Ingin Buat Website Responsif? Kenali Apa Itu Bootstrap Beserta Kegunaannya

Diperbarui 16 2020 - dibaca 10 mnt
Arkan Perdana editor

Isi Artikel

    Untuk membuat website yang responsif dengan mudah, Bootstrap adalah hal yang perlu kamu terapkan.

    Memiliki website yang responsif tentu akan mempermudah pengguna dan membuatnya nyaman.

    Hal ini karena pengguna dapat mengakses website-mu melalui berbagai perangkat yang dimiliki.

    Selain itu, kamu sebagai pemilik situs juga akan dipermudah karena tak perlu membuat dua jenis website untuk dua jenis perangkat. 

    Permasalahannya, untuk dapat membuat web yang responsif memang tidak mudah. Developer perlu coding yang cukup rumit agar tampilan situs menjadi responsif.

    Nah, hadirnya Bootstrap mempermudah hal tersebut.

    Memang, apa sebenarnya Bootstrap? Pada artikel kali ini, Glints akan berikan penjelasannya untukmu.

    Baca Juga: Tips dan Trik Belajar Web Design untuk Pemula

    Pengertian Bootstrap

    bootstrap adalah

    © burst.shopify.com

    Bootstrap merupakan salah satu framework CSS yang digunakan khusus untuk suatu pengembangan front-end website

    Sebelum bootstrap ini muncul, terdapat framework lain yang juga digunakan pada berbagai website.

    Namun, tingkat pengembangan framework tersebut sangatlah buruk, serta membutuhkan biaya yang sangat mahal.

    Dengan adanya Bootstrap, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan mudah dan murah.

    Tak hanya itu, framework dari Bootstrap ini juga sangat sederhana dan konsisten dengan sistem yang mereka miliki.

    Lebih lanjut, menurut w3school, Bootstrap adalah sebuah framework yang memungkinkan para developer untuk mengembangkan sebuah website dengan lebih mudah dan dengan waktu yang lebih singkat.

    Saat ini, hampir semua web developer sudah menggunakan Bootstrap untuk pengembangan front-end

    Pasalnya, mereka hanya harus menambahkan class tertentu untuk membuat grid, tombol, navigasi, dan lain sebagainya. 

    Bootstrap juga telah menyediakan berbagai komponen dasar class interface agar pengembang atau developer dapat mengembangkan website menjadi lebih menarik.

    Tak hanya itu, Bootstrap juga membuatmu tak perlu lagi menulis kode yang panjang karena untuk membuat situs web responsif.

    Ini memungkinkan situs web untuk bekerja secara optimal pada ukuran layar yang bervariasi mulai dari ukuran layar kecil seperti smartphone hingga ukuran layar besar komputer pribadi.

    Keuntungan Bootstrap

    Bootstrap banyak digunakan perusahaan karena terdapat berbagai keuntungan di dalamnya.

    Bersumber dari Digitalmad, beberapa keuntungan pengembangan website dengan menggunakan Bootstrap adalah sebagai berikut: 

    1. Responsif

    Dengan menggunakan Bootstrap, kamu dapat dengan mudah memiliki tampilan website yang sesuai dengan ukuran layar dan browser.

    Kamu tak perlu memasukkan kode yang rumit. Fluid grid layout dapat menyesuaikan secara dinamis sesuai resolusi dan ukuran layar.

    Hal ini tentu akan membuat website-mu lebih mudah berkembang dan disesuaikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

    2. Kemudahan penggunaan

    Seperti yang disampaikan sebelumnya, Bootstrap membuatmu tak perlu lagi memasukkan kode yang banyak dan rumit.

    Oleh karenanya, kamu dapat lebih fokus untuk mengembangkan fitur-fitur dalam website-mu.

    3. Pengembangan cepat

    Kecepatan adalah hal yang paling dibutuhkan saat ini. Bootstrap memungkinkanmu untuk melakukan pengembangan dengan lebih cepat.

    Alih-alih melakukan coding dari aplikasi tertentu, kamu dapat menggunakan pre-build coding blocks yang diberikan dan mengatur situs webmu dengan baik. 

    Bahkan, kamu juga dapat menggunakan template Bootstrap gratis yang tersedia sehingga mempercepat pengembangan yang dilakukan.

    4. Dukungan komunitas yang besar

    Karena banyak digunakan oleh berbagai pengembang, tak heran jika Bootstrap memiliki komunitas yang cukup besar dan aktif.

    Dengan memiliki komunitas seperti ini, kamu tak perlu takut jika mengalami kebingungan kala sedang bekerja dengan Bootstrap.

    Kamu dapat bertanya langsung di komunitas tersebut, dan mereka akan membantu permasalahanmu.

    5. Konsisten

    Tujuan awal dikembangkannya Bootstrap adalah untuk memudahkan pekerjaan dalam pengembangan website.

    Ini berarti, web designer dan developer dapat bekerja lebih baik ketika menggunakan framework ini. 

    Pasalnya, tools yang digunakan dalam Bootstrap cenderung sama dan konsisten untuk berbagai keperluan.

    6. Open source

    Keunggulan terakhir dari Bootstrap adalah kamu dapat mengaksesnya secara gratis.

    Ini berarti, kamu tidak perlu membeli lisensi, karena banyak orang yang sudah menggunakannya dan berkenan membagikannya di komunitas ataupun di Github.

    Baca Juga: 5 Front End Framework Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

    Fitur-Fitur Bootstrap

    bootstrap adalah

    © bootstrapbay.com

    Berbagai kelebihan yang dimiliki Bootstrap tentu dikarenakan banyak hal yang bisa dilakukan olehnya dalam prosesmu membuat suatu website.

    Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika menggunakan Bootstrap:

    1. Pilihan kustomisasi yang cukup lengkap

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan Bootstrap adalah adanya pilihan kustomisasi yang cukup lengkap.

    Dengan begini, kamu dapat dengan mudah mengustomisasi beberapa bagian tertentu dari sebuah website

    Hal ini dapat berupa mengubah typeface pada website serta komponen lain untuk membuat website lebih responsif. 

    2. Mengubah ukuran gambar dan media lainnya dengan mudah

    Salah satu kesulitan developer adalah membuat gambar berubah ukuran jika ditampilkan dalam perangkat yang memiliki ukuran berbeda.

    Dengan menggunakan Bootstrap, pengembang dapat lebih bernapas lega. Pasalnya, Bootstrap memiliki kemampuan untuk otomatis mengubah ukuran gambar yang ditampilkan.

    3. Adanya responsive grid

    Dengan menggunakan ini, kamu tak perlu lagi menghabiskan waktu berlama-lama untuk memasukkan kode bagi grid-mu.

    Bootstrap telah secara otomatis memasukkan grid tersebut. Oleh karenanya, kamu bisa lebih bebas dan mudah untuk menempatkan komponen pada website-mu. 

    Kekurangan Bootstrap

    hal yang penting saat melamar kerja front end developer

    © Freepik.com

    Meskipun terdapat beberapa keuntungan dari menggunakan Bootstrap, terdapat pula kekurangan yang perlu kamu perhatikan kala menggunakannya.

    Bersumber dari Career Foundry, kekurangan Bootstrap tersebut adalah sebagai berikut:

    1. Memiliki syntax yang membingungkan

    Kekurangan pertama dari Bootstrap adalah memiliki syntax yang membingungkan. Hal ini terutama bagi yang belum pernah menggunakannya sama sekali.

    Syntax sendiri dalam bahasa pemrograman bermakna sebagai aturan yang harus dipenuhi agar komputer dapat memahami maksud dari kode tersebut. 

    Namun, setelah terbiasa menggunakannya, kamu akan dapat memahami berbagai syntax pada Bootstrap tersebut.

    2. File yang cukup besar

    Banyaknya fitur dan keunggulan yang dimiliki Bootstrap membuatnya memiliki ukuran file yang cukup besar. 

    Untungnya, karena memiliki kustomisasi yang cukup lengkap, kamu dapat mengurangi ukuran file-nya dengan mengurangi komponen-komponen atau fungsi yang tidak kamu inginkan pada kustomisasi tersebut. 

    Baca Juga: Kerap Beriringan, Apa Perbedaan Antara Front End dan Back End?

    Nah, itulah penjelasan dari Glints mengenai apa itu Bootstrap serta hal-hal lain yang perlu kamu ketahui.

    Tak dapat dimungkiri bahwa pemahaman Bootstrap dapat membantumu mendapatkan beragam karier impian di bidang IT.

    Saat ini, memang banyak sekali perusahaan yang mencantumkan keterampilan di bidang tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan tertentu.

    Jika kamu menyukai artikel tentang teknologi seperti ini, kamu dapat berlangganan newsletter blog Glints.

    Dengan berlangganan, kamu bisa mendapatkan informasi menarik tak hanya mengenai teknologi, namun juga mengenai perkembangan karier dan kehidupan kantor.

    Kamu hanya perlu mendaftarkan emailmu, dan beragam informasi menarik tersebut dapat kamu terima secara langsung di inbox-mu.

    Tunggu apa lagi, yuk, daftar sekarang!


      bootstrap adalah IT

      Artikel Terkait

      Ingin Buat Website Responsif? Kenali Apa Itu Bootstrap Beserta Kegunaannya

      Diperbarui 16 2020 - dibaca 10 mnt
      Arkan Perdana editor

      Isi Artikel

        Untuk membuat website yang responsif dengan mudah, Bootstrap adalah hal yang perlu kamu terapkan.

        Memiliki website yang responsif tentu akan mempermudah pengguna dan membuatnya nyaman.

        Hal ini karena pengguna dapat mengakses website-mu melalui berbagai perangkat yang dimiliki.

        Selain itu, kamu sebagai pemilik situs juga akan dipermudah karena tak perlu membuat dua jenis website untuk dua jenis perangkat. 

        Permasalahannya, untuk dapat membuat web yang responsif memang tidak mudah. Developer perlu coding yang cukup rumit agar tampilan situs menjadi responsif.

        Nah, hadirnya Bootstrap mempermudah hal tersebut.

        Memang, apa sebenarnya Bootstrap? Pada artikel kali ini, Glints akan berikan penjelasannya untukmu.

        Baca Juga: Tips dan Trik Belajar Web Design untuk Pemula

        Pengertian Bootstrap

        bootstrap adalah

        © burst.shopify.com

        Bootstrap merupakan salah satu framework CSS yang digunakan khusus untuk suatu pengembangan front-end website

        Sebelum bootstrap ini muncul, terdapat framework lain yang juga digunakan pada berbagai website.

        Namun, tingkat pengembangan framework tersebut sangatlah buruk, serta membutuhkan biaya yang sangat mahal.

        Dengan adanya Bootstrap, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan mudah dan murah.

        Tak hanya itu, framework dari Bootstrap ini juga sangat sederhana dan konsisten dengan sistem yang mereka miliki.

        Lebih lanjut, menurut w3school, Bootstrap adalah sebuah framework yang memungkinkan para developer untuk mengembangkan sebuah website dengan lebih mudah dan dengan waktu yang lebih singkat.

        Saat ini, hampir semua web developer sudah menggunakan Bootstrap untuk pengembangan front-end

        Pasalnya, mereka hanya harus menambahkan class tertentu untuk membuat grid, tombol, navigasi, dan lain sebagainya. 

        Bootstrap juga telah menyediakan berbagai komponen dasar class interface agar pengembang atau developer dapat mengembangkan website menjadi lebih menarik.

        Tak hanya itu, Bootstrap juga membuatmu tak perlu lagi menulis kode yang panjang karena untuk membuat situs web responsif.

        Ini memungkinkan situs web untuk bekerja secara optimal pada ukuran layar yang bervariasi mulai dari ukuran layar kecil seperti smartphone hingga ukuran layar besar komputer pribadi.

        Keuntungan Bootstrap

        Bootstrap banyak digunakan perusahaan karena terdapat berbagai keuntungan di dalamnya.

        Bersumber dari Digitalmad, beberapa keuntungan pengembangan website dengan menggunakan Bootstrap adalah sebagai berikut: 

        1. Responsif

        Dengan menggunakan Bootstrap, kamu dapat dengan mudah memiliki tampilan website yang sesuai dengan ukuran layar dan browser.

        Kamu tak perlu memasukkan kode yang rumit. Fluid grid layout dapat menyesuaikan secara dinamis sesuai resolusi dan ukuran layar.

        Hal ini tentu akan membuat website-mu lebih mudah berkembang dan disesuaikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

        2. Kemudahan penggunaan

        Seperti yang disampaikan sebelumnya, Bootstrap membuatmu tak perlu lagi memasukkan kode yang banyak dan rumit.

        Oleh karenanya, kamu dapat lebih fokus untuk mengembangkan fitur-fitur dalam website-mu.

        3. Pengembangan cepat

        Kecepatan adalah hal yang paling dibutuhkan saat ini. Bootstrap memungkinkanmu untuk melakukan pengembangan dengan lebih cepat.

        Alih-alih melakukan coding dari aplikasi tertentu, kamu dapat menggunakan pre-build coding blocks yang diberikan dan mengatur situs webmu dengan baik. 

        Bahkan, kamu juga dapat menggunakan template Bootstrap gratis yang tersedia sehingga mempercepat pengembangan yang dilakukan.

        4. Dukungan komunitas yang besar

        Karena banyak digunakan oleh berbagai pengembang, tak heran jika Bootstrap memiliki komunitas yang cukup besar dan aktif.

        Dengan memiliki komunitas seperti ini, kamu tak perlu takut jika mengalami kebingungan kala sedang bekerja dengan Bootstrap.

        Kamu dapat bertanya langsung di komunitas tersebut, dan mereka akan membantu permasalahanmu.

        5. Konsisten

        Tujuan awal dikembangkannya Bootstrap adalah untuk memudahkan pekerjaan dalam pengembangan website.

        Ini berarti, web designer dan developer dapat bekerja lebih baik ketika menggunakan framework ini. 

        Pasalnya, tools yang digunakan dalam Bootstrap cenderung sama dan konsisten untuk berbagai keperluan.

        6. Open source

        Keunggulan terakhir dari Bootstrap adalah kamu dapat mengaksesnya secara gratis.

        Ini berarti, kamu tidak perlu membeli lisensi, karena banyak orang yang sudah menggunakannya dan berkenan membagikannya di komunitas ataupun di Github.

        Baca Juga: 5 Front End Framework Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

        Fitur-Fitur Bootstrap

        bootstrap adalah

        © bootstrapbay.com

        Berbagai kelebihan yang dimiliki Bootstrap tentu dikarenakan banyak hal yang bisa dilakukan olehnya dalam prosesmu membuat suatu website.

        Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika menggunakan Bootstrap:

        1. Pilihan kustomisasi yang cukup lengkap

        Hal pertama yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan Bootstrap adalah adanya pilihan kustomisasi yang cukup lengkap.

        Dengan begini, kamu dapat dengan mudah mengustomisasi beberapa bagian tertentu dari sebuah website

        Hal ini dapat berupa mengubah typeface pada website serta komponen lain untuk membuat website lebih responsif. 

        2. Mengubah ukuran gambar dan media lainnya dengan mudah

        Salah satu kesulitan developer adalah membuat gambar berubah ukuran jika ditampilkan dalam perangkat yang memiliki ukuran berbeda.

        Dengan menggunakan Bootstrap, pengembang dapat lebih bernapas lega. Pasalnya, Bootstrap memiliki kemampuan untuk otomatis mengubah ukuran gambar yang ditampilkan.

        3. Adanya responsive grid

        Dengan menggunakan ini, kamu tak perlu lagi menghabiskan waktu berlama-lama untuk memasukkan kode bagi grid-mu.

        Bootstrap telah secara otomatis memasukkan grid tersebut. Oleh karenanya, kamu bisa lebih bebas dan mudah untuk menempatkan komponen pada website-mu. 

        Kekurangan Bootstrap

        hal yang penting saat melamar kerja front end developer

        © Freepik.com

        Meskipun terdapat beberapa keuntungan dari menggunakan Bootstrap, terdapat pula kekurangan yang perlu kamu perhatikan kala menggunakannya.

        Bersumber dari Career Foundry, kekurangan Bootstrap tersebut adalah sebagai berikut:

        1. Memiliki syntax yang membingungkan

        Kekurangan pertama dari Bootstrap adalah memiliki syntax yang membingungkan. Hal ini terutama bagi yang belum pernah menggunakannya sama sekali.

        Syntax sendiri dalam bahasa pemrograman bermakna sebagai aturan yang harus dipenuhi agar komputer dapat memahami maksud dari kode tersebut. 

        Namun, setelah terbiasa menggunakannya, kamu akan dapat memahami berbagai syntax pada Bootstrap tersebut.

        2. File yang cukup besar

        Banyaknya fitur dan keunggulan yang dimiliki Bootstrap membuatnya memiliki ukuran file yang cukup besar. 

        Untungnya, karena memiliki kustomisasi yang cukup lengkap, kamu dapat mengurangi ukuran file-nya dengan mengurangi komponen-komponen atau fungsi yang tidak kamu inginkan pada kustomisasi tersebut. 

        Baca Juga: Kerap Beriringan, Apa Perbedaan Antara Front End dan Back End?

        Nah, itulah penjelasan dari Glints mengenai apa itu Bootstrap serta hal-hal lain yang perlu kamu ketahui.

        Tak dapat dimungkiri bahwa pemahaman Bootstrap dapat membantumu mendapatkan beragam karier impian di bidang IT.

        Saat ini, memang banyak sekali perusahaan yang mencantumkan keterampilan di bidang tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan tertentu.

        Jika kamu menyukai artikel tentang teknologi seperti ini, kamu dapat berlangganan newsletter blog Glints.

        Dengan berlangganan, kamu bisa mendapatkan informasi menarik tak hanya mengenai teknologi, namun juga mengenai perkembangan karier dan kehidupan kantor.

        Kamu hanya perlu mendaftarkan emailmu, dan beragam informasi menarik tersebut dapat kamu terima secara langsung di inbox-mu.

        Tunggu apa lagi, yuk, daftar sekarang!


          bootstrap adalah IT

          Artikel Terkait

          Scroll Up