9 Cara Menolak Tawaran Kerja secara Profesional dan Contohnya

Diperbarui 06 Nov 2023 - Dibaca 14 mnt

Isi Artikel

    Sudah menerima offering letter atau tawaran kerja dari calon kantor baru, tapi merasa kurang sreg dan bingung cara menolak yang baik seperti apa?

    Khawatir kamu nantinya di-blacklist dan dianggap tidak profesional?

    Jangan khawatir. Glints berikan tips dan cara menolak tawaran kerja yang baik dan tetap profesional di bawah ini.

    Cara Menolak Tawaran Kerja Lewat Email

    Offering letter adalah surat penawaran yang ditujukan kepada kandidat terpilih untuk bekerja di perusahaan tersebut.

    Pihak HRD biasanya memberi kamu waktu antara 24 jam hingga seminggu untuk merespons email tawaran kerja.

    Namun, apa pun keputusanmu, sebaiknya jangan menunda membalas email tawaran kerja lebih dari satu hari jika kamu sudah sangat yakin atas jawabanmu.

    Nah, mengutip The Balance, seperti apa cara menolak tawaran kerja yang profesional?

    1. Kirim email segera

    Saat kamu sudah mantap untuk menolak tawaran pekerjaan, segeralah membalas offer letter kepada rekruter. Jangan mendiamkannya.

    Malah, kamu sebaiknya mengirim email pada hari yang sama jika memungkinkan. Sebab, dengan begitu, perusahaan jadi bisa bertindak cepat untuk mencari atau memberi penawaran pada kandidat lainnya.

    Ini juga jadi salah satu bentuk sikap sopan santun sekaligus rasa terima kasih karena mereka telah memberikan penawaran. Dengan begitu, kamu juga akan tetap menjaga hubungan baik dengan mereka.

    2. Ubah subjek email

    Cara lain yang juga perlu kamu praktikkan saat menolak tawaran kerja adalah dengan membalas langsung di thread email tersebut. 

    Namun, pastikan kamu mengubah subjek email dengan kalimat yang menggambarkan keputusan. Sebagai contoh:

     Subjek email: Declining [Job Title] Offering Letter at [Company Name]

    Baca Juga: Etika Dalam Mengirim Email Bisnis

    3. Tunjukkan rasa terima kasih

    Cara menolak email tawaran kerja dengan profesional adalah dengan mengungkapkan rasa terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan untukmu.

    Berikut adalah contohnya:

    • Thank you for offering me the position of [position name] with your company. (Terima kasih telah menawarkan saya posisi [nama posisi] di perusahaan Anda)
    • I thank you for the opportunity. (Terima kasih atas kesempatan ini)
    • I would like to thank you for offering me a position at your company. (Saya ingin berterima kasih telah menawarkan saya posisi di perusahaan Anda)
    • Many thanks for offering the role of (title of the role) and your help throughout the process. (Terima kasih banyak atas tawaran bekerja sebagai [posisi] juga atas bantuan Anda selama proses ini)
    • Thank you for the interview opportunity. It was great to meet the team and see the office. I enjoyed learning about the Operations Director position, and I appreciate this generous offer.
    • I want to thank you for offering me this opportunity. (Saya ingin berterima kasih pada Anda telah menawarkan saya kesempatan ini).

    4. Sampaikan apa yang kamu sukai dari perusahaan

    Saat menolak tawaran kerja lewat email, pastikan kamu menyampaikan juga hal yang kamu senangi dari perusahaan tersebut.

    Selain untuk sopan santun dan menjaga hubungan baik, ini juga jadi salah satu cara menghargai tawaran kerja diberikan, sekalipun pada akhirnya kamu menolak.

    5. Tetap profesional

    Menolak tawaran pekerjaan mungkin bukanlah kabar yang ingin didengar pihak rekruter. Maka, pastikan kamu tetap profesional dan formal saat menulis email penolakan tawaran kerja.

    Hindari bahasa yang kelewat santai apalagi mencoba bercanda.

    6. Sampaikan alasan penolakanmu

    Kamu mungkin punya alasan tersendiri kenapa harus menolak tawaran kerja tersebut. Apa pun alasannya, hak kamulah untuk menolaknya jika memang dirasa tepat.

    Jika kamu mantap ingin menolak tawaran kerja tersebut, pastikan cara membalasnya jelas.

    Mengutip Muse, baiknya tetap sertakan alasan kenapa kamu tidak bisa menerima tawarannya; tapi tidak usah terlalu spesifik.

    Cukup katakan bahwa kamu telah menerima tawaran pekerjaan di tempat lain, misalnya, atau sekadar tawaran pekerjaan ini tidak sesuai.

    Beberapa contoh kalimat yang bisa kamu jadikan inspirasi adalah:

    • I must regretfully decline the offer as it does not suit the path I am taking to pursue my career goals. (Dengan menyesal saya menolak penawarannya karena tidak sesuai dengan jalan yang saya ambil untuk tujuan karier saya)
    • I am afraid I must decline the position, because I have accepted a position with another company. (Saya khawatir saya harus menolak tawarannya, karena telah menerima posisi di perusahaan lain)
    • I will not be accepting the offer since I suddenly had to move out of town. (Saya belum dapat menyanggupi penawarannya karena tiba-tiba harus pindah ke luar kota)
    • After careful consideration, I’ve decided to accept a position at another company. (Setelah mempertimbangkan masak-masak, saya memutuskan untuk menerima posisi di perusahaan lain.)
    • After much thought, I’ve decided that now is not the best time to leave my current position. (Setelah banyak berpikir, saya memutuskan bahwa sekarang bukan waktu terbaik untuk meninggalkan pekerjaan saya saat ini)
    • After careful consideration, It’s not quite the right fit for my career goals at this time. (Setelah melalui berbagai pertimbangan, ini bukan saat yang tepat untuk perkembangan karier saya.)
    • While this position seems like a great opportunity, I have decided to pursue another role that will offer me more opportunities to pursue my interests in [position]. (Posisi ini merupakan peluang yang bagus. Namun, saya telah memutuskan untuk mengejar peran lain yang akan membuka lebih banyak peluang untuk mengejar minat saya di [posisi])
    Baca Juga: Tips Menghadapi Penolakan Saat Cari Kerja

    7. Jangan bertele-tele

    Mengutip Indeed, cara tepat menolak tawaran kerja adalah dengan langsung ke intinya. Jangan menulis bertele-tele, termasuk ucapan terima kasih dan hal-hal yang kamu sukai dari perusahaan.

    Boleh dilakukan, tapi tetap harus diperhatikan takarannya. Jangan sampai mereka harus membaca tulisan panjang hanya untuk mengetahui bahwa kamu memutuskan untuk tidak bergabung dengan mereka.

    Pastikan kamu mengatakannya dengan sopan dan tidak terlalu emosional.

    8. Utarakan keinginan untuk tetap berhubungan baik

    Dunia kerja itu kecil. Apalagi di sektor atau industri tertentu. Maka dari itu, jangan sia-siakan kesempatan untuk menjaga hubungan baik.

    Beberapa orang mungkin melihat peluang penolakan tawaran kerja ini sebagai cara lain untuk membangun koneksi profesional.

    Maka, kamu bisa berbasa-basi sedikit untuk menawarkan tetap berkomunikasi dengan mengatakan:

    • It’s been a pleasure getting to know you, and I hope that we cross paths in the future. (Senang berkenalan dengan Anda, dan saya harap kita bisa bertemu lagi di masa depan)
    • Again, thank you for your time and support, and I wish you all the best. (Sekali lagi, terima kasih atas waktu dan dukungan Anda. Saya berharap yang terbaik untuk Anda dan perusahaan.)

    Siapa tahu, kamu bisa bekerja sama dengan orang-orang tersebut di lain kesempatan, kan?

    9. Pastikan tidak ada salah ketik atau salah eja

    Jangan takut untuk menolak tawaran pekerjaan jika memang tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan.

    Namun, kamu tentu tidak ingin meninggalkan kesan yang buruk di mata perekrut karena cara menolak tawaran kerja yang ceroboh atau tidak profesional.

    Baca ulang draft email balasanmu lebih dulu sebelum buru-buru mengirimnya. Pastikan lagi apakah ada yang salah ketik, salah eja, kata-kata yang kurang pas.

    Cek ulang juga apakah ejaan nama orang yang menawarkanmu pekerjaan sudah benar.

    Baca Juga: Diterima Kerja di Dua Perusahaan atau Lebih? Baca Panduan Ini agar Tak Salah Langkah

    Contoh Email untuk Menolak Tawaran Kerja

    Baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, struktur email menolak tawaran kerja sebenarnya cukup sama. Kamu bisa mengikuti struktur berikut ini:

    Bahasa Indonesia

    cara menolak offering letter bahasa indonesia

    Bahasa Inggriscara menolak offering letter bahasa inggris

    Berikut ini Glints telah buatkan template email penolakan tawaran kerja yang mungkin bisa kamu gunakan sebagai template, baik dalam bahasa Inggris ataupun Indonesia.

    1. Cara menolak tawaran kerja karena menerima pekerjaan lain

    Bahasa Inggris

    Subject: Regretfully Turning Down [Company Name]’s [Job Title] Offer

    Dear [Hiring Manager/Recruiter] of [Company Name]

    I’d like to express my sincere gratitude for giving me the opportunity you gave to me in the position of [Position Name] within [Company Name]. 

    This opportunity is such a great opportunity to leverage my skill. It’s with a heavy heart, I have made the decision to accept a role with another organization.

    I am really grateful for the meaningful discussions we had and your kind consideration to conduct interviews with me during the past few weeks.

    I wish you continued success in looking for candidates for the position and hopefully our paths cross once again in the future.

    Sincerely,
    [Your name]

    Bahasa Indonesia

    Subject: Keputusan Offer Letter [Nama Perusahaan]

    Kepada Yth,
    Bapak/Ibu [Nama rekruter]
    [Nama perusahaan]

    Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk dapat mengisi posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan].

    Saya merasa bangga dan senang atas apresiasi yang telah diberikan. Posisi ini sungguh dapat menjadi batu loncatan untuk karier saya ke depannya.

    Meski demikian, setelah melakukan berbagai pertimbangan, dengan sangat menyesal saya memohon maaf karena belum dapat menerima tawaran dari Ibu/Bapak karena telah menerima tawaran dari perusahaan lain.

    Terima kasih atas waktu yang telah Bapak/Ibu luangkan selama proses rekrutmen beberapa waktu yang lalu. Semoga kita dapat bekerja sama di lain waktu.

    Hormat saya,
    [Nama kamu]

    2. Cara menolak tawaran kerja karena merasa tidak cocok

    Bahasa Inggris

    Subjek email: Declining [Company’s] Offer for [Job Title] Role

    Dear Mr./Ms. [Hiring Manager’s Last Name],

    I wish to express my gratitude for your generous offer of the [Position Name] role. Regrettably, I have determined that it does not align with my current career objectives.

    I genuinely appreciated our conversations and the insightful discussions with your team. Your efforts in providing information about both the role and [Company Name]’s vision are highly valued.

    Once more, I extend my appreciation for your time and consideration, and I wish you continued success.

    Sincerely,
    [Your Name]

    Bahasa Indonesia

    Subjek email: Keputusan Offer Letter [Nama Perusahaan]

    Kepada Yth,
    Bapak/Ibu [Nama rekruter]
    [Nama perusahaan]

    Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih atas penawaran yang diberikan pada saya untuk mengisi posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya sungguh tersanjung.

    Setelah melalui berbagai pertimbangan, dengan sangat menyesal saya memutuskan bahwa sekarang bukan waktu terbaik untuk meninggalkan pekerjaan saya saat ini.

    Saya sungguh berterima kasih atas waktu dan diskusi yang menyenangkan dengan Bapak/Ibu. Saya sungguh menghargainya.

    Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan tawarannya. Semoga Bapak/Ibu segera menemukan kandidat yang terbaik dan semoga kita berkesempatan untuk bekerja sama di waktu yang akan datang.

    Hormat saya,
    [Nama Kamu]

    Baca Juga: Bangun Personal Branding-mu Lewat Tips Ini

    Menolak tawaran pekerjaan merupakan salah satu hal yang sulit dalam hidup, tapi kamu bisa dapatkan sisi baiknya.

    Mungkin dengan menolak tawaran ini kamu akan mendapatkan pekerjaan yang lebih tepat untuk kariermu di masa depan.

    Jika masih ragu, kamu bisa cek 5 tips memilih tawaran pekerjaan agar lebih bijak saat mengambil keputusan.

    Sudah siap untuk direkrut perusahaan top? Yuk, lihat berbagai lowongan kerja terbaru di Glints!

    Cek Lowongan Kerja

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 17

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait