FMCG Adalah: Jenis, Contoh Perusahaan, dan Prospek Kerjanya

Diperbarui 01 Feb 2025 - Dibaca 16 mnt
Ditulis oleh : Humaira Aliya

FMCG atau fast-moving consumer goods adalah jenis perusahaan yang banyak diminati krena menawarkan berbagai posisi dengan benefit dan jenjang karier yang menjanjikan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Namun, persaingan untuk bekerja di perusahaan FMCG sangat tinggi.

Lantas, apa itu industri FMCG, dan seperti apa prospek karier serta skill yang dibutuhkan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu FMCG?

Dilansir dari Investopedia, FMCG adalah industri yang menyediakan produk sehari-hari untuk dijual dalam jumlah banyak dengan harga yang relatif murah.

Kepanjangan dari FMCG adalah fast-moving customer goods.

Berdasarkan hal tersebut, barang yang disediakan biasanya tidak bisa bertahan lama dan harus dijual dengan cepat. 

Barang-barang yang dijajakan juga harus bisa memenuhi demand dari kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

Contohnya adalah soft drink atau susu dan produk olahannya (keju, mentega) yang setiap minggunya harus tersedia di rumah.

Buah dan sayuran, tisu, atau bahkan vitamin dan obat generik juga masuk ke kategori ini, lho.

Karena banyak digunakan, perusahaan FMCG di Indonesia dan global biasanya mendistribusikan produk mereka ke banyak tempat, agar mudah ditemukan.

Kamu bisa menemukan produk-produk FMCG di supermarket, apotek, minimarket, dan masih banyak lagi.

Meski menjual produk FMCG, tempat-tempat tersebut bukan termasuk perusahaan FMCG.

Lalu, apa saja perusahaan FMCG di Indonesia?

Baca Juga: Mengulik Strategi Event Marketing, Kuncu Meningkatkan Brand Awareness

Contoh Perusahaan FMCG

FMCG

© Glints

Di industri FMCG, Indonesia termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Tak heran jika ada banyak perusahaan FMCG di Indonesia, bahkan beberapa di antaranya sudah tercatat di bursa saham.

Beberapa perusahaan di Indonesia yang cukup populer dari industri ini, contohnya:

  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk
  • PT Kalbe Farma Tbk
  • PT Mayora Indah Tbk
  • PT Wings Group

Perusahaan global yang cukup populer juga ada, seperti P&G (Procter & Gamble), Johnson & Johnson, Nestle, Unilever, dan masih banyak lagi. 

Nah, semakin terkenal brand-nya, semakin tinggi pula kemungkinan masyarakat akan langsung membeli sebuah produk tanpa pikir panjang.

Perusahaan-perusahaan di atas bergerak di berbagai kategori, karena produk FMCG sendiri terbagi dalam beberapa jenis spesifik.

Apa saja jenisnya?

Jenis Industri FMCG

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, FMCG adalah perusahaan yang menjual produk sehari-hari dengan cepat.

Hasilnya, terdapat banyak jenis produk yang masuk ke dalam kategori FMCG.

Nah, perusahaan FMCG Indonesia sendiri biasanya memproduksi produk yang berada dalam kategori di bawah ini: 

  1. makanan olahan (sereal, pasta siap seduh)
  2. minuman (air putih, soda, jus kemasan)
  3. pastry (kue, snack manis)
  4. makanan beku dan segar (buah dan sayuran, french fries beku)
  5. obat-obatan (vitamin dan obat yang bisa dibeli tanpa resep)
  6. alat kebersihan (deterjen pel, sabun colek)
  7. kosmetik dan perawatan pribadi (sampo, pasta gigi, sabun mandi)
  8. perlengkapan kantor (alat tulis, staples)

Sebenarnya masih lumayan banyak kategori dan produk lain yang termasuk ke dalam FMCG. Akan tetapi, ini adalah gambaran besarnya. 

Intinya, produk FMCG adalah produk yang diproduksi secara massal, tidak tahan lama (maksimal 1-2 tahun), dan dijual dengan harga yang cukup murah.

Prospek Kerja FMCG

Untuk kamu yang ingin meniti karier di perusahaan multinasional dengan ritme kerja yang cepat, FMCG adalah opsi yang baik.

Baca Juga :  Magenta BUMN: Apa Itu, Alur, Cara Daftar, Jenis Program

Ada banyak posisi yang tersedia, sehingga peluang karier di sektor ini cukup luas.

Selain itu, industri FMCG pun cukup terbuka untuk orang dengan latar belakang jurusan apa pun. 

Selama kamu kreatif, mampu bekerja dalam tekanan, dan bisa memberikan kontribusi nyata, ada banyak kesempatan yang bisa kamu manfaatkan di sektor ini.

Berikut adalah beberapa contoh prospek kerjanya.

1. Procurement analyst

Salah satu posisi yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan FMCG adalah procurement analyst

Memangnya, apa yang dimaksud dengan pekerjaan ini?

Dilansir dari Payscale, profesi ini bertugas menjaga hubungan antara perusahaan dengan vendor, agar proses penyediaan barang dapat berjalan dengan lancar. 

Ia bertanggung jawab untuk memastikan stok, menganalisis dan menginterpretasikan data yang ada, sehingga setiap pengeluaran yang dilakukan dapat benar-benar dipahami. 

Tak hanya itu, procurement analyst juga harus bisa negosiasi biaya yang dikeluarkan dengan vendor dan supplier, memastikan kontrak terpenuhi, dan menjadwalkan apa pun yang berhubungan dengan pembelian.

2. Sales manager

Sales manager juga memiliki peran yang cukup penting di industri ini.

Pasalnya, tiap perusahaan yang bergerak di industri FMCG harus memastikan bahwa penjualannya stabil atau lebih baik lagi, meningkat.

Peran sales manager adalah memastikan sales growth terus meningkat, menarik pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama.

Baca Juga: Sales Management: Proses yang Bantu Mantapkan Kinerja Tim Penjualan

3. Supply chain manager

Dalam industri FMCG, kelancaran produksi adalah kunci utama keberhasilan bisnis.

Proses ini melibatkan berbagai aspek yang harus dikelola dengan baik, sehingga peran supply chain manager menjadi sangat dibutuhkan.

Sebagai supply chain manager, tugas utamamu adalah memastikan seluruh kebutuhan produksi tersedia dengan efisien dan biaya serendah mungkin, tanpa mengorbankan kualitas.

4. Stock control manager

Prospek kerja selanjutnya yang banyak tersedia dalam perusahaan FMCG adalah stock control manager.

Dengan banyaknya demand dan perusahaan harus terus memutar stok yang ada di distributor, stock control manager wajib memastikan itu semua berjalan lancar. 

Apa tugasnya?

Ia harus menentukan jumlah stok yang didistribusikan, memastikan semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan target bisnis yang dibuat. 

5. Marketing dan advertising

Beberapa tahun belakangan, mungkin marketing dan advertising mulai hanya diidentikkan dengan startup dan perusahaan digital saja. 

Padahal, FMCG adalah perusahaan yang juga membutuhkan departemen marketing dan advertising mumpuni.

Semua orang memang sudah pasti akan melihat produk yang diletakkan di rak supermarket.

Meskipun begitu, diperlukan strategi marketing dan advertising yang matang, agar pelanggan baru bisa tertarik untuk membeli produk tersebut.

6. Research and development (R&D)

Karena hampir setiap perusahaan memproduksi produk di kategori yang sama, tiap perusahaan tersebut harus terus punya inovasi baru. 

Nah, di sinilah peran departemen research and development (R&D) dibutuhkan. 

Untuk kamu yang belum tahu, research and development adalah departemen yang mengurus inovasi dan perkembangan produk-produk baru. 

Perusahaan FMCG membutuhkan departemen ini, agar mereka tetap inovatif dan lebih unggul dari kompetitornya. 

7. Management trainee (MT)

Banyak perusahaan FMCG menawarkan program management trainee (MT) untuk menyiapkan kandidat yang siap menempati posisi manajerial di masa depan.

Sebagai MT, kamu akan mendapatkan pelatihan intensif dan pemahaman mendalam tentang berbagai unit bisnis perusahaan.

Selama program ini, kamu akan mempelajari berbagai aspek operasional, termasuk perencanaan strategi, pengelolaan bisnis, manajemen risiko, serta keterampilan kepemimpinan.

Selain itu, kamu juga berkesempatan menjalani on-the-job training, yaitu pelatihan langsung dengan terlibat dalam aktivitas sehari-hari perusahaan.

8. Brand marketing manager

Prospek kerja perusahaan FMCG selanjutnya adalah brand marketing manager.

Di sini, tugas utamamu adalah merancang strategi pemasaran yang inovatif, yang dilakukan dengan riset pelanggan.

Kamu juga akan memimpin tim yang bertanggung jawab dalam membangun kesadaran merek dan menarik minat konsumen terhadap produk perusahaan.

Agar dapat mecoba peruntungan prospek kerja di atas, kira-kira skill apa saja yang perlu kamu miliki?

Skill yang Dibutuhkan

Melansir Corporate Finance Institute, industri ini sangatlah kreatif dan inovatif.

Kalau ingin bekerja di perusahaan FMCG, apalagi perusahaan multinasional, kamu juga wajib siap dengan pace yang ekstracepat.

Karena produk yang dikeluarkan oleh perusahaan FMCG di Indonesia ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, tim produksi pun harus memikirkan strategi yang tepat.

Dikutip dari Vijeta Placements, skill utama yang harus dimiliki jika kamu ingin menggeluti industri ini mencakup:

Riset pasar

Untuk memenangkan persaingan, perusahaan FMCG harus tahu betul apa yang diinginkan konsumen. Riset pasar adalah kunci untuk memahami kebutuhan mereka.

Prosesnya bisa dimulai dengan mengidentifikasi masalah melalui riset eksploratori, dan dilanjutkan dengan mencari solusi melalui riset konklusif yang mengumpulkan data dari survei atau eksperimen.

Analisis data

Di dunia FMCG, menganalisis data itu sangat penting.

Kemampuan ini membantu kamu untuk mengubah data menjadi informasi yang berguna dalam mengambil keputusan yang tepat.

Keterampilan seperti SQL dan kemampuan komunikasi akan sangat membantu dalam menjalankan tugas ini.

Keterampilan penjualan

Di industri FMCG, keterampilan penjualan jadi salah satu yang paling dibutuhkan.

Untuk menarik perhatian konsumen, kamu harus bisa memastikan mereka puas dengan produk dan layanan, serta menjaga hubungan baik agar mereka tetap loyal.

Pahami perilaku konsumen dan strategi penjualan yang tepat untuk mencapai hasil yang maksimal.

Consumer needs

Untuk terus berkembang, perusahaan FMCG harus selalu peka terhadap kebutuhan konsumen.

Keterampilan ini memungkinkan kamu untuk memahami apa yang dibutuhkan konsumen, menyelesaikan masalah mereka, dan menjaga mereka tetap setia pada produk yang ditawarkan.

Keterampilan teknis

Industri FMCG terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Keterampilan teknis, seperti penguasaan sistem otomatis atau teknologi baru, sangat dibutuhkan untuk menjaga proses produksi tetap efisien dan mengikuti perkembangan zaman.

Komunikasi

Menjalin hubungan baik dengan distributor sangat penting untuk kelancaran distribusi produk.

Keterampilan komunikasi dan negosiasi yang baik akan memastikan kerja sama berjalan lancar dan produk sampai tepat waktu ke konsumen.

Digital marketing

Dengan semakin berkembangnya dunia digital, pemasaran juga harus beradaptasi.

Di FMCG, pemasaran digital adalah salah satu cara utama untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.

Penguasaan platform seperti media sosial dan e-commerce akan membantu perusahaan lebih mudah menjangkau konsumen.

Akuntansi

Walau tidak bekerja langsung di bagian keuangan, kamu tetap perlu memahami laporan keuangan perusahaan.

Keterampilan ini akan membantu kamu untuk mengerti kondisi finansial perusahaan dan membuat keputusan yang mendukung kelancaran operasional bisnis.

Bekerja di bawah tekanan

Industri FMCG itu cepat dan dinamis, sehingga bekerja di bawah tekanan adalah hal yang tak terhindarkan.

Baca Juga :  Unpaid Internship: Arti, Hukum, Jam Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya

Kamu perlu bisa mengatur waktu dengan baik, tetap tenang, dan membuat keputusan cepat tanpa mengurangi kualitas kerja.

Berpikir kritis

Di dunia FMCG, berpikir kritis adalah keterampilan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Kamu akan sering dihadapkan pada masalah yang membutuhkan solusi cepat dan tepat.

Keterampilan ini juga membantu kamu untuk terus berpikir inovatif dan menemukan ide-ide baru yang bisa mendukung perkembangan perusahaan.

Alasan Berkarier di Perusahaan FMCG

Pada dasarnya, FMCG adalah salah satu bidang industri terpopuler sekarang ini.

Hal tersebut tak lain disebabkan oleh progres industri FMCG yang cepat dan kondisi finansialnya yang selalu stabil.

Hasilnya, banyak job seeker berpengalaman dan fresh graduate yang mengincar karier di jenis perusahaan tersebut.

Nah, selain stabilitas dan progres yang cepat itu, apa alasan lain yang menjadikan FMCG sebagai industri yang diminati?

Pelajari alasan-alasannya di bawah ini.

1. Posisi kerjanya beragam

Salah satu alasan kamu harus coba kerja di perusahaan FMCG adalah posisi kerja yang beragam.

Sejatinya, FMCG sering dikaitkan dengan logistik dan sales. Hal ini berlaku karena penjualan dan inventory merupakan aspek penting dalam industri tersebut.

Meskipun demikian, FMCG menyediakan banyak posisi untuk job seeker yang sedang aktif mencari kerja.

Posisi di bidang markting, management, operations, hingga accounting dapat kamu jajal dalam di perusahaan FMCG.

Uniknya, perusahaan ini lebih mengutamakan skill ketimbang gelar. Maka dari itu, kamu dijamin akan bisa bersaing asalkan mampu menunjukkan kebolehan.

2. Pengalaman kerja berharga

Alasan selanjutnya untuk kerja di FMCG adalah pengalaman kerja yang berharga.

Meskipun menantang, dinamika dan pertumbuhan kariermu akan melaju dengan pesat di industri ini.

Sebab, kemampuan problem solving dan hard skills-mu akan sering diuji dalam berbagai situasi yang tak pasti.

Hasilnya, kamu akan mendapatkan pengalaman kerja yang lebih banyak serta progres karier dalam waktu singkat.

3. Kesempatan kerja di luar negeri

Ya, berkarier di FMCG akan memberikanmu kesempatan untuk kerja di luar negeri.

Pasalnya, kebanyakan perusahaan FMCG bersifat multinasional. Dalam arti, kantor beserta produk yang ia jual bisa ditemukan pada banyak negara.

Nah, setiap karyawan berkesempatan untuk dimutasi ke luar negeri, tergantung kebutuhan perusahaan dan divisinya.

Yang pasti, kamu harus bisa menunjukkan bakat dan skill secara maksimal jika ingin diterbangkan ke luar negeri.

4. Bergerak cepat dan inovatif

Alasan terakhir kamu harus coba kerja di FMCG adalah progresnya yang cepat dan sifatnya yang inovatif.

Dengan beragam produk yang ia jual, industri FMCG menuntut karyawannya untuk bisa berinovasi dan bergerak cepat.

Pasalnya, industri ini memiliki banyak pesaing dan dapat tumbang bila gagal mengantarkan produk serta kampanye berkualitas dengan sigap.

Kamu yang selalu dipenuhi dengan ide-ide kreatif dan gemar bekerja di lingkungan yang serba cepat pasti betah bekerja di FMCG.

Baca Juga: Bekali Diri dengan Beragam Skill Ini untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Itu dia penjelasan lengkap seputar apa itu perusahaan FMCG, contohnya, jenis produk, dan prospek kerjanya.

Ingin mendapatkan informasi seputar perusahaan atau industri lain yang tidak kalah menarik? 

Tenang saja, kamu bisa langsung kunjungi laman Prospek Karier di Glints Blog.

Di sana, Glints sudah sediakan banyak pembahasan seputar tren industri beserta kesempatan kerjanya hanya buat kamu.

Tunggu apa lagi? Klik tombol di bawah untuk baca kumpulan artikelnya sekarang!

BACA DI SINI


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon