Yuk, Jangkau Audiens Skala Global dengan International SEO
Ditulis oleh : Alifia Seftin Oktriwina
Apakah kamu ingin kontenmu dilihat oleh audience dari berbagai negara? International SEO adalah strategi yang tepat untukmu.
Strategi international SEO akan membuat kontenmu dapat dilihat oleh siapa saja dan di mana saja.
Ini cocok untukmu yang ingin mendapatkan audience skala global dan memasuki target pasar baru di berbagai negara.
Akan tetapi, strategi international SEO tidak bisa diterapkan begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan strategi ini.
Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut!
Apa Itu International SEO?
Dilansir dari Alexa, international SEO adalah strategi untuk mengoptimasi website agar dapat dilihat oleh orang-orang yang berada di negara yang berbeda atau berbicara bahasa yang berbeda.
Kamu bisa menggunakan penargetan geografis, tag hreflang, dan berbagai penargetan lokal lainnya agar konten dapat menjangkau audience di seluruh dunia.
Ketika melakukan international SEO, Google akan melakukan upaya untuk mencocokkan hasil pencarian dengan bahasa dan lokasi pencari.
Sinyal khusus yang ditambahkan di website kamu membantu Google atau mesin pencari lainnya mengetahui kapan website memiliki konten yang cocok untuk audience di negara tertentu atau menelusuri dalam bahasa tertentu.
Cara Menerapkan International SEO
1. Lakukan riset
Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum menerapkan international SEO adalah melakukan riset terlebih dahulu.
SEMrush menyebut, kamu harus mencari tahu bagaimana potensi website-mu di negara yang akan menjadi target pasarmu.
Identifikasi bagaimana visibilitas pencarian organik website-mu secara internasional, traffic, conversions, hingga conversion rate-nya.
Kamu bisa mengidentifikasi hal-hal tersebut dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
- Negara dan bahasa asing mana yang sudah menyediakan visibilitas dan traffic penelusuran organik?
- Berapa volume dan tren dari waktu ke waktu keterlihatan penelusuran organik dan traffic yang berasal dari setiap negara dan bahasa?
- Dari negara mana website kamu mendapatkan tingkat konversi pengunjung tertinggi?
- Berapa volume dan tren konversi yang berasal dari masing-masing negara tersebut?
2. Lakukan keyword research
Hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan sebelum menggunakan international SEO adalah melakukan keyword research.
Hal ini bisa kamu lakukan setelah mengidentifikasi negara mana saja yang akan menjadi target pasarmu.
Keyword research akan membantumu mendapatkan data-data berikut.
- Keyword relevan yang dapat digunakan oleh audience internasional untuk menelusuri bisnis, produk, atau layananmu.
- Volume pencarian organik untuk keyword tersebut per negara.
- Tingkat persaingan keyword per negara.
- Peringkat website-mu saat ini untuk keyword tersebut di pasar target.
3. Modifikasi domain agar sesuai dengan international SEO
Langkah selanjutnya untuk memanfaatkan international SEO adalah dengan melakukan modifikasi domain website.
Modifikasi ini dilakukan untuk memudahkan mesin pencari untuk mengarahkan audience sesuai dengan negara asal atau bahasanya.
Hubspot menyebut, ada tiga cara yang bisa kamu lakukan agar domain website-mu sesuai dengan strategi international SEO.
a. Membuat sub-direktori setelah gTLD
gTLD atau generic top level domain adalah domain utama dari website-mu. Contohnya, glints.com.
Untuk mengarahkan audience berdasarkan negara atau bahasa, kamu bisa menambahkan folder sub-direktori.
Sehingga, mesin pencari bisa langsung mengarahkan audience ke sub-direktori tersebut alih-alih ke halaman utama.
URL website yang ditambahkan sub-direkrotri berdasarkan negara atau bahasa akan menjadi seperti berikut.
- glints.com/id
- glints.com/eng
b. Menambahkan subdomain sebelum gTLD
Selain menggunakan sub-direktori, kamu juga bisa menambahkan subdomain sebelum gTLD.
Sehingga, URL untuk masing-masing target negara atau bahasa menjadi seperti berikut.
- id.glints.com
- en.glints.com
c. Menggunakan country code top level domain (ccTLD)
Country code top level domain adalah domain yang membawa identitas negara untuk menunjukkanisi website dari domain ini diperuntukkan bagi masyarakat negara tersebut.
Penerapan ccTLD adalah dengan mengganti “.com” agar sesuai dengan negara yang dituju. Berikut contohnya:
- glints.id
- glints.uk
4. Buat konten yang sesuai dengan bahasa dan budaya target audience
Hal terakhir yang harus kamu lakukan ketika menggunakan international SEO adalah memastikan kontenmu dengan target audience.
Cobalah menggunakan bahasa lokal, mata uang, dan zona waktu serta memberikan informasi kontak seperti alamat dan nomor telepon yang sesuai.
Dengan cara ini kamu memberi isyarat kepada pengguna dan mesin pencari bahwa mereka berada di tempat yang tepat.
Pertimbangkan juga tentang perbedaan budaya saat kamu membuat desain dan konten.
Setiap negara memiliki persepsi yang berbeda mengenai hal-hal seperti warna, tata letak, hingga gaya humor. Pastikan kontenmu memperhatikan sensitifitas terhadap hal-hal tersebut.
International SEO adalah salah satu strategi yang cocok jika kamu ingin memasuki pasar internasional.
Selain international SEO, masih banyak strategi lainnya yang bisa kamu terapkan, lho. Kamu bisa mempelajarinya dengan mengikuti webinar marketing dari Glints ExpertClass.
Kamu bisa belajar dan bertanya langsung kepada para profesional sesuai dengan bidang keahliannya.
Yuk, cari kelasnya dengan klik di sini, jangan lupa daftar sebelum kamu kehabisan kuota webinar Glints ExpertClass.
