6 Indikator untuk Menilai Seberapa Baik Kepemimpinan Kamu

Diperbarui 29 Jul 2021 - Dibaca 10 mnt

Isi Artikel

    Tahukah kamu bagaimana caranya mengukur keberhasilan seorang team leader memimpin anak buahnya? Adakah indikator khusus untuk menilai sebuah kepemimpinan?

    Umumnya, penilaian keefektifan kepemimpinan leader, terutama CEO, hanya diukur dari pencapaian atau kerugian finansial tahun sebelumnya.

    Namun, indikator untung-rugi saja tidak bisa dipakai untuk menilai semua aspek kepemimpinan secara keseluruhan. Penilaian itu hanya bisa menunjukkan kepada kita apa yang terjadi di masa lalu. 

    Maka, cara penilaian kepemimpinan yang baik seharusnya tidak cukup hanya dengan mengukur kinerja di masa lalu.

    Lantas, apa saja indikator yang diperlukan untuk menilai seberapa efektifnya kepemimpinan bos atau manajer kamu di kantor?

    Untuk Apa Indikator Penilaian Kepemimpinan?

    © Freepik

    Bukan cuma karyawan yang perlu dievaluasi. Memimpin itu sulit. Kepemimpinan (leadership) adalah salah satu fondasi yang penting untuk membangun kesuksesan dan mempertahankan keberlangsungan sebuah organisasi. 

    Oleh karena itu, pemimpin perusahaan juga butuh mendapatkan feedback. Saran, kritik, dan penilaian ini akan menjadi bahan pertimbangan apakah mereka tipe pemimpin yang tepat untuk lingkungan tersebut.

    Melalui hal itu, dapat diketahui apakah gaya kepemimpinan selama ini sudah tepat atau belum. Selain itu, dapat pula digunakan untuk memprediksi kinerja pemimpin di masa depan.

    Baca Juga: Membangun Relasi Antara Bos dan Karyawan yang Baik

    Dengan penilaian pula, kamu dan karyawan lainnya di perusahaan tersebut bisa yakin bahwa ia merupakan orang yang tepat serta siap dan mampu bertanggung jawab atas kinerja orang lain.

    Evaluasi yang baik harus menjadi bagian dari program permanen di sebuah perusahaan untuk menjelaskan arah organisasi, memberikan kesempatan, dan mengembangkan calon pemimpin baru di masa depan. 

    Apa Saja Indikator Penilaian Kepemimpinan?

    Sebagian besar pemimpin dan manajer tahu apa pentingnya kerja sama tim untuk membuahkan hasil yang diinginkan.

    Namun, sering kali ada kesenjangan antara apa yang kita pahami dan apa yang sebenarnya kita lakukan dalam praktik sehari-harinya.

    Lantas, apakah kamu seorang pemimpin yang efektif? Coba cek indikator kepemimpinan dari Glints di bawah ini untuk mengetahui apakah kamu atau bos kamu di kantor adalah pemimpin yang baik:

    1. Kemampuan analisis dan mengambil keputusan

    indikator kepemimpinan

    © Freepik

    Keterampilan untuk menganalisis dan membuat keputusan penting untuk dimiliki setiap pemimpin. Bisa dibilang, ini merupakan salah satu indikator kepemimpinan yang paling pertama dilihat ketika evaluasi.

    Seorang pemimpin yang “siap tempur” memiliki strategi pribadi lengkap dengan tujuan dan rencana untuk mencapainya.

    Apakah ia dapat memprediksi risiko apa saja yang mungkin terjadi di kemudian hari?

    Bagaimana caranya menentukan langkah-langkah apa yang harus diambil untuk mencapai target tertentu? Apa yang harus dilakukan untuk memprediksi hasil dari langkah tersebut?

    Baca Juga: Bagaimana Memberikan Kritik Konstruktif Pada Rekan Kerja

    Apakah ia bisa meneliti masalah apa yang terjadi pada pekerjaan dan apa yang menjadi sumbernya? Kemudian, apakah ia dapat mengambil keputusan secara musyawarah atau justru cenderung bertindak sendiri?

    Terakhir, apakah ia dapat menyelesaikan masalah secara tepat?

    Pengambilan keputusan adalah suatu strategi sistematis untuk mempertimbangkan semua alternatif yang dihadapi guna mengambil tindakan yang paling tepat menurut perhitungan.

    Melansir Sands Leadership, seberapa baik proses analisis dan cara pengambilan keputusan seorang pemimpin dipengaruhi gaya kepemimpinan dan budaya perusahaan itu sendiri.

    2. Kemampuan memotivasi

    indikator kepemimpinan

    © Freepik

    Dilansir dari Forbes, kemampuan memotivasi adalah prioritas penting bagi seseorang yang ingin menjadi pemimpin yang hebat.

    Seorang pemimpin yang baik bisa memotivasi dan memberdayakan orang lain untuk mengembangkan dan menggunakan kapasitas mereka secara maksimal.

    Hal ini dapat membantu untuk seseorang melakukan pekerjaannya dengan bertanggung jawab. Dengan begitu, tujuan dan target yang telah ditetapkan sebelumnya akan tercapai.

    Namun, kemampuan memotivasi pemimpin tidak berhenti sampai di situ.

    Indikator kepemimpinan yang baik adalah ia mampu membina kerja sama dan hubungan baik dengan bawahan dalam pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

    Percaya atau tidak, banyak pemimpin tim meminimalkan peluang sukses dengan menciptakan lingkungan kerja yang salah.

    Kamu sendiri mungkin pernah menjadi bagian dari organisasi di mana keberhasilan sebuah proyek sebetulnya merupakan upaya tim.

    Akan tetapi, penghargaan dan pengakuan dari atasan justru hanya berfokus pada apa yang dilakukan seorang individu.

    3. Kemampuan komunikasi dan mendengarkan

    indikator kepemimpinan

    © Freepik

    Seorang pemimpin pasti memiliki ide, pengalaman, dan keahliannya sendiri.

    Nah, yang menjadi indikator kepemimpinan yang efektif dalam hal ini apakah kamu bisa menyampaikan pesan, gagasan, atau pikiran kepada orang lain agar mereka memahami dengan baik apa yang kamu maksud.

    Hal itu dapat berupa secara langsung (lisan) atau tidak langsung.

    Di sisi lain, jangan lupa kalau orang lain di tim kamu juga memiliki ide, pengalaman, dan keahliannya masing-masing. Pemimpin tim yang efektif akan mendengarkan gagasan dan pendapat orang lain.

    Pemimpin tim yang kurang percaya diri akan menumpahkan semua ide mereka pada tim dan tidak mendengarkan siapapun.

    4. Kemampuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat

    surat pernyataan tidak punya npwp

    © Pexels

    Suka tidak suka, bagaimana seorang pemimpin bersikap, berinteraksi, bahkan berbicara sekali pun memengaruhi iklim dan suasana bekerja di kantor. 

    Seorang pemimpin memang harus memiliki kemampuan untuk membuat orang lain mengikuti keinginannya. Hal itu dapat dilakukan dengan menggunakan kekuatan pribadi atau otoritas jabatan. 

    Sebagai contoh, bos di kantor mungkin saja menegur kamu dengan nada meminta, menyindir, atau bahkan tegas seakan menyuruh.

    Hal ini umumnya bertujuan agar semua tugas dapat terselesaikan dengan baik, sekaligus menjaga kepentingan jangka panjang perusahaan. Namun, cara seperti ini tetap harus dilakukan secara efektif dan selalu pada tempatnya. 

    Baca Juga: Bagaimana Mencari Teman di Kantor Menurut Psikolog

    Selain itu, indikator kepemimpinan yang baik juga dapat dilihat dari bagaimana caranya menyelesaikan atau menangani sebuah konflik. Konflik dalam tim atau perusahaan adalah hal yang wajar dan mungkin terjadi kapan pun.

    Bagaimana cara pemimpin tersebut menanggapinya akan membuat banyak perbedaan. Pemimpin yang baik seharusnya mendorong konflik yang konstruktif dan bukannya destruktif.

    Nah, jika kamu merasa suasana kantor belakangan jadi tidak nyaman, mungkin ini ada kaitannya dengan kinerja pemimpin kamu.

    5. Kemampuan mendelegasikan tugas atau wewenang

    membuat meeting efektif

    © Freepik

    Kepercayaan adalah satu lagi indikator kepemimpinan yang tak berwujud. Kepercayaan dalam tim pun cenderung sulit dibangun dan dapat cepat hancur semudah membalikkan telapak tangan.

    Seorang pemimpin yang baik seharusnya tahu dan mengenali setiap anggota tim mereka.

    Bukan perkara mengenal nama dan tahu tempat tinggalnya saja. Namun, memahami apa yang menjadi keahlian, keinginan, kemampuan, keterampilan, hingga wawasan nyata tentang apa yang bisa mereka tawarkan untuk perusahaan.

    Dengan begitu, kamu sebagai pemimpin akan lebih memahami kapan, bagaimana, dan kepada siapa mendelegasikan suatu tugas.

    6. Tanggung jawab

    perbedaan manajer dan pemimpin

    © Freepik

    Bekerja pasti ada momen pasang surutnya. Nah, indikator kepemimpinan yang baik dalam hal ini adalah jika seorang pemimpin bisa mengenali, bertanggung jawab, serta belajar dari keberhasilan dan kegagalan yang terjadi.

    Seorang pemimpin harus bisa bertanggung jawab kepada anggota timnya. Tanggung jawab di sini dapat diartikan sebagai kewajiban menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dengan tepat waktu.

    Selain itu, dapat pula diartikan sebagai hadir tepat waktu dan tidak terlambat, serta kewajiban memastikan anggota tim menunaikan kewajiban kerjanya masing-masing.

    Tanggung jawab juga dapat diartikan sebagai kesanggupan menanggung segala risiko yang mungkin terjadi, hingga memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

    Itulah serba-serbi tentang indikator kepemimpinan yang perlu kamu ketahui. Nah, selain informasi ini, kamu bisa mendapatkan beragam hal lain di Glints.

    Ingin membaca tips dan trik seputar karier dan lowongan kerja untuk kamu profesional muda? Yuk, daftar di Glints sekarang juga!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 7

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait