Liaison Officer (LO): Definisi, Tugas, Kualifikasi, dan Skillnya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Liaison officer atau LO adalah sebutan yang mungkin sudah sering kamu dengar saat bergabung dalam kepanitiaan kampus.
Banyak acara kampus atau perlombaan yang membutuhkan peran seorang LO untuk mendukung kelancaran acara.
Ternyata, di dunia kerja, kita juga bisa menemukan profesi liaison officer, lho.
Posisi ini berperan sangat penting dalam menjembatani komunikasi antara dua atau lebih organisasi atau perusahaan.
Lalu, seperti apa peran mereka di lingkungan kerja yang profesional?
Penjelasan dari Glints berikut akan membantumu memahaminya. Yuk, disimak!
Isi Artikel
Apa Itu Liaison Officer?
Dikutip dari Indeed, liaison officer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk memfasilitasi komunikasi antara dua atau lebih organisasi atau pihak.
Umumnya, liaison officer atau LO bisa kamu temui di departemen hubungan masyarakat sebuah perusahaan.
Mereka menjadi utusan yang akan berkomunikasi dengan publik atau organisasi lain atas nama perusahaan.
Tidak hanya di sektor swasta, LO juga banyak yang bekerja di sektor pemerintahan.
Seringnya, mereka direkrut ketika ada acara-acara penting yang melibatkan banyak pihak, sehingga instansi membutuhkan banyak orang yang bisa menjembatani komunikasi dengan semua pihak.
Ingat Asian Games 2018? Nah, penyelenggara pada saat itu melakukan perekrutan LO besar-besaran untuk mendampingi koordinasi antara para atlet dan kru dengan penyelenggara.
Jadi, seorang LO dapat bekerja secara full time, part-time, maupun freelance ketika ada acara khusus perusahaan atau instansi pemerintahan.
Kalau kamu merasa karier ini cocok untukmu, yuk, mulai cek berbagai lowongannya di Glints!
Di Glints, kamu bisa temukan ratusan daftar lowongan kerja liaison officer dengan berbagai tipe pekerjaan, mulai dari full time, part-time, hingga freelance!
Menariknya, kamu juga bisa dapatkan informasi lengkap seputar profil perusahaan dan gaji yang ditawarkan. Ada yang sampai Rp7.000.000, lho!
Tunggu apa lagi? Yuk, klik tombol di bawah ini untuk kenali perusahaan dan lamar pekerjaan liaison officer sekarang juga!
Perbedaan Liaison Officer dengan Public Relations
Dari penjelasan di atas, kamu mungkin merasa bahwa peran LO sangat mirip dengan humas atau public relations karena mereka juga tentu bertugas untuk menjaga komunikasi dengan berbagai macam publik.
LO hanyalah salah satu dari banyak sekali komponen kehumasan atau PR.
Sebagai PR officer atau manager, kamu juga harus menyusun strategi lain selain menugaskan seorang LO.
Mulai dari merencanakan kampanye untuk membentuk citra, menyiapkan penulisan release untuk disebarkan ke awak media, membuan perencanaan komunikasi untuk semua pihak, dan lain sebagainya.
Tugas Liaison Officer
Supaya lebih jelas lagi, berikut uraian lebih lanjut mengenai tugas atau job desc seorang liaison officer, dikutip dari Indeed dan Better Team.
- berkomunikasi dengan publik atas nama perusahaan atau organisasinya
- menghadiri dan berbicara di pertemuan
- bertindak sebagai contact person bagi pihak internal maupun eksternal
- membantu briefing pihak internal maupun eksternal
- mengidentifikasi masalah komunikasi dalam perusahaan atau organisasi mereka
- bekerja sama dengan departemen lain untuk membantu memfasilitasi komunikasi
- menyimpan daftar kontak orang-orang relevan dari lembaga, perusahaan, atau organisasi lain
- menghadiri pertemuan dengan orang-orang dari agensi, perusahaan, atau organisasi lain
- mengomunikasikan kepentingan perusahaan dan berupaya mewujudkannya melalui upaya kolaboratif dengan berbagai pihak
- menjelaskan, berdiskusi, dan menerapkan strategi kolaborasi dengan pihak lain
- merancang kerangka kerja dan mendokumentasikan tiap pertemuan atau penugasan dengan terorganisasi
- membuat laporan kegiatan dan mengomunikasikannya dengan tim
Sebenarnya, masih ada banyak tugas lainnya.
Namun, setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya masing-masing.
Kalau kamu mau tahu lebih dalam tentang apa saja tugas seorang liaison officer, yuk, cek berbagai lowongannya di Glints, yuk!
Di Glints, kamu bisa langsung cek tugas, plus skill apa yang dibutuhkan oleh tiap lowongan.
Kamu juga bisa gunakan fitur cari lowongan berdasarkan kota, seperti Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan kota lainnya di Indonesia!
Dengan ini, kamu jadi bisa temukan pekerjaan yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Yuk, klik tombol di bawah untuk cek dan lamar lowongan liaison officer di Glints!
Kualifikasi Liaison Officer
Sebenarnya, tidak ada kualifikasi tertentu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang liaison officer.
Akan tetapi, latar belakang pendidikan dan pengalaman tertentu bisa menjadi poin plus untukmu.
Jika kamu ingin bekerja sebagai liaison officer, berikut adalah beberapa kualifikasi yang perlu diperhatikan.
1. Pendidikan
Banyak liaison officer yang bekerja di departemen hubungan masyarakat perusahaan.
Oleh karena itu, gelar sarjana dalam bidang hubungan masyarakat atau komunikasi mungkin akan lebih membantumu.
Jika kamu tidak memiliki latar belakang pendidikan yang relevan, coba pertimbangkan kursus pelatihan online yang berfokus pada peningkatan keterampilan komunikasi dan public speaking.
2. Pengalaman
Di dalam CV, masukkan semua pengalaman organisasi, volunteer, magang, atau kerja yang berhubungan erat dengan tugas kehumasan atau komunikasi.
Jadi, kamu sebenarnya tidak harus pernah bekerja menjadi LO sebelumnya.
Yang terpenting, pengalamanmu bisa mencerminkan kemampuanmu dalam menjalin hubungan dan komunikasi efektif dengan orang banyak.
Skill yang Harus Dimiliki Liaison Officer
Di bawah ini adalah skill penting yang harus dimiliki jika kamu ingin menjadi liaison officer.
1. Komunikasi
Kemampuan komunikasi yang dimaksud tidak hanya sebatas berbicara dengan orang lain saja, melainkan tahu cara menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif.
Apalagi jika kamu menjembatani komunikasi dengan pihak yang berbahasa asing.
Memastikan tidak adanya miskomunikasi dan misunderstanding bukanlah tugas sepele.
2. Problem solving
Skill utama selanjutnya adalah problem solving atau kemampuan pemecahan masalah.
Saat berkoordinasi atau kolaborasi dengan pihak lain, kemungkinan akan ada banyak kendala yang ditemui.
Terutama ketika ada perbedaan bahasa dan budaya. Oleh karenanya, kamu perlu menyiapkan kesigapan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.
3. Public speaking
Selanjutnya, LO diharapkan memiliki kemampuan public speaking yang memadai.
Sebab, bukan tak mungkin LO akan ditunjuk untuk berbicara di hadapan orang banyak, dalam rangka mewakili perusahaan atau instansi.
4. Negosiasi
Sebuah kolaborasi tidak bisa terjadi begitu saja.
Tiap pihak pasti punya kepentingan masing-masing yang mungkin berpotensi merugikan salah satunya.
Jadi, sebagai LO yang menjembatani kolaborasi tersebut, diperlukan kemampuan negosiasi untuk tetap menjunjung kepentingan perusahaan dan sekaligus tetap menjaga hubungan baik dengan mereka.
5. Organisasi
Keterampilan organisasi yang dimaksud adalah mampu mengelola kerapihan pekerjaan.
Mulai dari mengatur jadwal, berkas-berkas, file presentasi atau dokumen terkait kolaborasi dengan pihak lain, dan sebagainya.
Sebagai LO, kamu pasti akan disibukkan dengan banyak hal sehingga rentan melupakan sesuatu, sehingga kemampuan ini menjadi sangat dibutuhkan.
Demikian penjelasan mengenai pengertian liaison officer, tugas, hingga skill yang dibutuhkan di pekerjaan ini.
Jadi, apakah kamu tertarik untuk membangun karier sebagai liaison officer?
Kalau belum, jangan khawatir! Kamu bisa perluas peluangmu dengan cek berbagai lowongan kerja lainnya di Glints!
Ada 1000 lebih lowongan dari berbagai bidang perusahaan yang menantimu.
Selain itu, kamu juga bisa cari loker sesuai kebutuhanmu dengan berbagai filter menarik, seperti:
- kota atau provinsi di seluruh Indonesia
- tipe pekerjaan (full time, part time, freelance, dan sebagainya)
- kualifikasi pendidikan (fresh graduate, S1, SMA/SMK, SMP, dan masih banyak lagi)
Klik tombol di bawah untuk mulai perjalanan meraih pekerjaan impianmu sekarang!
