5 Langkah Mudah Membuat Landing Page yang Menarik

Tayang 14 Nov 2021 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Apakah kamu sedang memikirkan bagaimana cara membuat landing page?

    Landing page yang bagus adalah aspek penting dalam marketing.

    Jika kamu ingin menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan, maka kebutuhan landing page menjadi wajib.

    Jangan khawatir meskipun meskipun kamu tidak berpengalaman.

    Kamu bisa, lho, membuat landing page dalam 5 langkah mudah menggunakan WordPress!

    Mau tahu caranya? Yuk, simak tahap-tahap pembuatan landing page yang sudah Glints persiapkan di bawah ini!

    Baca Juga: Tips dan Trik Belajar Web Design untuk Pemula

    Apa Itu Landing Page?

    cara membuat landing page

    © Pexels.com

    Menurut WPBeginner, landing page secara spesifik dibuat untuk ditampilkan pada pengunjung ketika mengakses situs dari hasil pencarian berbayar.

    Nah, landing page berguna untuk mengumpulkan data pengunjung potensial yang harus diarsip dengan baik oleh sebuah bisnis untuk membuat strategi marketing yang tepat.

    Selain itu, landing page juga dapat digunakan untuk membuat transaksi menjadi lebih cepat, karena pada halaman ini, pengunjung maupun pelanggan bisa lebih fokus dan tidak terdistraksi menu maupun tombol navigasi lainnya.

    Cara Membuat Landing Page

    cara membuat landing page

    © Pexels.com

    Kamu bisa membuat landing page lewat landing page builder pilihanmu.

    Beberapa di antaranya yang populer adalah Elementor di WordPress, Unbounce, dan Wix.

    Nah, ini adalah langkah-langkah umum menurut Moosend yang bisa kamu ikuti.

    1. Definisikan target audience

    Sebuah landing page ditujukan untuk tipe konsumen spesifik.

    Tipe konsumen atau target audience ini disesuaikan dengan produk yang akan kamu tawarkan dengan landing page tersebut.

    Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui orang seperti apa yang akan ditargetkan bisnismu.

    Hal ini akan memengaruhi desain, copy, dan pendekatan-pendekatan lainnya di landing page-mu.

    2. Tentukan tujuan

    Cara selanjutnya untuk membuat landing page adalah menentukan apa tujuan halaman tersebut.

    Sebuah landing page biasanya dibuat untuk suatu tujuan spesifik.

    Idealnya, hanya ada satu tujuan terfokus dalam landing page-mu.

    Contohnya, landing page tersebut ditujukan agar pengunjungnya meninggalkan informasi kontak, sign up, mengisi form, melakukan registrasi, klik download, dan lainnya.

    Menawarkan opsi yang minimal ini adalah cara untuk memastikan pengunjung tidak terdistraksi dengan hal lain dan melakukan konversi yang diinginkan.

    Dengan begitu, landing page-mu akan bisa efektif mengonversi pengunjung.

    3. Isi landing page

    Setelah mengetahui apa fokus landing page-mu, langkah selanjutnya adalah mengisi halaman tersebut dengan copy.

    Cara terbaik untuk menulis copy untuk landing page adalah menggunakan keywordkeyword yang relevan dan banyak dicari target audience-mu.

    Dengan begitu, landing page-mu akan semakin dinilai baik dan mampu membantu konversi terjadi secara optimal.

    Jangan lupa gunakan headline yang menarik di bagian atas atau paling awal.

    Fungsi headline tersebut adalah untuk membuat pengunjung ingin terus melanjutkan scrolling ke bawah.

    Berikut adalah salah satu contoh headline yang jelas menawarkan unique selling point bisnis secara menarik.

    © Moosend.com

    Headline ini tidak terlalu pendek, namun tidak terlalu panjang.

    Selain itu, poinnya langsung tersampaika sehingga pengunjung bisa dengan mudah memahami apa yang ditawarkan.

    4. Tambahkan konten visual

    Sebuah landing page tentunya tak lengkap tanpa konten visual yang mendukung.

    Pilih skema warna yang sesuai dengan brand-mu, gunakan gambar, tambahkan video, dan aspek visual lainnya.

    Konten visual yang sesuai akan bisa memengaruhi persepsi pengunjung landing page dan meningkatkan kenyamanan di halaman tersebut.

    Jadi, aspek visual ini sangat penting untuk mendukung copycopy yang sudah ditulis.

    5. Buat CTA

    Call-to-action (CTA) adalah bagian yang wajib ada di sebuah landing page.

    Hias halamanmu dengan kalimat ajakan ini agar pelanggan tahu aksi apa yang harus dilakukan.

    Sesuaikan CTA dengan tujuan landing page yang sudah kamu tetapkan di awal.

    Misalnya, jika tujuan landing page-mu adalah untuk mengajak pengunjung sign up, maka contoh CTA-nya adalah “sign up sekarang!”.

    Untuk memudahkan pengguna, biasanya CTA dibuat dalam bentuk tombol.

    Contohnya adalah seperti gambar di bawah ini.

    contoh button CTA

    © Smallbusiness.yahoo.com

    Baca Juga: 5 Plugin WordPress yang Bisa Kamu Gunakan untuk Toko Online

    Apa yang Membuat Sebuah Landing Page Menarik?

    cara membuat landing page

    © Pexels.com

    Menurut Envato Tuts+, ada 5 hal penting yang harus kamu perhatikan jika ingin membuat landing page yang menarik.

    1. Call-to-action yang jelas

    Call-to-action (CTA) atau kalimat ajakan yang persuasif penting bagi sebuah landing page.

    Pastikan CTA yang kamu buat jelas supaya calon pelanggan tidak kebingungan, ya.

    Tempatkan juga CTA landing page di tempat yang tepat, yaitu biasanya pada bagian paling atas laman tersebut agar mudah terlihat.

    2. Pembagian konten

    Bagian-bagian pada landing page harus terpisah dengan baik agar tidak terlihat padat dan membingungkan.

    Pastikan fokus pengunjung tidak akan terganggu dengan adanya konten yang terlalu banyak tanpa bagian-bagian yang terpisah dengan baik.

    3. Teks yang rapi

    Semakin mudah pengunjung membaca dan memahami isi dari landing page situsmu, kemungkinan sukses pun semakin tinggi.

    Gunakan font yang mudah dibaca, perhatikan pula jarak antar huruf dan kalimat.

    Kamu pun harus menghindari teks yang terlalu banyak pada landing page.

    4. Informasi visual

    Teks yang singkat dan mudah dipahami harus disertai dengan gambar atau ilustrasi yang membuatnya terlihat lebih bagus.

    Informasi visual juga dapat memperjelas teks di landing page agar lebih mudah dipahami.

    5. Warna menarik

    Penggunaan warna yang atraktif selain membuat landing page terlihat lebih menarik juga mempermudah orang untuk memahami dan bernavigasi di laman tersebut.

    UX landing page akan dinilai lebih bagus apabila menggunakan warna dengan kontras tinggi.
    Pengguna akan bisa dengan mudah mengetahui bagian-bagian konten dan menemukan apa yang mereka cari di landing page milikmu

    Baca Juga: Ingin Menjadi Web Developer? Mulai dengan Cara Ini!

    Nah, tidak sulit, bukan? Sekarang, kamu bisa mulai coba untuk membuat landing page untuk bisnismu sendiri.

    Setelah landing page-mu siap, saatnya mulai mendatangkan pengunjung dan memasarkan produkmu.

    Untuk mengetahui cara dan tipsnya, baca artikel-artikel lengkap Glints seputar digital marketing, yuk!

    Langsung klik tombol di bawah ini untuk baca artikel-artikelnya, ya!

    BACA ARTIKELNYA

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 22

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait