FMCG: Apa Itu, Jenis Produk, Contoh di Indonesia, dan Prospek Kerja

Diperbarui 13 Des 2023 - Dibaca 15 mnt

Isi Artikel

    Salah satu tujuan utama para kandidat ketika mencari kerja adalah perusahaan FMCG.

    Bagaimana tidak? Jenis perusahaan ini terkenal menawarkan banyak posisi dengan benefit serta jenjang karier yang menjanjikan.

    Hasilnya, tingkat persaingan kandidat yang hendak bekerja di FMCG company sangatlah tinggi.

    Nah, memangnya, apa itu yang dimaksud dengan industri FMCG? Seperti apa prospek karier dan skill yang kamu butuhkan untuk berkarier pada jenis perusahaan tersebut?

    Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam rangkuman Glints di bawah ini!

    FMCG

    © Glints

    Pengertian FMCG

    perusahaan FMCG

    © Freepik.com

    Sebelum masuk lebih dalam, pertama-tama kamu perlu tahu mengenai industri FMCG terlebih dahulu.

    Dilansir dari Investopedia, FMCG adalah industri yang menyediakan produk sehari-hari untuk dijual dalam jumlah banyak dengan harga yang relatif murah.

    Kepanjangan dari FMCG adalah fast-moving customer goods.

    Berdasarkan hal tersebut, barang yang disediakan biasanya tidak bisa bertahan lama dan harus dijual dengan cepat. 

    Barang-barang yang dijajakan juga harus bisa memenuhi demand dari kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

    Contohnya adalah soft drink atau susu dan produk olahannya (keju, butter) yang setiap minggunya harus tersedia di rumah.

    Karena dibutuhkan oleh mayoritas masyarakat, perusahaan FMCG di Indonesia dan mancanegara biasanya mendistribusikan produk mereka ke banyak tempat.

    Dengan begitu, masyarakat bisa dengan mudah menemukannya, di mana pun mereka berada. 

    Kamu bisa menemukan produk-produk FMCG di supermarket, apotek, minimarket, dan masih banyak lagi.

    Selain soft drink dan olahan susu yang sudah disebutkan sebelumnya, buah dan sayuran, tisu, atau bahkan vitamin dan obat generik juga masuk ke kategori ini, lho.

    Baca Juga: Mengulik Strategi Event Marketing, Kuncu Meningkatkan Brand Awareness

    Beragam Jenis Produknya

    perusahaan FMCG

    © Freepik.com

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, FMCG adalah perusahaan yang menjual produk sehari-hari dengan cepat.

    Hasilnya, terdapat banyak jenis produk yang masuk ke dalam kategori FMCG.

    Nah, perusahaan FMCG Indonesia sendiri biasanya memproduksi produk yang berada dalam kategori di bawah ini: 

    1. makanan olahan (sereal, pasta siap seduh)
    2. minuman (air putih, soda, jus kemasan)
    3. pastry (kue, snack manis)
    4. makanan beku dan segar (buah dan sayuran, french fries beku)
    5. obat-obatan (vitamin dan obat yang bisa dibeli tanpa resep)
    6. alat kebersihan (deterjen pel, sabun colek)
    7. kosmetik dan perawatan pribadi (sampo, pasta gigi, sabun mandi)
    8. perlengkapan kantor (alat tulis, staples)

    Sebenarnya masih lumayan banyak kategori dan produk lain yang termasuk ke dalam FMCG. Akan tetapi, ini adalah gambaran besarnya. 

    Intinya, produk FMCG adalah produk yang diproduksi secara massal, tidak tahan lama (maksimal 1-2 tahun), dan dijual dengan harga yang cukup murah.

    Contoh Perusahaan FMCG di Indonesia

    perusahaan FMCG di Indonesia

    © Freepik.com

    Setelah melihat pengkategorian dan beberapa contoh jenis produk FMCG, pasti kamu langsung terpikirkan beberapa nama perusahaan, kan?

    Hal ini dikarenakan sudah tercipta brand awareness yang melekat di kepala masyarakat, sehingga ketika menyebutkan jenis produknya, muncul merek tertentu di kepala. 

    Di Indonesia sendiri, ada beberapa perusahaan yang cukup populer dari industri ini. Indofood, Orang Tua, dan masih banyak lagi.  

    Perusahaan global yang cukup populer juga ada, seperti P&G (Procter & Gamble), Johnson & Johnson, Nestle, Unilever, dan masih banyak lagi. 

    Nah, semakin terkenal brand-nya, semakin tinggi pula kemungkinan masyarakat akan langsung membeli sebuah produk tanpa pikir panjang.

    Prospek Kerja di Industri Ini

    © Freepik.com

    Untuk kamu yang ingin meniti karier di perusahaan multinasional dengan pace kerja yang cepat, FMCG adalah opsi yang baik karena memiliki banyak posisi yang bisa diisi.

    Tak hanya itu, FMCG juga dapat dibilang sebagai salah satu industri yang paling stabil, bahkan dalam resesi ekonomi.

    Pasalnya, produk yang ditawarkan memang dibutuhkan oleh orang-orang dalam keadaan apa pun itu, kan?

    Nah, dilansir dari Telegraph UK, industri FMCG harus terus melakukan inovasi tak hanya dari segi sales saja, tetapi juga marketing, advertising, dan komunikasi dengan konsumennya. 

    Intinya, industri ini cukup terbuka untuk orang dengan latar belakang jurusan apa pun. 

    Selama kamu inovatif, dapat bekerja di bawah tekanan, dan memberikan kontribusi yang berarti, ada banyak lowongan di industri ini untukmu.

    Berikut adalah beberapa contohnya.

    1. Procurement analyst

    Salah satu posisi yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan FMCG adalah procurement analyst

    Memangnya, apa yang dimaksud dengan pekerjaan ini?

    Dilansir dari Payscale, seorang procurement analyst bertugas menjaga hubungan antara perusahaan dengan vendor, agar proses penyediaan barang dapat berjalan dengan lancar. 

    Ia bertanggung jawab untuk memastikan stok, menganalisis dan menginterpretasikan data yang ada, sehingga setiap pengeluaran yang dilakukan dapat benar-benar dipahami. 

    Tak hanya itu, procurement analyst juga harus bisa negosiasi biaya yang dikeluarkan dengan vendor dan supplier, memastikan kontrak terpenuhi, dan menjadwalkan apa pun yang berhubungan dengan pembelian.

    2. Sales manager

    Sales manager juga memiliki peran yang cukup penting di industri ini.

    Pasalnya, tiap perusahaan yang bergerak di industri FMCG harus memastikan bahwa penjualannya stabil atau lebih baik lagi, meningkat.

    Peran sales manager adalah memastikan sales growth terus meningkat, menarik pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama.

    Baca Juga: Sales Management: Proses yang Bantu Mantapkan Kinerja Tim Penjualan

    3. Stock control manager

    Prospek kerja selanjutnya yang banyak tersedia dalam perusahaan FMCG adalah stock control manager.

    Dengan banyaknya demand dan perusahaan harus terus memutar stok yang ada di distributor, stock control manager wajib memastikan itu semua berjalan lancar. 

    Apa tugasnya?

    Ia harus menentukan jumlah stok yang didistribusikan, memastikan semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan target bisnis yang dibuat. 

    4. Marketing dan advertising

    Beberapa tahun belakangan, mungkin marketing dan advertising mulai hanya diidentikkan dengan startup dan perusahaan digital saja. 

    Padahal, FMCG adalah perusahaan yang juga membutuhkan departemen marketing dan advertising mumpuni.

    Semua orang memang sudah pasti akan melihat produk yang diletakkan di rak supermarket.

    Meskipun begitu, diperlukan strategi marketing dan advertising yang matang, agar pelanggan baru bisa tertarik untuk membeli produk tersebut.

    5. Research and development (R&D)

    Karena hampir setiap perusahaan memproduksi produk di kategori yang sama, tiap perusahaan tersebut harus terus punya inovasi baru. 

    Nah, di sinilah peran departemen research and development (R&D) dibutuhkan. 

    Untuk kamu yang belum tahu, research and development adalah departemen yang mengurus inovasi dan perkembangan produk-produk baru. 

    Perusahaan FMCG membutuhkan departemen ini, agar mereka tetap inovatif dan lebih unggul dari kompetitornya. 

    Skill yang Dibutuhkan

    © Freepik.com

    Melansir Corporate Finance Institute, industri miliaran dolar ini sangatlah kreatif dan inovatif.

    Karena produk yang dikeluarkan oleh perusahaan FMCG di Indonesia ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, tim produksi harus memikirkan strategi yang tepat.

    Beberapa skill utama yang harus dimiliki jika kamu ingin menggeluti industri ini adalah riset, kreativitas tinggi, dan sales.

    Kamu harus tahu produk apa yang sedang tren, apa yang dicari oleh masyarakat, bagaimana cara produksi produk yang akan dijual murah, dan banyak aspek lainnya.

    Intinya, kamu harus bisa berpikir sebagai produsen dan juga konsumen. 

    Kalau ingin bekerja di perusahaan FMCG, apalagi perusahaan multinasional, kamu juga wajib siap dengan pace yang ekstracepat.

    Biasakan untuk bekerja optimal di bawah tekanan, karena kalau sudah masuk ke industri ini, skill tersebut sangatlah dibutuhkan.

    Alasan Berkarier di Perusahaan FMCG

    media mix adalah

    © Freepik.com

    Pada dasarnya, FMCG adalah salah satu bidang industri terpopuler sekarang ini.

    Hal tersebut tak lain disebabkan oleh progres industri FMCG yang cepat dan kondisi finansialnya yang selalu stabil.

    Hasilnya, banyak job seeker berpengalaman dan fresh graduate yang mengincar karier di jenis perusahaan tersebut.

    Nah, selain stabilitas dan progres yang cepat, apa alasan lain yang menjadikan FMCG sebagai tempat berkarier yang menggugah? Pelajari alasan-alasannya di bawah ini.

    1. Posisi kerjanya beragam

    Salah satu alasan kamu harus coba kerja di perusahaan FMCG adalah posisi kerja yang beragam.

    Sejatinya, FMCG sering dikaitkan dengan logistik dan sales. Hal ini berlaku karena penjualan dan inventory merupakan aspek penting dalam industri tersebut.

    Meskipun demikian, FMCG menyediakan banyak posisi untuk job seeker yang sedang aktif mencari kerja.

    Posisi di bidang markting, management, operations, hingga accounting dapat kamu jajal dalam di perusahaan FMCG.

    Uniknya, perusahaan ini lebih mengutamakan skill ketimbang gelar. Maka dari itu, kamu dijamin akan bisa bersaing asalkan mampu menunjukkan kebolehan.

    2. Pengalaman kerja berharga

    Alasan selanjutnya untuk kerja di FMCG adalah pengalaman kerja yang berharga.

    Meskipun menantang, dinamika dan pertumbuhan kariermu akan melaju dengan pesat di industri ini.

    Sebab, kemampuan problem solving dan hard skills-mu akan sering diuji dalam berbagai situasi yang tak pasti.

    Hasilnya, kamu akan mendapatkan pengalaman kerja yang lebih banyak serta progres karier dalam waktu singkat.

    3. Kesempatan kerja di luar negeri

    Ya, berkarier di FMCG akan memberikanmu kesempatan untuk kerja di luar negeri.

    Pasalnya, kebanyakan perusahaan FMCG bersifat multinasional. Dalam arti, kantor beserta produk yang ia jual bisa ditemukan pada banyak negara.

    Nah, setiap karyawan berkesempatan untuk dimutasi ke luar negeri, tergantung kebutuhan perusahaan dan divisinya.

    Yang pasti, kamu harus bisa menunjukkan bakat dan skill secara maksimal jika ingin diterbangkan ke luar negeri.

    4. Bergerak cepat dan inovatif

    Alasan terakhir kamu harus coba kerja di FMCG adalah progresnya yang cepat dan sifatnya yang inovatif.

    Dengan beragam produk yang ia jual, industri FMCG menuntut karyawannya untuk bisa berinovasi dan bergerak cepat.

    Pasalnya, industri ini memiliki banyak pesaing dan dapat tumbang bila gagal mengantarkan produk serta kampanye berkualitas dengan sigap.

    Kamu yang selalu dipenuhi dengan ide-ide kreatif dan gemar bekerja di lingkungan yang serba cepat pasti betah bekerja di FMCG.

    Baca Juga: Bekali Diri dengan Beragam Skill Ini untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0

    Itu dia penjelasan lengkap seputar perusahaan FMCG di Indonesia, pengertian, jenis produk, dan prospek kerja di dalamnya.

    Ingin mendapatkan informasi seputar perusahaan atau industri lain yang tidak kalah menarik? 

    Tenang saja, kamu bisa langsung kunjungi laman Prospek Karier di Glints Blog.

    Di sana, Glints sudah sediakan banyak pembahasan seputar tren industri beserta kesempatan kerjanya hanya buat kamu.

    Maka dari itu, tunggu apa lagi? Yuk, langsung baca kumpulan artikelnya sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.7 / 5. Jumlah vote: 13

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait