20 Pertanyaan Interview Project Management & Contoh Jawabannya
Ditulis oleh : Nika Audina
Pertanyaan interview project management penting untuk dipelajari, terutama bagi kamu yang melamar posisi dari project officer hingga project manager.
Jawabanmu seputar kemampuan project management akan membuktikan kualitasmu.
Nah, berikut Glints siapkan contoh pertanyaan interview project management sekaligus contoh jawabannya dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Langsung saja, simak rangkuman dari Indeed, Toptal, Simplilearn, dan berbagai sumber lainnya, di bawah ini, yuk!
Isi Artikel
1. Apa definisi proyek yang ideal menurutmu?
Pertanyaan ini termasuk yang paling umum diajukan dalam interview project management.
Dari sini, rekruter ingin mengetahui tipe proyek seperti apa yang membuat kamu tertarik.
Jawaban yang kamu berikan akan menggambarkan bagaimana kamu menerima kesempatan dan peluang untuk mengelola proyek baru.
Saat menjawab, kamu harus menegaskan beberapa poin seperti:
- apakah kamu senang bekerja dalam tim atau sendiri
- bagaimana kamu mendistribusi dan mengelola deadline
- ketertarikan pada jenis proyek tertentu
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan:
Saya selalu mengutamakan kolaborasi dalam menjalankan suatu proyek, walaupun pastinya setiap pekerjaan akan ada individu yang memiliki tanggung jawab utama. Selain itu dari beberapa pengalaman sebelumnya, saya menyadari bahwa saya memiliki ketertarikan besar terhadap proyek yang lebih kreatif.
I always prioritize collaboration when it comes to running a project, although of course every job has an individual with primary responsibility. Also, from some previous experiences, I realized that I have a great interest in more creative projects.
2. Ceritakan mengenai proyek terakhir yang kamu kerjakan.
Ini umumnya diajukan untuk memahami jenis proyek yang biasa kamu tangani, pendekatan yang kamu gunakan, jumlah anggota tim, dan detail lainnya.
Kamu bisa ceritakan dengan jujur apa yang berjalan dengan baik, termasuk pelajaran yang kamu dapatkan.
Jika mungkin, sebutkan pencapaianmu dalam bentuk angka atau metrik agar dapat memberikan gambaran yang jelas.
Misalnya, sebagai berikut.
Proyek terakhir saya adalah pengembangan aplikasi absensi digital untuk tim HR. Tim saya terdiri dari 4 orang, dan saya bertanggung jawab untuk desain dan pengujian. Proyek ini berjalan lancar karena komunikasi yang baik antar tim, tetapi kami menyadari bahwa proses uji coba perlu lebih banyak waktu. Hasilnya, aplikasi ini berhasil mengurangi waktu pengajuan cuti hingga 30%.
My last project was the development of a digital time attendance application for the HR team. My team consisted of 4 people, and I was responsible for design and testing. The project went smoothly due to good communication between teams, but we realized that the testing process needed more time. As a result, the app managed to reduce leave request time by 30%.
3. Menurutmu, faktor apa yang paling mempengaruhi kegagalan suatu proyek?
Rekruter ingin mengetahui pendapatmu tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan proyek dan bagaimana kamu menghadapinya.
Berikut adalah contoh jawaban yang bisa kamu berikan:
Menurut saya, komunikasi yang buruk adalah salah satu penyebab terbesar kegagalan suatu proyek. Masalah komunikasi ini bisa berupa perbedaan pendapat hingga koordinasi yang buruk. Misalnya,jika ada anggota tim yang berselisih dan segera tidak diselesaikan, ini akan menghambat kemajuan proyek. Semakin lama proyek berjalan, maka anggaran juga akan bertambah dan kemungkinan terburuknya adalah proyek gagal. Masalah tersebut bisa dihindari jika saja komunikasi berjalan dengan baik dan efektif.
In my opinion, poor communication is one of the biggest causes of project failure. These communication issues can range from differences of opinion to poor coordination. For example, if a team member has a disagreement and it is not resolved immediately, this will hinder the progress of the project. The longer the project goes on, the more the budget will increase and the worst possibility is that the project fails. These problems can be avoided if only communication runs well and effectively.
4. Ceritakan pengalamanmu ketika proyek yang kamu kelola mengalami masalah.
Di sini, rekruter ingin mengetahui kemampuanmu memecahkan masalah, terutama dalam situasi yang tidak terduga.
Kamu bisa menyebutkan beberapa contoh kasus yang pernah kamu atasi dan susun jawabanmu dengan metode STAR.
I have experienced several obstacles when running a project. One of them, my team once experienced a delay in the delivery of materials due to problems from the distributor. The first thing I did was to immediately contact the team to find a solution, find another distributor and adjust the schedule. We also ensured that other work continued safely. The project was eventually completed even though it was a little late. From this experience, I learned the importance of having a backup plan and maintaining clear communication with all parties.
5. Bagaimana caramu menyusun prioritas dalam sebuah proyek?
Bekerja di project management berarti kamu harus bisa mengatur prioritas dengan baik untuk mengelola pekerjaan.
Melalui pertanyaan interview project management ini, rekruter ingin tahu caramu mengelola dan mengorganisir proyek.
Kamu bisa menjelaskan faktor-faktor yang membantumu menentukan prioritas dalam pekerjaan.
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan yaitu:
Saat menentukan prioritas pekerjaan, saya terlebih dahulu memastikan keterkaitan antar proyek. Sebab ada beberapa proyek yang mungkin perlu mencapai titik tertentu sebelum dilanjutkan. Setelah itu, saya mempertimbangkan tujuan dan kemungkinan kendalanya. Tak hanya prioritas saya juga bisa menentukan prediksi timeline hingga mengatur tim.
When prioritizing work, I first ascertain the interrelationships between projects. This is because some projects may need to reach a certain point before proceeding. After that, I consider the objectives and possible obstacles. Not only prioritizing, I can also determine the predicted timeline and organize the team.
7. Bisakah kamu ceritakan pengalamanmu mengatur budget di proyek sebelumnya?
8. Bagaimana caramu menghadapi konflik yang terjadi antar anggota tim?
Konflik antar tim wajar terjadi dalam lingkup kerja manapun.
9. Sebutkan perbedaan program management dan project management yang kamu ketahui.
Jika kamu ingin bekerja dalam lingkup project management, penting untuk memahami perbedaan program management dan project management.
Hal ini juga biasanya ditanyakan oleh rekruter saat interview untuk memastikan kamu memahami perbedaannya dan mengetahui tugas kamu dengan benar.
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:
Setahu saya, project management memiliki peran yang lebih teknis sedangkan program management cenderung memiliki pendekatan yang lebih strategis. Project manager memiliki tanggung jawab pada keseluruhan proyek tertentu, sedangkan sebaliknya, program manager bertugas untuk mengawasi beberapa proyek sekaligus dengan tujuan yang telah ditentukan untuk suatu program.
Project management has a more technical role while program management tends to have a more strategic approach. Project managers have responsibility for the entirety of a particular project, whereas in contrast, program managers are tasked with overseeing several projects at once with predetermined goals for a program.
10. Pernahkah kamu berhadapan dengan klien atau stakeholder yang rumit?
Dalam manajemen proyek, kamu akan bekerja dengan berbagai stakeholder dari divisi berbeda.
Dilansir dari Coursera, tonjolkanlah kemampuan komunikasi dan negosiasimu dalam jawaban yang kamu berikan.
Misalnya sebagai berikut.
11. Bagaimana kamu mengontrol cakupan proyek agar tidak melenceng?
Cakupan proyek yang sering berubah sering kali menjadi masalah dan rintangan terbesar dalam project management.
Oleh karena itu, rekruter ingin mengetahui kemampuan kandidat dalam mengelola dan memastikan cakupan proyek tetap sesuai.
Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menjelaskan langkah-langkah yang kamu ambil untuk memastikan cakupan proyek sesuai dengan ketentuan.
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan untuk pertanyaan ini adalah:
Sebelum menerima suatu proyek, saya memastikan parameter dan cakupan proyek telah jelas dan disetujui berbagai pihak yang terlibat. Selain itu, saya juga memastikan bahwa setiap orang tahu siapa yang memiliki tanggung jawab penuh jika ada perubahan terkait cakupan proyek. Untuk memastikan cakupan tidak melenceng, saya mengedepankan komunikasi efektif melalui meeting mingguan untuk melaporkan progres proyek.
Before accepting a project, I make sure the parameters and scope of the project are clear and agreed upon by the various parties involved. In addition, I also ensure that everyone knows who has full responsibility if there are changes related to the project scope. To ensure that the scope does not deviate, I prioritize effective communication through weekly meetings to report project progress.
12. Bisakah kamu memberi contoh proyek yang gagal? Atau pernahkah kamu mengalaminya?
Kegagalan dalam proyek adalah hal yang wajar dalam bidang ini.
Dengan pertanyaan ini, rekruter dapat melihat bagaimana kamu menangani proyek yang tidak berjalan sesuai rencana.
13. Tools apa saja yang pernah kamu gunakan?
Di dunia kerja, banyak perusahaan menggunakan tools manajemen proyek untuk mengatur tugas dan kolaborasi antar tim.
Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini.
Jika mungkin, pelajari terlebih dulu tools apa saja yang digunakan oleh perusahaan tempat kamu melamar.
Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan jawaban dan menunjukkan bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan.
Saya terbiasa menggunakan Trello untuk mengatur tugas dan timeline proyek. Selain itu, saya juga pernah menggunakan Jira untuk manajemen proyek yang lebih teknis. Jika perusahaan menggunakan tools lain, saya yakin bisa cepat beradaptasi karena prinsip dasarnya hampir sama.
I used to use Trello to organize tasks and project timelines. In addition, I have also used Jira for more technical project management. If the company uses other tools, I’m sure I can adapt quickly because the basic principles are almost the same.
14. Apa motivasi terbesarmu dalam memberikan yang terbaik di sebuah proyek?
Rekruter ingin melihat apa yang menjadi motivasi utama kamu dalam bekerja.
Apakah kamu menikmati tantangan dalam menyelesaikan masalah? Atau mungkin kamu suka belajar hal baru dan mengembangkan keterampilan?
Hindari menjawab “uang” ya.
Meskipun gaji penting, rekruter ingin tahu apa yang membuatmu tetap bersemangat dalam bekerja selain faktor finansial.
15. Apa yang membuat kamu jadi pemimpin yang baik?
Dalam project management, kandidat perlu memiliki kemampuan memimpin.
Melalui pertanyaan ini, rekruter ingin memastikan sejauh apa kemampuanmu dalam mengelola proyek juga sumber daya di dalamnya.
Contoh jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:
Sebagai pemimpin tim, saya harus bisa memahami setiap tahap proyek dan memastikan tahapnya tercapai. Sebagai tambahan, saya juga memastikan kolaborasi anggota tim berjalan lancar, agar tugasnya bisa terselesaikan tepat waktu. Sebagai pemimpin saya akan menempatkan diri sebagai fasilitator juga memastikan tim saya memiliki komunikasi yang efektif dan tujuan yang sama.
I believe that as a leader in the team, I need to be able to understand each stage of the project and ensure it is achieved. In addition, I also ensure the collaboration of team members runs smoothly, so that the task can be completed on time. As a leader I will position myself as a facilitator as well as ensure my team has effective communication and a common goal.
16. Bagaimana caramu memotivasi anggota tim yang kinerjanya menurun?
Itu dia 20 contoh pertanyaan interview project management yang bisa kamu pelajari, lengkap dengan contohnya.
Ingat bahwa persiapan interview yang baik bisa membuat kamu lebih percaya diri dan tenang saat interview berlangsung.
Selain pertanyaan interview, Glints juga punya tips-tips interview lainnya, seperti trik mengatur bahasa tubuh hingga cara memperkenalkan diri yang meninggalkan kesan baik.
Penasaran? Yuk, klik tombol di bawah untuk baca ragam artikel interview lainnya!
