Tak Perlu Bingung Belajar Desain Produk, Ikuti Panduan Ini, yuk!
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Ingin belajar desain produk, namun bingung mau mulai dari mana? Tenang saja, Glints punya jawabannya.
Dalam artikel ini, akan ada sederet pilihan media mempelajari bidang ini.
Namun, sebelumnya, ketahui dulu apa saja yang harus kamu pelajari, yuk! Dengan begitu, prosesmu memasuki bidang ini jadi lebih terarah.
Simak selengkapnya, ya!
Apa Saja yang Harus Kamu Pahami?
1. Prinsip desainnya
Saat belajar desain produk, hal pertama yang harus kamu pahami adalah prinsipnya.
Sebab, mengutip CareerFoundry, ini bisa membuatmu mengerti konsep dasar dan teknik saat mendesain.
Ada sederet prinsip user experience yang harus kamu pegang, beberapa di antaranya adalah:
a. Hierarki
Misalnya, kamarmu berantakan. Saat harus mencari suatu barang, kamu tentu kebingungan.
Akan ada banyak waktu yang terbuang begitu saja. Belum lagi, muncul rasa kesal karena barang terkait tak kunjung ditemukan.
Sebaliknya, saat kamar rapi, kamu tentu mudah mencari sesuatu. Semua perabotan rapi dan jelas penempatannya.
Nah, ini juga berlaku untuk produk digital, lho.
Misalnya, navigasi produkmu jelas. Ada halaman khusus untuk informasi A, ada pula halaman lain untuk informasi B.
Selain itu, menu di dalamnya juga jelas. Font yang dipakai untuk judul lebih besar dan tebal daripada font konten.
Itulah mengapa, belajar hierarki alias “rapinya desain produk” penting. Siapa yang suka menggunakan aplikasi berantakan yang membingungkan?
b. Konfirmasi
Misalnya, kamu sedang membuka dokumen-dokumen penting di laptop. Secara tak sengaja, kamu menghapusnya.
File itu pun hilang selamanya. Kamu jadi merasa kesal, kan?
Itulah mengapa, dalam banyak aplikasi, kamu harus melakukan konfirmasi sebelum melakukan sesuatu yang berdampak besar.
Ingat, salah satu tujuan desainer adalah mencegah eror. Langkah ini bisa memenuhi tujuan itu.
Tulisan “Apakah kamu yakin ingin menghapus?” serta tombol “Ya” dan “Tidak” saja bisa membantu pengguna.
Bahkan, ada juga yang meminta password sebelum melakukannya.
2. Mendengar dan mengamati
Selanjutnya, kamu harus bisa mendengar dan mengamati. Ini menjadi penting saat kamu harus memahami pengguna.
Ingat, salah satu tujuan produk diciptakan adalah membuat mereka nyaman. Saat tak bisa mendengar dan mengamati mereka, desain produk yang berkualitas tentu sulit.
Mengutip UX Collective, skill mendengar penting saat kamu harus mewawancara pengguna. Mengamati penting saat kamu sedang meriset mereka.
Jadi, jangan lupakan ini saat sedang belajar desain produk, ya!
3. Tool desain produk
Langkah berikutnya adalah latihan memakai tool desain produk. Mengutip Prototypr, aplikasi-aplikasi itu di antaranya:
- Sketch, untuk desain
- Figma, untuk desain
- Balsamiq, untuk membuat layout
- Adobe XD, untuk desain & membuat prototype
- Invision, untuk membuat prototype
Media Belajar Desain Produk
Nah, sekarang, kita masuk ke pilihan media belajarnya, yuk!
1. Glints ExpertClass
Pertama, ada Glints ExpertClass. Di sini, tersedia berbagai kelas menarik yang bisa kamu ikuti, dan salah satunya adalah mengenai dunia desain produk.
Mulai dari webinar singkat dengan materi spesifik, hingga workshop profesional yang akan membawamu menyelami strategi dan cara kerja desain produk secara lebih dalam.
Kelas-kelas ini akan dipandu secara langsung oleh para pakar dan praktisi desain yang siap membagikan ilmu dan pengalaman mereka untukmu.
Tenang saja, di penghujung sesi, kamu juga akan mendapat e–certificate resmi. Dokumen ini tentunya akan menunjang pencarian kerjamu di bidang product design.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, belajar desain produk bersama para pakar di Glints ExpertClass sekarang juga. Jangan sampai kehabisan kuota kelas, ya!
2. Coursera
Coursera menawarkan kelas yang dibawakan oleh dosen-dosen dari beragam universitas. Kamu pun bisa belajar teori-teori desain produk digital.
Materinya juga bermacam-macam, lho. Ada beragam topik yang dibuat untuk pemula hingga ahli berpengalaman.
3. Interaction Design Foundation
Sebagai salah satu lembaga pendidikan desain produk tertua, Interaction Design Foundation menawarkan beragam kelas yang bisa kamu pilih.
Seperti Coursera, kelas-kelasnya juga punya tingkat kesulitan yang berbeda. Ada yang dirancang untuk pemula, ada pula kelas untuk desainer tingkat lanjut.
Itulah sederet materi dan wadah belajar desain produk. Semoga prosesmu menyelami dunia baru ini terus dilancarkan, ya!
