Mendalami Stand-up Meeting, Rapat Unik yang Buatmu Kompak dan Produktif
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Apa yang ada di benakmu saat mendengar kata “rapat”? Apakah ia melelahkan dan memakan waktu berjam-jam? Nah, stand–up meeting adalah jenis rapat yang tidak demikian, lho.
Alih-alih membuatmu tak produktif, ia justru meningkatkan produktivitas. Uniknya lagi, kamu melakukannya sambil berdiri.
Apakah kamu semakin penasaran dengannya? Simak penjelasan lengkap tentang rapat ini di bawah, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Stand-up Meeting?
Kita mulai pembahasan dari definisi. Kata Kanbanize, stand–up meeting adalah sebuah rapat singkat.
Jenis rapat ini digelar dalam metode manajemen proyek Agile. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Glints, ia dilakukan sambil berdiri.
Nah, posisi ini tentu membuatmu pegal. Memang, rapat ini sengaja diadakan dalam posisi tak nyaman agar durasinya tidak terlalu lama.
Biasanya, stand–up meeting ini diadakan setiap hari, sebelum anggota tim mulai mengerjakan tugasnya masing-masing.
Hal-hal yang dibicarakan saat rapat juga sangat spesifik. Hal-hal itu misalnya:
- Hari ini, apa yang akan kamu kerjakan?
- Apa yang bisa jadi penghambatmu saat mengerjakannya?
- Apa yang kamu selesaikan kemarin?
Selain dalam metode Agile, rapat ini juga digunakan oleh mereka yang menerapkan metode Kanban, lho. Mereka menyebutnya daily stand–up atau daily Kanban.
Mengutip Scrum, metode manajemen proyek Scrum juga punya daily Scrum yang serupa.
Meski begitu, kamu tetap bisa mengadakan rapat sejenis tanpa metode manajemen proyek apa pun. Siapa tahu, koordinasi timmu jadi makin baik karenanya.
Baca Juga: 5 Cara untuk Membuat Meeting Lebih Efektif
Manfaat Stand-up Meeting
Tentu saja, rapat ini tidak diadakan atas nama iseng belaka. Ia punya banyak fungsi untuk timmu.
Dirangkum dari Agile Alliance dan Agile Business, fungsi stand–up meeting itu adalah:
1. Menjadi bentuk transparansi
Dalam rapat ini, tiap anggota tim punya kesempatan untuk berbicara. Tentu saja, ini membuat tiap-tiap peran jadi transparan.
Kamu pun tahu pekerjaan temanmu, begitu juga sebaliknya.
2. Meningkatkan kepercayaan
Ternyata, manfaat bicara tak berhenti sampai di transparan saja.
Kamu ingin meningkatkan kepercayaan antaranggota tim? Stand–up meeting adalah salah satu jawabannya.
3. Mengungkap masalah
Ingat, salah satu obrolan dalam stand–up meeting adalah masalah yang dihadapi selama bekerja.
Oleh karena itu, secara otomatis, fungsi rapat ini adalah mengungkap masalah. Karena diadakan setiap hari, masalah ini juga bisa cepat terselesaikan.
4. Menjaga kekompakan tim
Tiap anggota tim tentu punya kesibukan masing-masing. Di tengah pekerjaan, pertemuan pagi untuk stand–up bisa jadi ajang berkumpul bersama, lho.
Ia bisa menjadi ajang pengingat bahwa anggota tim tak sendirian. Mereka punya rekan kerja yang siap membantu jika ada masalah.
Cara Mengadakan Stand-up Meeting
Sejatinya, stand–up meeting adalah rapat yang sangat mudah diadakan. Mengutip Atlassian, kamu tinggal memilih satu tempat dan waktu rapat.
Setelah itu, mintalah rekan setim untuk berkumpul di tempat dan waktu tersebut. Tiap orang tinggal menjawab tiga pertanyaan yang ada di stand–up meeting.
Kamu juga bisa menambah pertanyaan yang sekiranya relevan, lho. Salah satu contohnya adalah “bagaimana keadaanmu hari ini?” atau pertanyaan lainnya.
Baca Juga: Ngantuk Saat Meeting? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya
Nah, apakah kamu dan tim bekerja secara remote? Jika memang begitu, kamu tetap bisa melakukan rapat stand–up, lho.
Rapat ini bisa diadakan melalui aplikasi telekonferensi. Jika durasinya malah jadi terlalu lama, kata Geekbot, kamu bisa menggunakan aplikasi komunikasi.
Coba jadwalkan waktu rapat itu. Langsung jawab saja pertanyaan dalam stand–up secara bergantian.
Kamu juga bisa memanfaatkan tools, lho. Kata Remote Tools, salah satu contohnya adalah Dailybot, Olaph, Neo, I Done This, dan lain-lain.
Baca Juga: 5 Etika yang Perlu Kamu Perhatikan saat Meeting di Kantor
Demikian penjelasan Glints soal jenis rapat yang satu ini. Coba terapkan dan lakukan demi produktivitas timmu, ya!
Stand–up meeting adalah satu dari sekian banyak cara membuat tim makin kompak. Selain itu, masih ada banyak tips lainnya yang bisa kamu terapkan, lho.
Pssst, kamu bisa mempelajari semua itu dengan gratis. Caranya juga mudah, kirim saja email-mu dan langganan newsletter blog Glints.
Jangan sampai ketinggalan update-nya, ya!
