Sales Promotion Boy (SPB): Tugas, Bedanya dengan SPG, & Skills

Diperbarui 25 Jul 2023 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Mungkin kamu lebih sering bertemu dengan sales promotion girl atau SPG kalau sedang bepergian ke mal. Namun, untuk beberapa brand dan produk, individu yang menawarkan produk adalah laki-laki atau sales promotion boy atau SPB.

    SPB dan SPG punya tanggung jawab dan tugas dasar yang sama, tapi ada beberapa aspek yang membedakan mereka. .

    Nah, jika kamu ingin tahu lebih banyak seputar posisi SPB, yuk, baca informasi selengkapnya di artikel Glints berikut ini!

    Apa Itu SPB?

    Mengutip Channel Playsales promotion boy atau SPB adalah individu yang bertugas untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap suatu produk melalui distribusi sampel atau demonstrasi.

    Selain meningkatkan awareness, SPB juga diharapkan bisa memengaruhi konsumen untuk membeli produk yang didemonstrasikan.

    Tentunya dengan tujuan akhir meningkatkan penjualan produk dari sebuah brand.

    Seorang SPB biasanya akan memengaruhi konsumen atau calon konsumen dengan memberi tahu mereka apa saja kelebihan produk yang dipromosikan.

    Tak jarang, SPB juga akan membandingkan produknya dengan milik kompetitor untuk meyakinkan konsumen bahwa produk miliknya adalah yang terbaik.

    Sebagai SPB juga, kamu memiliki peran penting membangun brand presence yang positif untuk produk yang dipromosikan.

    Beberapa produk yang biasanya dipromosikan oleh seorang SPB adalah;

    • peralatan rumah
    • minuman
    • kosmetik
    • produk makanan
    • produk perawatan rumah

    Perbedaan SPB dan SPG

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, SPB dan SPG memiliki tugas mendasar yang sama.

    Namun biasanya, SPG memiliki kriteria tersendiri yang berlaku bagi pelamarnya seperti;

    • tinggi badan minimum
    • barat badan maksimum
    • berpenampilan menarik

    Sedangkan, SPB pada umumnya tak memiliki kriteria tinggi badan minimum maupun berat badan maksimum pada pelamarnya.

    Baca Juga: Resepsionis: Definisi, Jobdesc, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan

    Tugas dan Tanggung Jawab SPB

    Lalu, apa saja tugas dan tanggung jawab dari seorang sales promotion boy?

    Menurut Better Team, tugas dan tanggung jawab umum seorang SPB adalah sebagai berikut.

    • menjalani pelatihan untuk mendapatkan informasi seputar tujuan dan kegunaan produk
    • mengatur display produk di toko supaya menarik perhatian pembeli
    • menghadiri pameran dan konvensi untuk mendemonstrasikan produk ke banyak orang
    • berbicara ke orang-orang yang lewat untuk mendapatkan perhatiannya
    • mengajak orang-orang untuk menggunakan atau mencoba contoh produk yang dipromosikan
    • memberi materi promosi seperti stiker, poster, pulpen, dan sebagainya ke orang-orang
    • memberi tahu orang-orang keuntungan produk yang dipromosikan, biasanya dengan membandingkannya ke produk kompetitor
    • menjawab pertanyaan orang-orang seputar produk yang dipromosikan
    • mengumpulkan feedback dari orang-orang tentang bagaimana meningkatkan kualitas produk
    • membantu orang-orang memilih produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya
    • membuat laporan seputar interaksi, respons, dan feedback dari konsumen
    Baca Juga: Teller: Apa Itu, Tugas dan Tanggung Jawab, Skills, Jenis-jenisnya

    Skills yang Dibutuhkan SPB

    Apabila kamu tertarik untuk berkarier sebagai sales promotion boy, tentu dirimu perlu beragam skills agar sukses di posisi ini.

    Sehingga, mengutip Indeed dan Randstand, beberapa skills yang diperlukan seorang SPB adalah sebagai berikut.

    1. Perhatian terhadap detail

    Seorang SPB dengan kemampuan ini dapat memperhatikan informasi sekecil apapun dan menyadari betapa pentingnya hal tersebut.

    Kemampuan ini begitu penting dimiliki sales promotion boy karena dapat membantunya saat menjalani masa pelatihan.

    Selama masa tersebut, SPB diharuskan menyerap informasi produk sebanyak mungkin agar bisa menyampaikannya dengan baik ke konsumen.

    2. Komunikasi

    Komunikasi adalah skill lain yang penting dimiliki oleh seorang SPB karena memungkinkannya untuk menyampaikan pesan yang mudah dimengerti orang lain.

    Skill ini juga tentunya berkaitan erat dengan tugas SPB dalam menginformasikan orang banyak seputar fitur dan keuntungan dari produk yang dipromosikannya.

    3. Interpersonal

    Kemampuan interpersonal juga penting untuk dimiliki sales promotion boy karena memungkinkannya untuk membentu interaksi yang positif dengan calon konsumen.

    Tidak hanya itu, kemampuan interpersonal juga membantu SPB untuk membujuk calon konsumen membeli produk yang ia promosikan.

    Kemampuan interpersonal yang baik juga dapat membantu seorang sales promotion boy ketika mendapatkan penolakan dari orang-orang.

    4. Observasi

    Seorang SPB dengan kemampuan observasi yang baik memungkinkannya untuk menentukan orang yang terlihat tertarik pada produk dan berpotensi membeli.

    Sehingga, hal tersebut membantunya untuk meningkatkan konversi seseorang menjadi konsumennya.

    5. Presentasi

    Memiliki skill presentasi yang baik adalah suatu hal yang penting bagi seorang SPB.

    Dengan skill ini, seorang sales promotion boy bisa menunjukkan serta menjelaskan suatu produk dengan penuh percaya diri.

    Baca Juga: Promotor: Arti, Tanggung Jawab, Cara Menjadi, dan Skill Wajibnya

    Itu adalah paparan seputar profesi SPB atau sales promotion boy dari Glints yang bisa kamu pelajari.

    Jadi, apakah posisi ini menarik untuk kamu jalani? Atau kamu masih ingin mengeksplor berbagai profesi lain untuk kariermu?

    Nah, jika kamu masih mengeksplor berbagai profesi lain, yuk, baca kumpulan artikel soal prospek karier yang sudah Glints siapkan!

    Ada banyak artikel yang membahas beragam profesi yang bisa kamu jalani, mulai dari peran, tugas, prospek, hingga rentang gajinya.

    Menarik bukan? Yuk, klik di sini sekarang untuk pilih dan baca ragam artikelnya secara gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 8

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait