Sebelum Ajukan Pinjaman, Yuk, Kenali Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan Kelompoknya!

Diperbarui 14 Feb 2023 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia

Kredit adalah salah satu cara yang bisa dipilih untuk mendapat pinjaman uang. Tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis kredit yang berbeda-beda?

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kredit-kredit ini ada beberapa macam kelompok.

Yuk, ketahui kelompok-kelompok kredit dan jenis-jenisnya dalam artikel Glints ini.

Baca Juga: Kenali 5 Jenis Bunga Ini supaya Tidak Salah saat Mengajukan Kredit

Jenis Kredit Berdasarkan Kegunaan

jenis kredit

© Rawpixel.com

1. Kredit investasi

Jika kamu ingin membuka usaha, membangun proyek, membuat pabrik, rehabilitasi, perluasan bangunan usaha, dan lain-lain, ini adalah jenis investasi yang bisa dipilih.

Melansir OJK, kredit ini memang dapat mendukung kebutuhan dana pembiayaan investasi jangka panjang.

Jenis kredit ini umumnya memiliki masa pengembalian yang cukup lama, sehingga cocok jika ingin meminjam nominal yang besar untuk keperluan usaha.

Untuk mengajukan pinjaman ini, dibutuhkan studi kelayakan dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) serta Tanda Daftar Perusahaan (TDP). 

2. Kredit modal kerja

Kredit modal kerja adalah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada peminjam yang ingin meningkatkan kapasitas operasi produksi.

Sebuah bisnis bisa mengajukan pinjaman kredit modal kerja untuk membeli bahan baku, membayar upah karyawan, atau hal lainnya yang terkait operasi produksi sebuah perusahaan.

Untuk mengajukan pinjaman ini, kamu harus memahami persyaratan dari bank yang dipilih.

Jenis Kredit Berdasarkan Jangka Waktu

jenis kredit

© Unsplash.com

1. Kredit jangka pendek

Kredit jenis jangka pendek adalah yang jangka waktu peminjamannya kurang dari satu tahun.

Pinjaman ini cenderung lebih mudah didapatkan dibanding jangka panjang karena risikonya lebih kecil bagi pemberi pinjaman.

Baca Juga :  10 Film tentang Pemuda yang Inspiratif dan Sarat Makna

Tentunya, persyaratannya pun lebih mudah untuk dipenuhi.

Kredit jangka pendek dapat digunakan untuk usaha maupun kepentingan pribadi.

2. Kredit jangka menengah

Kredit jangka menengah adalah pinjaman yang masa cicilannya lebih lama dari jangka pendek, yaitu kurang lebih tiga tahun. 

Menurut Pegadaian, kredit jangka menengah sering digunakan usaha kecil dan menengah (UKM) di bawah 100 juta.

3. Kredit jangka panjang

Dalam kelompok kredit berdasarkan waktu, kredit jangka panjang adalah yang memiliki jangka waktu pengembalian paling lama, yaitu maksimal lima tahun.

Peminjam dapat mengajukan kredit ini untuk membangun usaha, membeli rumah, maupun kendaraan.

Karena jangka panjang dan risikonya cukup besar, pengajuan peminjaman ini membutuhkan dokumen-dokumen khusus agar disetujui bank dan tidak mudah untuk didapatkan begitu saja.

Baca Juga: 5 Daftar Pinjaman Online OJK yang Terpercaya dan Aman

Jenis Kredit Berdasarkan Tujuan

jenis kredit

© Rawpixel.com

1. Kredit produktif

Kredit produktif adalah jenis pinjaman yang bisa digunakan untuk meningkatkan hasil pemasukan dengan membeli suatu aset.

Misalnya, peminjam menggunakan uang kredit produktif untuk membeli properti yang disewakan atau menjadikannya modal usaha sehingga mendapatkan uang.

2. Kredit konsumtif

Sedikit berbeda dari kredit produktif, kredit konsumtif adalah kredit yang digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Uang yang dipinjam untuk kredit konsumtif tidak digunakan untuk membeli aset yang menghasilkan uang.

Justru, kredit konsumtif digunakan untuk pembelian aset yang akan mengalami depresiasi, misalnya membeli barang elektronik atau barang pemenuhan keinginan lainnya.

Jenis Kredit Berdasarkan Sektor Usaha

© Freepik.com

1. Kredit pendidikan

Kredit pendidikan bisa dipinjam untuk membayar biaya pendidikan, baik siswa sekolah maupun mahasiswa.

Selain itu, kredit ini juga dapat digunakan untuk membangun sarana pendidikan.

Baca Juga :  8 Ide Kegiatan Quality Time bersama Keluarga saat Puasa

2. Kredit profesi

Kredit profesi adalah jenis kredit khusus yang biasanya dikeluarkan untuk profesional dengan tipe pekerjaan tertentu, seperti dosen, pengacara, atau dosen.

3. Kredit perumahan

Masyarakat dapat mengajukan jenis kredit perumahan untuk membangun atau membeli rumah.

4. Kredit pertambangan

Kredit pertambangan juga termasuk ke dalam kredit jangka panjang.

Biasanya, yang meminjam kredit jenis ini adalah usaha jenis pertambangan seperti minyak, emas, dan timah.

5. Kredit pertanian

Tak hanya pertambangan, pengusaha sektor pertanian pun dapat mengajukan kredit untuk usahanya.

Umumnya, kredit ini diberikan untuk pertanian atau perkebunan rakyat.

Kredit pertanian dibayarkan dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang tergantung kondisi masing-masing peminjam dan jumlah pinjamannya.

6. Kredit peternakan

Selain pertambangan dan pertanian, sektor peternakan juga sering membutuhkan pinjaman uang dengan cara kredit.

Pinjaman uang ini tergolong ke dalam kredit peternakan yang bisa berjangka pendek hingga panjang.

7. Kredit industri

Kredit jenis ini sering ditawarkan oleh pihak bank bagi sektor industri baik kecil, menengah, maupun skala besar.

Baca Juga: Ingin Mengatur Keuangan? Ini 5 Alternatif Metode Untukmu

Nah, itu dia berbagai jenis kredit berdasarkan kategorinya. Manakah yang kira-kira kamu butuhkan?

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memenuhi syarat-syaratnya dengan baik, ya.

Mau tahu tips menarik lain tentang keuangan pribadi? Ayo baca lebih banyak artikel di Glints Blog!

Mulai dari tips investasi, budgeting, pencatatan pengeluaran, hingga tips mengenai pembayaran utang, semuanya tersedia untukmu.

Topik-topiknya juga telah disesuaikan dengan kebutuhan para kaum pekerja, lho.

Tunggu apa lagi? Ayo temukan kumpulan artikel terbarunya di sini sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon