6 Persiapan Penting saat Menghitung Biaya Persalinan

Diperbarui 07 Jun 2023 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Arkan Perdana

Jagat maya beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan pernyataan mengenai persiapan biaya persalinan yang angkanya cukup tinggi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Beberapa orang berkomentar mengenai ramalan biaya yang fantastis tersebut. Secara khusus, banyak ahli keuangan dan praktisi di bidang kesehatan menyangkal angka yang disampaikan tersebut.

Terlepas dari itu, persiapan apa saja yang dibutuhkan menjelang persalinan serta biayanya adalah perbincangan yang tergolong menarik.

Agar kamu tidak semakin penasaran, pada artikel ini, Glints telah siapkan beberapa hal yang perlu kamu persiapkan untuk biaya persalinan.

Langsung saja simak penjelasannya!

Baca Juga: Gaji Pertama? Ini 4 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mengelolanya

Persiapan Biaya Persalinan

Biaya persalinan memang perlu dipersiapkan sedini mungkin. Hal ini karena biaya yang perlu dikeluarkan saat persalinan tidaklah murah.

Oleh karena itu, idealnya kamu telah mengatur pengeluaran dimulai sejak mengetahui hari perkiraan lahir.

Meskipun begitu, biaya persalinan yang dibutuhkan tidak harus memakan biaya yang sangat tinggi.

Oleh karenanya, kamu harus mengetahui biaya apa saja yang dibutuhkan dalam sebagai persiapan biaya persalinan. 

Biaya yang Dikeluarkan

Mengacu pada artikel dari Detik, biaya persalinan yang dikeluarkan berbeda-beda bergantung pada kelas dan pelayanan yang diberikan.

Artikel tersebut menyebutkan, biaya yang dikeluarkan untuk operasi caesar kelas I di salah satu rumah sakit di Jakarta mencapai Rp9,7 juta. Biaya tersebut sudah termasuk biaya laboratorium serta obat-obatan.

Narasumber lain menyatakan, biaya yang dikeluarkan dalam persalinan caesar di rumah sakit swasta Jakarta bisa mencapai Rp30 juta.

Sumber lain yaitu Klikdokter justru menyatakan biaya persalinan baik caesar atau normal di rumah sakit swasta Jakarta berkisar Rp10-50 juta.

Namun, biaya itu kembali bergantung pada kelas dan fasilitas yang diberikan. Biaya tersebut tentu akan semakin tinggi bila memilih dokter yang sudah berpengalaman. 

Riset yang dikeluarkan oleh CNBC Indonesia pada Juli 2019, menyatakan biaya persalinan di Indonesia termasuk yang paling murah di dunia.

Baca Juga :  Baca 7 Buku Leadership Ini untuk Meningkatkan Jiwa Kepemimpinanmu

Berdasarkan data yang dihimpunnya, biaya persalinan Indonesia sebesar 1.837 dolar AS (Rp 25,7 juta).

Secara khusus, ada beberapa persiapan dalam biaya persalinan yang perlu diperhatikan, di antaranya:

1. Survei tempat persalinan

Sebagaimana disebut di atas, biaya bersalin amat tergantung pada tempat yang kamu pilih. Oleh karena itu, saat mempersiapkan biaya kelahiran si kecil, kamu harus melakukan survei terlebih dahulu.

2. Dana persalinan normal

Persiapan biaya persalinan yang perlu diperhatikan yang pertama adalah dana persalinan normal.

Berdasarkan data yang bersumber dari Mommies Daily, biaya persalinan normal berkisar Rp5-25 juta bergantung rumah sakit dan kelas yang dipilih. 

Baca Juga: Plus Minus Kredit Kendaraan di Leasing yang Bisa Kamu Pertimbangkan

3. Dana persalinan caesar

Dalam kasus-kasus tertentu, ada kalanya persalinan normal tak bisa dijalankan sehingga harus dilaksanakan persalinan caesar.

Terlepas dari rencanamu dalam proses melahirkan, idealnya kamu tetap menyiapkan diri jika harus operasi caesar.

Umumnya, biaya yang perlu dipersiapkan adalah sekitar Rp15-50 juta. Namun, biaya tersebut bisa berubah sesuai dengan rumah sakit dan kelas yang dipilih.

5. Perlengkapan bayi

Ketika si kecil lahir ke dunia, kamu dan pasangan tentu akan semangat menyiapkan berbagai perlengkapan untuknya.

Nah, perlengkapan ini harus masuk ke dalam hitungan persiapan biaya persalinan.

Idealnya, kamu hanya membeli perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan saja. Jangan sampai kamu tergiur membeli perlengkapan berbiaya terlalu besar.

6. Dana tambahan

Mungkin ada dana tambahan yang diperlu keluarkan ketika terjadi sesuatu pada ibu atau anak, sehingga terdapat biaya-biaya lain di luar biaya persalinan.

Angka ini bergantung pada kondisi yang dialami oleh ibu atau anak. 

Cara Mempersiapkan Biaya Persalinan

Nah, setelah mengetahui apa saja biaya yang mungkin akan dikeluarkan, kamu harus tahu juga cara menyiapkan dana untuk persalinan. Berikut Glints berikan informasinya.

1. Ketahui estimasi keseluruhan biaya

Pertama-tama, kamu harus ketahui dahulu estimasi  biaya persalinan dengan kategori biaya seperti yang yang ada di atas.

Baca Juga :  10 Ide Souvenir dan Hampers Akhir Tahun untuk Klien

Untuk memulainya, coba buat daftar jenis persalinan yang akan digunakan. Apakah itu dengan lahir normal atau dengan caesar.

Selanjutnya, cek setiap harga dari tindakan tambahan saat persalinan seperti induksi, suntik epidural, dan tindakan pasca persalinan.

Nah, basanya, metode operasi caesar memiliki harga yang lebih mahal dari lahir normal. Namun, harga yang ditetapkan akan bervariasi di setiap rumah sakit.

2. Susun rencana persalinan

Setelah kamu mengetahui masing-masing biaya yang ada, kamu bisa coba menyusun skenario yang mungkin terjadi saat persalinan.

Jika kamu memilih lahiran normal, catat apa saja biaya yang harus dikeluarkan mulai dari biaya tempat inap, tindakan tambahan saat persalinan, perlengkapan bayi, dan hal lainnya.

Daftar skenario yang sama bisa kamu siapkan juga untuk kondisi lahiran caesar dan penanganan tambahannya.

Coba susun setiap daftar tersebut serincih mungkin, agar mencegah perkiraanmu meleset jauh.

3. Cari tahu tentang tunjangan kelahiran anak

Biasanya perusahaan memberikan tunjangan kelahiran anak untuk para karyawan yang bekerja. Mungkin tunjangan tersebut dapat berbentuk asuransi maupun pertanggungan biaya.

Ada perusahaan yang bisa memberikan tunjangan biaya secara full atau 100%. Namun, kebanyakan memberikan hanya sejumlah uang dengan batas tertentu.

Jika ada biaya sudah melebihi batas yang ditentukan, biaya tidak di-cover tersebut harus dibayar dengan uang pribadi.

Walaupun begitu, tunjangan ini paling tidak bisa meringankan sedikit beban biaya yang akan dikeluarkan.

4. Siapkan dana darurat

Walaupun mungkin sudah memiliki estimasi yang dengan daftar biaya yang rincih, mungkin saja ada biaya lain yang tidak terduga di luar daftarmu.

Oleh karena itu, coba siapkan dana lebih sebagai cadangan untuk bisa menutupi biaya tersebut.

Salah satu contoh kondisi yang mungkin tidak terduga adalah seperti komplikasi pada bayi atau ibu pasca melahirkan yang membutuhkan penanganan khusus.

Penggunaan Asuransi

Untuk meringankan biaya yang dikeluarkan saat persalinan, menggunakan asuransi bisa menjadi pilihan yang baik.

Baca Juga :  7 Jenis Bunga yang Perlu Dikenali saat Mengajukan Kredit

Asuransi kesehatan untuk tindakan persalinan biasanya disebut asuransi kehamilan atau persalinan.

Sebenarnya, ada banyak jenis asuransi kehamilan di luar sana. Keuntungan yang diberikan juga sangat beragam.

Misalnya, menanggung biaya sebelum melahirkan, saat melahirkan seperti persalinan vaginal dan caesar, dan pasca melahirkan seperti perawatan ICU, NICU, dan keguguran janin.

Selain itu, asuransi kehamilan biasanya memiliki masa tunggu 9-12 bulan sebelum bisa digunakan manfaat pertanggungannya.

Oleh karena itu, kamu harus mempertimbangkan dengan baik asuransi manakah yang akan digunakan.

Penggunaan BPJS Kesehatan

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga dapat digunakan untuk mengurangi biaya tanggungan dalam persalinan.

Melansir CNN Indonesia, tanggungan BPJS untuk lahiran normal hanya berlaku untuk persalinan secara pervaginam di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, yaitu puskesmas, klinik dokter, hingga rumah sakit tipe D.

Biaya yang ditanggung BPJS untuk faskes tingkat pertama sendiri terbagi atas:

  • Persalinan normal dengan bantuan bidan sebesar Rp700.000
  • Persalinan normal dengan bantuan dokter Rp800.000
  • Persalinan normal dengan tindakan darurat dasar Rp950.000

Untuk kelahiran secara caesar, faskes tingkat pertama akan membuat rujukan ke rumah sakit karena memiliki risiko yang tinggi.

Penggantian biaya operasi caesar yang ditanggung BPJS ditentukan menurut kelas, kondisi kesehatan ibu, dan hal lainnya. Berikut adalah ketentuan penggantian biayanya.

1. Biaya operasi caesar ringan

  • BPJS kelas 1 sebesar Rp7.733.000,00
  • BPJS kelas 2 sebesar Rp6.285.500,00
  • BPJS kelas 3 sebesar Rp5.257.900,00

2. Biaya operasi caesar sedang

  • BPJS kelas 1 sebesar Rp8.092.000,00
  • BPJS kelas 2 sebesar Rp6.936.000,00
  • BPJS kelas 3 sebesar Rp5.780.000,00

3. Biaya operasi caesar berat

  • BPJS kelas 1 sebesar Rp11.081.400,00
  • BPJS kelas 2 sebesar Rp9.498.300,00
  • BPJS kelas 3 sebesar Rp7.915.300,00
Baca Juga: Kenali Apa Itu Tapera, Solusi Pembiayaan Rumah untuk Para Pekerja

Itulah penjelasan mengenai persiapan biaya persalinan yang perlu kamu ketahui agar lebih siap ke depannya.

Nah, jika kamu menginginkan informasi keuangan lainnya, kamu bisa temukan dan baca selengkapnya di Glints Blog, lho.

Di sana, tersedia berbagai informasi menarik yang dapat membantumu meningkatkan karier di berbagai bidang. 

Yuk, langsung dapatkan semuanya secara gratis dengan klik di sini!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon