Jurusan Teknik Nuklir: Mata Kuliah dan Prospek Kariernya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Jurusan teknik nuklir adalah jurusan yang mungkin terdengar cukup tak biasa bagi sebagian orang.
Padahal, prospek kariernya cukup luas dan menjanjikan.
Jurusan ini sangat cocok bagi kamu yang memang punya ketertarikan di bidang kimia, fisika, dan matematika.
Apa sajakah yang akan dipelajari di jurusan ini?
Yuk, langsung saja pelajari lewat rangkuman Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Jurusan Teknik Nuklir?
Jurusan teknik nuklir adalah jurusan yang mempelajari penerapan teknologi nuklir di berbagai sektor bagi kebutuhan masyarakat.
Di antaranya adalah penerapan teknologi nuklir dalam pembangkitan daya, pengembangan industri, manufaktur, hingga sektor medis.
Kamu akan mendalami pengetahuan tentang radiasi, reaktor, dan teknologi terkait.
Saat ini, hanya Universitas Gadjah Mada saja yang memiliki jurusan teknik nuklir untuk jenjang S1.
Namun, kamu bisa menemui jurusan serupa yang masih berkaitan dengan teknik nuklir di perguruan tinggi Indonesia lainnya, seperti:
- Jurusan Teknokimia Nuklir jenjang D4 di Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia
- Jurusan Teknokimia Nuklir jenjang D4 di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta
- Jurusan Rekayasa Nuklir jenjang S3 di Institut Teknologi Bandung
Mata Kuliah Jurusan Teknik Nuklir
Di UGM, jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Sarjana Teknik Nuklir adalah 144 SKS.
Mahasiswa akan diberikan kebebasan untuk mengkombinasikan pilihan mata kuliah antara mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan.
Seluruh mata kuliah di jurusan ini pada dasarnya di bagi ke dalam beberapa kelompok, seperti:
- kelompok mata kuliah matematika
- kelompok mata kuliah sains dasar
- kelompok mata kuliah keteknikan dasar
- kelompok mata kuliah ketekniknukliran dasar
- kelompok mata kuliah keteknikan dan komputasi
- kelompok mata kuliah pendidikan umum
Sebagai gambarannya, berikut adalah beberapa contoh mata kuliah yang tersedia di Jurusan Teknik Nuklir UGM:
- Matematika Dasar
- Biologi Dasar
- Fisika Dasar
- Kimia Dasar
- Mekanika Fluida
- Termodinamika
- Pengantar Teknik Nuklir
- Fisika Reaktor Nuklir
- Elektronika Nuklir
- Komputasi Nuklir
- Deteksi dan Pengukuran Radiasi
- Perancangan Sistem Nuklir
- Radiokimia
- Proteksi Radiasi
- Pengelolaan dan Pengolahan Limbah Radiasi
Prospek Karier Jurusan Teknik Nuklir
Kamu mungkin mulai bertanya kira-kira lulusan jurusan teknik kulir bisa kerja apa setelah lulus.
Prospek karier di bidang ini ternyata cukup luas dan menjanjikan, lho.
Peluang kerja di luar negeri juga terbuka lebar, mengingat kebutuhan global akan tenaga ahli di bidang ini.
1. Nuclear engineer
Prospek karier yang pertama adalah nuclear engineer atau insinyur nuklir.
Dikutip dari Prospects, nuclear engineer adalah seseorang yang merancang, membangun, mengoperasikan, atau menonaktifkan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Jadi, kamu akan bekerja di perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Selain tugas di atas, kamu juga mungkin akan dilimpahkan jobdesc seperti melakukan perawatan dan pengembangan reaktor nuklir.
2. Engineering technician
Kamu juga bisa berprofesi sebagai teknisi di industri teknologi nuklir.
Teknisi di sektor nuklir bekerja untuk membuat dan merancang material dan mesin yang terdapat di gudang atau fasilitas pabrik lainnya.
Bantuan dari mereka akan membantu teknisi dan pekerja lainnya untuk mempertahankan alur kerja yang efektif.
Tugas lainnya mungkin termasuk melakukan penelitian terhadap data-data dan biaya produksi.
3. Peneliti
Prospek karier yang tidak kalah menarik adalah menjadi peneliti atau researcher.
Kamu nantinya bisa bekerja di badan penelitian milik pemerintah maupun swasta.
Salah satu contohnya adalah bekerja sebagai peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Indonesia, yang berfokus pada penelitian dan pengembangan teknologi nuklir.
4. Dosen
Kalau kamu punya passion di bidang pendidikan, tidak ada salahnya untuk melanjutkan karier sebagai dosen di bidang terkait.
Seperti dosen di jurusan teknik nuklir atau bidang ilmu teknik lainnya.
Sebelum menjadi dosen, kamu perlu melanjutkan pendidikan di bidang yang sama pada jenjang S2 hingga S3.
5. Tenaga ahli pengawasan ketenaganukliran
Tugas utama tenaga ahli pengawasan ketenaganukliran adalah mengawasi aspek keselamatan dari instalasi nuklir.
Mereka yang perlu memastikan bahwa standar keamanan telah terpenuhi untuk melindungi pekerja, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
Kamu berpeluang untuk bekerja di instansi yang memiliki peran dan fungsi tersebut, misalnya di Badan Pengawas Tenaga Nuklir.
6. Konsultan dan regulator
Tak hanya sebagai tenaga ahli pengawasan, kamu juga bisa temukan peluang kerja lainnya di sektor pemerintah, seperti sebagai konsultan atau regulator kebijakan.
Sebagai konsultan, kamu akan diminta untuk memberikan saran dan konsultasi kepada pemerintah atau industri terkait kebijakan energi nuklir, keselamatan, dan teknologi.
7. Ahli manajemen limbah radioaktif
Seperti yang sudah disebutkan di atas, kamu dapat mempelajari mata kuliah terkait pengelolaan dan pengolahan limbah radiasi.
Kalau tertarik untuk mendalami fokus ilmu tersebut, prospek karier yang satu ini dapat kamu pertimbangkan.
Kamu akan bertugas untuk mengelola pembuangan limbah radioaktif dengan cara yang aman dan sesuai dengan regulasi.
Tujuannya adalah untuk mengatasi kontaminasi lingkungan akibat aktivitas nuklir atau radiasi.
Demikian pembahasan Glints tentang jurusan teknik kulir, mata kuliah, hingga prospek kerjanya.
Kamu masih bisa mempelajari lebih banyak jurusan di perkuliahan lewat artikel-artikel gratis di Glints Blog.
Tak hanya itu, terdapat juga topik lain yang berkaitan dengan istilah-istilah akademis, tugas kuliah, jenis ujian kuliah, dan lain sebagainya.
Kamu bisa temukan banyak tips dan panduan untuk membantumu menjalani dunia perkuliahan dengan lebih mudah.
Yuk, link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!
