20 Pertanyaan Interview Project Management & Contoh Jawabannya

Diperbarui 01 Feb 2025 - Dibaca 26 mnt
Ditulis oleh : Nika Audina

Pertanyaan interview project management penting untuk dipelajari, terutama bagi kamu yang melamar posisi dari project officer hingga project manager.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Jawabanmu seputar kemampuan project management akan membuktikan kualitasmu.

Nah, berikut Glints siapkan contoh pertanyaan interview project management sekaligus contoh jawabannya dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Langsung saja, simak rangkuman dari Indeed, Toptal, Simplilearn, dan berbagai sumber lainnya, di bawah ini, yuk!

1. Apa definisi proyek yang ideal menurutmu?

Pertanyaan ini termasuk yang paling umum diajukan dalam interview project management.

Dari sini, rekruter ingin mengetahui tipe proyek seperti apa yang membuat kamu tertarik.

Jawaban yang kamu berikan akan menggambarkan bagaimana kamu menerima kesempatan dan peluang untuk mengelola proyek baru.

Saat menjawab, kamu harus menegaskan beberapa poin seperti:

  • apakah kamu senang bekerja dalam tim atau sendiri
  • bagaimana kamu mendistribusi dan mengelola deadline
  • ketertarikan pada jenis proyek tertentu

Contoh jawaban yang bisa kamu berikan:

Saya selalu mengutamakan kolaborasi dalam menjalankan suatu proyek, walaupun pastinya setiap pekerjaan akan ada individu yang memiliki tanggung jawab utama. Selain itu dari beberapa pengalaman sebelumnya, saya menyadari bahwa saya memiliki ketertarikan besar terhadap proyek yang lebih kreatif.
I always prioritize collaboration when it comes to running a project, although of course every job has an individual with primary responsibility. Also, from some previous experiences, I realized that I have a great interest in more creative projects.

Baca Juga: Kupas Tuntas TOR dan Fungsinya untuk Project Management

2. Ceritakan mengenai proyek terakhir yang kamu kerjakan.

Ini umumnya diajukan untuk memahami jenis proyek yang biasa kamu tangani, pendekatan yang kamu gunakan, jumlah anggota tim, dan detail lainnya.

Kamu bisa ceritakan dengan jujur apa yang berjalan dengan baik, termasuk pelajaran yang kamu dapatkan.

Jika mungkin, sebutkan pencapaianmu dalam bentuk angka atau metrik agar dapat memberikan gambaran yang jelas.

Misalnya, sebagai berikut.

Proyek terakhir saya adalah pengembangan aplikasi absensi digital untuk tim HR. Tim saya terdiri dari 4 orang, dan saya bertanggung jawab untuk desain dan pengujian. Proyek ini berjalan lancar karena komunikasi yang baik antar tim, tetapi kami menyadari bahwa proses uji coba perlu lebih banyak waktu. Hasilnya, aplikasi ini berhasil mengurangi waktu pengajuan cuti hingga 30%.
My last project was the development of a digital time attendance application for the HR team. My team consisted of 4 people, and I was responsible for design and testing. The project went smoothly due to good communication between teams, but we realized that the testing process needed more time. As a result, the app managed to reduce leave request time by 30%.

3. Menurutmu, faktor apa yang paling mempengaruhi kegagalan suatu proyek?

Rekruter ingin mengetahui pendapatmu tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan proyek dan bagaimana kamu menghadapinya.

Berikut adalah contoh jawaban yang bisa kamu berikan:

Menurut saya, komunikasi yang buruk adalah salah satu penyebab terbesar kegagalan suatu proyek. Masalah komunikasi ini bisa berupa perbedaan pendapat hingga koordinasi yang buruk. Misalnya,jika ada anggota tim yang berselisih dan segera tidak diselesaikan, ini akan menghambat kemajuan proyek. Semakin lama proyek berjalan, maka anggaran juga akan bertambah dan kemungkinan terburuknya adalah proyek gagal. Masalah tersebut bisa dihindari jika saja komunikasi berjalan dengan baik dan efektif.
In my opinion, poor communication is one of the biggest causes of project failure. These communication issues can range from differences of opinion to poor coordination. For example, if a team member has a disagreement and it is not resolved immediately, this will hinder the progress of the project. The longer the project goes on, the more the budget will increase and the worst possibility is that the project fails. These problems can be avoided if only communication runs well and effectively.

4. Ceritakan pengalamanmu ketika proyek yang kamu kelola mengalami masalah.

Di sini, rekruter ingin mengetahui kemampuanmu memecahkan masalah, terutama dalam situasi yang tidak terduga.

Kamu bisa menyebutkan beberapa contoh kasus yang pernah kamu atasi dan susun jawabanmu dengan metode STAR.

Metode STAR untuk memberikan jawaban yang lebih terstruktur dan jelas:

  • Situasi: Jelaskan masalah yang terjadi dan mengapa itu bisa terjadi.
  • Tugas: Sebutkan apa yang harus kamu lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
  • Aksi: Jelaskan langkah yang kamu ambil untuk menyelesaikan masalah.
  • Hasil: Sebutkan hasil yang dicapai dan pelajaran yang kamu peroleh dari pengalaman tersebut.

Contohnya sebagai berikut.

Saya pernah beberapa kali mengalami kendala saat menjalankan sebuah proyek. Salah satunya, tim saya pernah mengalami keterlambatan pengiriman bahan karena masalah dari distributor. Hal pertama yang saya lakukan adalah segera menghubungi tim untuk mencari solusi, mencari distributor lain dan menyesuaikan jadwal. Kami juga memastikan pekerjaan lain tetap berjalan dengan aman. Proyek akhirnya selesai meski sedikit terlambat. Dari pengalaman ini, saya belajar pentingnya memiliki rencana cadangan dan menjaga komunikasi yang jelas dengan semua pihak.
I have experienced several obstacles when running a project. One of them, my team once experienced a delay in the delivery of materials due to problems from the distributor. The first thing I did was to immediately contact the team to find a solution, find another distributor and adjust the schedule. We also ensured that other work continued safely. The project was eventually completed even though it was a little late. From this experience, I learned the importance of having a backup plan and maintaining clear communication with all parties.

5. Bagaimana caramu menyusun prioritas dalam sebuah proyek?

Bekerja di project management berarti kamu harus bisa mengatur prioritas dengan baik untuk mengelola pekerjaan.

Melalui pertanyaan interview project management ini, rekruter ingin tahu caramu mengelola dan mengorganisir proyek.

Kamu bisa menjelaskan faktor-faktor yang membantumu menentukan prioritas dalam pekerjaan.

Contoh jawaban yang bisa kamu berikan yaitu:

Saat menentukan prioritas pekerjaan, saya terlebih dahulu memastikan keterkaitan antar proyek. Sebab ada beberapa proyek yang mungkin perlu mencapai titik tertentu sebelum dilanjutkan. Setelah itu, saya mempertimbangkan tujuan dan kemungkinan kendalanya. Tak hanya prioritas saya juga bisa menentukan prediksi timeline hingga mengatur tim.
When prioritizing work, I first ascertain the interrelationships between projects. This is because some projects may need to reach a certain point before proceeding. After that, I consider the objectives and possible obstacles. Not only prioritizing, I can also determine the predicted timeline and organize the team.

7. Bisakah kamu ceritakan pengalamanmu mengatur budget di proyek sebelumnya?

Pertanyaan interview project management ini diajukan untuk mengetahui kemampuanmu mengelola budget yang disediakan.

Jika sudah berpengalaman, ceritakan bagaimana kamu membagi anggaran, mencatat pengeluaran, dan menangani biaya tak terduga.

Jika belum, kamu bisa membahas pemahamanmu tentang pengelolaan anggaran atau pengalaman mengatur keuangan pribadi yang relevan.

Yang terpenting, tunjukkan bahwa kamu siap belajar dan berkembang.

Misalnya, sebagai berikut.

Saya pernah diminta ikut mengelola anggaran untuk proyek peluncuran sistem terbaru pada website perusahaan. Anggaran yang dimaksud mencakup pengembangan software, pelatihan, dan operasional. Melalui proyek tersebut, saya diajarkan membuat estimasi biaya, mengalokasikan dana, dan rutin mengecek pengeluaran. Saat ada perubahan spesifikasi yang butuh tambahan biaya, saya menyesuaikan prioritas agar tetap dalam anggaran. Proyek selesai sesuai target, dan saya belajar pentingnya keseimbangan antara fleksibilitas dan kontrol biaya.
I was once asked to help manage the budget for a project to launch a new system on the company website. The budget covered software development, training, and operations. Through the project, I was taught to estimate costs, allocate funds, and regularly check expenses. When there were changes in specifications that required additional costs, I adjusted priorities to stay within the budget. The project was completed on target, and I learned the importance of balancing flexibility and cost control.

8. Bagaimana caramu menghadapi konflik yang terjadi antar anggota tim?

Konflik antar tim wajar terjadi dalam lingkup kerja manapun.

Melalui pertanyaan ini, rekruter ingin memahami caramu bereaksi terhadap konflik, termasuk kemampuan mediasi.

Berikut contoh jawaban yang bisa kamu sesuaikan.

Saya melihat konflik sebagai peluang untuk meningkatkan komunikasi tim. Saat menghadapi konflik, saya mendengarkan kedua belah pihak tanpa memihak, lalu mencari solusi yang adil dan sesuai dengan tujuan tim. Saya juga mendorong tiap anggota tim untuk berkompromi dan memastikan konflik serupa bisa dicegah di masa depan.
I see conflict as an opportunity to improve team communication. When faced with a conflict, I listen to both sides impartially, then find a solution that is fair and in line with the team’s goals. I also encourage each team member to compromise and ensure similar conflicts are prevented in the future.

9. Sebutkan perbedaan program management dan project management yang kamu ketahui.

Jika kamu ingin bekerja dalam lingkup project management, penting untuk memahami perbedaan program management dan project management.

Hal ini juga biasanya ditanyakan oleh rekruter saat interview untuk memastikan kamu memahami perbedaannya dan mengetahui tugas kamu dengan benar.

Contoh jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:

Setahu saya, project management memiliki peran yang lebih teknis sedangkan program management cenderung memiliki pendekatan yang lebih strategis. Project manager memiliki tanggung jawab pada keseluruhan proyek tertentu, sedangkan sebaliknya, program manager bertugas untuk mengawasi beberapa proyek sekaligus dengan tujuan yang telah ditentukan untuk suatu program.
Project management has a more technical role while program management tends to have a more strategic approach. Project managers have responsibility for the entirety of a particular project, whereas in contrast, program managers are tasked with overseeing several projects at once with predetermined goals for a program.

10. Pernahkah kamu berhadapan dengan klien atau stakeholder yang rumit?

Dalam manajemen proyek, kamu akan bekerja dengan berbagai stakeholder dari divisi berbeda.

Dilansir dari Coursera, tonjolkanlah kemampuan komunikasi dan negosiasimu dalam jawaban yang kamu berikan.

Misalnya sebagai berikut.

Ya, pernah. Saya pernah menangani stakeholder yang sering mengubah-ubah kesepakatan, yang pada akhirnya menghambat proyek. Saya mendengarkan kebutuhan mereka, lalu menjelaskan keterbatasan yang ada dan dampaknya. Setelah itu, saya menawarkan solusi yang tetap memenuhi kebutuhan mereka tanpa mengganggu timeline. Dengan komunikasi yang jelas dan negosiasi yang baik, kami mencapai kesepakatan, dan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
Yes, I’ve dealt with stakeholders who frequently change agreements, which ultimately hampers the project. I listened to their needs, then explained the existing limitations and their impact. After that, I offered a solution that still met their needs without disrupting the timeline. With clear communication and good negotiation, we reached an agreement, and the project continued as planned.

11. Bagaimana kamu mengontrol cakupan proyek agar tidak melenceng?

Cakupan proyek yang sering berubah sering kali menjadi masalah dan rintangan terbesar dalam project management.

Oleh karena itu, rekruter ingin mengetahui kemampuan kandidat dalam mengelola dan memastikan cakupan proyek tetap sesuai.

Baca Juga :  3 Cara Menjawab Pertanyaan Interview tentang Prioritas dalam Pekerjaan

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menjelaskan langkah-langkah yang kamu ambil untuk memastikan cakupan proyek sesuai dengan ketentuan.

Contoh jawaban yang bisa kamu berikan untuk pertanyaan ini adalah:

Sebelum menerima suatu proyek, saya memastikan parameter dan cakupan proyek telah jelas dan disetujui berbagai pihak yang terlibat. Selain itu, saya juga memastikan bahwa setiap orang tahu siapa yang memiliki tanggung jawab penuh jika ada perubahan terkait cakupan proyek. Untuk memastikan cakupan tidak melenceng, saya mengedepankan komunikasi efektif melalui meeting mingguan untuk melaporkan progres proyek.
Before accepting a project, I make sure the parameters and scope of the project are clear and agreed upon by the various parties involved. In addition, I also ensure that everyone knows who has full responsibility if there are changes related to the project scope. To ensure that the scope does not deviate, I prioritize effective communication through weekly meetings to report project progress.

12. Bisakah kamu memberi contoh proyek yang gagal? Atau pernahkah kamu mengalaminya?

Kegagalan dalam proyek adalah hal yang wajar dalam bidang ini.

Dengan pertanyaan ini, rekruter dapat melihat bagaimana kamu menangani proyek yang tidak berjalan sesuai rencana.

Fokuslah pada pelajaran yang bisa kamu ambil dari keadaan tersebut dan tunjukkan komitmenmu agar kesalah tersebut tidak terulang di masa depan.

Misalnya dengan jawaban berikut.
Pernah, dalam proyek implementasi software di kantor, kami gagal mengimplementasikan software tersebut sesuai deadline karena kurangnya komunikasi antara tim IT dan pengguna. Saya segera mengatur pertemuan untuk menyamakan pemahaman dan memperbaiki jadwal. Meskipun ada keterlambatan, kami akhirnya berhasil menyelesaikan proyek dengan anggaran yang lebih efisien. Dari situ, saya belajar pentingnya koordinasi dan komunikasi yang jelas sejak awal proyek.
Once, in an office software implementation project, we failed to implement the software on deadline due to lack of communication between the IT team and the users. I immediately arranged a meeting to harmonize understanding and improve the schedule. Despite the delay, we eventually managed to complete the project with a more efficient budget. From there, I learned the importance of coordination and clear communication from the beginning of the project.

13. Tools apa saja yang pernah kamu gunakan?

Di dunia kerja, banyak perusahaan menggunakan tools manajemen proyek untuk mengatur tugas dan kolaborasi antar tim.

Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini.

Jika mungkin, pelajari terlebih dulu tools apa saja yang digunakan oleh perusahaan tempat kamu melamar.

Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan jawaban dan menunjukkan bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan.

Saya terbiasa menggunakan Trello untuk mengatur tugas dan timeline proyek. Selain itu, saya juga pernah menggunakan Jira untuk manajemen proyek yang lebih teknis. Jika perusahaan menggunakan tools lain, saya yakin bisa cepat beradaptasi karena prinsip dasarnya hampir sama.
I used to use Trello to organize tasks and project timelines. In addition, I have also used Jira for more technical project management. If the company uses other tools, I’m sure I can adapt quickly because the basic principles are almost the same.

14. Apa motivasi terbesarmu dalam memberikan yang terbaik di sebuah proyek?

Rekruter ingin melihat apa yang menjadi motivasi utama kamu dalam bekerja.

Apakah kamu menikmati tantangan dalam menyelesaikan masalah? Atau mungkin kamu suka belajar hal baru dan mengembangkan keterampilan?

Hindari menjawab “uang” ya.

Meskipun gaji penting, rekruter ingin tahu apa yang membuatmu tetap bersemangat dalam bekerja selain faktor finansial.

Hal yang membuat saya paling termotivasi ketika bekerja dengan tim yang kompak dan memiliki tujuan yang jelas. Saya suka melihat bagaimana ide-ide kecil bisa berkembang menjadi solusi yang nyata. Misalnya, dalam proyek terakhir, saya dan tim berhasil menyelesaikan implementasi sistem baru lebih cepat dari target karena komunikasi yang efektif dan kerja sama yang baik. Bagi saya, tantangan dalam proyek justru menjadi dorongan untuk terus belajar dan berkembang.
I feel most motivated when working with a team that is cohesive and has clear goals. I love seeing how small ideas can develop into real solutions. For example, in my last project, my team and I managed to complete the implementation of a new system faster than the target because of effective communication and good cooperation. For me, the challenges in the project are actually an encouragement to keep learning and growing.

15. Apa yang membuat kamu jadi pemimpin yang baik?

Dalam project management, kandidat perlu memiliki kemampuan memimpin

Melalui pertanyaan ini, rekruter ingin memastikan sejauh apa kemampuanmu dalam mengelola proyek juga sumber daya di dalamnya.

Contoh jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:

Sebagai pemimpin tim, saya harus bisa memahami setiap tahap proyek dan memastikan tahapnya tercapai. Sebagai tambahan, saya juga memastikan kolaborasi anggota tim berjalan lancar, agar tugasnya bisa terselesaikan tepat waktu. Sebagai pemimpin saya akan menempatkan diri sebagai fasilitator juga memastikan tim saya memiliki komunikasi yang efektif dan tujuan yang sama.
I believe that as a leader in the team, I need to be able to understand each stage of the project and ensure it is achieved. In addition, I also ensure the collaboration of team members runs smoothly, so that the task can be completed on time. As a leader I will position myself as a facilitator as well as ensure my team has effective communication and a common goal.

16. Bagaimana caramu memotivasi anggota tim yang kinerjanya menurun?

Melalui pertanyaan ini, HR ingin menggali kemampuanmu mendorong anggota tim yang kesulitan mencapai target.

Tipsnya, fokuslah pada caramu menentukan masalah, seperti kurangnya pemahaman atau pelatihan, dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaikinya.

Misalnya,

Saya pernah menghadapi seorang anggota tim yang tidak bisa memenuhi target karena kurangnya pemahaman tentang tugasnya. Saya berusaha memenuhi kebutuhannya dengan segera memberikan penjelasan lebih detail dan menyarankan kelas online yang bisa dia ikuti sebagai pelatihan tambahan. Setelah itu, saya menetapkan tujuan yang lebih jelas untuknya. Hasilnya, kinerjanya meningkat, dan proyek berhasil selesai tepat waktu.
I once faced a team member who couldn’t meet targets due to a lack of understanding of his duties. I tried to meet his needs by immediately providing a more detailed explanation and suggesting online classes that he could take as additional training. After that, I set clearer goals for him. As a result, his performance improved, and the project was completed on time.

17. Bagaimana kamu memantau dan menentukan progres sebuah proyek?

Tujuan pertanyaan ini adalah untuk mengukur kemampuanmu dalam memantau jalannya proyek, sekaligus mengetahui seberapa familier kamu dengan tools yang dibutuhkan.

Untuk mencapai hal ini, kamu perlu menggunakan keterampilan manajemen serta tools yang tepat.

Untuk memantau progres proyek, saya biasanya menggunakan tools seperti Trello untuk melihat mana yang sudah selesai dan mana yang masih berjalan. Saya juga mengadakan meeting rutin dengan tim untuk mengecek kendala yang ada. Jika ada hambatan, saya dan tim akan meluangkan waktu untuk menemukan solusinya, seperti menyesuaikan jadwal atau membagi ulang tugas, agar proyek tetap sesuai rencana.
To monitor project progress, I usually use tools like Trello to see which ones have been completed and which ones are still running. I also hold regular meetings with the team to check for any obstacles. If there are obstacles, my team and I will take the time to find solutions, such as adjusting the schedule or redistributing tasks, so that the project remains on track.

18. Pernahkah kamu menyelesaikan proyek dengan anggaran terbatas? Jika ya, ceritakan.

Rekruter ingin tahu bagaimana caramu mengelola proyek dengan sumber daya terbatas dan budget terbatas.

Hindari jawaban yang terlalu umum, seperti “saya akan berusahan semaksimal mungkin”. Sebaliknya, berikan contoh nyata dari pengalamanmu.

Misalnya sebagai berikut.

Pernah, saya mengelola proyek pengembangan aplikasi pertama perusahaan dengan anggaran terbatas. Untuk memastikan proyek tetap berjalan, saya fokus pada analisis kebutuhan dan mengidentifikasi fitur inti yang harus diprioritaskan. Kami memanfaatkan talent terbaik perusahaan untuk mengurangi biaya dan menggunakan tools berbayar demi efisiensi waktu. Selain itu, saya bernegosiasi dengan vendor untuk mendapatkan diskon yang sesuai anggaran. Hasilnya, proyek selesai tepat waktu dan dalam anggaran, meskipun ada beberapa fitur yang ditunda.
Once, I managed a company’s first app development project with a limited budget. To keep the project moving, I focused on needs analysis and identified core features that should be prioritized. We leveraged the company’s best talent to reduce costs and used paid tools for time efficiency. In addition, I negotiated with vendors to get discounts that were within budget. As a result, the project was completed on time and within budget, although some features were delayed.

19. Bagaimana caramu memastikan semua anggota tim paham dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam proyek?

Melalui pertanyaan ini, rekruter ingin tahu bagaimana kamu memastikan tim tetap fokus dan paham dengan tujuan serta hasil yang harus dicapai dalam proyek.

Kamu bisa sesuaikan jawaban berikut dengan kebutuhanmu.

Sebelum proyek dimulai, biasa saya akan memberikan penjelasan tentang tujuan proyek, apa yang perlu dicapai, dan siapa yang bertanggung jawab untuk setiap tugas. Setiap minggu, saya memberikan update singkat dan memastikan semua orang paham dengan peran mereka. Jika ada masalah, saya langsung diskusikan dengan tim untuk cari solusi bersama. Dengan cara ini, tim bisa tetap fokus dan bekerja dengan efisien.
Before the project starts, I will usually give an explanation of the project goals, what needs to be achieved, and who is responsible for each task. Every week, I give a brief update and make sure everyone is familiar with their roles. If there is a problem, I immediately discuss it with the team to find a solution together. This way, the team can stay focused and work efficiently.
20. Di mana kamu melihat dirimu dalam 5 tahun ke depan?
Ini adalah pertanyaan yang biasa ditanyakan dalam sesi wawancara pada umumnya, termasuk dalam project management.
Dengan ini, rekruter ingin mengetahui tujuan jangka panjangmu bersama perusahaan dan apa yang kamu butuhkan untuk bisa berkembang di posisi tersebut.
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:
Dalam 5 tahun ke depan, saya berharap bisa berkembang lebih dalam sebagai manajer proyek yang lebih berpengalaman. Saya ingin terus memberikan kontribusi terbaik dalam setiap proyek, membantu tim mencapai hasil yang maksimal, dan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik. Saya juga ingin memperdalam keterampilan kepemimpinan dan manajerial saya, serta berkontribusi pada pengembangan tim agar lebih solid dan produktif.
In the next 5 years, I hope to grow deeper as a more experienced project manager. I want to continue to make the best contribution in every project, help the team achieve maximum results, and take the company in a better direction. I also want to deepen my leadership and managerial skills, and contribute to the development of a more solid and productive team.

Itu dia 20 contoh pertanyaan interview project management yang bisa kamu pelajari, lengkap dengan contohnya.

Ingat bahwa persiapan interview yang baik bisa membuat kamu lebih percaya diri dan tenang saat interview berlangsung.

Selain pertanyaan interview, Glints juga punya tips-tips interview lainnya, seperti trik mengatur bahasa tubuh hingga cara memperkenalkan diri yang meninggalkan kesan baik.

Penasaran? Yuk, klik tombol di bawah untuk baca ragam artikel interview lainnya!

BACA DI SINI


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon