Jenis dan Karakteristik Iklan yang akan Tren Sepanjang 2021

Diperbarui 04 Agu 2021 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Tren iklan atau advertising berubah dengan cepat, termasuk pada tahun 2021 ini.

    Masih dalam situasi pandemi, perilaku pelanggan berubah. Begitu pula dengan budget yang disiapkan perusahaan untuk beriklan.

    Angkanya bisa saja berkurang untuk menghemat pengeluaran.

    Meski begitu, perusahaan harus tetap mencari cara untuk menggapai customer melalui iklan.

    Nah, dalam artikel ini, saya akan menjabarkan berbagai bentuk iklan yang tren sepanjang 2021. Ada pula sederet tips sukses untuk menjalankannya.

    Baca Juga: Sukses Beriklan di Era Terkini dengan Merancang Video Advertising

    Mengapa Iklan Penting?

    tren iklan 2021

    © Freepik.com

    Salah satu unsur strategi marketing 4P adalah promotion atau promosi. Hal ini menjelaskan bahwa setiap brand harus melakukan promosi untuk mendukung penjualannya.

    Promosi bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya yaitu iklan. Hampir semua perusahaan menjalankan iklan, tetapi tujuannya berbeda-beda.

    Namun, secara garis besar, ada tiga tujuan iklan yang kerap ditetapkan perusahaan. 

    1. Menaikkan brand awareness

    Bayangkan, ada berapa banyak brand ayam geprek yang dijual di Jabodetabek? Ada berapa kedai yang menjual es kopi susu? Jumlahnya tentu saja banyak, bukan?

    Lantas, bagaimana cara membuat brand kita dikenal oleh masyarakat? Salah satunya, buatlah iklan.

    Iklan diyakini bisa menaikkan brand awareness. Ketika iklanmu muncul di jalan, media sosial, atau media massa, orang akan segera mengenali brand-mu.

    2. Membuat brand consideration

    Dikenal saja belum cukup. Lebih dari itu, sebuah brand harus dilirik agar bisa dipilih oleh masyarakat.

    Inilah tujuan iklan yang kedua, yakni meningkatkan brand consideration.

    Pada tahap ini, kamu perlu meyakinkan masyarakat bahwa brand-mu layak dipertimbangkan.

    3. Meningkatkan sales/conversion

    Selanjutnya, iklan juga bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau yang disebut juga dengan conversion.

    Harapannya, setelah orang melihat iklan brand-mu, mereka memutuskan untuk membeli produk yang kamu tawarkan.

    Tidak semua perusahaan menetapkan semua tujuan di atas. Mungkin saja ada yang lebih fokus pada poin pertama atau ketiga.

    Namun, hal yang pasti adalah brand perlu melakukan iklan secara berkelanjutan.

    Kamu bisa bayangkan, ada berapa banyak iklan yang orang lihat setiap harinya? Setelah melihat iklan brand lain, mereka bisa saja lupa dengan iklanmu yang baru saja dilihatnya kemarin.

    Tren Iklan 2021

    tren iklan 2021

    © Freepik.com

    Menurut data eMarketer, banyak perusahaan memotong budget iklannya sepanjang 2020. Alasannya tentu saja pandemi Covid-19.

    Akhirnya, mereka berusaha membuat iklan yang seefisien dan seefektif mungkin.

    Nah, jenis iklan tersebut juga akan berlanjut menjadi tren iklan 2021. Seperti yang kita tahu, dunia masih berjuang melawan pandemi Covid-19. Perusahaan juga harus menyesuaikan diri dengan hal tersebut.

    Jika dirangkum, berikut karakteristik iklan yang tren pada tahun 2021 ini.

    1. Emosional

    Banyak orang harus berdamai dengan kehilangan selama pandemi. Ada yang kehilangan pekerjaan, bisnis, uang, bahkan keluarga.

    Sebagai brand, kita tidak bisa menutup mata akan hal tersebut. Kita harus lebih sensitif dan berhati-hati dalam membuat iklan.

    Oleh karena itu, iklan yang menyentuh emosi akan menjadi tren di tahun 2021. 

    Emosi yang dimaksud tidak harus selalu sedih seperti iklan brand Thailand. Kamu juga bisa membuat iklan yang menggugah emosi bahagia atau menghibur, lho.

    Banyak orang cemas akan ketidakpastian karena pandemi. Oleh karena itu, buatlah mereka bisa sejenak melupakan kegundahannya dengan konten iklanmu.

    2. Empowering

    Di Indonesia, belum banyak brand yang membuat iklan empowering atau memberdayakan sekelompok orang. Padahal, iklan seperti ini sudah menjamur di berbagai negara maju.

    Bentuk iklan ini juga akan menjadi tren tahun 2021. Pasalnya, iklan yang empowering punya kesempatan untuk menunjukkan hal apa yang menjadi perhatian brand tersebut.

    Misalnya, brand X membuat iklan pemberdayaan wanita. Maka, masyarakat bisa tahu bahwa brand tersebut memang peduli dengan wanita.

    3. Out of the box

    Banyak hal tidak terduga selama setahun ini. Perusahaan pun harus mencari cara terbaik untuk beradaptasi agar bisa bertahan.

    Mau tidak mau, kita sebagai advertiser juga harus berpikir out of the box. Cetuskan ide-ide iklan yang belum pernah dilakukan oleh brand lain.

    Sebagai contoh, brand-mu selama ini fokus pada penjualan secara offline. Hal tersebut tentu saja sulit diandalkan selama masa pandemi.

    Oleh karenanya, carilah ide yang bisa mengundang orang untuk membeli produkmu secara online.

    Baca Juga: Over The Top Advertising, Strategi Baru Beriklan di Era Digital

    Tips Sukses Menjalankan Iklan

    iklan advertising

    © Freepik.com

    Jangan terburu-buru untuk mengikuti tren iklan 2021. Baca dahulu tips-tips berikut ini agar iklanmu sukses.

    1. Pahami platform yang digunakan

    Setiap platform memiliki karakteristik yang berbeda. Perilaku penggunanya pun berbeda-beda.

    Oleh karena itu, jangan sampai kamu asal dalam memilih platform iklan, ya. Tidak semua platform bisa cocok dengan target audiens.

    Pahami betul platform yang kamu gunakan. Kemudian, coba dan evaluasi iklan yang kamu jalankan di sana. Apakah hasilnya efektif?

    2. Fokus pada konten

    Menurut riset Nielsen, salah satu unsur yang paling menentukan keberhasilan iklan adalah konten.

    Jika kontennya tidak berkualitas, jangan berharap iklan tersebut akan efektif.

    Maka, buatlah iklan yang memiliki kualitas tinggi. Hal itu bisa diwujudkan dengan membuat iklan yang sesuai dengan konteks, mengandung storytelling, dan mudah diingat.

    3. Update dengan tren iklan

    Tren iklan terus berubah, begitu pula dengan berbagai pilihan platform yang ada. 

    Misalnya, Google menetapkan perubahan tertentu. Maka, semua brand dan iklan yang berhubungan dengan hal tersebut harus menyesuaikan diri.

    Nah, sebagai seorang advertiser, update-lah dirimu dengan tren-tren iklan terkini. 

    Baca banyak sumber terpercaya, salah satunya yaitu eMarketer. Selain itu, kamu juga bisa mendengarkan podcast, Clubhouse, maupun webinar.

    Baca Juga: Gaet Audiens Baru dengan Podcast Advertising, Iklan Modern Favorit Milenial

    Itulah pemaparan saya terkait tren iklan di tahun 2021 serta cara jitu untuk menjalankannya.

    Perkembangan iklan selalu berubah sejak dulu hingga tahun 2021 ini. Maka, kamu harus terus mengikuti tren yang berkembang dengan konten dan strategi jitu.

    Niscaya, iklanmu akan berdampak positif bagi perusahaan dan audiens.

    Bagi kamu yang baru ingin terjun ke dunia advertising, jangan menutup mata untuk belajar satu hal saja, ya. Bidang advertising sangatlah luas. Banyak hal yang bisa kamu pelajari.

    Dengan rajin mengeksplor dunia periklanan, kamu punya peluang besar untuk sukses di industri ini.

    Nah, jika memang tertarik untuk mendalami dunia advertising, kamu bisa pelajari lebih lanjut di webinar Glints ExpertClass.

    Saya sebelumnya sudah mengadakan kelas di sana dengan judul Gateways to Killer Ads: Get Creative and Talk to Your Customer pada Sabtu, 27 Maret 2021 silam.

    Namun, kamu masih bisa pelajari berbagai materi seperti ads personalization, tone brand dalam iklan, hingga cara meng-engage customer dari pakar lain pada kelas kategori marketing.

    Menarik bukan? Yuk, cek kelasnya sekarang. Jangan sampai ketinggalan, ya. Kuota kelas terbatas!


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait