BI Fast: Apa Itu, Keuntungan, Bank Penyedia Layanannya

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

BI Fast adalah salah satu layanan pembayaran yang populer saat ini dan tersedia hampir di seluruh aplikasi mobile banking milik berbagai bank.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Biasanya, kamu bisa menemukan layanan ini saat ingin melakukan transfer atau pembayaran ke bank yang berbeda lewat m-banking.

Nah, ketahui lebih lanjut seputar sistem layanan pembayaran ini dengan simak pembahasan berikut, yuk!

Apa Itu BI Fast?

Dilansir dari situs resminya, BI Fast adalah sistem pembayaran ritel dengan skala nasional.

Sehingga, setiap orang yang menggunakannya dapat melakukan pembayaran secara real time, aman, dan efisien.

Tidak hanya itu, sistem ini juga memungkinkanmu melakukan transfer atau pembayaran setiap waktu. Hal ini karena layanannya yang aktif selama 24 jam setiap harinya.

Sistem pembayaran ini diperkenalkan pada 21 Desember 2021 lalu.

Tujuan dari peluncurannya adalah untuk menggantikan layanan Sistem Kriling Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang berlaku sebelumnya.

Baca Juga: 10 Perbedaan antara Bank Syariah dan Bank Konvensional

Perbedaan BI Fast dan Realtime Online

Ketika kamu akan melakukan transaksi atau transfer menggunakan mobile banking, biasanya akan muncul 2 opsi pembayaran di layar hpmu, apakah ingin melalui BI Fast atau Realtime Online.

Namun apa, sih, perbedaan di antara BI Fast dan Realtime Online itu?

Supaya tidak penasaran, berikut adalah penjelasan seputar perbedaan antara sistem pembayaran BI Fast dan Realtime Online.

1. Biaya transaksi

Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah biaya transaksi yang dibebankan padamu jika ingin mengirim uang.

Jika menggunakan BI Fast, kamu hanya dibebankan uang sebesar Rp2.500 saja.

Baca Juga :  Pahami Apa Itu Bank Syariah serta Prinsipnya di Sini

Sedangkan, ketika kamu menggunakan Realtime Online jumlah uang yang harus dibayar sebesar Rp6.500.

2. Nominal transaksi

Perbedaan lainnya yang mencolok antara BI Fast dan Realtime Online adalah nominal transaksi.

Ketika kamu menggunakan Realtime Online, batas maksimal untuk satu kali transaksi yang dilakukan adalah Rp25 juta.

Sedangkan, BI Fast memiliki batas maksimal untuk satu kali transaksi yang lebih besar dengan nominal mencapai Rp250 juta.

Meski begitu, besaran Rp250 juta pun bergantung pada kebijakan yang berlaku di tiap bank yang menggunakan sistem layanan pembayaran ini.

3. Fitur keamanan

Perbedaan terakhir yang dimiliki di antara keduanya terletak di fitur keamanan.

Dalam BI Fast, terdapat fitur canggih seperti Fraud Detection, Anti Money Laundering, dan Countering Financing of Terrorism.

Fitur-fitur ini dapat mendeteksi potensi tindakan yang melanggar hukum terutama yang berkaitan dengan keuangan seperti penipuan, pencucian uang, hingga pendanaan untuk kegiatan terorisme.

Baca Juga: 4 Beda Bunga Flat dan Efektif yang Perlu Diketahui

Keuntungan BI Fast

Beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat menggunakan BI Fast antara lain.

1. Biaya transfer yang rendah

Salah satu keuntungan dari sistem layanan ini adalah memungkinkanmu melakukan transfer antar bank dengan biaya admin yang rendah.

Biasanya, kamu harus mengeluarkan uang sebagai biaya admin transfer ke bank berbeda sebesar Rp6.500.

Namun, adanya BI Fast memungkinkanmu menekan biaya admin transfer ke bank berbeda di mana kamu cukup membayar Rp2.500 saja per transaksi.

2. Layanan 24 jam

Tak hanya itu, sistem pembayaran ini memungkinkanmu untuk melakukan pembayaran atau transfer kapan pun karena layanannya yang aktif 24 jam.

Ditambah biaya transfer yang rendah, hal ini menjadikan BI Fast sebuah opsi yang bisa membantumu melakukan transfer kapan pun dan di mana pun.

Baca Juga :  Teller: Apa Itu, Tugas, Skills, Kualifikasi, dan Jenis-jenisnya

3. Batas maksimal transfer yang tinggi

Keuntungan lain yang dimiliki oleh BI Fast adalah batas maksimal transfernya yang tinggi.

Dalam sistem layanan ini, kamu bisa melakukan transfer dengan batas minimal Rp1 hingga maksimalnya hingga Rp250 juta.

Sehingga, kamu tak perlu mengunjungi bank jika ingin melakukan transfer dalam jumlah yang besar.

4. Proses yang cepat

Keuntungan lainnya adalah proses transfer yang cepat.

Ketika kamu melakukan pembayaran atau transfer menggunakan layanan ini, uang yang dikirimkan akan sampai ke rekening penerima dengan cepat, terlepas besaran nominalnya.

Bank Penyedia BI Fast

Sistem pembayaran ini juga sudah tersedia hampir di seluruh bank yang ada di Indonesia.

Mengutip KoinWorks, berikut adalah beberapa bank yang sudah menyediakan sistem layanan pembayaran BI Fast.

  • Bank Central Asia (BCA)
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank Danamon Indonesia
  • Bank Mandiri
  • Bank Mega
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank OCBC NISP
  • Bank Permata
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Syariah Indonesia
  • Bank Tabungan Negara
  • Bank UOB Indonesia
  • Allo Bank Indonesia
  • Bank HSBC Indonesia
  • Bank Jago
  • Bank BTPN
  • Maybank Indonesia
  • Bank Muamalat
Baca Juga: 6 Skill Keuangan Pribadi yang Perlu Kamu Punya dari Sekarang

Itu adalah beberapa informasi yang bisa kamu pelajari seputar BI Fast dan perbedaannya dengan sistem Realtime Online.

Intinya, sistem ini memungkinkanmu melakukan pembayaran dengan cepat, efisien, dan aman.

Sistem ini juga memungkinkanmu melakukan pembayaran kapan saja karena layanannya berlangsung 24 jam.

Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi, tips, dan trik mengatur keuangan yang sudah Glints siapkan.

Tentunya tips dan triknya praktis agar kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih baik lagi untuk mencapai tujuan finansial.

Baca Juga :  Kode Bank Mandiri dan Cara Transfer lewat ATM & Mobile Banking

Menarik bukan? Kamu bisa mengakses ragam artikelnya secara gratis dengan klik di sini sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon