10 Akibat Telat Makan yang Tidak Boleh Disepelekan

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Sibuk di kantor menyebabkan kamu sering telat makan? 

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Ini adalah kebiasaan yang tidak boleh dipelihara.

Salah satu akibat telat makan adalah menurunnya produktivitas harian serta kesehatan yang terganggu seperti kekurangan gizi.

Ingin mengetahui dampak lainnya mengenai telat makan? Simak informasinya di bawah ini!

Baca Juga: 9 Kebiasaan Makan saat Bekerja yang Berbahaya untuk Tubuhmu

1. Tubuh jadi lebih cepat lelah

Pola makan yang kurang baik dapat membuat tubuh kita lebih cepat lelah.

Pasalnya, tubuh kita mengalami penurunan glukosa darah saat terlambat makan, menurut Prevention.

Dengan begitu, akibat yang dirasakan jika telat makan adalah pusing kepala, tubuh terasa tidak bertenaga bahkan seperti ingin pingsan.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu menjaga pola makan yang teratur. 

2. Konsentrasi menurun

Telat makan akan menimbulkan rasa lapar yang tidak bisa dihindari. 

Rasa lapar tersebut dapat membuat kamu sulit berkonsentrasi.

Jangan sampai kamu jadi salah ketik atau salah kirim email gara-gara gagal fokus di kantor.

Agar pikiranmu tak terganggu rasa lapar, makan yang teratur.

3. Gangguan kecemasan

Ternyata, telat makan juga berdampak pada kesehatan mental kamu, lho.

Gula darah pada tubuh akan menurun akibat terlalu lama tidak makan. 

Dikutip Endocrine Society, gula darah yang menurun menjadi sinyal bagi tubuh untuk memproduksi hormon kortisol.

Kortisol atau biasa disebut sebagai “hormon stres” akan diproduksi untuk kembali menyeimbangkan jumlah gula darah pada tubuh.

Namun, hormon ini juga dapat menciptakan respons stres dalam tubuh. 

Hal ini menyebabkan kamu menjadi cemas, murung, mudah tersinggung, dan lelah.

Jika kamu merasakan gejala ini, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

4. Penurunan energi

Kurangnya asupan makanan dapat membuat tubuhmu lesu hingga menurunkan produktivitas harian.

Baca Juga :  Tips Lancar WFH dan Belajar Online Bersama Anak di Rumah

Makanan yang bergizi adalah kunci dari tubuh yang berenergi.

Selain pola makan yang tepat waktu, konsumsi makanan yang bergizi dan kaya akan vitamin untuk menambah energi tubuh.

5. Gangguan pencernaan

Telat makan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, diare hingga sembelit, dikutip dari EatingWell.

Respons tubuh terhadap stres karena telat makan dapat mengganggu sistem pencernaan. 

Konsumsi makanan yang kaya akan serat untuk membantu melancarkan pencernaan.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Diare dengan Cepat

6. Menurunnya kenikmatan makanan

Pernahkah kamu merasa malas makan?

Sering telat makan dapat dipicu oleh hilangnya nafsu makan. 

Dengan begitu, kegiatan makan dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tanpa dinikmati. 

Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh, makan adalah aktivitas yang perlu dinikmati dan menyenangkan.

Oleh karena itu, kamu dapat menerapkan mindful eating.agar kamu tidak sering telat makan dan lebih menikmatinya.

7. Food craving

Apakah kamu sering merasa ingin banyak jajan setelah telat makan?

Mengutip Eatingwell, hasil penelitian menyatakan bahwa dampak dari tidak makan salah satunya adalah keinginan yang besar untuk ngemil.

Hal ini disebabkan bahwa tubuh kita memberikan sinyal untuk meminta karbohidrat dan gula sederhana.

Besarnya dorongan untuk ngemil ini dapat menimbulkan kenaikan berat badan.

Maka dari itu, memiliki pola makan yang teratur dapat menjaga tubuh dari kelebihan berat badan.

8. Mengganggu sinyal lapar dan kenyang

Tubuh kita mengirimkan sinyal lapar dan kenyang yang diatur oleh hormon. 

Leptin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal kenyang bagi tubuh. 

Sebaliknya, hormon ghrelin mengirimkan sinyal lapar bagi tubuh. 

Terganggunya keseimbangan kedua hormon ini juga dapat memicu rasa mual saat telat makan yang bisa bikin kamu tidak nyaman.

Baca Juga :  Pahami Dulu Apa Itu Risk Tolerance dan Faktor Pentingnya Sebelum Berinvestasi

Hindari kebiasaan terlambat makan agar tidak mengganggu kadar hormon dalam tubuh.

9. Menimbulkan risiko eating disorder

Makan yang tidak teratur adalah gejala dari eating disorder anoreksia atau bulimia, menurut jurnal PubMed.

Makan tidak teratur atau skipping meals juga bukan cara tepat untuk menurunkan berat badan.

Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan saran diet yang tepat bagi tubuh kamu.

10. Kekurangan gizi

Dikutip dari jurnal PubMed, selain mengurangi asupan energi harian, akibat dari telat makan dapat menurunkan kualitas diet harian.

Hal ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan seiring waktu.

Kondisi ini dapat ditandai dengan tubuh yang mudah lelah, konsentrasi menurun hingga rentan akan sakit.

Jangan sampai kondisi ini terjadi akibat pola makan yang tidak teratur. 

Jika kamu butuh bantuan, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Menu Makan Siang untuk Diet yang Mudah Dibuat di Rumah, Kamu Harus Coba!

Telat makan tidak boleh dibiasakan karena memiliki dampak buruk bagi kesehatan yang tidak dapat disepelekan. 

Pola makan yang sehat dan teratur adalah kunci dari tubuh yang bugar.

Ketahui beragam cara untuk menjaga kebugaran tubuh bersama Glints Blog.

Dari cara menjaga asupan gizi hingga tips berolahraga dapat kamu temukan dengan mudah.

Klik di sini untuk menemukan artikel kesehatan kerja lainnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon