Tips Mengoptimalkan Profil LinkedIn agar Dilirik oleh Recruiter

Diperbarui 04 Agu 2021 - Dibaca 13 mnt
Ditulis oleh : Nabila Mediana Natasha

Saat ini, masih banyak orang yang belum mengetahui LinkedIn dan kegunaannya serta tips dalam mengoptimalkan profilnya untuk menarik perhatian recruiter.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Pada hakikatnya, LinkedIn tidak hanya platform untuk mencari kerja, lho. Jika dilihat lebih luas, platform ini juga dapat kamu jadikan sebagai sarana untuk menambah networking.

Itulah kenapa banyak sekali profesional di berbagai bidang yang memanfaatkan LinkedIn untuk mengembangkan karier yang sedang mereka jalani saat ini.

Di balik semua itu, kenapa, sih, kita harus membuat akun LinkedIn? Lalu, bagaimana tips mengoptimalkan LinkedIn supaya dapat menarik perhatian?

Untuk menjawab rasa penasaranmu, dalam artikel ini saya akan menjelaskannya kepadamu satu per satu.

Yuk, disimak bersama-sama!

Manfaat Punya Akun LinkedIn

tips mengoptimalkan linkedin

© Freepik.com

LinkedIn bukan hanya sekadar platform untuk mencari pekerjaan saja.

Lebih dari itu, platform ini memberikan keuntungan yang besar bagi penggunanya, bahkan bagi entrepreneur, freelancer dan berbagai profesional lainnya.

Nah, sebenarnya apa saja, sih, manfaat yang kita dapatkan jika membuat akun LinkedIn?

1. Terhubung secara global

Ruang lingkup LinkedIn tidak hanya mencakup satu negara saja. Kamu dapat terhubung dengan berbagai negara di seluruh dunia jika memutuskan untuk membuat akun LinkedIn.

Dari situ, kamu dapat membangun personal branding secara matang sehingga mempunyai peluang untuk dilirik oleh perusahaan dari luar negeri.

2. Mengikuti tren yang sedang terjadi

Seorang profesional yang baik, entah itu freelancer ataupun entrepreneur, harus mengikuti tren yang sedang terjadi untuk mengembangkan karier mereka ke depannya.

Melalui LinkedIn, kamu dapat terhubung dengan latar belakang industri dan pekerjaan yang berbeda sehingga bisa mendapatkan wawasan baru. 

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengetahui apa saja tren yang sedang terjadi dalam bidang industri yang diikuti.

3. Membuka peluang karier

Kamu tertarik membuka peluang untuk berkarier? Berpindah dari profesi satu ke profesi yang lainnya?

Melalui LinkedIn, kamu dapat membuka peluang dengan memiliki koneksi yang sesuai dengan karier yang sedang dicari.

Dari koneksi tersebut, kamu juga bisa meminta bantuan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai, mentoring maupun bantuan lainnya dengan tujuan untuk membuka peluang karier.

Baca Juga :  Pentingnya Quality Assurance bagi Keberlangsungan Bisnis

4. Menambah skill

Tidak hanya menambah networking, kamu juga bisa menambah atau mengembangkan skill melalui LinkedIn.

Selain melalui fitur LinkedIn Learning, cara yang tepat untuk menambah skill melalui LinkedIn adalah dengan minta tolong kepada profesional lainnya untuk menjadi mentor.

Baca Juga: Bukan Cuma Networking, Ini 6 Manfaat LinkedIn untuk Kariermu

Peluang Mendapatkan Kerja Lewat LinkedIn

© Freepik.com

Menurut saya, peluang untuk mendapatkan kerja melalui LinkedIn sangat luas dan besar, asalkan kamu dapat mengoptimalkan profil.

Pasalnya, saat ini recruiter menggunakan LinkedIn sebagai salah satu platform untuk mendapatkan talent yang dibutuhkan dan terkadang perusahaan tidak menampilkan suatu posisi di dalam job portal lainnya.

Dengan demikian, maka sangat penting untuk melengkapi profil LinkedIn-mu agar dapat dihubungi langsung oleh recruiter jika profilmu memenuhi kebutuhan.

Tips Mengoptimalkan Profil LinkedIn

tips mengoptimalkan linkedin

© Freepik.com

Pada dasarnya, tips dalam mengoptimalkan profil LinkedIn adalah dengan mengisi semua bagian yang ada di dalam profil.

Pasalnya, hal seperti itu dapat memudahkan recruiter untuk mendapatkan talent yang tepat.

Apabila kamu mengisi hanya setengah bagian saja di dalam profil, recruiter akan sulit untuk mengidentifikasinya.

Nah, untuk itu, ada beberapa bagian penting yang harus di-highlight dan dioptimalkan agar dilirik oleh recruiter:

1. Headline

Headline adalah ringkasan yang berisi mengenai diri kita saat ini. 

Tips pertama untuk mengoptimalkan profil LinkedIn adalah membuat headline dengan efektif dan informatif.

Pasalnya, headline merupakan bagian yang pertama kali dilihat oleh recruiter sebelum melihat bagian yang lainnya.

Cara mengoptimalkan headline bisa dengan menuliskan keyword yang menceritakan ketertarikan atau keahlian dalam satu bidang.

2. Foto profil

Nah, ini salah satu hal paling penting yang dilihat oleh recruiter. Melalui foto profil, recruiter bisa melihat seberapa profesionalkah kamu dalam pekerjaan.

Hal yang harus dihindari saat memasang foto profil adalah memasang foto berdua atau lebih dan juga foto avatar.

Sebab, hal tersebut akan membingungkan recruiter.

Selain itu, hindari juga memasang foto profil menggunakan pasa foto dengan background merah atau biru.

Baca Juga :  Panduan Aman dan Sukses Cari Kerja Online

Pasalnya, pas foto digunakan dalam pemberkasan atau dokumen yang bersifat formal. 

Usahakan untuk memasang foto profil yang terlihat casual namun masih terlihat profesional agar memiliki impresi yang baik dengan potential employer dan juga recruiter.

Sebab, dari foto profil, kamu dapat menunjukkan seperti apa kepribadian yang kamu miliki.

Baca Juga: 6 Tips Memilih Foto untuk Profil LinkedIn yang Lebih Profesional

3. Summary

Tips selanjutnya dalam mengoptimalkan profil LinkedIn adalah menuliskan summary yang menarik perhatian recruiter.

Summary di sini menjelaskan mengenai personality-mu, apa saja yang telah kamu capai selama ini, serta informasi lainnya yang menonjolkan kualitas dirimu.

Usahakan membuat summary seperti sedang storytelling dengan mencantumkan kelebihan-kelebihanmu di dalamnya.

Selain itu, gunakan keyword industry terms agar masuk di dalam pencarian recruiter.

Summary ini juga berguna bagi entrepreneur ataupun profesional lainnya untuk pitching produk.

4. Skill dan portofolio

Jangan ragu untuk mencantumkan skill-mu, baik itu hard skill ataupun soft skill.

Kalau perlu, cantumkan sebanyak-banyaknya sesuai dengan kemampuanmu saat ini. Sebab, hal ini akan berpengaruh dalam hasil pencarian recruiter.

Saat ini recruiter juga biasanya mencari skill yang lebih spesifik dalam suatu posisi.

Selain skill, apabila kamu mempunyai portofolio, masukkan saja ke dalam profil LinkedIn.

Hal ini sangat berguna untuk memberitahu recruiter bahwa kamu memiliki pengalaman dalam sebuah proyek.

5. Riwayat pendidikan

Tips lainnya dalam mengoptimalkan profil LinkedIn adalah mengisi riwayat pendidikan. Bagian ini bisa dibilang tidak kalah penting dengan bagian lainnya.

Tuliskan nama universitasmu, jurusan dan kapan tahun lulusnya. Jika kamu saat ini masih kuliah, tuliskan saja nama universitas dan perkiraan tahun kapan lulusnya.

Nah, jika kamu sedang menduduki bangku SMA, jangan ragu untuk menuliskan nama sekolahmu saat ini.

Selain itu, apabila mempunyai pengalaman organisasi, magang, atau mengerjakan suatu proyek saat kuliah, bisa kamu masukkan di dalam profil LinkedIn yang akan menjadi nilai plus di mata recruiter.

6. Mengumpulkan rekomendasi

Bagian lainnya yang perlu di-highlight adalah rekomendasi atau testimoni. Kamu bisa meminta rekomendasi kepada kolega, rekan kerja, teman, manajer atau bahkan dosenmu sendiri.

Baca Juga :  8 Kunci Sukses untuk Kamu yang Akan Mengikuti Management Trainee

Kumpulkan sebanyak-banyaknya referensi dari orang-orang terdekatmu. Pasalnya, hal ini akan membuat kredibilitasmu semakin tinggi di mata recruiter.

Selain mengoptimalkan profil LinkedIn, ada tips lainnya yang bisa kamu lakukan:

Memperluas koneksi

Tidak hanya mengoptimalkan bagian-bagian yang ada di dalam profil, tips lainnya adalah kamu juga harus memperluas koneksi atau networking dalam LinkedIn.

Hal ini sangat berguna untuk membuka peluang atau prospek baru dalam menapaki karier ke depannya.

Kamu bisa menjangkau orang-orang tertentu yang ingin kamu tuju, misalnya profesional yang ahli dalam bidang yang kamu inginkan, recruiter yang berada di perusahaan yang kamu targetkan, dan lain-lain.

Membuat konten

Konten atau postingan yang kamu publish di LinkedIn akan memiliki dampak positif terhadap kariermu ke depannya.

Bagaimana tidak, kegiatan tersebut dapat meningkatkan engagement terhadap profil LinkedIn-mu sehingga menarik perhatian dari banyak orang.

Kamu tidak harus mem-posting konten yang sesuai dengan keahlianmu saat ini. 

Kamu boleh mem-posting apa saja, bahkan konten yang berkaitan dengan bidang yang sedang kamu minati atau bidang yang ingin kamu eksplorasi saat ini.

Memanfaatkan LinkedIn Story

Semua orang mungkin sudah tahu kalau ada fitur baru yaitu LinkedIn Story.

Nah, kamu bisa memanfaatkan fitur ini untuk memperlihatkan hasil kerjamu atau aktivitas yang sedang kamu lakukan saat ini.

Misalnya, saat ini kamu sedang melakukan work from home (WFH).

Baca Juga: 6 Hal yang Dilihat HRD dari LinkedIn Kandidat

Nah, itu dia tips dari saya untuk mengoptimalkan profil LinkedIn. Profesional dengan berbagai bidang wajib memaksimalkan LinkedIn dengan baik.

Pasalnya, platform ini memiliki manfaat yang sangat luas bagi karier kita ke depannya.

Tips-tips lengkap dari saya terkait cara optimasi profil LinkedIn supaya dilirik oleh recruiter telah disampaikan di kelas Glints ExpertClass yang bertajuk Optimizing Your Profile on LinkedIn and Get a Job Offer.

Kelas online tersebut diadakan pada tanggal  15 Desember 2020.

Tak hanya kelas itu, masih ada banyak kelas online di Glints ExpertClass lainnya yang bisa kamu ikuti.

Yuk, kembangkan diri dan karier dengan klik di sini untuk belajar langsung dari pakar di dunia profesional!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon