Baca 8 Buku Self Improvement Berikut di Waktu Luang

Diperbarui 29 Okt 2020 - dibaca 9 mnt
Humaira Aliya editor

Isi Artikel

    Jika kamu suka membaca buku dan ingin mengisi waktu luang secara produktif, kamu bisa membaca buku self improvement.

    Dilansir dari The Expert Editor, membaca buku dapat meningkatkan kesehatan, kemampuan otak, juga membantu kamu dalam beragam aspek kehidupan.

    Sama halnya dengan buku self improvement yang dapat membuat kamu berpikir lebih kritis, mengevaluasi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga dapat berhasil dalam hidup. 

    Glints sudah menyiapkan daftar delapan buku self improvement terbaik yang mudah dibaca, mulai dari buku klasik sampai buku-buku terbaru. Yuk, simak lebih lanjut!

    Baca Juga: 10 Buku Biografi Perempuan Inspiratif Dunia yang Patut Dibaca

    Daftar Buku Self Improvement Terbaik

    1. The 7 Habits of Highly Effective People (1989): Stephen Covey

    © Amazon.com

    Di dalam buku ini, Stephen Covey menjabarkan tujuh kebiasaan baik yang biasa dilakukan oleh orang-orang sukses

    Pembaca diajak untuk mengikuti tujuh kebiasaan baik ini agar dapat mencapai apapun yang mereka inginkan di dalam hidup.

    Jika kamu ingin mempelajari cara untuk menjadi orang yang lebih baik untuk diri sendiri dan juga sekitar, buku ini sangat cocok untukmu.

    2. The 48 Laws of Power (1998): Robert Greene

    buku self improvement

    © Penguin Books Australia

    Buku self improvement klasik selanjutnya adalah “The 48 Laws of Power” yang ditulis oleh Robert Greene.

    Di buku ini, kamu dapat mempelajari mengenai pelajaran dalam hidup, terutama bagaimana cara mengoptimalkan kekuasaan yang dimiliki dan tidak menyalahgunakannya. 

    Buku ini juga dapat membuka mata kamu tentang orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan, dan mengarahkan kamu untuk tidak melakukan hal serupa.

    3. The Alchemist (1988): Paulo Coelho

    novel self improvement

    © Amazon.com

    Jika dua buku sebelumnya merupakan buku nonfiksi, kali ini terdapat buku self improvement yang berbentuk novel.

    “The Alchemist” merupakan salah satu buku best-selling yang bertemakan perjalanan seorang penggembala. 

    Dengan berbagai macam simbol dan analogi yang dituliskan dalam buku ini, pesan yang disampaikan oleh penulis ini ditujukan agar pembacanya terus mencari arti dari kehidupan.

    Simbol pencarian Tuhan di dalam cerita dapat diartikan sebagai tujuan hidup dan fulfillment yang harus dicari oleh seseorang dalam hidup.

    Baca Juga: 10 Buku yang Perlu Dibaca di Usia 20-an

    4. The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment (2001): Eckhart Tolle

    buku pengembangan diri

    © Amazon.in

    Buku pengembangan diri yang ditulis oleh Eckhart Tolle ini berfokus kepada mindfulness.

    Di dalam buku “The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment”, pembaca diajak untuk melatih dan mempraktikkan mindfulness agar dapat menjalani hidup sepenuhnya. 

    Teknik mindfulness dipercaya dapat meningkatkan kesadaran dan kecerdasan emosional, dan juga baik untuk kesehatan mental.

    5. It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be (2007): Paul Arden

    buku self improvement

    © The Getty Store

    Paul Arden, seorang ahli advertising dunia menuliskan buku “It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be” yang dapat mengembangkan cara berpikir kamu.

    Di dalam buku yang dikemas secara ringan dan menarik ini, kamu akan diajarkan mengenai berbagai macam hal mulai dari problem solving, cara berkomunikasi dengan baik, dan hal lain yang dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan. 

    Dengan bacaan yang cukup ringan ini, kamu sudah bisa mendapatkan banyak wawasan baru mengenai hidup dan juga bisnis.

    6. Outliers (2008): Malcolm Gladwell

    bacaan pengembangan diri

    © Penguin Books Australia

    Buku self improvement berikutnya adalah “Outliers” karya Malcolm Gladwell.

    “Outliers” merupakan salah satu buku pengembangan diri terbaik dan paling banyak diminati di abad ke-21, karena kacamata yang digunakan penulis untuk menyampaikan poinnya. 

    Di dalam buku ini, penulis menyatakan bahwa orang pada umumnya terlalu fokus kepada orang sukses itu seperti apa, tanpa memikirkan asal mula mereka. 

    Buku yang menyajikan perspektif yang berbeda ini akan membuat kamu terinspirasi, dan juga lebih bersemangat untuk terus mengembangkan diri.

    7. The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business (2012): Charles Duhigg

    self improvement books

    © Penguin Books Australia

    Di dalam “The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business”, Charles Duhigg membahas tentang satu hal, yaitu memahami bagaimana kebiasaan baik dapat berpengaruh.

    Penjelasan dan contoh mengenai kebiasaan baik yang dilakukan oleh beragam pihak dan perusahaan dalam buku ini akan membuat kamu tetap tertarik untuk mengetahui kelanjutannya. 

    Dengan pembahasan yang mudah dipraktikkan, buku ini dapat kamu jadikan salah satu acuan untuk proses pengembangan diri.

    8. The Subtle Art of Not Giving a F*ck (2016): Mark Manson

    buku pengembangan karakter

    © Amazon.com

    Jika buku-buku sebelumnya cenderung fokus ke cara berpikir positif setiap saat yang bisa membuat orang bahagia, buku ini menyatakan sebaliknya.

    Blogger dan penulis Mark Manson menuliskan bahwa agar berhasil dan benar-benar ‘hidup’, kita tidak bisa mengharapkan hal-hal baik saja untuk terjadi. 

    Buku “The Subtle Art of Not Giving a F*ck” mengajarkan kita untuk menghadapi semua perasaan dan peristiwa yang mungkin selama ini dihindari, agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

    Baca Juga: 5 Aplikasi Ebook yang Bisa Kamu Pilih untuk Membaca Buku Digital

    Itu dia, delapan buku self improvement yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar bacaan selanjutnya.

    Setelah membaca buku-buku di atas, kamu dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diajarkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

    Nah, salah satu cara lain untuk mengembangkan kemampuan diri adalah dengan langsung terjun ke lapangan.

    Di Glints, kamu bisa mencari pekerjaan yang dapat membuat kamu berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik dan bernilai. Yuk, segera daftarkan akun profesionalmu!


      buku pengembangan diri buku self improvement general HR

      Artikel Terkait

      Baca 8 Buku Self Improvement Berikut di Waktu Luang

      Diperbarui 29 Okt 2020 - dibaca 9 mnt
      Humaira Aliya editor

      Isi Artikel

        Jika kamu suka membaca buku dan ingin mengisi waktu luang secara produktif, kamu bisa membaca buku self improvement.

        Dilansir dari The Expert Editor, membaca buku dapat meningkatkan kesehatan, kemampuan otak, juga membantu kamu dalam beragam aspek kehidupan.

        Sama halnya dengan buku self improvement yang dapat membuat kamu berpikir lebih kritis, mengevaluasi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga dapat berhasil dalam hidup. 

        Glints sudah menyiapkan daftar delapan buku self improvement terbaik yang mudah dibaca, mulai dari buku klasik sampai buku-buku terbaru. Yuk, simak lebih lanjut!

        Baca Juga: 10 Buku Biografi Perempuan Inspiratif Dunia yang Patut Dibaca

        Daftar Buku Self Improvement Terbaik

        1. The 7 Habits of Highly Effective People (1989): Stephen Covey

        © Amazon.com

        Di dalam buku ini, Stephen Covey menjabarkan tujuh kebiasaan baik yang biasa dilakukan oleh orang-orang sukses

        Pembaca diajak untuk mengikuti tujuh kebiasaan baik ini agar dapat mencapai apapun yang mereka inginkan di dalam hidup.

        Jika kamu ingin mempelajari cara untuk menjadi orang yang lebih baik untuk diri sendiri dan juga sekitar, buku ini sangat cocok untukmu.

        2. The 48 Laws of Power (1998): Robert Greene

        buku self improvement

        © Penguin Books Australia

        Buku self improvement klasik selanjutnya adalah “The 48 Laws of Power” yang ditulis oleh Robert Greene.

        Di buku ini, kamu dapat mempelajari mengenai pelajaran dalam hidup, terutama bagaimana cara mengoptimalkan kekuasaan yang dimiliki dan tidak menyalahgunakannya. 

        Buku ini juga dapat membuka mata kamu tentang orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan, dan mengarahkan kamu untuk tidak melakukan hal serupa.

        3. The Alchemist (1988): Paulo Coelho

        novel self improvement

        © Amazon.com

        Jika dua buku sebelumnya merupakan buku nonfiksi, kali ini terdapat buku self improvement yang berbentuk novel.

        “The Alchemist” merupakan salah satu buku best-selling yang bertemakan perjalanan seorang penggembala. 

        Dengan berbagai macam simbol dan analogi yang dituliskan dalam buku ini, pesan yang disampaikan oleh penulis ini ditujukan agar pembacanya terus mencari arti dari kehidupan.

        Simbol pencarian Tuhan di dalam cerita dapat diartikan sebagai tujuan hidup dan fulfillment yang harus dicari oleh seseorang dalam hidup.

        Baca Juga: 10 Buku yang Perlu Dibaca di Usia 20-an

        4. The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment (2001): Eckhart Tolle

        buku pengembangan diri

        © Amazon.in

        Buku pengembangan diri yang ditulis oleh Eckhart Tolle ini berfokus kepada mindfulness.

        Di dalam buku “The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment”, pembaca diajak untuk melatih dan mempraktikkan mindfulness agar dapat menjalani hidup sepenuhnya. 

        Teknik mindfulness dipercaya dapat meningkatkan kesadaran dan kecerdasan emosional, dan juga baik untuk kesehatan mental.

        5. It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be (2007): Paul Arden

        buku self improvement

        © The Getty Store

        Paul Arden, seorang ahli advertising dunia menuliskan buku “It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be” yang dapat mengembangkan cara berpikir kamu.

        Di dalam buku yang dikemas secara ringan dan menarik ini, kamu akan diajarkan mengenai berbagai macam hal mulai dari problem solving, cara berkomunikasi dengan baik, dan hal lain yang dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan. 

        Dengan bacaan yang cukup ringan ini, kamu sudah bisa mendapatkan banyak wawasan baru mengenai hidup dan juga bisnis.

        6. Outliers (2008): Malcolm Gladwell

        bacaan pengembangan diri

        © Penguin Books Australia

        Buku self improvement berikutnya adalah “Outliers” karya Malcolm Gladwell.

        “Outliers” merupakan salah satu buku pengembangan diri terbaik dan paling banyak diminati di abad ke-21, karena kacamata yang digunakan penulis untuk menyampaikan poinnya. 

        Di dalam buku ini, penulis menyatakan bahwa orang pada umumnya terlalu fokus kepada orang sukses itu seperti apa, tanpa memikirkan asal mula mereka. 

        Buku yang menyajikan perspektif yang berbeda ini akan membuat kamu terinspirasi, dan juga lebih bersemangat untuk terus mengembangkan diri.

        7. The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business (2012): Charles Duhigg

        self improvement books

        © Penguin Books Australia

        Di dalam “The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business”, Charles Duhigg membahas tentang satu hal, yaitu memahami bagaimana kebiasaan baik dapat berpengaruh.

        Penjelasan dan contoh mengenai kebiasaan baik yang dilakukan oleh beragam pihak dan perusahaan dalam buku ini akan membuat kamu tetap tertarik untuk mengetahui kelanjutannya. 

        Dengan pembahasan yang mudah dipraktikkan, buku ini dapat kamu jadikan salah satu acuan untuk proses pengembangan diri.

        8. The Subtle Art of Not Giving a F*ck (2016): Mark Manson

        buku pengembangan karakter

        © Amazon.com

        Jika buku-buku sebelumnya cenderung fokus ke cara berpikir positif setiap saat yang bisa membuat orang bahagia, buku ini menyatakan sebaliknya.

        Blogger dan penulis Mark Manson menuliskan bahwa agar berhasil dan benar-benar ‘hidup’, kita tidak bisa mengharapkan hal-hal baik saja untuk terjadi. 

        Buku “The Subtle Art of Not Giving a F*ck” mengajarkan kita untuk menghadapi semua perasaan dan peristiwa yang mungkin selama ini dihindari, agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

        Baca Juga: 5 Aplikasi Ebook yang Bisa Kamu Pilih untuk Membaca Buku Digital

        Itu dia, delapan buku self improvement yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar bacaan selanjutnya.

        Setelah membaca buku-buku di atas, kamu dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diajarkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

        Nah, salah satu cara lain untuk mengembangkan kemampuan diri adalah dengan langsung terjun ke lapangan.

        Di Glints, kamu bisa mencari pekerjaan yang dapat membuat kamu berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik dan bernilai. Yuk, segera daftarkan akun profesionalmu!


          buku pengembangan diri buku self improvement general HR

          Artikel Terkait

          Scroll Up