3 Cara Menjadi Software Developer untuk Kamu yang Tak Memiliki Pengalaman IT

Diperbarui 03 Feb 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Tahukah kamu, menurut Dicesoftware developer adalah profesi bidang IT yang menawarkan gaji tertinggi di tahun 2021, dengan upah sebesar Rp12 juta perbulan untuk fresh graduate?

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Fakta tersebut telah mendorong banyak job seeker untuk mencari tahu cara menjadi seorang software developer meskipun tidak memiliki pengalaman IT.

Tak hanya itu, selama 3 tahun berturut-turut pekerjaan bidang IT ini juga masuk ke daftar pekerjaan dengan job security terbaik.

Menurut riset, Bureau of Labor Statistics, Amerika Serikat, software developer adalah salah satu karier yang tidak terdampak pandemi Covid-19 dengan tingkat PHK yang rendah.

Profesi ini justru semakin dibutuhkan perusahaan. Permintaan untuk  ahli software development meningkat sebesar 25 persen selama pandemi berlangsung.

Baca Juga: Ini Perbedaan Utama Software Engineer dan Software Developer

Jadi Software Developer Tanpa Pengalaman IT

cara sukses menjadi software developer

© Freepik.com

Namun, apakah mungkin untuk seseorang yang tidak memiliki pengalaman IT dapat berkarier sebagai software developer?

Tentu saja. Kamu yang tak memiliki latar belakang studi IT juga memiliki kesempatan, kok, untuk meniti karier sebagai di bidang software development.

Nah, penasaran bagaimana cara menjadi software developer tanpa memiliki gelar dari studi IT? Tenang, berikut Glints jelaskan 3 langkah suksesnya khusus untuk kamu. Yuk, disimak!

1. Mengikuti bootcamp 

cara menjadi software developer

© Freepik.com

Cara pertama bagi kamu yang ingin menjadi software developer tanpa gelar IT adalah dengan mengikuti bootcamp.

Tidak seperti belajar dari video-video programming online, bootcamp menawarkan pengalaman pembelajaran yang lebih intensif dan mendalam.

Di sana, kamu akan diajari keterampilan pemrograman penting yang akan diperlukan untuk memulai karier sebagai seorang junior software developer, sesuai kata Northcoders.

Selain itu, sistem pembelajarannya juga berbeda dari universitas, di mana hanya akan ada satu pengajar yang memberi materi pada sekelompok peserta.

Baca Juga :  Facebook Business Manager: Apa Itu, Mengapa Penting, Cara Membuat

Biasanya, tak sekadar teori, tapi para peserta juga melewati pelatihan programming khusus untuk memperlancar peluang berkarier sebagai software developer.

2. Mengikuti program internship

cara menjadi software developer

© Rawpixel.com

Cara berikutnya yang dapat kamu ikuti untuk menjadi seorang software developer adalah dengan mengikuti program internship.

Mungkin kini kamu bertanya-tanya, apakah seseorang yang tidak memiliki gelar IT bisa mengambil program magang di bidang software development?

Nyatanya, hal tersebut sangat memungkinkan. Sebab, menurut laman Josh W Comeau, perusahaan umumnya tidak mementingkan pendaftar magang dengan latar belakang studi IT.

Justru, yang dicari perusahaan adalah mereka yang tertarik dengan dunia software development dan memang berniat untuk belajar.

Nah, dengan mengambil program magang, kamu bisa mendapatkan berbagai ilmu menarik yang diperlukan untuk apply kerja sebagai software developer.

Apa saja kira-kira hal yang dapat kamu pelajari selama magang?

  • Berbagai ilmu terkait dunia programming dan software development, agar dapat ikut berkontribusi untuk perusahaan.
  • Pengalaman kerja yang diraih saat magang dapat menjadi gerbang bagimu untuk meniti karier sebagai  software developer.
  • Kamu berpotensi jadi karyawan tetap kalau hasil magang dinilai memuaskan oleh atasan.
  • Jika memilih untuk berkarier di kantor lain, atasan lamamu dapat menjadi referensi profesionalmu.

Baca Juga: Ingin Jadi Software Developer? Pelajari Daftar Pertanyaan Interview Ini!

3. Gabung komunitas software development

cara menjadi software developer

© Freepik.com

Menemukan komunitas untuk belajar dapat menjadi cara terbaik bagimu untuk menjadi seorang software developer.

Pasalnya, menyadur laman Learn Code With Me, komunitas biasanya berisi anggota dengan cita-cita dan minat yang sama.

Nah, bergabung bersama kelompok dengan kegemaran yang serupa akan software development dapat memovitasimu untuk belajar lebih giat.

Tak hanya itu, komunitas juga dapat menjadi tempatmu untuk menangkap ilmu-ilmu baru seputar dunia software development.

Baca Juga :  System Integration Testing, Metode Pengujian yang Akan Mempermudah Pekerjaanmu

Sebab, kamu bisa secara langsung meminta bantuan pada anggota komunitas yang berpengalaman.

Ia bisa menjadi mentor sekaligus referensi profesional saat nanti kamu mulai cari kerja sebagai software developer. Menarik bukan? Berikut adalah contoh komunitas software developer yang bisa kamu ikuti:

  • Kota Kode: Di sana, kamu bisa belajar secara langsung dari pegiat IT yang gemar bertukar pikiran perihal perkembangan dunia programming. Bahkan, para profesional di komunitas tersebut juga suka membuka kelas perihal portofolio untuk job seeker bidang development, lho.
  • OpenSource: Di komunitas ini, para pakar dan pemula IT berkumpul dan saling bertukar ilmu terkait perkembangan dunia programming hingga coding.

Baca Juga: 6 Manfaat Gabung Komunitas untuk Karier dan Pengembangan Diri

Itulah ketiga cara yang dapat kamu ikuti untuk menjadi software developer meskipun tak memiliki pengalaman IT.

Intinya, yang harus kamu ingat adalah untuk belajar dan jangan menyerah.

Lantaran, kesempatan untuk bekerja sebagai software developer itu selalu terbuka lebar. Yang perlu kamu lakukan adalah untuk terus belajar dan kembangkan potensi.

Yuk, perluas wawasanmu seputar dunia software engineering dan developer dengan membaca artikel lainnya di Glints Blog.

Klik di sini dan baca sekarang juga!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon