Ingin Lanjut Kuliah? Ini 10 Lembaga yang Menyediakan Beasiswa S2 Untukmu

Diperbarui 16 Agu 2022 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Ingin lanjut kuliah ke jenjang magister, tetapi terkendala biaya? Ada baiknya kamu mulai melirik lembaga pemberi beasiswa S2 untuk membantu mewujudkan keinginan dalam melanjutkan studi.

    Melanjutkan pendidikan dari S1 ke S2 tidak semudah membalikkan telapak tangan. Secara khusus, masalah utama dalam melanjutkan kuliah S2, apalagi jika ke luar negeri, adalah masalah biaya.

    Sebenarnya, masalah tersebut dapat diatasi dengan baik jika kamu mengetahui lembaga-lembaga yang menyediakan beasiswa S2, baik di dalam maupun luar negeri.

    Agar impianmu dapat terwujud dalam waktu dekat, Glints akan memberikan rekomendasi lembaga pemberi beasiswa S2 untukmu.

    1. Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi)

    lembaga pemberi beasiswa s2

    © Reckless.agency

    Dikti di bawah Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) mengadakan beasiswa unggulan istimewa, yaitu Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

    Dilansir dari situs resminya, program ini merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan jumlah lulusan doktor sehingga memenuhi kualifikasi pendidikan dosen minimal S2

    Sebelum mendaftar beasiswa ini, kamu harus mempelajari profil dosen calon promotor yang tersedia dan menyesuaikan tawaran penelitian dari promotor dengan bidang minat kamu.

    Informasi lengkap mengenai beasiswa ini bisa kamu pantau di sini.

    2. AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation)

    beasiswa s2

    © aminef.or.id

    Tertarik untuk melanjutkan kuliah S2 ke negeri Paman Sam? Jika tertarik, tampaknya lembaga pemberi beasiswa S2 yang satu ini cocok untuk kamu pelajari dengan baik.

    Lembaga nirlaba yang berdiri sejak 1992 ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.

    Beasiswa unggulan dari lembaga ini adalah beasiswa Fulbright Master’s Degree Program untuk kamu yang ingin berkuliah S2 di Amerika Serikat.

    Selain itu, Fulbright Doctoral Degree Scholarship dan Fulbright Senior Research Scholarship juga tersedia untuk jenjang yang lebih tinggi (S3) dan riset post-doctoral.

    Untuk informasinya lengkap, kamu bisa kunjungi situs resminya.

    3. Kedutaan besar Jepang di Indonesia

    © Travelience.com

    Untuk kamu yang ingin menjadi research student di Negeri Sakura, beasiswa MEXT yang diberikan oleh pemerintah Jepang bisa menjadi salah satu alternatif untukmu.

    Pada saat menjalani masa research student, kamu dibolehkan melamar ke program S2 jika lulus seleksi tes ujian di perguruan tinggi yang bersangkutan.

    Kamu juga dapat langsung masuk ke program S2 tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan.

    Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas serta mencakup 100% biaya kuliah, biaya tunjangan hidup (kurang lebih 143.000 Yen per bulan), dan tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Jepang.

    Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

    Baca Juga: Pilih Sekolah S2 untuk Kembangkan Karier? Pertimbangkan 4 Hal Ini

    4. Chevening

    © Time.com

    Inggris adalah negara tuan rumah bagi berbagai perguruan tinggi ternama seperti University of Cambridge dan University of Oxford.

    Nah, apabila kamu ada keinginan untuk mengenyam pendidikan di sana, sebaiknya pelajari terlebih dahulu lembaga pemberi beasiswa S2 yang bernama Chevening.

    Chevening adalah beasiswa dari pemerintah Inggris yang didanai oleh Foreign and Commonwealth Office (FCO) dan organisasi mitra.

    Untuk mendapatkan beasiswa ini, kamu harus bersaing dengan seluruh orang yang berada di dunia. Jadi, sebaiknya persiapkan segala persyaratannya dari sekarang.

    Lihat di situs resminya untuk mengetahui tata cara pendaftaran dan persyaratannya.

    Jika ingin mendapatkan informasi terbarunya, kamu bisa mengikuti akun Instagram @cheveningfcdo

    5. Uni Eropa

    © Ferpi.it

    Program Erasmus Mundus adalah bantuan dana pendidikan bagi sarjana yang memenuhi syarat untuk mengikuti program magister Erasmus Mundus tertentu di Eropa dalam jangka waktu 1-2 tahun.

    Beasiswa ini memberikan biaya sebesar 24.000 Euro per mahasiswa untuk program pendidikan 1 tahun yang meliputi biaya perjalanan biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dll.

    Untuk jangka waktu dua tahun, maka biaya yang akan didapatkan sebesar 48.000 Euro.

    Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat kamu akses di sini.

    6. Pemerintah Australia

    © australiaawardsindonesia.org

    Lembaga pemberi beasiswa S2 selanjutnya datang dari pemerintah Australia. Melalui kebijakannya, kamu dapat memilih beberapa beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Negeri Kanguru ini.

    Beasiswa terkemuka untuk menempuh studi di negara tersebut adalah Australian Awards.

    Beasiswa ini memiliki 3 jenis, yaitu beasiswa yang hanya meliputi uang kuliah, beasiswa yang hanya meliputi biaya hidup dan tempat tinggal, dan beasiswa yang menanggung biaya keseluruhan.

    Selain itu, ada juga Endeavour Postgraduate Scholarships yang ditawarkan untukmu yang ingin berkuliah di Australia baik di jenjang master atau PhD.

    Masing-masing diberikan hingga maksimal 2 tahun dan 4 tahun.

    Untuk kamu yang ingin berkuliah S2 di Australia, segera siapkan persyaratannya dari sekarang karena pendaftaran biasanya dibuka di bulan Februari dan ditutup bulan April setahun sebelum mulai tahun ajaran akademiknya.

    Dalam proses seleksi, syarat yang dituntut umumnya adalah nilai akademik yang tinggi, minimal IPK 2.9 di tingkat sarjana.

    7. Pemerintah Belanda

    lembaga pemberi beasiswa s2

    © Traveltheworldfans.com

    Negeri Kincir Angin melalui Nuffic Neso menawarkan beasiswa StuNed yang meliputi uang kuliah sebesar maksimal €20.000 per tahun, biaya hidup bulanan, biaya perjalanan internasional dan lokal, serta biaya pendukung studi lainnya.

    Beasiswa ini diberikan kepada pelamar yang program studi dan area pekerjaaannya berkaitan dengan bidang-bidang prioritas kerjasama bilateral Indonesia-Belanda.

    Bidang-bidang itu seperti perdagangan internasional, keuangan, dan ekonomi, transportasi, agrologistik, dan infrastruktur, keamanan dan penegakan hukum, serta agro-pangan dan hortikultura.

    Selain itu beasiswa ini diutamakan untuk kamu yang berjiwa kepemimpinan tinggi dan memiliki prestasi akademis/non akademis/kepemimpinan di tingkat nasional maupun internasional.

    Cek informasi lebih lengkapnya di website Nuffic Neso.

    Baca Juga: Lanjut S2 saat Pandemi? Ketahui Apa Saja yang Wajib Dipersiapkan!

    8. Pemerintah Prancis

    © Faithinwhatever.blogspot.co.id

    Kementerian Luar Negeri Prancis memberikan kesempatan untuk kamu yang berminat melanjutkan pendidikan di sana melalui Eiffel Excellence Scholarship Programme.

    Beasiswa tersebut sudah ermasuk dalam beasiswa tersebut tunjangan hidup bulanan, biaya perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan akomodasi.

    Kunjungi laman ini untuk informasi lebih lanjut.

    9. DAAD

    © Daad.org

    Lembaga pemberi beasiswa S2 selanjutnya datang dari salah satu negara Eropa, yaitu Jerman.

    Lembaga yang mengurusi kerja sama di bidang akademik antara Jerman dan berbagai negara di seluruh dunia ini menawarkan segudang program beasiswa dari jenjang S1, S2, hingga S3.

    Di jenjang S2, sebagai contoh ada University Summer Courses yang menawarkan kuliah singkat selama 1 bulan untuk kamu yang fasih berbahasa Jerman.

    Untuk kamu yang memiliki background di bidang arsitektur, musik, seni, dan desain, ada juga beasiswa khusus di jenjang S2 yang menawarkan biaya pendidikan, asuransi, dan biaya perjalanan dengan durasi 1 hingga 2 tahun.

    Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa mengunjungi situs ini.

    10. LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

    beasiswa s2

    © isi.ac.id

    Banyak dari kamu pasti sudah tidak asing dengan nama lembaga pemberi beasiswa S2 yang satu ini.

    Dilansir dari Tirto, LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI.

    Merujuk dari situs resminya, sejauh ini sudah ada 24.936 penerima beasiswa per Januari 2020. Dalam artian lain, setiap orang mempunyai kesempatan yang besar untuk mendapatkan beasiswa ini.

    LPDP memiliki program unggulan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang banyak dicari anak muda yang ingin mengejar gelar S2 di dalam maupun luar negeri.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan seperti pendaftaran, SPP, dan non-SPP (buku, seminar, dll).

    Selain itu, kamu juga akan mendapatkan biaya pendukung seperti transportasi berangkat dan pulang, asuransi kesehatan dasar visa, keadaan darurat, biaya kedatangan, hingga biaya hidup bulanan.

    Baca Juga: 7 Hal untuk Kamu Ketahui tentang Beasiswa Dikti

    Nah, itu tadi 10 lembaga pemberi beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 yang wajib kamu pantau terus jika kamu ingin mengejar impian kamu berkuliah di jenjang yang lebih tinggi.

    Ingat, beasiswa membantumu untuk mewujudkan impianmu dengan mudah tanpa perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Oleh karena itu, terus belajar dan persiapkan segalanya dari sekarang, ya!

    Jika kamu ingin berdiskusi lebih dalam mengenai beasiswa pendidikan, segera bergabung ke Glints Komunitas, yuk!

    Di sana, ada banyak sekali fresh graduate dan profesional lainnya yang siap untuk diajak berdiskusi mengenai dunia pendidikan, beasiswa, hingga dunia kerja.

    Jadi, tunggu apa lagi? Buat akunmu di Glints Komunitas sekarang juga!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait