×

Maksimalkan Potensi Video Marketing, Ini 6 Tips Membuatnya Mampu Sukseskan Bisnismu

November 21, 2020 | No Comments

Jika sering menghabiskan waktu di YouTube, kamu pasti menyadari bahwa semakin banyak brand yang membuat video untuk marketing atau pemasaran.

Biasanya, video macam ini ditunjukkan sebagai iklan sebelum atau bahkan di pertengahan maupun akhir video yang ditonton di platform ini.

Menurut Smart Insight, 92% marketer setuju bahwa video marketing merupakan bagian penting dari strategi pemasaran yang dilakukan. 

Persentase ini bertumbuh begitu pesat dari 78% di tahun 2015 yang menunjukkan bahwa potensi dan signifikansinya dalam dunia pemasaran terus berkembang.

Jika tak ingin ketinggalan, kamu pun perlu segera mengetahui apa saja hal-hal yang penting untuk membuat video marketing agar brand-mu juga bisa merasakan manfaat dari strategi kekinian ini.

Yuk, simak beberapa tipsnya berikut ini.

Baca Juga: Memahami SEO Video Marketing? Ini Dia 7 Langkahnya!

1. Pastikan Video Bisa Menarik Penonton dalam 7 Detik

membuat video marketing

© Freepik.com

Konten yang menarik adalah kunci utama dari video marketing.

Salah satu tips video marketing yang paling penting adalah videomu harus bisa menarik penonton untuk mengklik videonya ketika melihat thumbnail.

Selain itu, mereka juga harus yakin untuk tetap menonton serta tidak skip dalam 7 detik saja.

Bahkan, akan lebih baik jika ini bisa dilakukan dalam 3 detik.

Menurut Social Media Examiner, 3-7 detik pertama merupakan titik di mana video mengalami drop-off rate paling tinggi.

Jadi, pastikan untuk memulai video marketing-mu dengan daya tarik maksimal.

2. Sampaikan Cerita

membuat video untuk pemasaran

© Freepik.com

Alih-alih hanya memperkenalkan perusahaan, brand, visi, misi, dan produk yang ditawarkan, membuat video marketing sebagai wadah untuk bercerita jauh lebih baik.

Rangkumlah semua hal tersebut menjadi narasi yang menarik akan lebih efektif meningkatkan engagement penonton.

Ceritakanlah tentang bagaimana perusahaan atau produkmu berdampak pada klien atau konsumen, apa dampak positif yang dihasilkannya, dan sebagainya.

Sampaikanlah semua ini secara efektif dengan video marketing.

Selain itu, cobalah untuk menempatkan diri sebagai penonton atau calon pelanggan untuk mengetahui informasi apa saja yang relevan bagi kehidupan mereka.

Perkuat juga cerita ini dengan testimoni pelanggan jika ada.

Dilansir dari Forbes, menurut Richard Flynn dari The Spur Group, hal ini merupakan hal yang sangat penting bagi konsumen.

3. Interaksi dengan Penonton

membuat video marketing

© Freepik.com

Untuk terus mendapatkan penonton dan meningkatkan penjualan, kamu harus terus membuat konten agar calon pembeli tertarik.

Nah, untuk memastikan orang-orang yang telah menonton video marketing-mu sebelumnya akan menonton konten yang dibuat selanjutnya, penting untuk meningkatkan engagement dengan para penonton.

Salah satu caranya adalah dengan merespon komentar dan meminta penonton untuk membagikan opini mereka.

Baca Juga: 5 Cara Menambah Viewer YouTube agar Videomu Semakin Populer

4. Optimasi dengan SEO

© Pixabay.com

YouTube pun diindeks oleh Google. Hal ini berarti video-video yang di-upload ke situs tersebut masuk ke database Google dan dapat ditampilkan sebagai hasil pencarian oleh pengguna.

Oleh karena itu, optimasi mesin pencarian atau yang lebih dikenal sebagai SEO (search engine optimization) menjadi sangat penting agar bisa membuat reach video marketing lebih luas.

Salah satu cara optimasi video marketing adalah dengan mencantumkan beberapa keyword atau kata kunci di deskripsi video.

Selain itu, kamu pun bisa menambahkan call-to-action dan link ke situs maupun landing page-mu dengan video marketing.

Tak hanya itu, disarankan juga untuk memanfaatkan fitur tagging di YouTube.

Hal ini bertujuan agar video yang dibuat dapat direkomendasikan pada orang-orang yang tertarik pada tema terkait sesuai dengan tag yang dipilih.

5. Bagikan ke Seluruh Kanal Distribusi

© Freepik.com

Membuat video marketing yang menarik dan sesuai dengan SEO saja pastinya tidak cukup.

Setelah videomu di-upload, bagikanlah link-nya ke semua kanal distribusi yang bisnismu miliki, misalnya Instagram, Facebook, Twitter, blog, dan lain-lain.

Dengan begitu, orang-orang yang mungkin awalnya tidak sadar tentang adanya konten baru bisa jadi tertarik untuk menontonnya.

Selain itu, hal ini pun bisa dilakukan dengan memasang iklan pada kanal-kanal tersebut, khususnya di YouTube dan Facebook sebagai platform utama yang biasanya digunakan untuk video marketing.

Cara ini bisa membuatmu mencapai target pelanggan yang tepat dan menarik mereka untuk mengunjungi landing page-mu dan melakukan pembelian.

6. Evaluasi Hasil

membuat video marketing

© Pixabay.com

Ketika semua usaha telah dilakukan dan videomu sudah mengudara, yang harus dilakukan selanjutnya adalah membuat rencana evaluasi untuk kampanye video marketing yang telah dilakukan.

Hal ini penting untuk mengetahui seberapa efektif strategi ini.

Selain itu, perbaikan juga dapat dilakukan dengan hasil evaluasi yang diperoleh.

Evaluasi video marketing dapat dilakukan dengan menganalisis data analitik berdasarkan metrik-metrik tertentu seperti jumlah video ditonton, persentase klik pengunjung, dan lain-lain.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Cara Membuat Thumbnail YouTube yang Eye-Catching!

Nah, itulah beberapa tips penting untuk membuat video marketing yang sukses.

Memang, hal ini susah-susah gampang. 

Mungkin video marketing-mu tak langsung sukses pada percobaan pertama. Akan tetapi, jangan langsung menyerah. 

Lakukan perbaikan kualitas dan coba cara-cara lain untuk membuat video marketing yang lebih menarik.

Jika membutuhkan lebih banyak inspirasi untuk strategi marketing yang sukses, kamu bisa berlangganan newsletter blog Glints, lho.

Dengan berlangganan newsletter blog Glints, kamu akan selalu mendapatkan artikel-artikel seputar dunia digital marketing secara gratis langsung ke inbox email-mu.

Oleh karena itu, jangan lupa sign up, ya! 

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up