak Teman Pinjam Uang agar Hubungan Tetap Erat

    6. Kurangi pembayaran dengan kartu kredit atau paylater

    © Freepik.com

    Cara menghindari kebiasaan utang yang satu ini bisa kamu coba terapkan. Dengan mengurangi penggunaan pembayaran dengan kartu kredit atau paylater, tentu kamu bisa terhindar dari utang.

    Baik kartu kredit atau paylater memang dapat memudahkan proses pembayaran. Namun, jika kamu tidak bijak dalam menggunakannya, maka kamu bisa lebih mudah terlilit utang.

    Karena itu, sebaiknya gunakan kartu kredit atau paylater hanya untuk membayar kebutuhan yang mendesak dan bukan untuk kegiatan konsumtif.

    7. Buat prioritas

    © Freepik.com

    Mengatur keuangan hingga bisa terbebas dari utang memang tidak bisa dilakukan dengan instan. Tidak mudah menekan keinginan untuk belanja apalagi jika kamu sudah kebiasaan melakukan hal tersebut.

    Namun, kamu bisa mengubah kebiasaan tersebut dan menghindari utang dengan membuat prioritas keuangan.

    Tetapkan tujuan keuangan di masa depan. Misalnya, mempersiapkan dana untuk persiapan pernikahan, membeli rumah, pendidikan anak, atau dana pensiun.

    Dengan memiliki prioritas pastinya akan lebih mudah bagimu untuk lebih bijak dalam menggunakan uang.

    8. Siapkan dana darurat

    menghindari kebiasaan utang

    © Freepik.com

    Banyak orang melakukan utang karena adanya keperluan yang mendadak. Padahal dengan memiliki dana darurat, maka kamu bisa menghindari meminjam uang dari orang lain.

    Dengan memiliki dana darurat pastinya kamu tidak perlu bingung saat harus mengeluarkan uang untuk kebutuhan dadakan.

    Karena itu, jangan remehkan manfaat dari memiliki dana darurat. Yuk, mulai sisakan uangmu untuk dana darurat agar bisa terhindar dari utang.

    9. Catat setiap pengeluaranmu

    © Freepik.com

    Ingin pengeluaranmu tetap terkontrol? Kamu bisa mulai mencoba untuk mencatat setiap pengeluaran.

    Saat belanja kamu pasti pernah hanya ingin membeli beberapa barang, tapi ternyata malah beli barang lain yang tidak begitu diperlukan.

    Dengan mencatat setiap pengeluaran dengan detail, kamu bisa mengetahui letak keborosan dan mencegah mengulanginya lagi di kemudian hari. Dengan begitu kamu bisa lebih hemat dan tidak menumpuk utang.

    10. Cari penghasilan tambahan

    © Freepik.com

    Saat sudah terlanjur memiliki banyak utang, ada baiknya kamu mempertimbangkan untuk mencari penghasilan tambahan untuk segera melunasinya.

    Namun, pastikan kamu mencari pekerjaan sampingan yang tidak mengganggu pekerjaan utama. Selain itu, lihat juga kondisi tenagamu jangan sampai memaksakan diri untuk melakukan kerja sampingan.

    Intinya kamu bisa mencari uang tambahan untuk melunasi utang dengan cara apa pun. Hal itu tidak hanya dilakukan dengan harus melakukan kerja sampingan.

    Misalnya kamu memiliki barang koleksi yang sudah tidak dibutuhkan lagi, maka bisa mempertimbangkan untuk menjualnya sebagai tambahan uang untuk membayar utang.

    11. Komitmen dengan diri sendiri

    cara menghindari kebiasaan utang

    © Freepik.com

    Jika ingin usahamu dalam menghindari kebiasaan utang bisa sukses, pastikan kamu mau berkomitmen dengan diri sendiri.

    Berjanjilah pada dirimu sendiri bahwa usahamu untuk berhemat bukanlah bertujuan untuk menyiksa diri sendiri. Namun untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.

    Baca Juga: Alasan Kamu Harus Belajar Atur Keuangan Sekarang Juga

    Dengan memiliki komitmen yang tinggi bahwa hidup hemat bisa memberikan dampak baik di masa depan, tentu kamu akan lebih semangat menjalaninya.

    Itulah beberapa tips menghindari kebiasaan utang yang bisa kamu coba lakukan. Ingatlah bahwa memiliki banyak utang bisa membawa kesulitan di kemudian hari.

    Karena itu, mulailah kelola keuanganmu dengan bijak agar kehidupan di hari tua nanti bisa lebih damai.

    Ingin tahu seputar tips keuangan lainnya? Kamu bisa membacanya dari artikel Glints Blog yang ada di kategori Finansial.

    Di sana ada beragam artikel menarik yang membahas soal cara mengatur keuangan hingga tips investasi.

    Yuk, klik di sini untuk temukan dan baca ragam artikel yang bantu kamu lebih bijak dalam mengatur keuangan.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait