4 Cara Mencari Jurnal Internasional dan Rekomendasi Situsnya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Cara mencari jurnal internasional sebenarnya gampang-gampang susah.
Sumbernya ada banyak, tetapi terkadang kita tidak bisa menemukan topik yang sesuai dengan kebutuhan.
Nah, berikut Glints rangkumkan cara lengkapnya untuk membantumu mencari penelitian yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Yuk, disimak sampai akhir!
1. Tentukan topik atau kata kuncinya
Mencari jurnal yang sesuai dengan kebutuhan kita ternyata tidak selalu mudah.
Oleh karena itu, selain menyiapkan topik yang ingin dicari, siapkan juga kata kunci atau keywords yang relevan dengan topik tersebut.
Website penyedia jurnal kemudian akan menampilkan lebih banyak hasil yang mungkin masih berhubungan dengan apa yang kamu cari.
Misalnya, kamu ingin mencari jurnal tentang analisis semiotika pada sebuah film. Kata kunci yang bisa kamu jelajahi lebih lanjut di antaranya adalah:
- semiotics
- semiotics analysis
- film studies
- visual semiotics
- media semiotics
2. Kunjungi berbagai website jurnal
Selanjutnya, kamu bisa langsung kunjungi beberapa website yang memang berisi kumpulan berbagai jenis penelitian dan publikasi.
Berikut adalah beberapa rekomendasi website-nya.
1. Google Scholar
Dikutip dari Simon Fraser University, Google Scholar menyimpan berbagai literatur ilmiah, termasuk makalah yang sudah melalui proses peer-review, tesis, buku, abstrak, atau laporan penelitian lainnya.
Kamu bisa gunakan Google Scholar untuk menemukan jurnal berdasarkan penerbit, perkumpulan profesional, perguruan tinggi, dan lain sebagainya.
2. Core
Core menyediakan berbagai penelitian multidisiplin dengan akses terbuka.
Ini memungkinkan pengguna untuk mencari jurnal yang dicari di antara jutaan penelitian yang tersedia di sana.
Selain pencarian kata kunci yang mudah, Core juga menawarkan opsi pencarian untuk menyaring hasil berdasarkan jenis publikasi, tahun, bahasa, jurnal, repositori, dan penulis.
3. ScienceOpen
Nah, rekomendasi website yang satu ini cocok bagi kamu yang sedang mencari referensi penelitian di bidang sains.
Berfungsi sebagai jaringan penelitian dan penerbitan, ScienceOpen menawarkan akses terbuka ke lebih dari 28 juta artikel di semua bidang sains.
Namun, kamu perlu mendaftar atau membuat akun terlebih dahulu untuk mengakses beberapa penelitian secara lengkap.
Tak perlu khawatir karena pendaftarannya tidak dipungut biaya.
4. Directory Open Access Journal (DOAJ)
DOAJ menyediakan penelitian dari berbagai disiplin ilmu.
Kumpulan penelitian di situs ini mencakup penelitian dari bidang sains, hukum, seni rupa, dan lain sebagainya.
Para peneliti dapat mencari jurnal-jurnal berkualitas yang tentunya sudah ditinjau oleh rekan sejawat.
Kamu bisa mencari jurnal berdasarkan subjek atau kata kunci.
5. Education Resources Information Center (ERIC)
Apakah kamu sedang mencari jurnal internasional di bidang pendidikan? ERIC merupakan salah satu website yang bisa kamu coba karena isinya berkaitan dengan topik-topik bidang pendidikan.
Beberapa link publikasi di dalamnya mungkin akan mengarahkanmu ke laman asli dokumen yang berbayar, sehingga harus melakukan pembelian terlebih dahulu.
Namun, kamu tetap bisa mencari beberapa jurnal artikel yang tersedia secara gratis.
6. PubMed
PubMed merupakan platform penelitian yang sangat terkenal di bidang sains dan kedokteran.
PubMed menawarkan akses ke jutaan literatur biomedis.
Meskipun banyak penelitian yang berbayar, kamu dapat menggunakan fitur pencarian untuk melihat penelitian yang tersedia lengkap secara gratis.
7. Social Science Research Network (SSRN)
SSRN berisi kumpulan makalah dan penelitian khusus untuk rumpun ilmu sosial.
Sebagian besar dokumen di situs ini dapat diakses gratis.
Jarang sekali ada penelitian yang berbayar.
Namun, kamu harus menjadi anggota untuk menggunakan fitur-fiturnya.
Pendaftarannya gratis dan memungkinkanmu berinteraksi dengan akademisi lain di seluruh dunia.
3. Cari di perpustakaan kampus
Selain melalui website di atas, kamu juga dapat mencari jurnal internasional di perpustakaan kampus, baik yang sudah dicetak maupun yang tersimpan dalam perpustakaan digital.
Kamu dapat tanyakan ke staf perpustakaan mengenai akses untuk mencari jurnal di perpustakaan digital tersebut.
4. Periksa abstrak dan referensinya
Jika sudah menemukan jurnal yang dicari, coba baca abstra dan referensinya terlebih dahulu.
Abstrak bisa memberimu gambaran apakah jurnal tersebut dapat mendukung penelitianmu atau justru tidak berkaitan sama sekali.
Sementara itu, referensi yang tercantum di jurnal bisa kamu pelajari lanjut. Mungkin saja isinya lebih sesuai dengan yang kamu cari.
Demikian cara untuk mencari jurnal internasional sekaligus referensi website-nya.
Mau baca lebih banyak penjelasan dan tips seputar dunia perkuliahan? Ayo, baca artikel lain di Glints Blog!
Kamu bisa temukan pembahasan lain yang tak kalah menarik, terutama yang berkaitan dengan istilah-istilah akademik, tugas kuliah, dan lain sebagainya.
Jadi, kamu akan lebih familier dengan proses pembelajaran di kuliah.
Tertarik? Klik link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!
