Staf Operasional: Arti, Tugas, Skill, Syarat, Prospek & Gajinya
Ditulis oleh : Tim Glints TapLoker
Staf operasional adalah pekerja yang punya peran penting dalam keberlangsungan perusahaan. Artikel ini akan membahas arti, tugas, tanggung jawab, skill, dan gajinya.
Nah, kamu mungkin sering melihat iklan lowongan pekerjaan ini di berbagai platform pencarian kerja atau media sosial. Artinya, pekerjaan ini cukup dibutuhkan perusahaan.
Tertarik menjalani pekerjaan ini? Agar lebih paham tugas dan prospeknya, simak dulu penjelasan pekerjaan staf operasional di sini.
Isi Artikel
Apa Itu Staf Operasional?
Staf operasional adalah orang yang bertugas untuk mendukung dan menjalankan tugas-tugas dan proses operasional tertentu di dalam sebuah perusahaan.
Mereka memastikan operasional harian perusahaan berjalan dengan mulus, sesuai dengan arahan dan strategi yang sudah diterapkan.
Sebenarnya, pekerjaan ini sendiri dapat dikatakan sebagai sebuah istilah umum untuk pekerja yang menjalankan kegiatan sehari-hari perusahaan.
Makanya, tugasnya bisa saja berhubungan dengan berbagai jenis divisi atau departemen sebuah perusahaan. Mereka umumnya bertanggung jawab untuk memberi dukungan baik dari segi teknis maupun adiministratif.
Tugas dan Tanggung Jawab Staf Operasional
Tergantung perusahaannya, tugas utama orang di posisi ini bisa saja berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Secara umum, tugas dan tanggung jawab seorang staf operasional adalah:
1. Berkoordinasi dan memantau jalannya aktivitas operasional harian
Seorang staf operasional harus memastikan setiap pekerjaan harian berjalan sesuai rencana. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan operasional perusahaan berjalan lancar tanpa hambatan.
Ia akan berkoordinasi dengan anggota tim lain dan manajernya untuk memastikan operasional tim berjalan dengan lancar dan efisien.
2 Memastikan operasional berjalan sesuai standar kebijakan perusahaan
Orang di posisi ini akan memastikan operasional sehari-hari berjalan sesuai dengan standar dan kebijakan yang telah diterapkan perusahaan. Staf operasional harus memastikan kualitas dari jalannya kegiatan perusahaan.
Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko yang bisa menghambat jalannya bisnis perusahaan, baik dari segi teknis, administratif, hingga keamanan.
3. Melakukan pencatatan kegiatan operasional perusahaan
Staf operasional perlu juga mencatat apa saja yang terjadi dalam kegiatan sehari-hari perusahaan. Pencatatan yang baik dapat membantu perusahaan untuk melakukan pemeriksaan proses atau peralatan.
Hal ini juga akan membantu pengambilan keputusan perusahaan di masa depan. Selain itu, ketepatan informasi juga memastikan adanya transparansi dalam operasional.
4. Berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai departemen
Kolaborasi yang baik antartim dapat memastikan tujuan bisnis perusahaan tercapai dengan lancar. Hal ini juga membantu mengurangi risiko miskomunikasi yang bisa menimbulkan gangguan operasional.
Maka dari itu, salah satu tugas staf operasional adalah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai depertemen.
5. Mendukung manajemen perusahaan dalam melaksanakan rencana operasional
Staf operasional bertugas dalam menjalankan rencana dengan memastikan tugas-tugas operasional dijalankan dengan baik. Pekerjaan ini juga melibatkan pelaporan dan memberikan masukan kepada manejemen perusahaan untuk membantu pengambilan keputusan.
Hal ini dapat membantu manajemen atau anggota senior perusahaan mengembangkan rencana dan strategi bisnis.
6. Menyelesaikan masalah operasional
Orang di posisi ini juga perlu mengenali penyebab masalah dan memberikan solusi yang tepat dalam waktu singkat
Langkah ini diperlukan untuk mencegah gangguan yang lebih besar terhadap proses operasional.
7. Memantau ketersediaan barang
Tugas lain staf operasional adalah memastikan barang atau sumber daya yang dibutuhkan tersedia. Hal ini membantu mencegah kekurangan stok yang dapat mengganggu operasional.
Mereka perlu mencatat setiap penerimaan dan pengeluaran barang. Inventaris semacam ini akan membantu mengurangi kesalahan dalam pengelolaan stok.
8. Memantau dan melaporkan target utama perusahaan
Staf operasional juga terkadang memantau target atau indikator kinerja utama (KPI) untuk mengukur keberhasilan operasional terhadap target yang ditetapkan.
Skill Staf Operasional
Ada beberapa kemampuan yang bersifat umum untuk membantu tugas pekerjaaan yang satu ini. Inilah skill utama yang harus dimiliki oleh staf operasional:
1. Keteraturan
Staf operasional sering kali akan mengerjakan lebih dari satu tugas dalam satu waktu. Punya skill organisasi atau keteraturan yang baik akan membantu tugas sehari-hari mereka.
Kemampuan organisasi yang baik membantu mereka dalam memprioritaskan tugas, melakukan pencatatan, mengecek stok barang, dan memastikan operasional perusahaan berjalan dengan mulus.
2. Analisis
Kemampuan analisis yang baik akan membantu staf operasional dalam menemukan kesalahan, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan dalam kegiatan sehari-hari perusahaan.
Dengan kemampuan analisis yang baik, ia akan mampu mengetahui apakah alur kerja sudah berjalan dengan baik atau tidak dalam operasional perusahaan.
3. Komunikasi
Mampu berkomunikasi dengan baik adalah kunci agar koordinasi dengan beragam tim dan manajemen berlangsung lancar. Hal ini penting agar kerja sama dan pembagian informasi berjalan dengan baik.
4. Ketelitian
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, tugas staf operasonal adalah memastikan kegiatan operasional berjalan dengan lancar dan mulus. Oleh karena itu, ia harus punya ketelitian yang baik.
Dengan ketelitian, staf operasional bisa membantu mencegah terjadinya kesalahan, memastikan semua berjalan sesuai standar, dan menjaga kualitas pekerjaan.
5. Pemecahan masalah
Staf operasional sering kali harus menghadapi kendala yang harus diselesaikan secepat mungkin. Makanya, memiliki skill pemecahan masalah atau problem solving yang menjadi hal penting.
Dengan kemampuan ini, staf operasional akan membantu mengurangi gangguan operasional dan memastikan semuanya kembali berjalan dengan lancar.
Kualifikasi & Syarat Menjadi Staf Operasional
Staf operasional biasanya adalah pekerjaan jenis entry-level atau terbuka untuk pelamar kerja pemula. Oleh karena itu, biasanya syaratnya tidaklah terlalu sulit. Tergantung perusahaannya, kualifikasi staf operasional biasanya adalah:
- pendidikan minimal SMA/SMK
- pengalaman di bidang serupa sebelumnya
- punya skill organisasi atau keteraturan yang baik
- mampu berkomunikasi dengan baik
- memiliki skill pemecahan masalah
- teliti
- bisa bekerja secara mandiri atau dengan tim
Cara Menjadi Staf Operasional
Seperti disebutkan sebelumnya, pekerjaan ini umumnya pekerjaan entry-level sehingga sering terbuka untuk pelamar kerja pemula. Makanya, cara menjadi staf operasional umumnya adalah:
- menyelesaikan pendidikan minimal sesuai syarat (misalnya SMA/SMK)
- memiliki kualifikasi sesuai syarat yang diminta
- memiliki pengalaman kerja serupa
Jenjang Karier dan Prospek Staf Operasional
Secara umum, pekerjaan ini biasanya dibutuhkan oleh banyak jenis perusahaan. Oleh karena itu, staf operasional adalah pekerjaan dengan prospek baik, jika dinilai dari segi banyaknya perusahaan yang mungkin membutuhkannya.
Lalu, pekerjaan ini juga bisa memiliki jenjang karier menarik, sesuai dengan pengalaman kerja dan kemampuannya. Tergantung perusahaannya, jenjang karier staf operasional biasanya adalah:
- staf operasional
- staf operasional senior
- supervisor operasional
- manajer operasional
Dengan pengalaman, pendidikan, dan sertifikasi yang panjang dan mumpuni, kamu bahkan bisa menjadi direktur operasional nantinya.
Gaji Staf Operasional
Gaji pekerjaan ini akan bergantung pada lokasi dan perusahaan kamu bekerja.
Berdasarkan data Indeed, gaji pekerjaan ini ada di rentang sekitar:
- Rp2,5 juta-Rp6 juta
Uraian di atas adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui soal pekerjaan staf operasional. Kalau merasa cocok, kamu bisa melamar pekerjaan ini sekarang juga.
Referensi:
