4 Mindset Sederhana yang Wajib Dimiliki Para UX Designer

Diperbarui 23 Nov 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Untuk dapat merancang user experience yang keren dan disukai pengguna, kamu juga harus tahu dan memiliki mindset penting seorang UX designer.

    Hal itu penting untuk melengkapi kemampuan dalam menggunakan software maupun tool desain.

    Lalu, apa sajakah mindset yang wajib dimiliki UX designer itu?

    Yuk, pelajari 4 poin yang sudah Glints rangkum di bawah ini!

    Baca Juga: Ingin Menjadi Desainer UX? Yuk, Pelajari 6 Prinsip UX Design ini!

    1. Menemukan inspirasi UX dari mana saja

    pola pikir desainer user experience

    © Pexels.com

    Menurut UX Collective, inspirasi user experience atau UX bisa ditemukan di mana saja.

    Oleh karena itu, salah satu mindset penting yang harus dimiliki seorang UX designer adalah bahwa UX ada di sekitar kita.

    Agar bisa mendesain UX dengan baik, cara yang paling mudah adalah melatih kemampuan observasi dan berpikir kritis untuk dapat melihat bagaimana hal-hal sehari-hari bekerja dan mengapa demikian.

    Kemudian, tanyakan pada diri sendiri sebagai desainer apakah ada inefisiensi dalam hal tersebut.

    Kemampuan ini sangat berharga bagi seorang desainer UX untuk merancang pengalaman pengguna yang sebaik dan senyaman mngkin.

    Kini, user experience biasanya merujuk pada pengalaman pengguna saat menggunakan produk digital seperti aplikasi smartphone atau website.

    Padahal, penemunya, Don Norman yang menulis buku The Design of Everyday Things menyatakan bahwa dasar UX adalah apa pun yang terkait dengan manusia baik antarmuka, perangkat, bangunan, layanan, dan masih banyak lagi.

    2. Selalu memperhatikan lingkungan dengan saksama

    mindset seorang ux designer

    © Pexels.com

    Sebagai desainer UX, hal ini harus menjadi kebiasaan. 

    Setelah mengetahui dengan baik bahwa UX bisa ditemukan di lingkungan, kita harus terbiasa memperhatikan apa pun itu untuk menemukan inspirasi.

    Ketika menggunakan sesuatu, cobalah perhatikan apa yang kamu lakukan dengan baik, bagaimana melakukannya, dan semudah apa hal itu digunakan.

    Selain itu, cobalah juga belajar dari orang-orang sekitar.

    Orang lain sering mampu memberikan sudut pandang yang berbeda mengenai pemahaman akan suatu hal atau desain.

    Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi dengan benda-benda dan lingkungan di sekitarnya.

    Hal ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan UX yang berguna bagi semua penggunanya.

    Menurut Prototypr, anggaplah semua orang adalah pengguna UX produk yang sedang dikembangkan.

    Oleh karena itu, mindset seorang UX designer harus selalu mempertimbangkan apa yang terbaik bagi mereka semua.

    Baca Juga: Apa Itu Design Thinking? Pahami Prinsip, Langkah, dan Penerapannya di Sini!

    3. Tidak mudah puas

    mindset seorang ux designer

    © Unsplash.com

    Jika saat mendesain UX ada suatu hal terasa janggal, jangan anggap hal tersebut bisa dibiarkan begitu saja.

    Jika hasil desainmu rasanya masih bisa dikembangkan agar lebih baik, maka catat hal tersebut.

    Mindset seorang UX designer yang hebat adalah memiliki rasa tidak mudah puas.

    Memang, tidak baik untuk selalu tidak puas akan suatu hal.

    Akan tetapi, menjadi teliti dan selalu mencoba bekerja semaksimal mungkin adalah aset penting bagi seorang perancang UX.

    Dengan terus menemukan kekurangan-kekurangan bahkan yang kecil saja dalam desain, produk yang dibuat akan semakin bagus.

    Dalam desain UX, aspek-aspek minor justru dapat membuat produk kita lebih disukai dibanding milik kompetitor.

    4. Solutif

    mindset seorang ux designer

    © Unsplash.com

    Mindset baik seorang UX designer tidaklah hanya menemukan kesalahan atau kekurangan dalam desain,  tetapi juga mampu memikirkan cara terbaik untuk memperbaiki dan mengembangkannya.

    Setelah mengidentifikasi apa saja yang tidak disukai pada desain yang sudah dibuat, mulailah memikirkan cara untuk membuatnya menjadi baik.

    Disarankan untuk membuat paling tidak dua hingga tiga solusi untuk suatu masalah.

    Kemudian, evaluasi mana yang lebih baik dengan menimbang kelebihan dan kekurangannya.

    Keempat hal ini mungkin sederhana, tetapi sebenarnya sangat penting dan wajib diasah karena tidak semua orang secara alami memiliki mindset berharga bagi seorang UX designer ini.

    Jadi, jangan bosan berlatih dan membiasakan dirimu agar menjadi desainer UX yang andal.

    Baca Juga: Seberapa Penting User Experience (UX) Design dalam Dunia Digital?

    Nah, untuk mendapat lebih banyak ilmu tentang desain UX, cobalah ikuti kelas-kelas inspiratif di Glints ExpertClass yang dibawakan oleh praktisi di bidang UX dan desain.

    Kelasnya dibawakan oleh para ahli berpengalaman, sehingga ada banyak ilmu yang bisa kamu curi untuk wujudkan desain yang digemari pengguna.

    Yuk, cek kelasnya sekarang sebelum kehabisan tiket!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait