Mengirim Letter of Interest, Cara Melamar Kerja Tanpa Perlu Menunggu Lowongan Dibuka
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia
Mau melamar pekerjaan di sebuah perusahaan tanpa menunggu ada lowongan? Bisa, caranya adalah dengan mengirimkan letter of interest.
Secara garis besar, letter of interest dikirim untuk menunjukkan ketertarikan berkarier di sebuah perusahaan atau instansi.
Kalau disusun dengan baik dan benar, tentunya ada kesempatan bisa mendapat pekerjaan dengan cara yang cukup berbeda dari biasanya ini.
Lalu, bagaimana contoh letter of interest dan tips menulisnya agar menarik rekruter?
Glints akan membahas semua yang perlu kamu tahu dalam artikel ini.
Yuk, langsung saja simak penjelasannya.
Isi Artikel
Apa Itu Letter of Interest?
© Freepik.com
Menurut The Balance Careers, letter of interest juga kadang dikenal sebagai letter of inquiry atau prospecting letter.
Meskipun disebut dengan nama yang berbeda-beda, tujuannya tetap sama, yaitu untuk menawarkan diri pada sebuah perusahaan.
Surat ini bisa dikirim kapan pun, meski tidak ada lowongan yang sedang dibuka.
Mengirimkan letter of interest adalah salah satu cara untuk dapat dilirik oleh rekruter.
Sebagai contoh, letter of interest bisa dikirim jika kamu adalah seorang lulusan dari jurusan IT yang berminat jadi software engineer di perusahaan A.
Dengan surat tersebut, kamu bisa menjelaskan ketertarikan beserta kualifikasimu pada perusahaan tersebut dan meyakinkan mereka bahwa kamu bisa berkontribusi positif di sana.
Kalau HRD merasa kamu cocok untuk sebuah posisi di perusahaan itu, bisa jadi ada kesempatan bagimu untuk bekerja di tempat yang kamu inginkan.
Karena cara ini agak sedikit berbeda dari proses pelamaran kerja pada umumnya, kamu harus lebih bersabar, ya.
Pasalnya, HRD perusahaan perlu melakukan pertimbangan matang-matang sebelum menerima lamaranmu.
Cara Menulis Letter of Interest
© Freepik.com
Melansir Indeed, hal yang perlu diingat ketika menulis letter of interest adalah membuatnya khusus dan spesifik.
Jadi, rancanglah surat tersebut sesuai dengan perusahaan dan posisi yang diminati.
Nah, dalam penulisan letter of interest, ada beberapa hal yang wajib dimuat.
1. Pembuka
Seperti surat lamaran pada umumnya, letter of interest juga perlu diawali dengan paragraf pembuka.
Kamu bisa memulai salam dengan menyebutkan nama HRD secara langsung jika informasinya bisa didapatkan.
Akan tetapi, jika tidak, kamu bisa menuliskan jabatannya secara umum saja.
2. Perkenalan
Perkenalan adalah bagian selanjutnya yang perlu diketik dalam letter of interest.
Dalam bagian perkenalan ini, sampaikanlah alasan menulis surat tersebut.
Lalu, jangan lupa juga sertakan alasan mengapa kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan itu.
Jelaskan posisi apa yang kamu minati sesuai dengan kualifikasimu.
3. Skill
Tanpa menjelaskan tentang keahlianmu, akan sulit bagi perusahaan untuk mempertimbangkan ketertarikanmu untuk bekerja.
Oleh karena itu, susun paragraf tentang skill-mu sebaik mungkin.
Tulis pencapaian terbaikmu dan sertakan angka yang bisa menjadi tolok ukur keberhasilan dalam kariermu.
3. Call to action
Bagian ini cukup sederhana.
Mendekati akhir letter of interest, katakanlah bahwa kamu berharap untuk mendapat kabar atau balasan dari HRD.
4. Penutup
Tutup suratmu secara profesional dengan “hormat saya” atau kalimat serupa, diikuti dengan namamu.
Tips Menulis Letter of Interest
© Freepik.com
1. Riset perusahaan
Hal yang wajib dilakukan sebelum mengirim letter of interest adalah melakukan riset tentang perusahaan yang diminati.
Jangan sampai melamar tanpa mengetahui cukup banyak tentang perusahaan tersebut.
Cari tahu tentang berita, visi misi, dan nilai-nilai yang dimiliki organisasi tersebut.
Dengan begitu, kamu juga bisa mengetahui kebutuhan perusahaan dan memberi nilai tambah dalam lamaranmu.
2. Networking
Mempunyai network atau jaringan dengan seseorang yang bekerja di perusahaan yang dituju adalah modal yang bagus untuk menulis letter of interest.
Kamu bisa mendapat tips tentang bagaimana cara membuat suratmu menarik dan dilirik oleh rekruter perusahaan.
Selain itu, kamu juga bisa mengetahui lebih baik tentang posisi yang kamu minati.
3. Gunakan format yang rapi
Saat ini, letter of interest umumnya dikirim lewat email alih-alih surat fisik.
Nah, pastikan format suratmu rapi sesuai dengan struktur yang sudah dijelaskan di bagian sebelumnya.
Jangan lupa juga untuk menggunakan judul yang baik dan benar.
Contoh Letter of Interest
Kalau masih bingung bagaimana contoh letter of interest yang baik, Glints akan memberimu contoh dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Pada dasarnya, letter of interest cukup mirip dengan cover letter.
© Glints.com
© Glints.com
Contoh tersebut hanya sebagai inspirasi atau pedoman dalam menulis letter of interest-mu.
Jadi, tentu saja boleh tidak sama persis.
Nah, kalau belum tahu ingin melamar ke perusahaan apa, kamu bisa cek lowongan kerja di Glints, lho.
Yuk, klik di sini untuk mengecek perusahaan apa saja yang sedang buka lowongan di bidangmu.
Hanya perlu buat akun profesional dan ikuti prosedur mudahnya, kamu bisa diterima di pekerjaan impian.
Jangan lewatkan kesempatanmu, ya!
