14 Program Beasiswa S2 Terbaik dalam Negeri yang Bisa Kamu Coba

Tayang 23 Sep 2025 - Dibaca 12 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan, mengikuti program beasiswa S2 dalam negeri bisa menjadi pilihan yang menarik.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Mengapa demikian? Pasalnya, ketersediaan beasiswa S2 di Indonesia tergolong banyak dan persyaratannya relatif tak terlalu sulit.

Selain itu, program beasiswa ini juga akan mendorongmu untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang sangat berkualitas.

Hasilnya, setelah lulus nanti, nilaimu sebagai seorang profesional pastinya akan meningkat secara drastis.

Baik dari segi peningkatan karier, memperluas relasi, bahkan meraih gaji yang lebih baik..

Agar kamu lebih paham tentang beasiswa S2 dalam negeri dan contohnya, simak informasi berikut!

Apa Itu Beasiswa S2 Dalam Negeri?

Beasiswa S2 dalam negeri adalah program yang memberikan bantuan finansial bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di universitas dalam negeri.

Dukungan ini bisa berupa pembiayaan penuh atau sebagian dari biaya kuliah.

Program beasiswa ini biasanya diselenggarakan oleh perguruan tinggi, lembaga pendidikan, atau bahkan perusahaan.

Dalam beberapa kasus, perusahaan menyediakan beasiswa untuk meningkatkan keterampilan karyawan mereka atau menarik calon karyawan berbakat.

Namun, mendapatkan beasiswa ini tidaklah mudah. Kamu perlu bersaing dengan ribuan pelamar lainnya setiap tahunnya.

Lalu, mengapa penting melanjutkan kuliah S2?

Alasan Lanjut Kuliah S2

Banyak orang yang sudah bekerja memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

Sayangnya, impian ini sering terhambat oleh keterbatasan waktu dan biaya kuliah yang cukup mahal.

Program beasiswa S2 dalam negeri hadir sebagai solusi untuk mewujudkan impian tersebut.

Jika kamu masih ragu, beberapa alasan berikut dapat menjadi motivasi untuk mencoba melanjutkan studi, yang dikutip dari University of Cincinnati.

1. Kesempatan pengembangan diri

Melanjutkan pendidikan S2 adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan akademis sekaligus mengembangkan potensi diri.

Selama masa studi, kamu akan dilatih untuk menganalisis, berpikir kritis, mengemukakan ide, dan mencari solusi atas berbagai permasalahan.

Kemampuan-kemampuan ini akan sangat berguna untuk membantu meraih karier yang lebih baik di masa depan.

2. Memperluas pengetahuan

Studi di jenjang S2 memberikan kesempatan untuk bertemu dengan dosen-dosen berpengalaman dan individu-individu hebat.

Interaksi dengan mereka tidak hanya memperluas wawasan tetapi juga membantu meningkatkan cara pandangmu terhadap berbagai hal. Dengan demikian, daya berpikir logis dan kecerdasanmu akan semakin berkembang.

3. Mendalami bidang studi yang kamu minati

Kuliah S2 memungkinkan kamu untuk mempelajari bidang yang benar-benar sesuai dengan minat dan relevan dengan pekerjaanmu saat ini.

Ilmu yang kamu dapatkan selama masa studi dapat digunakan untuk mengembangkan potensi diri dan membuka peluang karier baru di masa depan.

4. Menambah relasi 

Pendidikan S2 mempertemukanmu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, mulai dari dosen, peneliti, hingga sesama mahasiswa.

Jaringan ini sangat berharga karena dapat membantu membuka berbagai peluang, baik untuk kolaborasi akademis maupun pengembangan karier.

5. Meningkatkan peluang karier dan gaji

Beberapa perusahaan memiliki syarat tertentu bagi karyawan yang ingin menduduki posisi strategis, salah satunya adalah minimal memiliki gelar S2 dengan prestasi baik.

Dilansir dari Columbia University, dengan melanjutkan pendidikan S2, kamu tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan promosi atau bahkan kenaikan gaji.

Baca Juga: 9 Pertanyaan Wawancara Beasiswa Dalam Negeri dan Jawabannya

Daftar Program S2 Dalam Negeri Terbaik

1. Beasiswa Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU)

Salah satu program beasiswa S2 dalam negeri ini satu ini sangat cocok untukmu yang hendak menjadi dosen.

Baca Juga :  Indikator Kepuasan Pelanggan dan Metode untuk Mengukurnya

Mengapa demikian? Sebab, ia secara langsung dirancang oleh DIKTI untuk para sarjana yang berprestasi dan berminat menjadi tenaga pengajar.

Jika mengambil program ini, kamu akan secara otomatis tercatat oleh DIKTI sebagai seorang calon dosen. Selain itu, kamu akan difasilitasi pihak DIKTI untuk menempuh pendidikan S2 dan S3.

Ya,tak hanya membuatmu menjadi seorang dosen, program beasiswa PMDSU juga akan membuatmu meraih gelar Master (S2) dan Doktor (S3) sekaligus dalam kurun waktu 4 tahun.

Agar program dapat berjalan dengan lancar, pihak DIKTI telah melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti ITB, UGM, UI, dan ITS.

Sebagaimana program beasiswa S2 dalam negeri lainnya, program ini juga mempunyai sejumlah syarat yang harus kamu miliki, antara lain mempunyai IPK di atas 3, 25 dan lulus sarjana dalam waktu 3 tahun terakhir.

2. Beasiswa Unggulan Kemendikbud

Bagi yang punya prestasi mentereng semasa kuliah S1, program beasiswa S2 dalam negeri ini sangat direkomendasikan untukmu.

Pasalnya, program beasiswa yang dikelola Kemendikbud ini memang terbuka bagi sarjana yang punya prestasi semasa kuliah, entah itu pretasi akademik ataupun nonakademik.

Hal itu sesuai yang diungkapkan oleh laman Puslapdik Kemendikbud.

Bahkan, guru dan karyawan yang berpestasi pun bisa ikut beasiswa ini juga, lho.

Nah, untuk mendaftarkan diri pada program, kamu harus memiliki IPK minimal 3,00.

Selain itu, kamu juga harus menyertakan sertifikat prestasi yang pernah diraih dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, baik itu di tingkat universitas, regional, maupun nasional.

Sertifikat tersebut kemudian harus kamu sertakan dengan sejumlah dokumen lainnya, seperti transkrip nilai dan referensi dari dosen selama S1.

3. Program Beasiswa Tanoto Foundation

Tanoto Foundationmerupakan yayasan yang dimiliki oleh salah satu pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto.

Yayasan yang didirikannya bersama sang istri ini menerapkan pendidikan sebagai salah satu sektor yang mereka lakoni.

Maka tak heran, jika yayasan yang sudah berdiri sejak 1981 tersebut membuka program beasiswa S2 dalam negeri.

Program beasiswa S2 dalam negeri yang diberikan yayasan Tanoto hanya dikhususkan untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) saja.

Adapun sejumlah syarat yang harus kamu penuhi antara lain mempunyai IPK minimal 3,25, pengalaman kerja minimal 2 tahun, serta sudah terdaftar lebih dulu di salah satu PTN mitra Tanoto Foundation.

Beberapa PTN yang menjadi mitra adalah UI, ITB, IPB, dan UGM.

Nah, program beasiswa S2 yang akan diberikan oleh Tanoto Foundation ini berlaku untuk semua disiplin ilmu.

Jika penerima mampu mempertahankan prestasi akademiknya, pihak Tanoto Foundation akan memberikan mereka beasiswa penuh hingga mendapatkan gelar master. Menarik bukan?

Baca Juga: 6 Tips Jitu untuk Menulis Essay Beasiswa yang Menggugah

4. Beasiswa S2 PPM School of Management

Bagi yang hendak memperdalam ilmu manajemen, program beasiswa s2 dalam negeri ini sangat cocok untuk kamu ambil.

Pasalnya, PPM School of Management sendiri terkenal sebagai salah satu sekolah bisnis manajemen dengan reputasi yang baik.

Untuk mengikuti beasiswa ini, tentunya kamu harus mengikuti sejumlah persyaratan. Beberapa di antaranya adalah berusia maksimal 26 tahun dan mempunyai skor TOEFL 500 atau IELTS 6.

Ada sejumlah benefit yang bisa kamu raih dengan mengambil beasiswa S2 ini. Selain dibebaskan dari biaya pendidikan, kamu juga akan menerima uang saku dan ongkos membeli perlengkapan studi.

Baca Juga :  Etika Penelitian: Apa Itu, Mengapa Penting & Contohnya

5. Beasiswa S2 Kominfo

Program beasiswa ini disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang S2 di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh, tunjangan hidup, dan fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor TIK.

Di sini, kamu dapat menemukan berbagai program studi, seperti, Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Teknik Elektro Konsentrasi Telematika, Teknologi Informasi, serta Ilmu Komunikasi.

6. Beasiswa S2 Universitas Gadjah Mada (UGM)

Selain menjadi bagian beasiswa PMDSU dan Tanoto FoundationUGM ternyata menyediakan program beasiswa S2-nya sendiri.

Jadi, bagi kamu yang bercita-cita kuliah di UGM, program beasiswa s2 dalam negeri ini dapat menjadi pilihan yang sangat menarik.

Sama halnya dengan penawaran beasiswa yang lain, program beasiswa S2 UGM juga menyertakan sejumlah syarat yang harus dipatuhi.

Sebagai contoh, kamu harus memiliki skor TOEFL ITP minimal 500, skor Tes Potensi Akademik (TPA) 550, dan IPK minimal 3.25.

Sayangnya, beasiswa ini hanya disediakan oleh beberapa jurusan saja, seperti Kajian Budaya dan Media, Magister Manajemen Bencana, Bioteknologi, dan Kajian Pariwisata.

Jika kamu tertarik atau ingin tahu informasi lainnya, kamu tinggal klik saja di sini!

7. Beasiswa LPDP

Siapa yang tidak mengenal program beasiswa ini? Sejak awal muncul pada tahun 2013 silam, ia telah menjadi incaran banyak pekerja dan mahasiswa.

Nah, meskipun lebih terkenal dengan program luar negerinya, LPDP juga menyediakan beasiswa s2 di dalam negeri, lho, sesuai disebut oleh laman resminya.

Pihak penyelenggara juga mempersiapkan berbagai jenis program, seperti LPDP reguler, beasiswa LPDP afirmasi, beasiswa pendidik, beasiswa dokter spesialis, dan lain sebagainya.

Pendaftaran umumnya dibuka setiap tahun pada bulan April atau Mei.

Akan tetapi, jangan kaget dengan tingkat persaingannya, ya. Program yang mereka tawarkan adalah fully funded atau beasiswa penuh hingga studi berakhir.

8. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

Dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) adalah program unggulan yang mendukung pelajar dan profesional Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di jenjang S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri.

Program ini mencakup biaya pendidikan penuh, tunjangan hidup, asuransi kesehatan, tiket perjalanan, hingga biaya riset atau penulisan tesis/disertasi.

Penerima beasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan dan membangun koneksi dengan alumni LPDP lainnya.

Beasiswa ini terbuka untuk berbagai bidang studi, namun memiliki fokus pada bidang yang dianggap strategis untuk kemajuan bangsa, seperti pendidikan, kesehatan, teknologi, dan energi.

9. Beasiswa Monash University Indonesia

Monash University Indonesia menawarkan program beasiswa ini bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan S2 di kampus mereka.

Beasiswa ini mencakup potongan biaya kuliah hingga 100%, tergantung pada prestasi akademik dan potensi kepemimpinan calon penerima.

Selain itu, penerima beasiswa juga akan mendapatkan dukungan dalam bentuk bimbingan akademik intensif serta akses ke fasilitas dan komunitas riset di Monash University.

Program ini ditujukan untuk calon mahasiswa yang memiliki komitmen kuat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penelitian atau implementasi praktis ilmu yang mereka pelajari.

10. Beasiswa GSEP (Global Sustainable Electricity Partnership)

Program beasiswa S2 dalam negeri lainnya yang bisa kamu coba geluti adalah beasiswa GSEP atau Global Sustainable Electricity Partnership.

Program ini ditawarkan oleh GSEP, sebuah organisasi non-profit yang memiliki visi untuk membantu pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia.

Baca Juga :  Tertarik Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan? Ini Dia Daftarnya!

Sasaran beasiswa mereka pada umumnya adalah para pelamar dari negara berkembang, salah satunya adalah negara ASEAN seperti Indonesia.

Tidak hanyadalam negeri, beasiswa GSEP juga bisa dilamar bagi kamu yang hendak melanjutkan studi di luar negeri.

Beasiswa GSEP bahkan bisa dilamar bagi mereka yang sudah berstatus mahasiswa S2, lho.

Namun, seperti halnya LPDP, jangan terkejut dengan tingkat persaingannya. Penerima beasiswa dijanjikan 21.000 dolar AS selama 2 tahun waktu studi.

11. Beasiswa iSDB (Islamic Development Bank)

Pilihan beasiswa S2 dalam negeri selanjutnya yang bisa kamu daftar adalah program dari iSDB atau Islamic Development Bank.

Bank ini rutin menawarkan beasiswa bagi negara-negara yang merupakan bagian dari anggota mereka, seperti Indonesia.

Program yang ditawarkan iSDB merupakan beasiswa penuh di mana biaya kuliah, uang saku, asuransi kesehatan, dan tunjangan akomodasi akan ditanggung.

Beasiswa IsDB hanya bisa dilamar untuk studi S2 di dalam negeri bila kamu mendaftar pada perguruan tinggi yang masuk dalam jajaran peringkat terbaik.

12. Beasiswa Dexa Award

Selanjutnya, ada Dexa Award, sebuah inisiatif Dexa Group untuk mendukung pengembangan SDM di bidang kesehatan, khususnya farmasi dan bioteknologi.

Program ini memberikan pendanaan penuh untuk mahasiswa berprestasi, meliputi biaya pendidikan, tunjangan hidup, dan akses ke fasilitas penelitian modern di bawah pengawasan para ahli.

Selain itu, kamu juga akan diajak berkolaborasi dalam berbagai proyek penelitian dan pengembangan produk kesehatan yang berdampak langsung pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat Indonesia.

Program ini terbuka bagi mahasiswa S1 dan S2 yang menunjukkan potensi akademik unggul serta komitmen pada pengembangan industri farmasi.

13. Beasiswa Wellcome

Beasiswa untuk studi S2 dalam negeri terakhir yang dapat kamu coba adalah program dari Wellcome.

Bagi kamu yang belum tahu, Wellcomeadalah sebuah yayasan amal global yang berpusat di negara Inggris.

Tiap tahunnya, mereka menawarkan beasiswa S2 khusus bidang kesehatan bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di universitas terkemuka, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Serupa dengan banyak program, beasiswa ini sifatnya fully funded, dalam arti mereka menyediakan tanggungan penuh untuk keperluan biaya kuliah, biaya hidup, tiket travel, dan biaya penelitian.

14. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

Terakhir, ada Beasiswa Indonesia Bangkit yang merupakan inisiatif Kementerian Agama untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) ditujukan untuk mahasiswa jenjang S2 dan S3 yang ingin mendalami studi keislaman di perguruan tinggi terkemuka di dalam maupun luar negeri.

Manfaat yang diberikan berupa biaya pendidikan, tunjangan hidup, serta bantuan penelitian untuk tesis atau disertasi.

Fokus utama program ini adalah mencetak akademisi, pemimpin, dan praktisi yang kompeten dalam bidang pendidikan Islam, dengan harapan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Baca Juga: Kuliah di Luar Negeri: Keuntungan dan Persiapan yang Harus Kamu Lakukan

Demikianlah sembilan rekomendasi dari Glints terkait program beasiswa S2 dalam negeri yang bisa kamu pilih.

Semua penawaran beasiswa S2 yang ada di daftar ini cukup bergengsi. Hal itu dikarenakan semua program dikelola oleh beberapa lembaga terpercaya.

Nah, selain beasiswa ini, Glints Blog menyimpan banyak informasi mengenai beasiswa lainnya.

Baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri yang diperuntukkan bagi peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Tidak hanya informasi mengenai tahapan seleksi, kamu juga bisa temukan artikel tentang tips wawancara beasiswa.

Tertarik? Klik link ini untuk baca artikel terbarunya sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon