Ingin Memasarkan Produk Lewat Facebook? Facebook Ads Adalah Jawabannya

Diperbarui 25 Apr 2024 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Mendapati sponsored post dalam timeline Facebook kita, mungkin bukanlah hal yang baru dan aneh lagi. Postingan iklan yang memiliki target ini adalah Facebook Ads, yang merupakan salah satu fitur berbayar Facebook.

    Fitur ini sering kali digunakan oleh perusahaan atau brand bahkan perorangan untuk berpromosi dengan tujuan menciptakan kesadaran atau menaikkan penjualan.

    Lalu, seberapa besar pengaruh Facebook Ads ini  dalam dunia pemasaran digital?

    Apa Itu Facebook Ads?

    facebook marketing

    © Pexels

    Facebook Ads adalah sebuah singkatan dari Facebook Advertising yang merupakan fitur berbayar Facebook untuk mengiklankan postingan di sebuah akun.

    Facebook Advertising dapat diatur sesuai dengan target yang diinginkan mulai dari interest, gender, umur, bahkan lokasi atau domisili yang ingin disasar.

    Bujet yang ingin digunakan pun juga beragam, hanya mulai dari 20 ribu per hari saja kamu sudah bisa membuat iklan di Facebook.

    Semakin banyak bujet yang digunakan, semakin tinggi pula reach atau jangkauan yang dari postingan yang kamu pasarkan.

    Iklan ini juga memiliki berbagai macam tipe seperti: image ads, video ads, video poll ads, carousel ads, slideshow ads, stories ads, dan juga playable ads (untuk games).

    Kenapa Facebook Ads?

    Belajar Digital Marketing dan Sertifikasi yang Perlu Kamu Ambil

    © Pexels

    Dengan berbagai macam strategi marketing, mengapa Facebook Ads dipilih sebagai sarana promosi? Salah satu keuntugan menggunakan Ads adalah adanya penggunaan target.

    Facebook Ads tak sekadar iklan yang lewat di setiap timeline pengguna Facebook. Facebook Ads memiliki pengaturan target yang dapat diatur sesuai dengan target market sang pengiklan.

    Tentunya ini sangat menguntungkan para pengiklan karena tak perlu lagi bertanya-tanya apakah iklan yang mereka tayangan sampai ke target.

    Mereka juga tak perlu risau Apakah jangkauan iklan sesuai dengan budget yang dikeluarkan. Semuanya dapat diatur oleh pengiklan dan pengiklan dapat membaca laporannya sebagai bahan pembelajaran selanjutnya.

    Plus-minus Facebook Ads

    social media specialist

    © Excel Academy

    Meski efektif, ternyata Facebook Ads masih memiliki plus dan minus yang perlu jadi pertimbangan. Apa saja itu?

    1. Poin plus

    • campaign yang dibuat sangat mudah untuk dilacak.
    • kenaikan traffic secara cepat
    • bujet dapat dikontrol
    • target yang sangat rinci, mulai dari umur, interest, kota, demografi, bahkan pendapatan per bulan
    • lebih mudah digunakan dibandingkan Google AdWords
    • kemampuan untuk menjangkau target lebih awal dalam proses pembelian sebelum mereka sadar akan kebutuhannya
    • pengiklan dapat menggunakan gambar dan video untuk menangkap ketertarikan dari target market
    • cost per click (CPC) relatif murah sesuai dengan industri yang dijalankan
    Baca Juga: Memahami Social Media Marketing, dari Pengertian Sampai Strateginya

    2. Poin minus

    • jika pengiklan tidak mengatur iklan dengan benar, maka iklan tak akan berjalan dengan baik walaupun sudah mengeluarkan biaya yang mahal
    • audiens yang diharapkan bisa menjadi calon konsumen yang potensial bisa saja ternyata tidak sesuai
    • tidak ada pilihan untuk mengatur iklan dalam jam tertentu, iklan tayang selama 24 jam dalam sehari
    • Facebook Ads hanya cocok untuk bisnis yang bekerja dalam bentuk business to customer

    Tipe-Tipe Facebook Ads

    Dilansir dari Buffer, ada beberapa tipe Facebook Ads yang dapat disesuaikan dengan bisnis dari pengiklan, di antaranya adalah:

    1. Boost post

    Boost post merupakan tipe iklan yang mempromosikan postingan dari sebuah akun yang nantinya akan muncul dalam desktop news feed, mobile news feed, dan juga desktop right column.

    Tipe iklan ini biasanya digunakan untuk mempromosikan sebuah produk tertentu atau promosi toko yang sedang berlangsung.

    2. Promote page

    Apakah saat kamu sedang scroll timeline kamu suka mendapat iklan seperti gambar di atas? Facebook Ads dengan tipe ini adalah promote page.

    Promote page akan mengiklankan satu akun penuh dengan deskripsi singkat. Biasanya promote page digunakan untuk mempromosikan sebuah fanpage yang bisa berisi penjualan atau hanya sekadar informasi dari perusahaan.

    Siapapun yang menekan tombol like pada page yang diiklankan, mereka akan mendapatkan update dari pages tersebut. Promote page bertujuan untuk meningkatkan jumlah like atau followers.

    3. Website ads

    Jika kamu ingin mempromosikan website, kamu bisa menggunakan tipe ads yang satu ini. Salah satu syarat yang dipenuhi adalah kamu tetap harus memiliki page di Facebook.

    Nantinya, iklan akan muncul seperti gambar di atas yang akan langsung terhubung dengan website yang ingin dipromosikan. Cara ini efektif jika kamu ingin menaikkan traffic rate dalam website.

    4. Install app ads

    Apakah kamu seorang developer aplikasi? Nah, cara beriklan ini bisa jadi opsi jika kamu ingin meningkatkan jumlah pengguna sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

    Dengan menggunakna tipe iklan ini, target akan dibawa masuk langsung ke link di mana aplikasimu tersedia untuk di-download.

    Baca Juga: Pakai Teknologi Terkini, Ini 10 Tren Digital Marketing Tahun 2022

    5. Event ads

    Tidak hanya untuk bisnis, Facebook Ads juga bisa digunakan untuk mempromosikan acara yang akan digelar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah peserta atau meningkatkan kesadaran akan adanya event tersebut.

    Tak sekadar mempromosikan acara, namun bentuk dari iklan ini juga sangat detail, lengkap dengan waktu serta lokasi.

    Target yang mendapatkan iklan ini secara otomatis tak perlu mencari info lebih lanjut jika tertarik. Cukup dengan satu tampilan saja mereka sudah mendapatkan rincian yang sangat cukup.

    Memilih Audiens untuk Facebook Ads

    Kamu bisa saja sudah mengetahui target market atau target audiens dari produk yang kamu jual. Namun, apakah kamu sudah tahu secara rinci siapa saja yang ingin disasar?

    Dalam Facebook Ads, perincian semacam itu adalah salah satu keunggulannya. Apa saja yang diatur dalam fitur iklan milik Facebook itu?

    1. Lokasi

    Lokasi sangat menentukan sejauh mana promosi kamu akan sampai. Kamu bisa memasukkan kota-kota besar atau negara lain.

    Jika kamu ingin memasukkan kota atau daerah tertentu, kamu bisa menuliskan kode pos dari daerah tersebut.

    Penambahan lokasi pun juga tak ada batasannya. Kamu bisa menambahkan sebanyak mungkin lokasi yang ingin kamu targetkan dalam promosi atau penjualan.

    2. Umur, jenis kelamin, dan bahasa

    Untuk kolom ini, kamu bisa mengatur umur dari target yang ingin kamu sasar. Biasanya, kolom yang tersedia akan menyediakan kisaran atau garis besar saja misalnya umur 16-30, 30-45, dan seterusnya.

    Kamu juga bisa mengatur gender dari penerima iklan, lho! Jika kamu misalnya berjualan produk untuk perempuan, klik target pada perempuan agar iklan berjalan lebih efektif.

    3. Kesukaan dan perilaku

    Interest dan behaviour merupakan kolom khusus untuk memilih secara rinci dan segmented bagaimana penerima iklan berperilaku dan sesuai dengan kesukaannya.

    Contohnya jika kamu menawarkan produk mobil antik, kamu bisa memasukkan keywordantique car“, “mobil antik”, dan sebagainya.

    Dalam kolom ini juga ada pilihan untuk demografi yang bisa kamu isi dengan jumlah pendapatan target sampai juga edukasi dari target. Hal ini bertujuan iklan sampai kepada orang yang benar-benar tepat.

    Tips Penting Menjalankan Facebook Ads

    social media marketing

    © Pexels

    Dilansir dari Hootsuite, ada beberapa cara pintar untuk menggunakan Facebook Ads untuk sebuah bisnis. Di antaranya adalah:

    1. Eksperimen dengan target audiens

    Facebook Ads adalah hal yang mungkin perlu beberapa kali percobaan sebelum sukses. Tidak ada jaminan atas keberhasilan dari hal ini dalam sekali coba. Hal ini membuat kamu harus berani untuk bereksperimen.

    Pelajarilah report yang diberikan oleh Facebook setiap kali iklan selesai. Dengan begitu, kamu bisa mengevaluasi kembali untuk iklan selanjutnya.

    Baca Juga: Mempelajari Strategi Pemasaran Digital Lewat Inbound Marketing

    2. Gunakan Facebook Pixel

    Facebook Pixel adalah sebuah kode kecil yang dapat membawa pengaruh besar pada iklan yang kamu buat.

    Jika kamu meletakkan kode ini dalam website, kamu akan mendapatkan report dari conversions, pengiklanan kembali kepada orang yang telah melihat iklanmu, dan menciptakan audiens yang serupa secara otomatis.

    3. Gunakan foto dan video berkualitas tinggi

    Apa yang membuat orang tak tertarik dengan sebuah iklan? Foto dengan resolusi rendah? Foto tak relevan? Video yang pecah?

    Betul, orang akan melihat visualnya terlebih dahulu sebelum mencari info lebih lanjut mengenai iklan tersebut. Maka dari itu, visual sangat penting untuk diperhatikan.

    Gunakanlah foto atau visual yang baik untuk menarik perhatian. Jika ingin menggunakan video, pastikan video dapat dipahami dengan mudah walaupun berdurasi singkat.

    Jadi, apakah kamu adalah orang yang siap melangkah di dunia pemasaran digital lewat Facebook Ads? Yuk, belajar banyak dunia digital dengan terjun langsung di dunia media sosial! Cari lowongan kerja media sosial dan sign up di Glints.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.5 / 5. Jumlah vote: 28

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait