SSD Laptop: Apa Itu, Fungsi, dan Bedanya dengan HDD

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

SSD adalah generasi terbaru tempat penyimpanan data untuk laptop dan komputer.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Selain terkenal karena kecepatannya, SSD pun dikenal karena konsumsi energinya yang lebih rendah ketimbang harddisk atau tempat penyimpanan data lainnya.

Lalu, apa itu SSD? Apa saja fungsi SSD dan apa bedanya dengan HDD?

Glints sudah siapkan penjelasannya buat kamu. Yuk, simak artikel ini!

Baca Juga: Kamu Motion Graphic Designer? Ini 7 Rekomendasi Laptop Khusus Untukmu

Apa itu SSD?

ssd laptop

© Cnet.com

SDD atau singkatan dari Solid-State Drive adalah salah satu tempat penyimpanan data untuk laptop maupun komputer.

SSD, mengutip dari Avast, menggunakan flash-based memory, sehingga membuat mereka sangat berbeda dari harddisk tradisional.

Selain itu, mengganti harddisk mu dengan SSD adalah salah satu terbaik untuk mengupgrade komputer atau laptopmu, lho.

Hal ini karena, dibandingkan dengan SSD, harddisk seperti HDD masih melakukan proses membaca dan menulis untuk mengumpulkan data.

Sehingga, potensi adanya kerusakan HDD sangatlah besar ketimbang SSD.

Selain itu, SSD pun menggunakan teknologi chip memori yang disebut sebagai NAND flash memory yang tidak memiliki bagian untuk memindahkan data seperti harddisk tradisional.

Hal ini memungkinkan SSD untuk melakukan transfer atau membaca data lebih cepat.

Lalu, apa saja fungsi SSD?

Fungsi-Fungsi SSD

ssd laptop

© Unsplash.com

Fungsi SSD sebelumnya hanya digunakan untuk model superkomputer.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan SSD pun diperluas untuk laptop maupun komputer biasa.

Ada beberapa keuntungan apabila kamu menggunakan SSD untuk laptop atau komputer kamu, mulai untuk bekerja hingga untuk bermain game.

Menyadur dari Avast, inilah fungsi dan keuntungan SSD di berbagai situasi untuk kamu;

  • Bekerja; apabila kamu menggunakan SSD, kamu sangat beruntung. Hal ini karena ketika bekerja, kamu akan mengonsumsi banyak data di laptop atau komputermu. Proses pembacaan dan transfer data yang cepat akan membantu kamu dalam bekerja.
  • Bermain game; SSD membuat kamu dapat menjalankan game lebih mulus di laptop. Hal ini karena game butuh data besar ketika dijalankan. SSD yang cepat dalam memproses dan mentransfer data akan membantu kamu ketika bermain game.
  • Rendah konsumsi energi; SSD membantu laptopmu agar tidak cepat kehabisan baterai ketika digunakan. Selain itu, SSD juga dikenal shock resistant, sehingga meminimalisir risiko kehilangan data ketika terjadi sesuatu.
  • Server; orang-orang yang bekerja di bidang server membutuhkan proses membaca dan transfer data yang cepat agar bisa melayani komputer klien mereka dengan baik.
Baca Juga: 5 Laptop Terbaik untuk Edit Video Rekomendasi Glints

Perbedaan SSD dan HDD

ssd laptop

© Unsplash.com

SSD dan HDD memiliki fungsi yang serupa; untuk menjalankan sistem laptop atau komputermu, menyimpan berbagai aplikasi, dan menyimpan dokumen-dokumen personalmu.

Baca Juga :  Ini Dia 5 Pekerjaan yang Dibutuhkan saat Wabah Virus Corona

Tetapi, ada beberapa perbedaan yang jelas selain dari kecepatan diantara keduanya.

PCMag membuat beberapa contoh yang membedakan SSD dan HDD.

1. Harga SSD vs HDD laptop

Harga SSD dan HDD, baik untuk laptop maupun komputer, pasti terlihat berbeda.

SSD pasti memiliki harga yang cenderung lebih mahal ketimbang HDD.

Ketika artikel ini ditulis, harga SSD untuk laptop dengan kapasitas 1TB berkisar Rp1.700.000. Sedangkan untuk HDD laptop dengan kapasitas yang sama, harganya berkisar Rp560.000.

2. Kapasitas SSD vs HDD laptop

Kamu akan lebih mudah mencari laptop dengan HDD berkapasitas 1TB ketimbang mencari laptop dengan SSD yang berkapasitas serupa. Hal ini karena harga HDD yang lebih murah.

Sedangkan apabila kamu menginginkan laptop yang memiliki SSD dengan harga yang lebih bersahabat, kamu hanya akan mendapatkan kapasitas di kisaran 128GB atau 256GB.

Hal ini tentu menjadi pertimbangan bagi sebagian orang yang ingin menyimpan banyak data di dalam laptopnya.

Kalau kamu senang menyimpan file besar seperti film di laptop kamu, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan HDD.

3. Kecepatan SSD vs HDD laptop

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kecepatan adalah kelebihan dari SSD.

Apabila laptop atau komputer kamu menggunakan SSD, proses booting hanya akan memakan waktu kurang dari satu menit, bahkan bisa dalam beberapa detik.

Sedangkan HDD akan memakan waktu lebih lama dalam proses booting hingga memulai aplikasi.

4. Ketahanan SSD vs HDD laptop

Selain kecepatan, ketahanan pun menjadi poin plus dari SSD. Hal ini karena SSD tidak mengandung bagian yang berfungsi untuk memindahkan data seperti HDD.

Sehingga apabila laptop kamu terjatuh, laptop yang menggunakan HDD akan berpotensi lebih besar untuk kehilangan data karena rusaknya bagian tersebut.

Baca Juga :  Fleksibilitas Tempat Kerja: Definisi dan Ragam Bentuk-bentuknya

Kalau kamu memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berdempetan di transportasi umum, kamu bisa mempertimbangkan menggunakan SSD agar data milikmu tetap aman.

5. Cara kerja SSD vs HDD

Melansir Crucial, perbedaan lain dari SSD dan HDD baik di laptop atau komputer adalah cara kerjanya.

Di mana, SSD menggunakan flash-based memory dalam memproses data.

Hal ini membuat SSD tidak memiliki jeda ketika digunakan.

Sedangkan, HDD memproses data dengan menggunakan piringan cakram.

Maksudnya, HDD membaca file dalam satu gerakan piringan, yang membuatnya memiliki jeda ketika memproses data.

6. Suara yang dihasilkan SSD vs HDD

Karena menggunakan flash-based memory, hal ini membuat SSD tidak mengeluarkan suara ketika sedang memproses data.

Hal ini juga membuat laptop dengan SSD tidak mudah overheat ketika digunakan.

Sedangkan, HDD akan mengeluarkan suara dari piringannya ketika sedang memproses data.

Hal ini juga membuat laptop atau komputer dengan HDD mudah overheat.

7. Konsumsi energi SSD vs HDD

Menurut Intel, perbedaan lain dari SSD dan HDD adalah konsumsi energi.

Karena menggunakan flash-based memory, SSD tidak membutuhkan daya listrik yang banyak ketika digunakan.

Hal ini berbeda dengan HDD yang menggunakan piringan cakram ketika digunakan.

Secara otomatis, HDD akan memakan lebih banyak daya listrik dibandingkan SSD.

8. Umur SSD vs HDD

Menurut Avast, umur SSD laptop dan komputer diukur menggunakan Terabytes Written (TBW).

Ditambah TRIM command yang membantu SSD mengoptimasi TBW, hal ini membuatnya bisa digunakan hingga 10 tahun.

Di sisi lain, HDD memiliki batas yang bernama Mean Time Between Failure (MTBF). Bedanya, HDD tidak memiliki fitur yang bisa mengoptimasi prosesnya.

Sehingga, semakin sering digunakan, HDD akan mendekati MTBF-nya. Tidak hanya itu, MTBF dari HDD juga tidak bisa diprediksi.

Baca Juga :  Yuk Mulai Menggunakan Kalender Online Agar Harimu Maksimal

Hal ini membuat kasus kehilangan data di HDD cukup sering terjadi.

Hal ini membuat HDD memiliki umur lebih pendek dengan patokan selama 3-5 tahun saja.

9. Baik untuk digunakan

Masih melansir Avast, SSD akan lebih cocok digunakan untuk menyimpan dan menjalankan aplikasi.

Tidak hanya itu, SSD juga cocok untuk menyimpan file yang sering digunakan olehmu.

Sedangkan, HDD akan lebih cocok digunakan untuk menyimpan file seperti foto, video, atau dokumen-dokumen tambahan.

Baca Juga: 6 Cara Jitu Atasi Hang di Laptop Windows dan Macbook

Nah, begitulah pengertian dan fungsi SSD serta perbedaannya dengan HDD.

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang peralatan yang bisa membantumu ketika bekerja, kamu bisa baca ragam artikel kanal Work Tools di Glints Blog.

Di sana, ada banyak artikel yang membahas tools hingga tips dan trik menggunakannya.

Menarik bukan? Yuk, klik di sini sekarang untuk menambah wawasanmu!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon