Dampak RUU Kesehatan bagi Pekerja: dari Perlindungan hingga Aturan bagi Nakes
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Karena sangat ramai diperbincangkan, kamu mungkin mulai ikut memikirkan mengenai dampak RUU Kesehatan bagi kaum pekerja.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui RUU Kesehatan menjadi Undang-undang pada 11 Juli 2023 lalu.
Ternyata, ada sejumlah aturan yang berkaitan dengan pekerja secara umum, maupun tenaga kerja medis.
Seperti apa dampak dari disahkannya RUU Kesehatan ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya yang telah Glints rangkum di bawah ini!
Aturan Perlindungan Kesehatan untuk Karyawan di RUU Kesehatan
Menurut CNN Indonesia, kewajiban perusahaan dalam membayar dan memungut iuran BPJS Kesehatan karyawannya memang tidak terdapat pada UU Kesehatan yang baru meski sempat dimuat dalam RUU.
Akan tetapi, Anggota Komisi IX DPR, Edy Wuryanto menjelaskan bahwa alasan di balik keputusan tersebut adalah karena sudah ada Undang-Undang lain yang mengaturnya.
Menurut DPR, setiap pemberi kerja tetap wajib mendaftarkan BPJS Kesehatan untuk karyawannya karena hal ini sudah diatur dalam pasal 15 UU BPJS.
Selama belum dihapus atau direvisi, pekerja disebutkan tak perlu mengkhawatirkan haknya dalam memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan dari perusahaan.
Pasal-pasal yang mengatur perlindungan kesehatan karyawan di RUU Kesehatan
Dikutip dari CNN Indonesia, meski tak ada istilah BPJS dalam UU Kesehatan, terdapat pasal yang secara jelas mengatur kewajiban pemberi kerja dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerjanya.
Pasal 100 ayat 1 menyebutkan bahwa pemberi kerja wajib menjamin kesehatan pekerja melalui upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif serta wajib menanggung seluruh biaya pemeliharaan kesehatan pekerjanya.
Tak hanya itu, pasal 100 ayat 2 juga mengatur pekerja dan setiap orang yang berada di lingkungan tempat kerja untuk wajib menciptakan dan menjaga lingkungan tempat kerja yang sehat.
Pemberi kerja juga wajib menanggung biaya atas penyakit akibat kerja, gangguan kesehatan, dan cedera akibat kerja yang diderita oleh pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dampak RUU Kesehatan Lainnya bagi Tenaga Kesehatan
Selain persoalan BPJS Kesehatan, ada beberapa dampak lain dari RUU Kesehatan yang perlu diketahui, terutama bagi tenaga kesehatan.
Dilansir dari Kompas, Katadata, dan Kontan, beberapa poin yang dapat memberi pengaruh bagi tenaga kesehatan di antaranya adalah sebagai berikut:
- Pemberian izin praktik tenaga medis asing di Kawasan Ekonomi Khusus dan beberapa RS swasta tertentu.
- Pasal pidana bagi nakes yang melakukan kelalaian berat yang mengakibatkan pasien luka berat.
- Penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis kolegium untuk mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan.
- Adanya perlindungan hukum kepada tenaga kesehatan dari kekerasan, pelecehan, hingga perundungan.
- Pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif berkat peningkatan teknologi kesehatan, sumber daya manusia, kemandirian produksi persediaan farmasi, dan lain-lain.
- STR tenaga medis berlaku seumur hidup.
Demikian rangkuman Glints mengenai dampak RUU Kesehatan bagi para pekerja.
Agar tidak ketinggalan informasi penting terkait dunia ketenagakerjaan, ayo kunjungi Glints Blog sekarang juga!
Kamu dapat menemukan artikel mengenai aturan-aturan penting terkait dunia kerja lainnya. Jadi, kamu bisa lebih memahami kewajiban dan hakmu sebagai pekerja.
Tunggu apa lagi? Ayo temukan artikel yang kamu butuhkan melalui link ini!
