15 Contoh Kelemahan Diri saat Interview & Tips serta Jawabannya

Diperbarui 18 Jun 2024 - Dibaca 17 mnt
Ditulis oleh : Harfei Rachman

Salah satu pertanyaan saat interview kerja yang cukup menjebak kandidat adalah seputar contoh kelemahan atau kekurangan diri.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Bagaimana tidak? Membicarakan hal-hal yang tidak kamu kuasai bisa saja jadi pedang bermata dua saat sedang diwawancara untuk lowongan pekerjaan baru.

Entah karena salah ucap atau terlihat terlalu grogi, satu kesalahan bisa menyebabkanmu untuk ditolak oleh perusahaan impian.

Agar kamu bisa terlihat meyakinkan dan percaya diri, berikut Glints paparkan cara terbaik untuk menjawab pertanyaan contoh kelemahan diri saat interview. Yuk, disimak!

Tips Menjawab Pertanyaan Contoh Kelemahan Diri saat Interview

1. Pilih kelemahan yang tidak berkaitan dengan posisi pekerjaan

Rekruter menanyakan pertanyaan ini karena ingin tahu apakah pelamar sadar akan kekurangannya sendiri, mau bersikap jujur, serta apakah ada kemauan mengembangkan dirinya atau tidak.

Oleh karena itu, kata Zety, cara menjawab pertanyaan tentang kelemahan diri saat interview adalah dengan memilih kelemahan yang paling tidak berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Sebagai contoh, jika melamar sebagai copywriter, kamu bisa menerangkan pada rekruter kalau kemampuan matematika bukanlah kekuatanmu.

Meski begitu, beri tahu juga bahwa kamu mau mengembangkan kelemahanmu tersebut.

2. Kelemahan pada pekerjaan sebelumnya yang sudah kamu perbaiki

Cara menjawab pertanyaan contoh kekurangan diri saat interview berikutnya adalah dengan mengungkapkan kelemahanmu pada pekerjaan sebelumnya.

Menurut laman The Balance Careers, cara menjawab seperti ini menunjukkan bahwa kamu sadar akan kesalahan di masa lalu dan berkomitmen untuk terus mengembangkan diri.

Jika menggunakan strategi ini, pastikan tidak menyebutkan bahwa kamu sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghilangkan kelemahan tersebut.

Mengapa demikian? Pasalnya, hal tersebut hanya akan membuatmu terlihat tidak percaya diri dan bahwa kamu kurang berkualifikasi untuk pekerjaan tersebut.

3. Jelaskan bagaimana kamu telah memperbaiki kelemahan tersebut

Sejatinya, rekruter tidak mengharapkanmu untuk bisa mengatasi kelemahan dalam waktu sekejap. Pasalnya, setiap orang memiliki kekurangan yang harus terus mereka asah.

Nah, dengan menjelaskan bagaimana kamu telah berusaha untuk memperbaiki kelemahan, kamu akan memberikan kesan pada rekruter mengenai atribut positif dari gaya kerjamu.

Selain itu, menjelaskan cara memperbaiki kelemahan juga menunjukkan bahwa kamu adalah seseorang yang peduli akan kariernya.

4. Jangan sombong, jangan meremehkan diri sendiri

Melansir Hubspot, hal terpenting yang harus kamu lakukan saat ditanya contoh kekurangan diri saat interview kerja adalah untuk tetap percaya diri.

Meskipun kamu bukanlah seseorang yang sangat percaya diri, pastikan jawabanmu sudah dijawab sejujur-jujurnya dan tidak perlu merasa malu ketika menjawabnya.

Selain itu, jangan sampai kamu terkesan sombong atau arogan di mata rekruter. Jika ingin menjelaskan mengenai cara kamu memperbaiki diri, gambarkan prosesnya dengan rendah hati.

5. Ubah kelemahan menjadi kelebihan

Terakhir, cara menjawab pertanyaan mengenai contoh kelemahan diri saat interview adalah dengan mengubah kelemahan menjadi sebuah kelebihan yang tidak akan menghambat produktivitasmu.

Sebagai contoh, kamu merasa bahwa kelemahan terbesarmu adalah menjadi seorang perfeksionis. Namun, kelemahan tersebut bisa diputar menjadi kelebihan.

Kamu bisa jelaskan pada rekruter, bahwa sebagai perfeksionis, kamu cenderung sangat teliti dan suka memerika kualitas pekerjaanmu secara berulang kali.

Contoh Kelemahan Diri yang Dapat Kamu Bahas saat Interview

Seperti yang sudah Glints paparkan, menjawab pertanyaan contoh kelemahan diri saat interview itu tidaklah mudah.

Hal ini bukan karena merasa takut. Akan tetapi, terkadang, banyak pencari kerja yang tidak mengetahui kelemahan diri mereka sendiri.

Selain itu, justru mereka tidak tahu contoh kelemahan diri yang sekiranya tidak berisiko untuk mereka ungkapkan di interview.

Nah, agar tidak bingung lagi, berikut Glints berikan daftar sepuluh kelemahan paling umum yang dapat kamu sampaikan ketika nanti wawancara kerja.

1. Belum memiliki pengalaman yang memadai

Salah contoh kelemahan diri yang dapat diungkapkan di interview adalah bahwa kamu belum memiliki pengalaman yang memadai. Hal ini cukup umum terutama bagi fresh graduate. 

Untuk menutup kelemahan ini, jabarkan langkah-langkah yang sudah kamu ambil untuk menunjang karier, seperti mengikuti kursus atau seminar demi mengasah kemampuanmu.

Intinya, saat menjelaskan kelemahan satu ini, pastikan kamu memperlihatkan ketertarikan yang tinggi akan lowongan yang terbuka.

Dengan itu, rekruter melihatmu sebagai kandidat yang benar-benar serius untuk mengembangkan diri.

2. Permasalahan akademis

Menurut laman The Balance Careers, ketika ditanya perihal contoh kelemahan diri saat interview, kamu bisa paparkan permasalahan akademis yang dirasakan selama kuliah.

Baca Juga :  5 Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kenapa Sering Gonta-ganti Pekerjaan

Hal ini merupakan strategi jitu karena membuat rekruter lebih terpicu untuk mengerahkan analisis mereka pada CV dan portofoliomu.

Namun, kamu harus tetap berhati-hati. Jangan sampai kamu menyoroti kelemahan akademis yang secara langsung relevan dengan lowongan yang diingingkan.

Sebagai contoh, saat daftar sebagai seorang copywriter, jangan ungkapkan bahwa nilaimu pada kelas “creative writing” kurang memuaskan.

3. Kebiasaan kerja

Contoh kelemahan diri berikutnya yang dapat kamu sampaikan saat interview merupakan masalah kebiasaan kerja.

Dengan menjadikan kebiasaan kerja sebagai contoh kelemahan, rekruter akan melihatmu sebagai seseorang yang menghargai pekerjaannya.

Namun, jangan sampai kamu ungkapkan bahwa kekuranganmu adalah sebagai “pekerja keras”. Hal ini hanya akan membuatmu terlihat tidak jujur.

Justru, kamu bisa berikan rekruter penjelasan tentang bagaimana kamu melakukan hal-hal tertentu secara berlebihan di tempat kerja. Beberapa contohnya seperti:

  • meninggalkan proyek yang belum selesai
  • memberikan terlalu banyak detail dalam laporan
  • beralih dari satu proyek ke proyek lainnya (multitasking)
  • mengambil semua pujian untuk proyek kelompok
  • mengambil terlalu banyak proyek sekaligus
  • menerima terlalu banyak tanggung jawab

4. Sulit berinteraksi dengan rekan kerja

Selanjutnya, kamu bisa sebutkan kelemahan yang berhubungan dengan kemampuanmu untuk berinteraksi dengan orang lain.

Namun, pastikan kamu tidak terlihat sebagai seseorang yang tidak dapat bekerja sama dengan rekan-rekan di kantor.

Untuk menghindari hal tersebut, pilih satu masalah spesifik yang sudah kamu perjuangkan. Kemudian, bicarakan bagaimana kamu telah berusaha untuk meningkatkan jenis interaksi ini.

Contoh permasalahan interaksi dengan rekan kerja yang dapat kamu jelas pada rekruter adalah seperti demikian:

  • konfrontasi yang kerap kali berakhir kurang baik
  • berharap terlalu banyak dari rekan kerja
  • terlalu sering mengekspresikan rasa frustrasi dengan staf atau rekan kerja yang kinerjanya buruk
  • terlalu kritis terhadap pekerjaan orang lain
  • terlalu mudah menginternalisasi dan mempermasalahkan tuntutan klien
Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Tips Menjawab Pertanyaan Interview 'Siapa Role Model-mu?'

5. Penguasaan bahasa asing yang kurang baik

Penguasaan bahasa asing yang kurang baik juga dapat menjadi contoh kekurangan diri yang bisa dilontarkan saat interview.

Meski begitu, tetap sampaikan ke rekruter setidaknya kamu mampu menggunakan satu bahasa asing tertentu. Beri tahu juga bahwa saat ini kamu masih mengasah kemampuan bahasa asingmu.

Sebagai contoh, kamu bisa jelaskan bahwa kemampuan bahasa Prancis-mu kurang baik. Akan tetapi, kemampuan bahasa Inggris-mu memiliki kualitas yang berada di atas rata-rata.

Agar rekruter lebih yakin, kamu bisa sediakan nilai tes kemampuan bahasamu di CV, lho.

6. Kurang percaya diri

Kurang percaya diri jadi contoh kelemahan yang bisa kamu sampaikan saat interview. Permasalahan satu ini kerap menghantui para introvert yang biasanya lebih suka untuk bekerja secara mandiri.

Selain menghindari tugas dalam kelompok, contoh kurang percaya diri lainnya yang dapat disampaikan adalah bahwa kamu kurang asertif.

Selain itu, kamu juga bisa menggambarkan kalau kerap menerima semua pendapat meskipun sebenarnya tidak setuju.

Seperti menjelaskan bentuk kelemahan lainnya, jangan lupa sertakan pemaparan bahwa kamu sudah mulai untuk menghilangkan kekurangan ini.

7. Sulit menyeimbangkan work life balance

Menurut Indeed, contoh kelemahan atau kekurangan diri yang sering diungkapkan para job seeker adalah bahwa mereka sulit menyeimbangkan work life balance.

Menghabiskan energi dan waktu di kantor adalah bukti etos kerja yang baik. Namun, penting juga bagi karyawan untuk memprioritaskan istirahatnya agar terhindar dari burnout.

Jika kamu ingin jelaskan hal ini kelemahan diri, paparkan juga pada rekruter langkah-langkah yang sudah kamu ambil untuk memiliki work life balance.

Setelah itu, jelaskan juga pada rekruter bagaimana usahamu untuk memiliki work life balance telah memengaruhi kehidupan kerjamu dengan baik.

8. Berantakan

Sikap berantakan sejatinya dapat kamu jadikan contoh kelemahan diri saat interview. Terutama, contoh perilaku kurang rapi di tempat kerja.

Sebagai contoh adalah mengenai meja kerjamu yang tidak tertata, atau inbox di email yang tidak pernah kamu urus.

Kamu bisa menutup kekurangan ini dengan memberikan contoh bahwa kamu secara rutin membersihkan meja setidaknya seminggu sekali.

Hal ini akan memberikan gambaran pada rekruter bahwa kamu berupaya untuk menghilangkan sikap berantakan tersebut.

9. Tidak sabaran

Sifat tidak sabaran juga jadi salah satu contoh kekurangan yang bisa kamu sampaikan untuk menjawab pertanyaan ini.

Baca Juga :  Waspadai 5 Tanda HRD Tidak Terkesan denganmu saat Interview

Meskipun tidak baik, kamu bisa jelaskan pada rekruter bahwa sifat tersebut muncul karena kamu menginginkan kualitas kerja yang sempurna.

Selain itu, untuk menutup kekurangan tersebut, kamu bisa jelaskan pencapaian yang sudah kamu terima karena sifat tidak sabaranmu tersebut.

10. Enggan meminta bantuan

Contoh kekurangan diri lainnya yang dapat disampaikan saat interview adalah bahwa kamu enggan meminta bantuan pada atasan atau rekan kerja.

Meskipun kemandirian adalah sebuah kualitas dan bukti etos kerja yang positif, pekerja harus selalu tahu kapan harus meminta bantuan.

Jika kamu sebelumnya enggan meminta bantuan, jelaskan mengapa kamu akhirnya sadar bahwa bantuan adalah hal yang bermanfaat.

Hal ini akan membuatmu terlihat sebagai pekerja yang tidak egois dan selalu sadar akan kekurangannya di mata rekruter.

11. Sulit mendelegasikan tugas

Contoh kelemahan diri lain yang bisa kamu sampaikan saat interview kerja adalah kesulitan ketika harus mendelegasikan tugas.

Hal ini terbilang cukup wajar terlebih jika kamu memang belum punya pengalaman sebagai manajer.

Meski begitu, kamu bisa memberi kesan positif ke rekruter dari jawabanmu dengan menyampaikan keinginanmu untuk menanggulanginya.

12. Terlalu jujur

Kejujuran adalah sebuah hal yang sangat dihargai di dunia kerja. Meski begitu, terkadang terlalu jujur juga dapat menyebabkan pihak lain merasa sakit hati.

Kamu bisa menjelaskan kelemahanmu ini dengan menyebutkan kesuksesan yang bisa didapatkan dari sifat terlalu jujurmu terlebih dahulu.

Lalu, jelaskan bahwa kamu paham sifatmu ini dapat dilihat sebagai bentuk kurangnya rasa empati dan dirimu mencoba untuk memperbaikinya.

Kesadaranmu ini dapat membuatmu dianggap sebagai seseorang yang memiliki kecerdasan emosional yang merupakan hal penting bagi seorang pemimpin.

13. Ragu-ragu

Merasa ragu dan tidak tahu keputusan apa yang harus diambil adalah suatu hal yang wajar, terlebih jika kamu belum punya pengalaman sebagai pemimpin.

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan mengakui bahwa dirimu selama ini bergantung pada kepemimpinan yang kuat di mana instruksi dan keputusan disampaikan secara jelas.

Hal ini menunjukkan bahwa kamu bisa berperan sebagai “pengikut” ketika dibutuhkan.

Namun, jangan lupa juga untuk menyampaikan dalam jawabanmu kalau dirimu dapat mengambil keputusan atau memberi instruksi ketika dibutuhkan berdasarkan pengalaman serta instingmu.

14. Mengkritik diri sendiri terlalu tajam

Setiap orang mungkin pernah mengkritisi dirinya sendiri terutama ketika bekerja. Terkadang, kritik yang diberikan diri sendiri pun sangat tajam sehingga membuatmu kehilangan motivasi.

Kamu bisa menyampaikan contoh kelemahan diri ini saat interview untuk menunjukkan bahwa dirimu selalu ingin untuk menghasilkan yang terbaik, bahkan di luar jam kerja.

Namun, sampaikan juga bahwa kamu mulai belajar untuk mengabaikan beberapa kritik yang terlalu berlebihan ini agar produktivitas terjaga dan terhindar dari burnout.

15. Menunda-nunda

Menunda-nunda atau procrastination adalah tantangan yang umum dihadapi setiap orang. Meski terkesan berisiko, kamu juga bisa menyebutkan kelemahan ini ketika sedang interview kerja.

Jelaskan bahwa kamu sadar pentingnya manajemen waktu serta sudah menerapkan beberapa strategi untuk menanggulanginya, seperti membuat deadlineto-do list, dan sebagainya.

Setelah itu, sebutkan kesuksesan yang kamu dapatkan setelah mencoba mengelola waktu secara efektif.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menceritakan Diri Saat Interview?

Contoh Jawaban untuk Pertanyaan Kelemahan Diri saat Interview

Belum puas dengan tips dan pilihan-pilihan kelemahan di atas? Agar makin tergambar, coba simak contoh jawabannya berikut ini.

Contoh 1

Bahasa Indonesia

Saya kurang lihai saat harus bekerja dengan tim. Saya adalah seseorang yang sangat mandiri, jadi sulit ketika harus bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan saya

Itulah mengapa kini saya mengejar peran yang mengharuskan saya untuk bekerja secara mandiri. Meskipun demikian, saya selalu berusaha untuk memperbaiki kelemahan ini dengan mendaftar di berbagai workshop mengenai team building.

Bahasa Inggris

I am not very good at teamwork because I am very independent so it’s hard to rely on others to get my work done. That is why I pursue roles that requires me to work independently. However, I always try to improve this weakness by participating in a workshop about team building.

Contoh 2

Bahasa Indonesia

Berbicara di depan umum membuat saya gugup. Meskipun saya tidak perlu banyak berbicara di depan umum dalam peran saya sebagai web designer, saya merasa bahwa public speaking adalah keterampilan yang penting. Terutama ketika saya perlu menyampaikan pendapat saya selama rapat.

Untuk mengatasi kelemahan ini, saya sudah berbicara dengan bekas manajer saya. Dia merekomendasikan agar saya berbicara di setiap rapat tim mengenai jadwal, tenggat waktu, dan tujuan proyek kami saat mengembangkan situs web untuk klien.

Bahasa Inggris

I always feel nervous when talking in public. Even though I don’t have to talk a lot in front of public as a web designer, I think public speaking is an important skill. Especially when I have to deliver my opinion during meetings.

To resolve this weakness, I talked with my ex-manager. He recommended me to talk in every team meeting regarding schedule, deadline, and the purpose of our project to develop website for clients. 

Contoh 3

Bahasa Indonesia

Saya menganggap diri saya sebagai seseorang yang sangat teliti. Meskipun demikian, terkadang hal ini bisa menjadi kecenderungan terhadap sifat perfeksionisme.

Pada pekerjaan saya sebelumnya, sifat ini telah mengarahkan saya untuk memeriksa setiap item di spreadsheet sebanyak tiga kali, hingga mengoreksi email dengan cermat untuk memastikan alur komunikasi saya dengan atasan selalu rapi.

Saya sendiri juga selalu berhasil untuk mengukur tugas mana yang sekiranya bisa dikerjakan lebih awal dengan menganalisis tingkat kesulitannya.

Meskipun demikian, saya sadar perfeksionisme bukanlah perkara yang enteng. Saya juga sudah mulai memperbaiki kelemahan ini dengan lebih mengapresiasi tiap keberhasilan yang saya raih.

Bahasa Inggris

I think I am someone who pays a lot of attention to detail. However, this can lead to perfectionism.

In my previous role, this leads me to check every item in the spreadsheet up to three times to correcting every email to make sure my communication with my supervisor works fine.

I also always managed to consider which tasks could be done earlier by analyzing their difficulty.

Nonetheless, I realize perfectionism is not something to be taken lightly. I have also started to improve this weakness by appreciating my successes more. 

Contoh 4

Bahasa Indonesia

Saya sering mengkritisi diri saya sendiri terutama ketika saya merasa pekerjaan yang saya hasilkan tidak memuaskan. Dahulu, saya sering merasa tidak puas dengan diri saya sendiri sehingga hal ini menyebabkan saya mengalami burnout.

Meski begitu, sekarang saya sudah mencoba untuk bersikap lebih baik pada diri saya sendiri. Saya juga belajar mengenali kapan kritik ini memang benar atau kapan ia harus diabaikan.

Bahasa Inggris

I often criticize myself especially when I don’t think I produce a good work. In the past, I often feel dissatisfied with myself and that leads to burnout.

However, now I tried to be kinder to myself. I also learning to recognize when my inner critic is right and when to dismiss it. 

Contoh 5

Bahasa Indonesia

Saya adalah seseorang yang selalu berbicara apa adanya. Sebagai manajer, hal ini membantu saya mencapai kesuksesan karena saya bisa menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan orang-orang mengapresiasi kejujuran saya ini.

Meski begitu, saya sadar bahwa sikap ini dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman terlebih saat menyampaikan feedback.

Untuk mengatasi hal ini, saya mencoba untuk mengembangkan empati dan membangun hubungan yang lebih dalam dengan orang-orang yang saya pimpin. Saya juga mengikuti kursus kepemimpinan untuk belajar menyampaikan feedback dengan baik.

Bahasa Inggris

I am someone that speaks bluntly. As a manager, this helps me to achieve success because I can get things done effectively and people appreciate my honesty.

However, I realize my bluntness can make people feel uncomfortable especially when delivering feedback.

To resolve this, I’m working to develop my empathy and build deeper relationships with the people I lead. I also took leadership courses to learn how to deliver feedback. 

Baca Juga: Lakukan 5 Hal ini jika tidak bisa Menjawab Pertanyaan Interview

Nah, itulah berbagai cara untuk menaklukkan contoh-contoh pertanyaan kelemahan atau kekurangan diri saat dalam interview.

Semoga kesalahan-kesalahan yang dialami dalam wawancara-wawancara terdahulu tidak terulangi dan kamu bisa sukses jadi kandidat yang terbaik.

Baca Juga :  Begini Cara Menjawab Pertanyaan Interview "Mengapa Tertarik Melamar Posisi Ini"

Bagaimana? Apakah sekarang kamu sudah siap untuk menjalani interview?

Yuk, praktikkan ilmu jawab pertanyaan wawancara kerja ini dengan lamar lowongan kerja yang cocok buatmu! Lihat berbagai peluangnya di Glints sekarang.

CEK LOWONGAN LAINNYA

Namun, jika kamu masih ragu tenang, Glints punya bocoran atau kisi-kisi pertanyaan interview dari berbagai perusahaan, lho!

Ada 12 perusahaan yang berbagi pertanyaan interview serta tips menjawabnya agar kamu dapat membuat rekruter terkesan.

Dapatkan semua informasi tersebut lewat e-book gratis dari Gliints yang berjudul Kisi-kisi Pertanyaan Interview dari Perusahaan Top.

Klik di sini untuk akses e-book gratisnya sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon