Instrumen Penelitian: Apa Itu, Jenis-Jenis, Contoh

Tayang 16 Jul 2024 - Dibaca 4 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Ketika kamu sedang membuat skripsi, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah instrumen penelitian. Lalu, apa itu instrumen penelitian?

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Singkatnya, tanpa menggunakan ini kamu tak bisa mengambil data untuk penelitianmu.

Yuk, pelajari apa itu instrumen penelitian di artikel Glints berikut ini!

Baca Juga: Tugas Akhir (TA): Definisi, Bedanya dengan Skripsi, dan Jenis

Apa Itu Instrumen Penelitian?

Mengutip Discover PhD, instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengoleksi, mengukur, dan menganalisis data yang relevan dengan penelitianmu.

Alat ini biasanya digunakan saat melakukan penelitian di bidang ilmu sosial dan kesehatan.

Tak hanya itu, alat ini juga bisa digunakan di bidang pendidikan atau penelitian yang berkaitan dengan pasien, staf, guru, dan siswa.

Sebuah instrumen dipilih dan ditentukan secara penuh oleh seorang peneliti.

Tentunya, instrumen yang dipilih seorang peneliti akan sangat mempertimbangkan karya tulis ilmiah yang dibuatnya.

Fungsi Instrumen Penelitian

Tentunya, instrumen ini memiliki beragam fungsi dalam sebuah studi atau riset.

Menurut buku karya I Komang Sukendra dan I Kadek Surya Atmaja, berikut adalah beberapa fungsi yang dimilikinya.

  • membantu peneliti memahami sumber data yang akan diteliti
  • mengetahui jenis data yang akan diteliti
  • menentukan teknik pengumpulan data dan langkah penyusunannya
  • memastikan data yang diambil valid, dapat diandalkan, dan tidak ada pengecoh
  • memastikan hasil data penelitian berkualitas dan sesuai tujuan
Baca Juga: Referensi: Apa Itu, Tujuan, Jenis, Sumber, Cara Menulisnya

Jenis-Jenis Instrumen Penelitian

Instrumen untuk sebuah studi memiliki beberapa jenis yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Terdapat beberapa jenis instrumen penelitian yang umum digunakan masih menurut Study Smarter, yang di antaranya adalah sebagai berikut.

Baca Juga :  Jurusan Sistem Informasi: Mata Kuliah dan Prospek Kariernya

1. Wawancara

Wawancara adalah instrumen yang umum digunakan di penelitian kualitatif.

Proses pengambilan datanya dilakukan dengan memberi pertanyaan ke partisipan penelitian.

Wawancara biasanya memiliki tiga jenis utama, yaitu:

Wawancara terstruktur

Pertanyaan wawancara dibuat secara berurutan dan biasanya berbentuk pertanyaan tertutup sehingga peneliti bisa mendapatkan jawaban ya atau tidak.

Wawancara tidak terstruktur

Jenis ini adalah kebalikannya dari wawancara terstruktur. Pertanyaan yang diberikan bersifat terbuka dan tidak diurutkan.

Oleh karenanya, partisipan bisa mengekspresikan diri lebih bebas dalam jawabannya.

Wawancara semiterstruktur

Jenis wawancara ini adalah instrumen penelitian yang mencampurkan keduanya.

Dalam wawancara semi-terstruktur, pertanyaan disusun secara teratur namun sifatnya lebih terbuka sehingga tidak kaku.

2. Survei

Survei merupakan instrumen yang digunakan untuk mengambil data dengan menanyakan sekelompok partisipan terhadap suatu isu.

Biasanya, survei dilakukan dengan menyebarkan form secara online berupa kuesioner.

Manfaat utama dari survei adalah proses pengambilan data yang lebih murah serta bersifat tertutup.

Dengan begitu, partisipan survei bisa menjawab dan membagikan pendapatnya secara jujur.

3. Observasi

Instrumen lain yang umum digunakan dalam penelitian adalah observasi.

Seperti namanya, kamu akan melihat dan mengobservasi bagaimana partisipan berinteraksi dalam lingkungan yang terkontrol maupun tidak.

Observasi sangat mudah dilakukan dan juga memberi hasil yang akurat.

Namun, instrumen ini rentan akan bias dari peneliti yang melakukannya sehingga mengurangi objektivitas dan keadilannya.

4. Fokus grup

Fokus grup mirip dengan wawancara namun melibatkan lebih dari satu partisipan.

Instrumen ini bertujuan untuk memahami pendapat sekelompok orang terhadap suatu topik.

Fokus grup biasanya berisi satu moderator dan sekelompok partisipan.

Menggunakan fokus grup sangat cepat, murah, dan efisien. Namun, proses analisis datanya akan lebih memakan waktu.

Baca Juga :  Beasiswa Indonesia Bangkit: Jenis, Syarat, dan Jalur Seleksi

Tak hanya itu, beberapa partisipan juga bisa saja merasa malu atau tidak mau memberikan opininya.

Ciri-Ciri Instrumen Penelitian yang Baik

Apabila kamu merasa kebingungan memilih instrumen yang tepat, ada beberapa ciri serta tips yang dapat membantumu menentukannya.

Berikut adalah beberapa ciri instrumen penelitian yang baik mengutip Impactio.

  • suatu instrumen harus sudah terbukti valid dan bisa diandalkan
  • instrumennya mampu mengoleksi data yang sesuai dengan pertanyaan penelitian yang diajukan
  • instrumennya dapat membantu menjawab tujuan penelitian, pertanyaan penelitian, serta membuktikan atau menyanggah suatu hipotesis
  • tidak memiliki bias ketika mengambil data
  • dapat dijelaskan bagaimana suatu instrumen akan digunakan
Baca Juga: 15 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Matematika

Itu adalah paparan singkat seputar apa itu instrumen penelitian yang bisa kamu pelajari.

Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis dengan baca kumpulan artikel kategori Panduan Akademis di Glints Blog.

Ada banyak artikel dengan topik beragam yang bisa membantumu menjalani kegiatan perkuliahan.

Menarik bukan? Klik di sini sekarang untuk akses dan baca artikelnya secara gratis!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon