×

Apa itu KPR dan Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui

June 25, 2019 | No Comments

Mau beli rumah tapi kalau beli cash tabungan belom mencukupi? Ada salah satu cara untuk memiliki rumah melalui sistem KPR. Apa itu kpr?

Baca Juga: Tips Beli Rumah Untuk Millennials

Apa itu KPR?

Kredit pemilikan rumah atau disingkat menjadi KPR merupakan salah satu cara mencicil rumah dengan jangka waktu tertentu dan bunga tertentu. Guna melakukan cara ini tentunya akan ada persyaratan yang diajukan kepada calon peserta KPR.

Dengan memilih cara untuk melakukan kredit pemilikan rumah tentunya kamu akan mendapatkan kemudahan dalam mencicil rumah. Selain itu, beban yang diringankan kepada kamu setiap bulannya disesuaikan dengan besar cicilan yang kamu sanggupi.

Ada keringanan untuk kredit pemilikan rumah yang bisa kamu dapatkan ketika memutuskan untuk mengambil kredit pada usia di bawah 30 tahun. Jangka waktu cicilan yang bisa kamu dapatkan bisa selama 25 tahun atau 30 tahun ke depan.

Berbeda tentunya dengan yang berusia di atas 30 tahun, jangka waktu yang diberikan untuk mencicil rumah antara 10-15 tahun. Sudahkah jelas apa itu kpr?

Selain itu, adapun beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftarkan menjadi peserta KPR, seperti berikut ini:

sumber: pixabay

Dari segi usia, calon pemohon berumur minimal 21 tahun dan maksimak 50 tahun. Memiliki kartu tanda penduduk (KTP), memiliki akta nikah (bagi yang sudah menikah), kartu keluarga, surat keterangan warga Negara Indonesia, dan dokumen kepemilikan (SHM, IMB, dan PBB).

Ada beberapa dokumen yang juga diperlukan sebagai tambahan seperti: Slip gaji 3 bulan terakhir, surat keterangan kerja, buku tabungan dengan transaksi minimal 3 bulan terakhir.

Persyaratan tambahan untuk wiraswasta yang ingin mendaftar untuk melakukan kredit pemilikan rumah:

Bukti transaksi usaha yang dimiliki, rekening tabungan beserta catatanya, nomor pokok wajib pajak (NPWP), surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan tanda daftar perusahaan (TDP).

Ada 3 jenis KPR yang bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin memiliki rumah:

KPR Subsidi

Untuk memiliki rumah bagi mereka yang berpenghasilan di bawah UMR daerah bisa, bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah atau renovasi rumah. Bunga dari kredit pemilikan rumah terbilang lebih rendah dan dengan DP yang relatih terjangkau.

KPR Non-Subsidi

Jenis ini merupakan kredit pemilikan rumah yang diajukan untuk masyarakat secara umum dengan persyaratan yang dijelaskan di atas sebelumnya. Jenis ini juga bebas pajak dan memiliki suku bunga yang disubsidi.

KPR Syariah

Kredit jenis ini tentunya menggunakan prinsip jual dan beli rumah sebagaimana umunya terlaksana.

Sebelum memutuskan untuk melakukan kredit pemilikan rumah. Pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

Kondisi keuangan memungkinkan atau tidak

Pertimbangkan matang- matang ketika kamu memutuskan untuk mengambil rumah dengan cicilan jangka panjang. Perhatikan kondisi keuangan kamu sudah memungkinkan dan cukup atau belum.

Kondisi keuangan yang masih terbilang pas-pasan bisa berdampak kepada kesulitan pembayaran di masa depan. Jika sudah setengah jalan tentunya akan saya jika tidak bisa membayar.

Pada dasarnya selama kamu masih mencicil rumah tersebut artinya rumah itu masih milik bank. Akan jadi milik kamu ketika kamu sudah meluniasi pembayaran rumah tersebut terhadap bank.

Pertimbangkan DP yang akan kamu ambil

sumber: pixabay

Sebelum memastikan untuk mengambil kredit rumah, perhatikan untuk pembayaran DP. Semakin besar DP yang kamu bayarkan maka, akan semakin kecil cicilan perbulan yang kamu bayarkan.

Jangan mudah terpengaruh dengan DP kecil yang berujung pada pembayaran cicilan bulanan yang besar. Memberikan DP kecil akan membuat semakin besar cicilan kamu per bulannya.

Teliti memperhatikan lokasi rumah yang kamu akan beli

Lokasi akan menentukan harga rumah. Semakin terjangkau lokasi tersebut akan semakin mahal harganya. Harga rumah di Jakarta tentunya akan berbeda dengan harga rumah di kota- kota kecil.

Sesuaikan harga rumah yang akan kamu beli dengan penghasilan kamu setiap bulannya. Akan terasa berat ketika kamu mengambil rumah dengan harga tinggi sementara penghasilan kamu masih pas-pasan.

Carilah rumah dengan kemajuan yang cepat bukan yang langsung berlokasi strategi. Ketika lokasi strategis tentu harganya akan fantastis. Pilih rumah dengan situasi yang bisa terlihat menjanjikan.

Tentunya kamu bisa melihat perkembangan dari lokasi rumah yang akan kamu beli tersebut. Pilihlah rumah di lokasi seperti itu karena harganya bisa jauh lebih murah dibandingkan dengan rumah yang langsung di lokasi strategis.

Jangan mengambil hutang lain

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan sistem KPR sebaiknya selesaikan dahulu hutang- hutang atau cicilan kamu. Pastikan kamu setiap bulanya membayar keperluan untuk cicilan rumah saja.

Setelah melakukan cicilan rumah juga, sebaiknya hindari untuk mengambil cicilan lain dengan nominal yang besar juga. Ini akan membantu kamu mengurangi beban tentunya.

Ketika kamu tidak memiliki cicilan lainnya maka, dengan membayar double cicilan kamu bisa lebih meringankan. Dengan membayar double kamu akan mengurangi jangka waktu pembayaran dan akan terasa lebih cepat lunas.

Baca Juga: Kebutuhan Mendadak di Kantor? Cek Cicilan Tanpa Kartu Kredit Ini!

jangan lupa untuk sign up di Glints ya untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai lowongan pekerjaan.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up