6 Cara Tepat Menyimpan Daging Kurban di Kulkas agar Aman Dikonsumsi
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Perayaan Iduladha pasti identik dengan persediaan daging yang cukup melimpah. Nah, kamu perlu pelajari cara menyimpan daging kurban di kulkas agar dapat mengawetkannya dengan aman.
Ternyata, kita tidak boleh sembarangan menyimpannya di kulkas, lho.
Jika salah langkah, daging sangat rentan terkontaminasi bakteri yang dapat menimbulkan penyakit.
Jadi, simak rangkuman Glints berikut ini dengan teliti hingga akhir, ya!
1. Taruh di bagian freezer
Sebaiknya letakkan daging kurban di dalam freezer daripada hanya menyimpan di bagian kulkas.
Kulkas memang dapat memperlambat pertumbuhan bakteri berbahaya. Namun, karena tidak sedingin freezer, kamu harus memperhatikan batas waktu penyimpanannya.
Daging kurban yang disimpan di kulkas hanya mampu bertahan 3-5 hari saja. Lebih dari itu, sebaiknya jangan dikonsumsi untuk menghindari risiko penyakit, seperti:
- sakit perut
- demam
- sakit kepala
- mual
- muntah-muntah
Kamu bahkan perlu ekstra hati-hati ketika menyimpan bagian atau jenis daging tertentu di dalam kulkas.
Daging giling dan jeroan seperti hati hanya boleh disimpan di kulkas selama 1-2 hari. Jika ingin mengawetkan sisa daging matang, simpanlah tidak lebih dari 3-4 hari sebelum dibuang.
2. Simpan sesegera mungkin
Semakin lama dibiarkan di luar ruangan, semakin tinggi pula kemungkinan daging dihinggapi bakteri.
Dilansir dari Healthline, setidaknya ada 2 jenis bakteri yang berpotensi tumbuh sangat cepat pada daging yang tidak dibekukan:
- Bakteri pathogenic, jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, namun sulit dideteksi dari tampilan, aroma, atau rasa makanan.
- Bakteria spoilage, tumbuh di cairan yang dihasilkan makanan. Ini jarang menyebabkan penyakit, tetapi dapat mengubah bentuk, aroma, dan rasa makanan.
Selain mencegah bakteri, menyimpan daging sesegera mungkin di dalam kulkas juga akan memudahkanmu untuk menjaga kesegaran dan rasanya. Jadi, daging dapat tahan lebih lama.
3. Bungkus rapat dengan plastik
Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar tetap aman adalah dengan membungkusnya cukup rapat.
Biasanya, orang-orang akan menggunakan alat vakum daging untuk membungkusnya sebelum dimasukkan ke kulkas. Namun, ternyata hal ini tidak terlalu diwajibkan.
Kamu cukup menyimpannya dengan kemasan asli saja. Untuk perlindungan maksimal, sangat dianjurkan untuk menambahkan plastik atau foil tambahan.
Lapisan ekstra ini akan membantu menjaga kelembapan dan membuat makanan tetap segar.
Membekukan daging saat masih segar dengan kondisi tertutup rapat juga membantu menjaga keutuhan nutrisinya, lho.
Jika kamu melihat kemasan daging tidak sengaja robek atau terbuka saat berada di dalam freezer, daging tersebut masih aman untuk digunakan.
Kamu hanya perlu membungkusnya kembali dengan rapat dengan kemasan baru.
4. Tidak perlu dibilas terlebih dahulu
Melansir US Department of Agriculture (USDA), ternyata kita tidak perlu membilas daging kurban sebelum menyimpannya di kulkas atau freezer.
Hal yang sama juga disebutkan oleh Medical News Today. Mencuci memang bisa menjadi cara yang berguna untuk menghilangkan bakteri.
Misalnya, kita mencuci tangan, buah, dan sayuran untuk membersihkan kotoran dan bakteri di permukaannya.
Akan tetapi, mencuci daging ternyata dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang. Bakteri pada daging dapat dihilangkan dengan sempurna saat proses memasak.
5. Jangan menyimpan terlalu lama
Meski freezer dinilai lebih aman daripada kulkas, kamu tetap perlu memperhatikan berapa lama daging tersebut disimpan.
Menurut FDA yang dikutip dari Healthline, kamu dapat menyimpan potongan daging sapi mentah di dalam freezer hingga lebih dari 6 bulan.
Daging giling sebaiknya dibekukan tidak lebih dari 3-4 bulan. Setelah matang, kamu juga dapat membekukan sisa daging tersebut dengan aman.
Namun, khusus untuk daging matang, FDA merekomendasikan agar membekukannya hanya sekitar 2-3 bulan.
Sebenarnya, daging dapat disimpan lebih lama di dalam freezer daripada anjuran tersebut. Namun, kamu harus mengorbankan kualitas, kesegaran, dan rasanya.
6. Perhatikan ini sebelum membekukan kembali daging yang sudah dicairkan
Bagaimana jika ingin membekukan kembali sisa daging yang terlanjur dicairkan?
Setelah dicairkan dari lemari es, daging tetap aman untuk dibekukan kembali tanpa dimasak.
Risikonya adalah kualitas daging yang mungkin menurun karena kelembapannya hilang akibat pencairan.
Kamu tinggal mengulangi tips-tips di atas seperti menutupnya dengan tambahan plastik dan foil sebelum dibekukan.
Itulah beberapa cara menyimpan daging kurban di dalam kulkas maupun freezer. Selalu perhatikan durasi penyimpanan daging agar tetap aman dikonsumsi.
Nah, supaya bisa tetap menjaga kesehatan sambil menikmati daging kurban, ayo baca lebih banyak tips kesehatan di Glints Blog!
Mulai dari topik seputar olahraga hingga rekomendasi makanan sehat, semuanya tersedia di sana.
Makan daging terlalu banyak biasanya mengundang berbagai risiko kesehatan, lho.
Yuk, perhatikan kesehatan tubuhmu dengan membaca artikel terkait lainnya di sini!
